Claim Missing Document
Check
Articles

SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI siswanti, Heny; Purnomo, Muh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang umum dalam kehidupan modern saat ini. Hipertensi juga penyebab utama terjadinya penyakit kardiovaskuler yang menyebabkan tingginya angka kematian di Indonesia. Slow Deep Briathing merupakan salah satu terapi non farmakologis untuk merilekskan otot sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh terapi SDB terhadap perubahan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kalinyamatan Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 32 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (?<0,05) yang berarti ada pengaruh terapi SDB terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kalinyamatan Jepara. Ada pengaruh terapi SDB terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kalinyamatan Jepara.
Efektifitas Pemberian Teknik Pernapasan Buteyko terhadap Kekambuhan pada Pasien Asma Siswanti, Heny
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma adalah penyakit imflamasi kronis saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas yang menimbulkan gejala episodic berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk – batuk terutama malam hari. Penyakit asma menjadi masalah yang sangat dekat dengan masyarakat karena jumlah populasi yang menderita asma semakin bertambah. Di Indonesia penyakit asma menduduki utitan 10 besar dari penyebab kesakitan dan kematian. Pernafasan Buteyko sebagai stategi untuk menurunkan gejala asma dengan prinsip Breathe less untuk meperbaiki pernafasan diafragma dan belajar bernapas melalui hidung. Pernapasan buteyko berguna utnuk mengurangi ketergantungan pasien asma terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas nalumsari Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 34 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (?<0,05) yang berarti ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas Nalumsari Jepara. Ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di wilayah kerja Puskesmas Nalumsari Jepara.
Efektifitas Pemberian Tehnik Pernapasan Buteyko terhadap Kekambuhan pada Pasien Asma Siswanti, Heny
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma adalah penyakit imflamasi kronis saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas yang menimbulkan gejala episodic berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk – batuk terutama malam hari. Penyakit asma menjadi masalah yang sangat dekat dengan masyarakat karena jumlah populasi yang menderita asma semakin bertambah. Di Indonesia penyakit asma menduduki utitan 10 besar dari penyebab kesakitan dan kematian. Pernafasan Buteyko sebagai stategi untuk menurunkan gejala asma dengan prinsip Breathe less untuk meperbaiki pernafasan diafragma dan belajar bernapas melalui hidung. Pernapasan buteyko berguna utnuk mengurangi ketergantungan pasien asma terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas nalumsari Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 34 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (?<0,05) yang berarti ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas Nalumsari Jepara. Ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di wilayah kerja Puskesmas Nalumsari Jepara.
HUBUNGAN LAMANYA PUASA PRE ANESTESI DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN OPERASI ELEKTIF DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Siswanti, Heny; Karyati, Sri; Hidayah, Fuji Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Beakang : Operasi atau pembedahan merupakan semua tindakanpengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka ataumenampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Saat dilakukan operasipasien terlebih dahulu dilakukan anestesi untuk menidurkan danmenghilangkan nyeri selama operasi. Pasien sebelum dilakukan operasiminimal satu hari sebelumnya melakukan puasa. Lama puasa normaladalah 4 samoai 6 jam. Saat pasien masuk di ruang operasi terjadiperubahan status hemodinamik antara pasien yang puasanya normaldengan pasien yang puasanya memanjang. Hal ini dikarenakan jumlahcairan tubuh pasien yang berkurang sehingga hemodinamik mengalamiperubahan.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lamanyapuasa pre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektifdi Ruang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskripsi korelasional denganpendekatan cross sectional dengan populasi berjumlah 399 pasien.Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlahsebanyak 80 responden.Hasil : Hasil uji bivariat mengunakan spearman rho antara lamanya puasapre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektif diRuang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara, dengan hasil uji spearmanrho diperoleh p value = 0,000 (p < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan : Ada hubungan lamanya puasa pre anestesi dengan statushemodinamik pada pasien operasi elektif di Ruang IBS RSUD RA KartiniKabupaten Jepara.
