Dewi Rostyaningsih
Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro

Published : 121 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA GENUK INDAH MENUJU ANUGERAH DESA WISATA INDONESIA (ADWI) Wahyu Maulana Ramadhan; Amni Zarkasyi Rahman; Dewi Rostyaningsih
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39849

Abstract

Perkembangan jumlah kampung wisata terjadi dengan pesat beberapa tahun terakhir. Meskipun demikian, tidak semua kampung wisata mampu untuk mengoptimalkan potensi wisata yang mereka miliki. Salah satunya adalah Kampung Wisata Genuk Indah yang sudah ditetapkan sebagai kampung wisata selama lebih dari dua tahun tetapi belum terdapat pengembangan signifikan yang dilakukan. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu penyebabnya yang membuat pengembangan harus dilakukan bertahap sehingga memerlukan penentuan prioritas pengembangan. Tujuan penelitian ini adalah merekomendasikan prioritas pengembangan yang efektif agar berkembang dan mendeskripsikan faktor pendorong prioritas utama yang didasarkan pada elemen branding dan indikator Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software Expert Choice 11. Hasil penelitian menunjukan bahwa prioritas pengembangan yang direkomendasikan adalah daya tarik wisata, konten digital & kreatif, suvenir, dan homestay. Daya tarik wisata menjadi prioritas utama dalam pengembangan Kampung Wisata Genuk Indah karena merupakan alternatif yang paling mudah diingat oleh pengunjung, paling bermakna, paling mudah disukai, dan paling mampu bersaing. Potensi pengembangan yang dapat dilakukan adalah pengembangan daya tarik wisata alam baru dan mengombinasikannya dengan daya tarik yang sudah ada melalui pembuatan paket wisata.
PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA HARIAN LEPAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BREBES Siska Hidayati; Hesti Lestari; Dewi Rostyaningsih
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39836

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keluhan dan ketidakpuasan terhadap kinerja pegawai dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin kerja Tenaga Harian Lepas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes, (2) Mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Tenaga Harian Lepas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes, (3) Mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja Tenaga Harian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif eksplanatori, dengan 44 sampel. Teknik analisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, koefisien konkordasi kendall (W), korelasi kendall tau, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Disiplin Kerja terhadap Kinerja Tenaga Harian Lepas memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,586 dengan nilai R Square sebesar 79,8%; (2) Motivasi Kerja terhadap Kinerja Tenaga Harian Lepas memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,283 dengan nilai R Square 31,9%; (3) Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Tenaga Harian Lepas memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,335 dengan nilai R Square sebesar 82,6%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Tenaga Harian Lepas pada Dinas Kependudukan dam Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes. Saran yang diberikan yaitu dengan terus mengoptimalkan dan mempertahankan disiplin dan motivasi secara bersamaan untuk menghasilkan kontribusi pengaruh yang besar tehadap Kinerja Tenaga Harian Lepas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabuipaten Brebes.
INOVASI PELAYANAN KIA SECARA ONLINE MELALUI APLIKASI SI D’NOK DI DISPENDUKCAPIL KOTA SEMARANG Irfan Rachmat; Dewi Rostyaningsih; Hesti Lestari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39933

Abstract

Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan instrumen identitas diri anak yang berusia dibawah 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi pelayanan KIA melalui SI D’nOK serta faktor pendukung dan penghambatnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang menciptakan sebuah inovasi pelayanan kependudukan yaitu SI D’nOK. Inovasi SI D’nOK melingkupi berbagai jenis pelayanan administrasi kependudukan termasuk KIA. Penelitian ini membahas inovasi pelayanan KIA melalui SI D’nOK secara online menggunakan teori atribut inovasi untuk menganalisis fenomena penelitian serta faktor pendukung dan penghambat inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan KIA melalui SI D’nOK memiliki keuntungan relative yaitu tidak membutuhkan biaya, mudah dan hemat waktu, memiliki kesesuaian yaitu sesuai dengan pelayanan terdahulu, sesuai dengan nilai, norma dan kebutuhan masyarakat, memiliki kerumitan yaitu dalam hal menunggah persyaratan, memiliki ketercobaan yaitu adanya pengujian inovasi serta sosialisasi kepada masyarakat dan memiliki keterlihatan yaitu adanya mekanisme pelayanan yang mudah serta meningkatnya tingkat kepemilikan KIA di masyarakat Kota Semarang. Inovasi pelayanan KIA melalui SI D’nOK memliki faktor pendukung antara lain adanya keinginan untuk merubah diri, adanya kebebasan untuk berekspresi dan tersedianya sarana dan prasarana. Namun, terdapat faktor penghambat yaitu proses unggah persyaratan yang berbelit serta kurangnya sosialisasi terkait inovasi yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang.
IMPLEMENTASI PROGRAM E-WARONG MANDIRI JAYA KOTA SEMARANG Muhammad Arif Febrian; Hesti Lestari; Dewi Rostyaningsih
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39936

Abstract

The E-Warong Mandiri Jaya program is a poverty alleviation program in Indonesia through the distribution of food assistance which is carried out electronically and managed by the community independently by utilizing capital from the government. The implementation of the E-Warong program determines the success of increasing community welfare. The problem in this study is shown by the decrease in the number of EWarong customers from year to year and the change in the distribution system to cash which is not in accordance with the concept of the E-Warong program which carries the electronic theme. This study aims to analyze the implementation of the E-Warong Mandiri Jaya program along with its driving and inhibiting factors. Method study that is chosen is descriptive qualitative by collecting data through interviews, observation, and documentation. This research is studied using implementation theory from Charles O. Jones which is reviewed from 3 aspects, namely organizational aspects, interpretation aspects, and application aspects. Based on the results of the research, the implementation of E-Warong Mandiri Jaya has not been successful because there are several inhibiting factors caused by the existence of people who are dissatisfied with the assistance provided so they shop at other stalls, besides that there is a policy issued by the Indonesian Ministry of Social Affairs which causes overlapping directions so that the implementation of EWarong Mandiri Jaya is not optimal
PENGARUH INOVASI SI-IMUT DAN KINERJA APARATUR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA DPMPTSP KOTA SEMARANG Retno Kristanti; Hesti Lestari; Dewi Rostyaningsih
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39870

Abstract

Kualitas pelayanan publik pada DPMPTSP Kota Semarang dipengaruhi oleh inovasi Si-Imut dan kinerja aparatur, namun berdasarkan data lapangan yang ditemukan masih terdapat beberapa permasalahan pada inovasi Si-Imut dan kinerja aparatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inovasi Si-Imut dan kinerja aparatur terhadap kualitas pelayanan publik pada DPMPTSP Kota Semarang.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS KEDUNG I KABUPATEN JEPARA Alvina Ayu Wardani; , Dewi Rostyaningsih; Aufarul Marom
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41197

Abstract

Stunting is a form of growth faltering due to the accumulation of long-lasting nutritional inadequacies. Kedung sub-district has the highest stunting rate in Jepara district. This study aims to analyze the implementation of the stunting prevention program and what factors hinder the implementation of the stunting prevention program at Puskesmas Kedung I, Jepara Regency. This research uses a qualitative approach with primary data collection techniques, observation, and interviews. Secondary data collection techniques, namely data published or used by organizations that are not processing them. The results of the research Implementation of stunting prevention has been carried out in accordance with output indicators with the criteria of access, coverage, service delivery, accountability, and program suitability to needs. The implementation of the stunting prevention program at Puskesmas Kedung I has been carried out quite well, there are inhibiting factors in the criteria of access, coverage, service delivery, and program suitability to needs. The obstacles in the implementation of the stunting prevention program are the lack of awareness of the target group of the importance of preventing stunting, difficulty in monitoring the target group, a limited budget although it can still be overcome by collaboration between villages with the same target, namely stunting prevention, and the division of time in implementing the prevention program.
ANALISIS KINERJA DPMPTSP KABUPATEN BLORA DALAM PEMBERIAN LAYANAN PERIZINAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH Fernando Ghana Dearvigo; Dewi Rostyaningsih; Hesti Lestari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41468

Abstract

This research is motivated by the large number of MSME actors in Blora who do not have business licenses. The purpose of this study was to analyze the performance of the DPMPTSP of Blora Regency in providing licensing services for micro, small and medium enterprises in Blora Regency along with their inhibiting factors. The theory used is the theory of organizational performance by Agus Dwiyanto and the theory of organizational performance by Selim and Woodward. This study uses a qualitative descriptive research method. The results of the study show that the performance of the DPMPTSP of Blora Regency in providing business license services has not gone well. There are performance criteria whose application has not improved, namely service quality criteria, responsiveness criteria, accountability criteria. The criteria that have been implemented quite well are productivity criteria, responsibility criteria, and equity criteria. Then the factors that become obstacles are in the form of a network system, the limited authority of the DPMPTSP relating to other authorities that are outside the authority of the DPMPTSP, human resources employees who have not been able to provide good service to the community. The advice that can be given by researchers is that DPMPTSP must improve the quality of services by various outreach through the media or in person and ball pick-up services so that service procedures become clear, carry out service monitoring and carry out routine evaluations, conduct training for officers on a regular basis, and coordinate with all stakeholders involved so that there is no miscommun
BUDAYA ORGANISASI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN REMBANG LEVIA ANGELENE, ALVA; Lituhayu, Dyah; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47414

Abstract

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang menunjukkan dari 9 indikator hanya terdapat 3 indikator yang sudah mencapai SKM Nasional. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis budaya organisasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan budaya organisasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang. Tipe penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Robbins & Judge (2013: 512-513; Robbins & Coulter, 2002:59) dan Luthans (dalam ojo, 2010, h.3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria budaya organisasi sudah dilaksanakan, dilihat dari inovasi dan keberanian risiko yaitu adanya kebebasan berinovasi dan mengikuti sosialisasi inovasi, perhatian terhadap detail yaitu ada pegawai yang sudah bekerja dengan teliti dan ada yang belum. Berorientasi hasil yaitu sudah mengarahkan pegawai sesuai capaian kinerja dari perbup. Berorientasi kepada manusia yaitu adanya pemberian reward dan pengembangan kompetensi yang tidak dirasakan semua pegawai. Berorientasi kepada tim saling membantu, peduli, koordinasi di setiap bidang. Agresifitas yaitu kurang kompetitifnya pegawai, pegawai bekerja dengan cepat. Aturan yaitu kurang disiplin dan kurang ramah pegawai. Faktor pendukung budaya organisasi antara lain seperti acara dan ritual organisasi, kepemimpin. Faktor penghambat budaya organisasi antara lain kepemimpinan, sumber daya manusia dan motivasi. Rekomendasi yang diberikan ialah dapat mengurangi beban kerja, memberikan hak dan kesempatan yang sama, rutin memeriksa sarana dan prasarana, kepala dinas memberikan reward dan punishment
ANALISIS KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN REMBANG Al.Faruq Mustafa, Gilang,; Santoso, R. Slamet; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44363

Abstract

Kinerja pegawai merupakan suatu hasil kerja yang dicapai oleh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi yang diberikan. Pada penelitian ini dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang dan faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan strategi kualitatif. