Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Pelayanan Keperawatan dan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap: Studi Korelatif Astuti, Delina; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit khususnya di ruang rawat inap dimana pasien yang dirawat memerlukan pemantauan, terapi, tempat tidur, dan perawatan lanjutan, sering terjadi gesekan yang tinggi yang diakibatkan oleh tingginya interaksi yang ada, hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman yang dapat berakibat pasien tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan. Mengukur tingkat kepuasan pasien dapat memberikan data dasar untuk melakukan evaluasi atas pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan sehingga pelayanan yang didapatkan oleh pasien menjadi optimal serta dapat meningkatkan reputasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 79 responden, menggunakan kuisioner PSNCQQ (Patient Satisfaction with Nursing Care Quality Questionnaire) dan Kuesioner ServQual. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap dengan p value 0,000. Kesimpulan: evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien sangat diperlukan untuk menjaga serta meningkatkan kepuasan terhadap layanan keperawatan.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SEDIAAN FARMASI BERDASARKAN PERMENKES RI NOMOR 72 TAHUN 2016 DI RSU KALIWATES JEMBER Minggiwati, Nevi; Siswanti, Heny
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2868

Abstract

Pelayanan kefarmasian harus dilakukan sesuai standar pelayanan kefarmasian Rumah Sakit yang merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien. Kegiatan pengelolaan sediaan farmasi yang baik dapat meningkatkan mutu pelayanan berdasarkan aspek keamanan, efektif dan ekonomis dalam penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi RSU Kaliwates Jember. Penelitian implementasi pengelolaan sediaan farmasi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu data dikumpulkan pada satu periode waktu tertentu untuk memberikan gambaran mengenai kondisi yang diteliti saat itu. Pengambilan data dengan menggunakan teknik total sampling yaitu dengan responden Apoketer dan Tenaga Teknik Kefarmasian yang berpraktik di RSU Kaliwates Jember dengan jumlah yang diperoleh sebanyak 35 responden. Hasil penelitian ini  yaitu implementasi pengelolaan sediaan farmasi berdasarkan Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember pada tahapan pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi didapatkan hasil 76-100%  dengan kategori baik.
Hubungan Dukungan Orang Tua dengan Status Nutrisi Pada Balita di Puskesmas Dawe Budiono, Setiyo; Faridah, Umi; Siswanti, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan orang tua dan status nutrisi balita di wilayah kerja Puskesmas Dawe, Kabupaten Kudus. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional serta metode cross-sectional, penelitian melibatkan 71 balita sebagai sampel, yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner mengenai dukungan orang tua, serta pengukuran antropometri balita untuk menentukan status gizi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku pemberian makan, pengetahuan gizi orang tua, dan dukungan mereka dalam memastikan kecukupan nutrisi anak. Dukungan orang tua yang baik berkorelasi dengan status gizi yang lebih optimal, sementara dukungan yang kurang dapat meningkatkan risiko gizi buruk, termasuk stunting, wasting, dan underweight. Temuan ini mendukung pentingnya intervensi berbasis keluarga untuk memperbaiki status gizi balita. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program edukasi dan promosi kesehatan di komunitas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pola makan seimbang dan peran mereka dalam tumbuh kembang anak. Temuan juga akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah untuk kontribusi akademik yang lebih luas.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Khasanah, Mufidatun; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus memiliki dampak pada fisik dan psikologis dari penderitanya dan termasuk penyakit kronis. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien DM, semakin buruk kualitas hidup pasien DM maka dapat memperburuk kondisinya, tingkat kualitas hidup pasien DM juga dapat memprediksi kemampuan pasien dalam mengendalikan serta menjaga kesehatannya sehingga penting untuk diukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, status pernikahan, penghasilan dan lama menderita dengan Kualitas Hidup pada Pasien DM Tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional menggunakan analsia data Chi Square. Hasil: faktor usia (p value 1.000), jenis kelamin (p value 0,615), tingkat pendidikan (p value 0,000), pekerjaan (p value 0,639), status pernikahan (p value 0,000), penghasilan (p value 0,001) dan lama menderita (p value 0,285), hanya faktor tingkat pendidikan, status pernikahan dan penghasilan yang memiliki hubungan dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Kesimpulan: sangat penting untuk mengetahui faktor yang berkaitan dengan kualitas hidup pasien untuk dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam manajemen pengobatan DM tipe 2 untuk jangka panjang.