PENGARUH LATIHAN MENGGENGGAM BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI Siswanti, Heny; Hartinah, Dewi; Susanti, Dian Heni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan suatu kedaruratan medik. Semakin lambat pertolongan medis yang diperoleh, maka akan semakin banyak kerusakan sel saraf yang terjadi. Stroke masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia dan diperkirakan setiap tahun di Indonesia terjadi 500.000 penduduk terkena serangan stroke, sekitar 2,5 % atau 125.000 orang meninggal, dan sisanya cacat ringan maupun berat. Stroke non hemoragik adalah yang terbanyak. Pemulihan atau perawatan stroke adalah proses yang dapat dilakukan saat berada di rumah sakit dengan memberikan latihan menggenggam bola karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggenggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment dengan bentuk rancangan pre dan post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden yang terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, analisis data bivariat pada penelitian ini menggunakan uji pairing sample t test. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kekuatan otot pada kelompok intervensi dan pada kelompok kontrol. Nilai signifikan (p = 0,01) pada kelompok intervensi dan (p = 0,02) pada kelompok kontrol. Dilihat dari nilai rata-rata setelah dilakukan perlakuan (pos tes) pada kelompok intervensi sebesar 3,71 lebih tinggi dari pada kelompok kontrol sebesar 2,43. kelompok intervensi dengan latihan menggenggam bola karet lebih baik dari pada kelompok kontrol dengan pelatihan ROM.
Gadget Level Dependence Of Children Age 3-6 Years Invillage Cranggang Dawe Kudus Sari, Vera Zulfi Nofita; Yulianingrum, Annisa; Rusnoto, R; Siswanti, Heny
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget tidak hanya digunakan oleh orang dewasa atau anak remaja saja, namun sudah mulai digunakan pada kalangan umur anak-anak khususnya anak prasekolah yang pada umumnya baru berusia 3-6 tahun. Dalam hal ini, kecanggihan teknologi yang menarik pada gadget menyebabkan anak-anak usia prasekolah sudah mampu untuk menggunakan gadget sendiri. Hal ini perlahan dapat mengubah norma, dan tingkah laku anak sehingga tidak sadar penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan anak mengalami ketergantungan pada gadget Tujuan: Untuk mengetahui Tingkat Ketergantungan Gadget pada Anak Usia 3-6 Tahun di Desa Cranggang Dawe Kudus Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik korelasi. Metode pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode Stratified Random Sampling jumlah populasi orang tua anak usia 3-6 tahun sebanyak 80 dan sampel sebanyak 67 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 responden yang mempunyai frekuensi tingkat ketergantungan gadget pada anak usia 3-6 tahun menunjukkan tidak ketergantungan gadget sebanyak 41 orang (61,2%), ketergantungan ringan sebanyak 21 orang (31,3%) dan ketergantungan sedang sebanyak 5 orang (7,5%). Kesimpulan: Tingkat ketergantungan gadget dari 67 responen terhadap anak usia 3-6 tahun sebagian besar tidak mengalami ketergantungan gadget dengan frekuensi 41 responden (61,2%).
The Effect Of Brain Exercise On The Ability Of Recovery Of Memory Functions Of Non-Hemorric Stroke Clients At Permata Bunda Purwodadi-Grobogan Hospital Siswanti, Heny; Hartinah, Dewi; Susanti, Yuli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya klien stroke dan kurangnya kesadaran kontrol atau pemeriksaan ulang dapat memicu tingginya angka morbiditas dan mortalitas Tujuan: Mengetahui pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah quasy-eksperimental pre test-post test design with control. Juli-Sept 2019. Responden 28 orang dengan accidental sampling. Kriteria inklusi: Usia ?60 tahun, rawat inap minimal 2x24 jam,keadaan umum ompos mentis Kriteria eksklusi: APS, dirujuk ke faskes lain. Analisa data menggunakan mann whitney dan wilcoxon, tingkat kepercayaan 95%, p value 0,05. Hasil: (1) Tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok kontrol, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,083 >0,05,(2)Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok intervensi, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05, (3) Terdapat perbedaan pemulihan fungsi ingatan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi senam otak, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05 . 05 Kesimpulan: Ada pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Stressor Pada Pasien DM Tipe 2 Di RSI Sunan Kudus Ani, Putri; Siswanti, Heny; Karyati, Sri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2019, Indonesia menempati urutan ketujuh dunia dalam jumlah kasus. Diabetes bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, faktor keturunan, usia, obesitas, kurang olahraga, dan stres. Salah satu cara membantu pasien adalah dengan melibatkan keluarga dan tenaga kesehatan dalam program perawatan secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga tingkat stressor pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSI Sunan Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan cross-sectional dengan alat ukur Perceived Social Support Family Scale (PSS-Fa) dan Perceived stress scale (PSS-10) yang terdiri dari 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Analisa data menggunakan uji Spearman Rho melalui program SPSS . Hasil uji korelasi Spearman Rho diperoleh nilai rhitung sebesar -0,328 dengan tingkat signifikansi (p-value) 0,003. Nilai signifikansi uji (p-value) lebih kecil dari 0,05 (0,003 < 0,05) maka keputusan uji adalah H0 ditolak yang bermakna bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stressor pada pasien DM Tipe 2 adalah diterima.
AFIRMASI POSITIF TERHADAP PENINGKATAN MOBILISASI PADA PASIEN POST OPERASI BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA (BPH) Sukesih Sukesih; Heny Siswanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v8i2.322

