Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA  DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Yuni Yuliawati, Eneng Sri Susilawati, Subhan
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Semesta Mendidik Vol. 1 No. 1, Desember (2024): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Semesta Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Semesta Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims (1). To improve children's speaking ability through storytelling method using hand puppet media  (2). To analyze the improvement of children's speaking ability through storytelling method using hand puppet media.  First supervisor: Dr. Eneng Sri Susilawati M.Pd. Supervisor II: H.Subhan, M.Pd. Setia Budhi University (USB)  Rangkasbitung 2024.  This research was conducted at PAUD Al Fajar, Tanara District, Serang Regency. This study uses a type of  Classroom Action Research (PTK) research. The data collection techniques used were observation, documentation,  and children's worksheets. The research subjects were children aged 4-5 years at PAUD Al Fajar, Tanara District,  Serang Regency. The results showed that learning through pop up media can improve the speaking ability of children aged 4-5 years  at PAUD Al Fajar, Tanara District, Serang Regency. The success rate in children increased. In pre-cycle activities  from an average of 38.61% increased 23.63% in cycle I to 62.24% then increased again 17.44% in cycle II to  79.68%.  
PEMANFAATAN TAMAN BACA SEBAGAI PENGEMBANGAN LITERASI MASYARAKAT DESA KALANGGUNUNG Dela Handayani, Dian Fitri, Maria Ulfah, Ajeng Muliasari, Reni Suwenti, Faiz Fauzan Muhajir
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENCIPTA Vol. 1 No. 2, September (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Serumpun Mencipta
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENCIPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Baca Masyarakat (TBM) merupakan suatu tempat yang didirikan oleh masyarakat maupun pemerintah untuk meningkatkan akses layanan bahan bacaan dan menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat. Kegiatan pembentukan TBM di Desa Kalang Gunung telah dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik KKN-T Kelompok 07 untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat, terutama anak-anak. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya TBM dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan literasi. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan TBM telah meningkat, dan anak-anak semakin giat dalam belajar. Tabel dan grafik yang disajikan menunjukkan perubahan positif dalam minat baca anak-anak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa TBM efektif dalam meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat, dan rekomendasi untuk terus-menerus melakukan evaluasi dan perbaikan kegiatan TBM.
PENGARUH PENGEMBANGAN KOMPETENSI BERKELANJUTAN KEPALA MADRASAH TERHADAP MUTU MADRASAH Reni Suwenti; Akhmad Muzani; Hadijah; Maesaroh; Sapuroh
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 3 No. 1, Januari (2026): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan kompetensi berkelanjutan kepala madrasah terhadap mutu Madrasah Aliyah di Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional kausal. Populasi penelitian meliputi seluruh Madrasah Aliyah di Kabupaten Pandeglang, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik sampling proporsional. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, mencakup variabel pengembangan kompetensi berkelanjutan kepala madrasah dan mutu madrasah. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi setelah memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi berkelanjutan kepala madrasah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu Madrasah Aliyah. Semakin tinggi tingkat pengembangan kompetensi kepala madrasah, semakin baik mutu madrasah yang dikelola. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi berkelanjutan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan dan mutu madrasah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program pengembangan profesional kepala madrasah yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan untuk mendukung peningkatan mutu Madrasah Aliyah secara berkesinambungan.
Periodisasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Anis Fauzi; Rijal Firdaos; Reni Suwenti; Een Masdariah; Eti Kurniawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2157

Abstract

Penelitian ini mengkaji periodisasi kebijakan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia dari masa kemerdekaan hingga era digital kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini menganalisis dinamika perkembangan kurikulum PAI yang mencerminkan perubahan sosial, politik, dan budaya bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kurikulum PAI telah bertransformasi dari pendekatan normatif-doktriner menjadi lebih kontekstual, integratif, dan berorientasi pada kompetensi. Dimulai dari perjuangan pengakuan pada masa awal kemerdekaan, penguatan posisi pada era Orde Lama dan Orde Baru, hingga diversifikasi dan personalisasi pembelajaran di era Reformasi dan digitalisasi. Tantangan utama dalam implementasi kurikulum PAI meliputi kesenjangan literasi digital, pengaruh konten negatif, dan kesiapan tenaga pendidik dalam mengadaptasi teknologi pembelajaran. Sementara itu, integrasi teknologi membuka peluang pengembangan pembelajaran PAI yang lebih interaktif dan personalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman komprehensif tentang evolusi kebijakan kurikulum PAI dan menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan pendidikan agama yang adaptif dengan tuntutan zaman sambil tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman yang esensial.
Integrasi Nilai-Nilai Profetik dalam Praktik Kepemimpinan Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Systematic Literature Review Zakaria Syafei; Anis Zohriah; Eti Kurniawati; Reni Suwenti; Een Masdariah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2171