Hubungan Tingkat Mobilitas Fisik dengan Resiko Jatuh pada Penderita Vertigo di RS Tk III Dr. Soetarto Yogyakarta Nugroho, Waluyo Budi; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi vertigo beberapa negara di dunia cukup tinggi yang mencapai 22,46%, begitu pula di Negara Indonesia. Masalah utama pada pasien vertigo yang sering terjadi adalah resiko jatuh yang dapat berdampak pada kesehatan. Keterbatasan mobilitas fisik menjadi faktor utama penyebab jatuh. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita vertigo di Rumah Sakit dr. Soetarto (DKT). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Morse Fall Scale (MFS) dan Elderly Mobility Scale (EMS). Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat mobilitas fisik sebagian besar mandiri dan risiko jatuh pada penderita vertigo kategori risiko tinggi. Ada hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta (p-value = 0,044). Kesimpulan penelitian ada hubungan tingkat mobilitas fisik dengan resiko jatuh pada penderita vertigo di RS Tk III dr. Soetarto Yogyakarta.
Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Kompres Hangat pada Pasien Kolik Abdomen di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Kriswidanarta, Arya Fabiano; Rusnoto , R; Siswanti, Heny
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan saluran cerna bagian atas (UGIB) akibat gastropati merupakan kondisi serius dengan angka morbiditas tinggi, terutama pada pasien dengan faktor risiko seperti penggunaan NSAID dan penyakit penyerta. Perdarahan saluran cerna bagian atas (UGIB) akibat gastropati merupakan kondisi serius dengan angka morbiditas tinggi, terutama pada pasien dengan faktor risiko seperti penggunaan NSAID dan penyakit penyerta. Studi kasus ini bertujuan untuk mendokumentasikan asuhan keperawatan pada Tn. A, pasien pria 55 tahun dengan keluhan muntah darah dan riwayat penggunaan NSAID. Berdasarkan data, prevalensi PSMBA akibat gastropati mencapai sekitar 30% di Indonesia, dengan angka kematian hingga 10%. Setelah asesmen, ditemukan tiga diagnosa keperawatan utama: bersihan jalan napas tidak efektif, hipovolemia, dan intoleransi aktivitas. Intervensi yang diberikan meliputi pemberian oksigen, cairan intravena, transfusi darah, serta terapi refleksi kaki untuk mengatasi intoleransi aktivitas. Evaluasi setelah 3x24 jam menunjukkan perbaikan kondisi pasien, dengan peningkatan kemampuan aktivitas secara bertahap. Tindak lanjut berupa pemantauan dan kolaborasi dengan tim medis diperlukan untuk pencegahan kekambuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkenalkan pendekatan holistik dalam penanganan PSMBA dan mendorong penggunaan terapi komplementer berbasis bukti.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Post Orif Fraktur Neck Femur Aziz, Muhammad Nur; Siswanti, Heny; Hartinah, Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur femur adalah kondisi di mana tulang femur tidak lagi utuh. Secara klinis, fraktur femur dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu fraktur terbuka yang melibatkan kerusakan pada jaringan lunak seperti otot, kulit, saraf, dan pembuluh darah, serta fraktur tertutup yang biasanya disebabkan oleh cedera langsung pada femur Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan Asuhan Keperawatan secara komprehensif pada pasien dengan Post Orif Fraktur Neck Femur di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan metode Wawancara, Observasi, Dokumentasi, Studi Keperawatan. Hasil pengkajian menggambarkan perlunya implementasi manajemen nyeri, latihan ROM, edukasi pasien dan keluarga, serta perawatan luka dengan teknik steril untuk menurunkan intensitas nyeri dan mencegah komplikasi infeksi. Hasil pengkajian pasien setelah dilakukan perawatan secara efektif menunjukkan adanya perbaikan kondisi fisik dan psikologis pasien secara bertahap.