Abstract

AbstrakMobilisasi merupakan masalah yang sering dialami oleh pasien post operasi BPH karena tidak berani melakukan mobilisasi seperti miring kanan dan miring kiri, duduk di tempat tidur dikarenakan banyaknya alat- alat medis yang terpasang pada tubuhnya, misalnya slang infus, kateter, irigasi cairan, serta drainase. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah pemberian afirmasi positif yang bertujuan untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar sehingga pasien mau melakukan miring kanan kiri, duduk dan berjalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh afirmasi positif terhadap peningkatan mobilisasi pada pasien post operasi BPH. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain yang digunakan pre-posttest with control group data hasil penelitian akan diolah dengan uji time series, instrument mobilisasi menggunakan observasi dan instrument afirmasi positif menggunakan buku kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pasien post operasi BPH yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol dengan tehnik total sampling. Hasil uji time series nilai mean absolute persentage error (MAPE) pada kelompok intervensi pre hari ke 1 sebelum afirmasi 15,182, post hari ke 1 sesudah afirmasi 18,121, post hari ke 2 sesudah afirmasi 20,735, post hari ke 3 sesudah afirmasi 23,135, post hari ke 4 sesudah afirmasi 25,67 mendekati 1 yang artinya nilai model peramalan terdapat penyesuaian yang besar untuk setiap kesalahan yang terjadi pada nilai model ramalan sebelumnya sehingga hasil perlakuan afirmasi positif mempengaruhi secara signifikan terhadap peningkatan mobilisasi, sedangkan pada kelompok kontrol pre hari ke 1 sebelum afirmasi 11,558, post hari ke 1 sesudah afirmasi 14,683, post hari ke 2 sesudah afirmasi 16,556, post hari ke 3 sesudah afirmasi 18,805, post hari ke 4 sesudah afirmasi 20,829 mendekati nol yang artinya nilai model peramalan sangat mirip dengan nilai model sebelumnya sehingga hasil perlakuan afirmasi positif mempengaruhi secara tidak signifikan terhadap peningkatan mobilisasi.Kesimpulan: Ada pengaruh afirmasi positif terhadap peningkatan mobilisasi pada pasien post operasi BPH.  Kata kunci: Afirmasi positif, mobilisasi
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KONDISI PSIKOLOGIS PADA PASIEN PASCA COVID-19 DI JATI KUDUS Heny Siswanti; Anny Rosiana Masithoh; Nafi&#039;un Niam
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1192

Abstract

Latar Belakang: Kondisi psikologis adalah suatu kondisi kejiwaan atau mental dan tingkah laku manusia. Meski dapat sembuh, pasien pasca Covid-19 masih merasakan dampak virus corona yang mempengaruhi kondisi psikologis. Ada banyak dampak pada kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19. Pasien pasca Covid-19 perlu koping yang baik untuk mengatasi kondisi psikologisnya akibat  dampak dari virus corona.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisi hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa jati Wetan Kudus.Metode:  Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus yang berjumlah 45 responden. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode slovin sehingga dari seluruh jumlah pasien pasca Covid-19 yang ada, di dapatkan sebanyak 40 responden yang dijadikan sampel. Uji korelasi menggunakan uji spearman-rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan Kudus, dengan p-value sebesar 0,007 (α = 0,05).Kesimpulan:  Ada hubungan mekanisme koping dengan kondisi psikologis pada pasien pasca Covid-19 di Desa Jati Wetan KudusKata Kunci: Mekanisme koping, Kondisi psikologis.
Co-Authors Aditiya Puspanegara Afifah Nur Cahya Putri Ajeng Ana Zumrotun Nisak Anggita Sari, Devi Ani, Putri Anis Solikhah Annisa Yulianingrum Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Arnika Dwi Asti Aryani Rosita Astuti, Delina Aziz, Muhammad Nur Bidara, Tanaya Trustha Budiono, Setiyo Desie Andriyani Desiyani Nani Devi Anggita Sari Dewi Hartinah Diah Ayu Puji Lestari Dian Heni Susanti Dwi ASTUTI Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Eva Untar Fuji Nurul Hidayah Futkhatin Nasikhah Hidayah, Fuji Nurul Ika Widyawati Ika Yuni Vera Indanah Iswatun Qasanah Karlina, Nonok Khasanah, Mufidatun Khasanah, Tia Meilana Uswatun Kriswidanarta, Arya Fabiano Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu Lailatul Farikhah Lailatul Maghfiroh LAILATUL MAGHFIROH M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Minggiwati, Nevi Misga, Nesdania Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muh Purnomo Muhamad Jauhar Muhammad Hasan Burhanudin Muhammad Khoirurosyid Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Nafi&#039;un Niam Nana Supriyatna Noor Hidayah Noor Hidayah Nugroho, Waluyo Budi Purbaningsih, Endah Sari Purnomo, Muh Putri Wulan Meilani R Rusnoto Rachmawati, Yuaninda Astri Ridwanto, Muhammad Rusnoto , R rusnoto rusnoto Rusnoto, R Safitri, Adinda Anisa Sari, Vera Zulfi Nofita Septiani Septiani shinta dwi kurnia Siti Haniyah Sri Karyati Srikaryati Subiwati Subiwati Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Supardi Susanti, Dian Heni Tri Kurniati Umi Faridah Ummi Kulsum Vera Zulfi Nofita Sari Wahyu Dewi Asmara Yuli Susanti Yuli Susanti Yulianingrum, Annisa Yunus Mustaqim Zunia Khairunnisa