Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Utilization of Tjilik Riwut Posters as Learning Media in Class IV Civics Learning at State Elementary School 3 Petuk Ketimpun Suryani, Ade Irma; Noviary, Allyn; Trisna, Andika; R., Karaya Nuril M.; Noor, Ady Ferdian; Mahmud, Mahmud; Ulfah, Noor Anita; Dewi, Revi Citra; Fatchurahman, M; Nurbudiyani, Iin
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v9i2.6815

Abstract

Aim: This research aims to describe the use of Tjilik Riwut poster media in civics learning for elementary school students. Method: The approach used in this research is qualitative with a descriptive type. The data collection technique is observation, unstructured interviews, and direct involvement in the development of this poster learning media. The subjects in this research were fourth grade students at SDN 3 Petuk Katimpun. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research instrument is an observation sheet, to find out which is more effective, learning using poster media or regular learning using books and whiteboards. Conclusion: The conclusion is that poster media can build effectiveness in learning. Tjilik Riwut's poster media, which uses a projector, is considered effective and really helps better learning. Students generally like things they have never seen before. Class IV students, namely 15 students or 90% liked it and responded that learning using poster media was effective. Learning using poster media is very useful and teachers are very supportive because learning using poster media makes students happier and happier.
Pelatihan Berpikir Analisis dengan Peta Konsep Berbantuan Media Gambar bagi Mahasiswa Program Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Noor, Ady Ferdian; Solikin, Asep; Nurbudiyani, Iin; Estimurti, Endang Sri; Sabela, Windari; Rose, Een; Binadari, Fairuz Andhira; A'yuni, Qurrota
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v2i1.7130

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk membelajarkan kemampuan belajar bermakna dan kemampuan mengajar sistematikc bagi mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya sehingga sewaktu pembelajaran materi, siswa mudah menerima materi dan bersemangat dalam belajar. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang berjumlah 51 orang terdiri dari dua kelas. Metode yang digunakan yaitu semua mahasiswa melakukan praksis berpikir analisis dengan melihat media gambar yang ditampilkan kemudian mempraktikkan melalui maju ke depan untuk menulis ke white board melalui apa yang dilihat pada media gambar. Pertama, menulis kosa kata; Kedua, mengkonsep seperti peta untuk kosa kata yang telah ditulis menjadi rangkaian kosa kata yang dipisahkan dengan tanda pisah dari beberapa kosa kata; dan Ketiga, beberapa kosa kata yang telah dipeta konsepkan dan diberi tanda pisah atau hubung kemudian dibuat menjadi kalimat. Temuan pelatihan ini yaitu mahasiswa masih kurang memliki komampuan untuk berpikir konsep melalui merangkai kalimat yang dituliskan dan hasil pelatihan diperoleh bahwa mahasiswa mulai memiliki kemampuan menyusun kalimat dan kemampuan beripikir analisis. Simpulan yaitu pelatihan berpikir analisis mampu mengembangkan kemampuan berpikir untuk memetakan masalah, mencari masalah, dan menemukan gagasan serta menghubungkan antar bagian gagasan bagi mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Pelatihan Kemampuan Berani Tampil Melalui Debat dan Unjuk Bakat Bagi Mahasiswa Prodi BK dan PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Noor, Ady Ferdian; Bulkani, Bulkani; Nurbudiyani, Iin; Herman, Herman; Rahmat, Rahmat; Helnayatun, Helnayatun; Yanti, Irma; Widianto, Ahmad Rhicho
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v2i2.9122