Pengaruh Rendam Kaki dengan Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Dr. Soetarto Yogyakarta Rachmawati, Yuaninda Astri; Siswanti, Heny; Rusnoto, R
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan dari WHO (2022), tingkat hipertensi di seluruh dunia mencapai 22%, sedangkan di Indonesia, angka tersebut lebih tinggi, yakni 34,1% pada individu berusia di atas 18 tahun. Provinsi dengan angka tertinggi adalah Kalimantan Selatan (44,1%) sedangkan yang terendah adalah Papua (22,2%). Hipertensi diperkirakan bertanggung jawab atas 63,3 juta kasus dan 427. 218 kematian. Metode penanganannya meliputi terapi dengan obat-obatan dan juga metode non-obat, salah satunya adalah teknik merendam kaki dalam air hangat. Namun, di RS dr. Soetarto Yogyakarta, metode ini belum diterapkan secara reguler, dan penanganan hanya terbatas pada edukasi lisan dan pemberian obat untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: untuk mengevaluasi Pengaruh Merendam Kaki dalam Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien dengan Hipertensi di RS dr. Soetarto Yogyakarta. Metode: Penelitian ini mengadopsi desain pre-eksperimental dengan pendekatan kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel yang diambil terdiri dari 46 pasien yang dirawat di RS dr. Soetarto Yogyakarta, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu intervensi dan kontrol, masing-masing 23 pasien. Intervensi yang dilakukan adalah merendam kaki dalam air hangat selama 20 menit, dilakukan secara berturut-turut selama 3 hari mengacu pada SOP. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan sphygmomanometer analog dan dianalisis menggunakan t-test berpasangan dan t-test independen. Hasil: Pada kelompok intervensi, tekanan darah menurun dari 160,39/89,30 mmHg menjadi 145,17/79,91 mmHg, sementara pada kelompok kontrol, tekanan darah berkurang dari 152,22/88,96 mmHg menjadi 148,26/83,87 mmHg. Terdapat pengaruh yang signifikan dari terapi rendam kaki terhadap tekanan darah (p sistolik = 0,019; p diastolik = 0,003). Kesimpulan: Merendam kaki dalam air hangat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi di RS dr. Soetarto Yogyakarta pada tahun 2025. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar membandingkan efektivitas terapi pada hipertensi dengan tingkat keparahan ringan dan berat, serta menggunakan sampel yang lebih beragam berdasarkan lokasi dan jumlah populasi.
PENGARUH TERAPI FOOT MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA WUKIRSARI PATI Afifah Nur Cahya Putri Ajeng; Sukesih, Sukesih; Heny Siswanti
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1625

Abstract

Hypertension is a growing global health problem, characterized by systolic blood pressure ≥140 mmHg and/or diastolic blood pressure ≥90 mmHg. It is often called "The Silent Killer" because its symptoms are subtle. This disease has the potential to cause serious complications such as heart disease, stroke, and kidney failure. Factors such as unhealthy diet, lack of physical activity, and increasing age contribute to the increasing prevalence of hypertension, as reported by the WHO and the Ministry of Health. This condition requires a comprehensive treatment approach, using both pharmacological and non-pharmacological therapies. One non-pharmacological alternative that is attracting attention is foot massage therapy. This therapy is based on the principle of stimulating acupuncture points in the feet, which can improve blood circulation, relieve muscle tension, and reduce stress hormones such as cortisol and norepinephrine. With its deep relaxation effect, foot massage not only has the potential to lower blood pressure but also improves sleep quality and reduces anxiety, thereby improving the overall quality of life for hypertensive patients. Several previous studies support the effectiveness of this therapy in significantly lowering systolic and diastolic blood pressure. This study aims to test the effect of foot massage therapy on blood pressure in hypertensive patients in Wukirsari Village, Tambakromo District, Pati Regency. The research design used was observational with a pre-test and post-test control method. The intervention group received 20 minutes of foot massage therapy every evening, while the control group received education about hypertension. Blood pressure measurements were conducted using a sphygmomanometer with systematic recording according to standard operating procedures, thus obtaining valid data regarding differences in blood pressure before and after the intervention. Methodologically, this study involved 35 hypertensive patients selected purposively based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Primary data were collected through direct observation, interviews, and recording of blood pressure measurements, while secondary data were obtained from official sources such as community health centers (Puskesmas) and the Health Office. Data analysis was conducted descriptively to describe the parameters of each variable, and inferentially using t-tests (paired and independent) to test for significant differences between the intervention and control groups. The study results are expected to provide a strong scientific basis for the application of foot massage therapy as an alternative or complementary treatment for hypertension, while also opening opportunities for further research in this area.