Abstract

Revolusi industri 4.0 dan era disrupsi digital telah menghadirkan tantangan fundamental bagi institusi pendidikan Islam, membutuhkan transformasi paradigma kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi. Penelitian systematic literature review ini bertujuan menganalisis model integrasi nilai-nilai profetik dalam praktik kepemimpinan pendidikan Islam di era disrupsi, dengan fokus pada identifikasi strategi adaptasi, tantangan implementasi, dan implikasi praktis. Menggunakan protokol PRISMA, penelitian melakukan pencarian komprehensif melalui multiple database, menghasilkan empat artikel final dari 2.200 artikel yang ditemukan. Metode systematic literature review digunakan untuk mensintesis temuan dan perspektif terkini tentang kepemimpinan profetik. Hasil penelitian mengungkap model kepemimpinan profetik yang multidimensional, dengan empat dimensi utama: sidiq (kejujuran), amanah (kepercayaan), tabligh (komunikasi), dan fathonah (kecerdasan). Penelitian mengidentifikasi tantangan signifikan dalam implementasi, termasuk resistensi budaya organisasi, kesenjangan kompetensi digital, dan kompleksitas adaptasi sistem manajemen. Strategi adaptasi yang diusulkan mencakup peningkatan literasi teknologi, penciptaan budaya organisasi adaptif, dan pengembangan model kepemimpinan yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi utama penelitian adalah pengembangan kerangka konseptual integrasi nilai profetik di era disrupsi, yang menawarkan perspektif baru tentang fleksibilitas kepemimpinan spiritual dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian menyarankan pendekatan dinamis yang mampu mensinergikan tradisi spiritual dengan inovasi kontemporer, tanpa kehilangan esensi nilai-nilai fundamental Islam.
Analisis Kepemimpinan Kolaboratif dalam Fungsi Pengorganisasian Manajemen Pendidikan Islam: Systematic Literature Review Encep Syarifudin; Eneng Muslihah; Eti Kurniawati; Reni Suwenti; Een Masdariah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis integrasi kepemimpinan kolaboratif dalam fungsi pengorganisasian manajemen pendidikan Islam berdasarkan literatur terkini. Lembaga pendidikan Islam kontemporer menghadapi tantangan kompleks yang membutuhkan pendekatan manajerial adaptif, namun terdapat kesenjangan literatur mengenai penerapan kepemimpinan kolaboratif dalam fungsi pengorganisasian pendidikan Islam. Menggunakan metode systematic literature review dengan protokol PRISMA, penelitian ini menganalisis artikel ilmiah pada lima database elektronik (Scopus, Web of Science, ERIC, DOAJ, dan Google Scholar) yang diterbitkan pada tahun 2024-2025. Dari 11.600 artikel yang diidentifikasi, 4 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian mengidentifikasi empat model pengorganisasian berbasis kepemimpinan kolaboratif yang relevan untuk pendidikan Islam: model partisipatif yang menekankan keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan; model berbasis teknologi yang berfokus pada integrasi teknologi dan tim lintas fungsi; model integratif yang memadukan prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai Islam; dan model fungsional yang menekankan aspek struktural pengorganisasian. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya keselarasan antara prinsip kepemimpinan kolaboratif dengan nilai-nilai Islam seperti syura (musyawarah) dan ta'awun (kerjasama), yang memperkuat relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Meskipun terbatas dalam jumlah artikel dan cakupan geografis, penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka konseptual integratif yang dapat menjadi landasan transformasi manajemen pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan kontemporer.
LEADERSHIP TRANSFORMATION IN ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: SISTEMATIC LITERATURE REVIEW Reni Suwenti; Eti Kurniawati; Een Masdariah; Enung Nugraha; Naf'an Tarihoran
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 2 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i1.5639

Abstract

The digital era and globalization have created complex challenges for Islamic education systems that demand a fundamental reorientation in educational leadership paradigms. Bass and Avolio's transformational leadership theory provides a relevant conceptual framework for understanding leadership evolution in the face of these systemic changes. Leadership transformation in Islamic education management is a complex phenomenon that is rapidly developing in the digital era. This research aims to explore the dynamics of educational leadership change through a systematic literature review method by analyzing current research publications. The study employs a qualitative approach by examining 12 research articles focusing on leadership transformation in various Islamic educational institutions in Indonesia. The research findings reveal four main dimensions of leadership transformation: (1) digitalization of educational administration, (2) shift in leadership style from conventional to transformational, (3) development of educator competencies, and (4) integration of technology in the learning process. The findings highlight that contemporary Islamic education leaders face significant challenges in adapting digital technology, developing human resources, and creating innovative learning environments while maintaining authentic Islamic values. The transformation demonstrates positive impacts on improving learning quality and organizational effectiveness, although cultural resistance, digital literacy gaps, and limited financial resources remain significant obstacles. This research provides theoretical contributions in understanding contemporary educational leadership dynamics and offers practical implications for Islamic education management in the digital era. The research recommends the development of a more systematic adaptive-integrative leadership model, the establishment of technology-based continuous leadership training programs, and increased investment in digital infrastructure in Islamic educational institutions. Future research should conduct longitudinal studies with mixed-methods approaches, geographical expansion to other Muslim countries, and development of valid measurement instruments for leadership transformation effectiveness to achieve a more comprehensive understanding of Islamic educational leadership dynamics in the digital era