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk melatih kemampuan berani tampil mahasiswa agar memiliki komunikasi dan kepercayaan diri untuk berinteraksi di depan banyak orang dan dengan masyarakat. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi BK berjumlah 15 orang dan PGSD berjumlah 41 orang terdiri dari dua kelas, FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Metode yang digunakan yaitu semua mahasiswa melakukan debat dan kemudian yang nilainya masih kurang maksimal akan melakukan unjuk bakat. Proses debat dimulai dari melakukan diskusi antara dosen dengan mahasiswa untuk memilih dan menentukan tema debat dan tim dengan format debat yang telah dimodifikasi tetapi tetap memakai kelompok pro dan kontra dan mosi mendukung atau menolak. Kemudian menentukan waktu pelaksanaan debat dengan mengundi dari tim yang sudah terbentuk terdiri dari 3-5 orang setiap tim. Setelah debat selesai, kemudian diberikan penjelasan oleh pemateri untuk melanjutkan unjuk bakat bagi mahasiswa yang nilai kurang maksimal dan waktu untuk melihat bakat masing-masing mahasiswa. Temuan pelatihan ini yaitu mahasiswa kurang percaya diri, berani ke maju depan kelas, dan kurang berani berbicara mengungkapkan pemikiran dan hasil pelatihan bahwa mahasiswa mulai percaya diri melalui kemampuan menyampaikan ide pikiran berdasarkan logika di depan orang banyak dan menampilkan bakat. Simpulan yaitu pelatihan debat dan unjuk bakat mampu mengembangkan kemampuan berani tampil, percaya diri, menyampaikan ide pikiran berdasarkan logika, berkomunikasi, dan berinteraksi bagi mahasiswa prodi BK dan PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Pelatihan Mengajar Berdampak Melalui Pembelajaran Mata Kuliah Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar bagi Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Noor, Ady Ferdian; Haryadi, Haryadi; Solikin, Asep; Bulkani, Bulkani; Sonedi, Sonedi; Mentari, Niken Ayu; Widianto, Ahmad Rhicho
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i1.9964

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk melatih kompetensi dasar mengajar melalui team teaching (mengajar berkelompok) sehingga mahasiswa mampu memiliki kemampuan mengajar tidak hanya menyenangkan dan bermakna tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter sesuai paradigma mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, menguasai teknologi, dan mengontrol situasi siswa dalam kelas berdasarkan tingkatan kelas baik kelas rendah maupun kelas tinggi. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi PGSD berjumlah 26 orang. Metode pelatihan yaitu mulai dari penentuan kelompok mengajar yang dibagi secara heterogen dan acak menjadi 6 kelompok terdiri dari 4-5 orang mahasiswa, kemudian menentukan nomor urut yang akan tampil selanjutnya tampil sesuai nomor urut yang telah ditentukan bersama. Kelompok mengajar membuat rencana pelaksanaan pembelajaran/Modul ajar sesuai Kurikulum yang akan digunakan, kemudian membuat Power Point, dan membuat media pembelajaran (disesuaikan dengan materi yang akan dibelajarkan). Pelaksanaan di ruang kelas dan laboratorium micro teaching FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Waktu pelatihan mengajar berdampak yaitu antara 90-120 menit. Temuan pelatihan ini yaitu masih ada kurang percaya diri, memvariasikan nada dan volume suara serta kecepatan berbicara, dan menyampaikan materi sesuai tingkat kelas pada mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam pelatihan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sekolah dasar.
Variety Show with Indonesian Culture among the Imperialism of Foreign Culture Noor, Ady Ferdian; Sari, Erika; Nurbudiyani, Iin; Fatchurahman, M.; Haryadi, Haryadi; Herman, Herman; Ningsih, Irma; Oktariana, Devita
International Journal of Universal Education Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v2i2.9031

Abstract

Background: Variety show infotainment program that was successful in society and became a topic of conversation in public communication. Indonesian society in 11 cities was seen 90% happy to watch television in 2017. The program was full of gossip about the lives of artists at that time. The show gave birth to changes in ethical values that could damage the cultural order of the Indonesian nation as an eastern society that upholds good manners. Aim: The purpose of the study was to determine whether cultural values, religion, and social norms in Indonesian society are the main elements in every variety show broadcast on television. Method: The research method used a type of literature review with a qualitative descriptive approach through analysis of reports, articles, and library books, then analyzed descriptively inductively to produce conclusions. Result and Discussions: The results of the study, the government implemented the broadcasting law as a form of multicultural communication policy to control foreign cultural imperialism. Conclusion: The government implemented the protection of Indonesian culture through the broadcasting law and encouraged the emergence of multicultural values on Indonesian television.
Sustainable Development 2030: Primary School Education Policy based on Multicultural Education Sari, Erika; Marfilinda, Riri; Noor, Ady Ferdian
International Journal of Universal Education Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v2i2.9152