Deteksi Dini Faktor Risiko sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus Siswanti, Heny; Rohmaniah, Faridha Alfiatur; Sukarmin, Sukarmin; Ridwanto, Muhammad
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.417

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit sindrom metabolik yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia karena angka morbiditas dan mortalitasnya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah penyakit diabetes dengan dengan mendeteksi dini faktor risiko. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah diskusi dan deteksi pemeriksaan glukosa darah. Sebanyak 35 orang dalam pengabdian ini dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan dan kadar glukosa darah. Hasil dari pengabdian ini didapatkan rerata responden berusia 51-55 tahun, setelah diberikan edukasi tingkat pengetahuan rerata sebanyak 48% dan memiliki kadar glukosa darah sewaktu baik sebesar 45%. Kesimpulan dari pengabdian ini didapatkan deteksi dini faktor risiko penyakit diabetes melitus di Pimpinan Cabang Aisyiyah Kudus Welahan Jepara tidak terdapat risiko anggota Aisyiyah mengalami penyakit diabetes melitus.
Co-Authors Aditiya Puspanegara Afifah Nur Cahya Putri Ajeng Ana Zumrotun Nisak Anggita Sari, Devi Ani, Putri Anis Solikhah Annisa Yulianingrum Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Arnika Dwi Asti Aryani Rosita Astuti, Delina Aziz, Muhammad Nur Bidara, Tanaya Trustha Budiono, Setiyo Desie Andriyani Desiyani Nani Devi Anggita Sari Dewi Hartinah Diah Ayu Puji Lestari Dian Heni Susanti Dwi ASTUTI Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Eva Untar Fuji Nurul Hidayah Futkhatin Nasikhah Hidayah, Fuji Nurul Ika Widyawati Ika Yuni Vera Indanah Iswatun Qasanah Karlina, Nonok Khasanah, Mufidatun Khasanah, Tia Meilana Uswatun Kriswidanarta, Arya Fabiano Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu Lailatul Farikhah Lailatul Maghfiroh LAILATUL MAGHFIROH M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Minggiwati, Nevi Misga, Nesdania Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muh Purnomo Muhamad Jauhar Muhammad Hasan Burhanudin Muhammad Khoirurosyid Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Nafi'un Niam Nana Supriyatna Noor Hidayah Noor Hidayah Nugroho, Waluyo Budi Purbaningsih, Endah Sari Purnomo, Muh Putri Wulan Meilani R Rusnoto Rachmawati, Yuaninda Astri Ridwanto, Muhammad Rusnoto , R rusnoto rusnoto Rusnoto, R Safitri, Adinda Anisa Sari, Vera Zulfi Nofita Septiani Septiani shinta dwi kurnia Siti Haniyah Sri Karyati Srikaryati Subiwati Subiwati Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Supardi Susanti, Dian Heni Tri Kurniati Umi Faridah Ummi Kulsum Vera Zulfi Nofita Sari Wahyu Dewi Asmara Yuli Susanti Yuli Susanti Yulianingrum, Annisa Yunus Mustaqim Zunia Khairunnisa