Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Peserta Didik (Studi Kasus di Sma N 1 Palangkaraya): Implementation Of Group Banking Services Forincreasing Self-Successful Participants(Case Study in SMA N 1 Palangkaraya) Muhammad Fatchurahman; Rico Saputra
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.623

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui bentuk penyesuaian diri peserta didik kelas X MIA 1 SMAN-1 Palangka Raya dan (2) untuk mengetahui implementasi layanan bimbingan kelompok oleh guru bimbingan konseling terhadap penyesuaian diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 (orang) kepala sekolah, 1 (orang) guru bimbingan dan konseling dan 6 (enam) orang peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dukumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan yaitu: (1) Proses penyesuaian diri dapat dengan cara menerima keadan diri sendiri, mampu terbuka pada teman-teman sebayanya, mampu memilah dan memiliki sesu atau hal yang baik dan yang buruk, serta mampu mengendalikan emosi. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri yaitu psikogenik (hubungan di dalam keluarga) dan sosiopsikogenik (lingkungan sekolah dan sosial). (2) L ayanan bimbingan kelompok dilaksanakan, akan tetapi tidak secara kontinyu. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sudah melewati tahapan yang sudah baku (tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran) akan tetapi kegiatan yang dilakukan di dalam setiap tahapannya belum sesuai dengan konsep yang ideal.
The Relationship Between Students' Critical Thinking Skills in Mathematics Learning Reviewed from Reflective and Impulsive Cognitive Styles Nurun Ni'mah; M. Fatchurahman; Bulkani Bulkani; Agung Riadin
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v10i2.9659

Abstract

This study aims to determine the relationship and differences in critical thinking skills between students with reflective and impulsive cognitive styles in learning mathematics in college. Critical thinking skills are an important competency needed to understand and solve complex mathematical problems. Cognitive style, which reflects an individual's preferences in processing information, can affect the way students learn and think critically. The population of this study was 147 students consisting of all students of the 2023 intake who took Mathematics courses, but the sample taken was 64 students. The research instrument used a critical thinking skills test and a cognitive style test. The critical thinking skills test is in the form of mathematical questions that require in-depth analysis and evaluation, while the cognitive style test can use instruments such as the Matching Familiar Figures Test (MFFT) to group students into reflective and impulsive cognitive styles. Analysis of the quantitative data obtained will be analyzed using descriptive and inferential statistics. Statistical analysis can include correlation tests to see the relationship between cognitive style and critical thinking skills, as well as difference tests to compare critical thinking skills between groups of students with impulsive and reflective cognitive styles. The results of the study showed that there was a significant relationship (<0.05) between critical thinking skills and students' cognitive styles in learning mathematics. And there was a significant difference in critical thinking skills between students with impulsive cognitive styles and students with reflective cognitive styles. The differences were in the speed and accuracy of problem solving, evaluation and decision-making skills, and understanding of mathematical concepts.
Pelatihan Pemilihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Pembelajaran Daring Bagi Guru Ekonomi Di SMK Bulkani Bulkani; M. Fatchurahman
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i1.5210

Abstract

Kondisi pandemic saat ini menjadi kendala dalam implementasi pembelajaran. Kondisi tersebut juga membuat kepala sekolah membuat kebijakan untuk menerapkan model belajar blended learning. Yaitu model pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi dikombinasikan dengan model pembelajaran konvensional tatap muka di kelas. Pengelola sekolah sudah membuat Learning Management System (LMS) dengan menggunakan berbagai aplikasi yang tersedia secara gratis antara lain google classroom dan aplikasi rumah belajar yang disediakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Akan tetapi kedua LMS tersebut belum digunakan secara optimal. Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas maka tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk memberikan solusi karena adanya permasalahan terkait dengan media pembelajaran berbasias teknologi. Beberapa alternatif masalah yang bisa dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat yaitu dengan mengadakan kegiatan pelatihan. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan adalah pendekatan klasikal. Proses pelatihan dilaksanakan secara klasikal tatap muka langsung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan pelatihan dan workshop. Pelatihan yang diberikan adalah penyampaian materi tentang pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis daring. Tujuan pelatihan ini adalah membuka wawasan dan pengetahuan guru terkait media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Sedangkan workshop yang dilakukan yaitu praktik penyusunan kegiatan pembelajran dengan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan pelatihan terkait dengan implementasi berbagai media pembelajaran berbasis teknoogi informasi. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan Pemilihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Pembelajaran Daring Bagi Guru Ekonomi Di SMK berjalan dengan baik dan membuahkan perubahan positif pada guru di SMK dibuktikan dengan hasil skor postest lebih besar dibandiangkan dengan skor pretest
Internalisasi Pemahaman Beragama Melalui Kitab 50 Prinsip Pokok Ajaran Al-Qur'an Bekal Membangun Jiwa yang Kuat dan Pribadi yang Luhur Asep Solikin; M. Fatchurahman
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v2i2.8998

Abstract

Kitab ini merupakan terjemahan dari 'Qawa'id Qur'aniyyah', sebuah karya Dr Umar al-Muqbil hasil inspirasi daripada syarahan beliau yang mendapat sambutan meluas di media Arab Saudi. Beliau memilih sejumlah 50 ayat daripada al-Qur’an yang merangkumi prinsip-prinsip penting, seakan-akan mencakupi keseluruhan ayat-ayat dalam al-Qur’an yang berkaitan dengan tema-tema interaksi dan aplikasi dalam hubungan sesama manusia, sekaligus memenuhi tuntutan pengabdian kepada Allah Subhanahu wata'ala. Setiap perbahasan tema dikaitkan dengan realiti semasa secara ilmiah namun jelas dan padat, sebagaimana hadis-hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dimaklumi keunikannya yang bersifat 'jawami'ul kalim' (perkataan yang ringkas namun membawa makna yang luas), maka pastinya al-Qur'an yang merupakan Kalamullah adalah lebih utama sesuai dengan Keagungan-Nya. Inilah sebuah karya tadabbur al-Qur'an menggunakan pendekatan tematik yang segar dan global bagi memahami mesej utama yang seharusnya diambil perhatian oleh seluruh kaum muslimin yang beriman dengan mukjizat yang agung ini. Oleh karena itu kebaikan kitab tersebut di bawa oleh peneliti dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai upaya maksimal sebagaimana harapan yang sama dengan disusunnya kitab ini oleh pengarang. Kegiatan ini dilaksakan pada Jamaah Masjid Mujahidin Palangka Raya dengan metode kegiatan internalisasi berupa transformsai, transaksi dan transinternalisasi.