Abstract

The global education development agenda is reflected in Goal 4 (SDG4) of the 2030 Sustainable Development Agenda, which was adopted by countries around the world, including Indonesia. Indonesia strives to ensure inclusive and equitable quality education and promote lifelong learning opportunities for all by 2030 through various government policies. The policy aims to reconfigure the entire education system to support and encourage curriculum and learning, so that all critical targets and goals (SDGs) of the 2030 agenda for sustainable development can be achieved.The education system in Indonesia is derived from Indonesian culture and society. This is what differentiates the system in Indonesia from other countries, we are different from the United States, Australia, different from neighboring countries such as Malaysia and Thailand. Indonesian education is part of cultural sovereignty, not just political sovereignty. The birth of the education system in Indonesia came from the grassroots of society. The education sector needs to be improved in terms of the system, actors including teachers and students, as well as cultivating tolerance in the classroom with various educational policies. Education now makes measuring human abilities the main and most important indicator. However, it is impossible for education to measure human abilities to limit, reduce and ultimately hide human abilities from themselves because humans have diversity. 262 million people are expected to be university students worldwide by 2025. The government is an institution that has the authority to make and take decisions in the form of policies regarding education. Policies regarding education depend on the problems that occur. The current problem is differences in understanding and thinking about diversity. Diversity includes cultural values that exist in society. Cultural values come from the place of residence and society, which is local wisdom which is the basis of multicultural education. Keyword: Sustainable Development, Policy, Multicultural Education, Primary Schools
The Impact of Chromebook Integration on Student Engagement and Learning Outcomes in a Rural Junior High School: A Case Study at Junior High School Satap 4 Sematu Jaya Mudasir, Mudasir; Noor, Ady Ferdian
International Journal of Universal Education Vol. 3 No. 1 (2025): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v3i1.10552

Abstract

In the digital era, educational technology integration is becoming increasingly important, particularly in rural schools that lag in technology access and utilization. This study aims to analyze the impact of Chromebook use on student engagement and learning outcomes at SMP Satap 4 Sematu Jaya, a rural school that has recently adopted these devices. The research used a case study with data collection techniques through observation, interviews, document analysis, and questionnaires. Analysis was conducted qualitatively (thematic) and quantitatively (descriptive statistics). The results showed a significant increase in student engagement, both cognitively, emotionally, and behaviorally, after implementing Chromebooks. As many as 85% of students felt more motivated and were able to access digital learning resources that were previously unavailable. Average grades in Mathematics and Science increased by approximately 10% compared to before the use of Chromebooks. Furthermore, there was an increase in students' digital literacy, including the ability to search for information and collaborate online. However, the study also identified obstacles, such as limited internet access, a lack of teacher training, and inequality of access at home for students from low-income families. These findings confirm that Chromebook integration can improve engagement and learning outcomes in rural schools if supported by adequate infrastructure, teacher training, and equitable access. In conclusion, technologies like Chromebooks have the potential to narrow the education gap in remote areas, but their success requires implementation strategies that adapt to local conditions.
DIGITALISASI PENGEMBANGAN HUMA GANTUNG DAN PEMANFAATAN EQUALIZER DALAM ASESMEN AWAL KESIAPAN BELAJAR SISWA SMKN-2 KASONGAN Martallata, Ria; Nurbudiyani, Iin; Noor, Ady Ferdian
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8719

Abstract

This study aims to address the gap in basic drawing skills among tenth-grade Building Information Modeling and Design (DPIB) students at SMK Negeri 2 Kasongan through the development of a tiered learning strategy, HUMA GANTUNG, and an initial assessment instrument using a digital equalizer. The problem stems from varying student competencies in reading drawings, understanding standard measurements, and using scales, which hinder mastery of essential material. Using a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, this study involved students, teachers, and expert material and media validators. The development process included needs analysis, material design from concrete to abstract, digital-based product development, phased implementation, and evaluation. The findings indicate that HUMA GANTUNG effectively facilitates a systematic learning flow, supported by a digital equalizer that comprehensively maps students' learning readiness profiles. Expert validation results indicated product feasibility with scores of 81–85%, while practicality tests reached 88–95%. The effectiveness test significantly increased the average score from 79 (pre-test) to 95 (post-test) with an N-gain of 0.8367 (high category), as well as a jump in material comprehension from 60% to 100%. It was concluded that the integration of HUMA GANTUNG and a digital equalizer is a feasible, practical, and effective solution for improving the readiness and learning outcomes of vocational students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kemampuan dasar menggambar siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 2 Kasongan melalui pengembangan strategi pembelajaran berjenjang HUMA GANTUNG dan instrumen asesmen awal equalizer digital. Latar belakang masalah berakar pada variasi kompetensi siswa dalam membaca gambar, memahami ukuran standar, dan menggunakan skala yang menghambat penguasaan materi esensial. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan siswa, guru, serta validator ahli materi dan media. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan materi dari konkret ke abstrak, pengembangan produk berbasis digital, implementasi bertahap, dan evaluasi . Temuan menunjukkan bahwa HUMA GANTUNG efektif memfasilitasi alur belajar yang sistematis, didukung oleh equalizer digital yang mampu memetakan profil kesiapan belajar siswa secara komprehensif. Hasil validasi ahli menunjukkan kelayakan produk dengan skor 81–85%, sementara uji kepraktisan mencapai 88–95%. Secara signifikan, uji efektivitas memperlihatkan peningkatan nilai rata-rata dari 79 (pre-test) menjadi 95 (post-test) dengan N-gain 0,8367 (kategori tinggi), serta lonjakan pemahaman materi dari 60% menjadi 100%. Disimpulkan bahwa integrasi HUMA GANTUNG dan equalizer digital merupakan solusi layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kesiapan serta hasil belajar siswa vokasi.    
Pelatıhan Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Modul Ajar Berbasis Pendekatan Pembelajaran Mendalam Bagi Calon Guru Sekolah Dasar Noor, Ady Ferdian; Haryadi, Haryadi; Solikin, Asep; Bulkani, Bulkani; Sonedi, Sonedi; Nuhet, Engelina; Rahmawati, Yulia
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11904

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu untuk melatih calon guru yaitu mahasiswa program studi PGSD FKIP UMPR melalui tugas kelompok dapat secara mandiri membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dan modul ajar sesuai kurikulum yang berlaku di sekolah dasar baik untuk kelas rendah maupun kelas tinggi. Peserta pelatihan adalah mahasiswa prodi PGSD berjumlah 50 orang. Metode pelatihan yaitu mulai dari penentuan kelompok mengajar yang dibagi secara heterogen dan acak menjadi 13 kelompok terdiri dari 3 – 5 orang mahasiswa, kemudian diberikan materi pendalaman pembelajaran lanjutan dan RPP dan Modul Ajar. Kemudian, kelompok mengajar membuat draft RPP/Modul ajar sesuai Kurikulum yang berlaku di sekolah dasar dan pembelajaran mendalam, kemudian dipresentasikan untuk didiskusikan dan diberi masukkan. Pelaksanaan di ruang kelas FKIP Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dan tempat lain yang representatif. Waktu pelatihan mengajar berdampak yaitu 120 menit.  Temuan pelatihan ini yaitu mahasiswa menghadapi masalah sebelum dan pada saat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran atau modul ajar yaitu mahasiswa kurang paham dengan kurikulum yang berlaku baik kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), kurikulum 2013 (K13), dan kurikulum merdeka (KM); mahasiswa kurang memahami langkah-langkah menyusun RPP secara sistematis atau modul ajar; dan mahasiswa kurang mengetahui komponen utama.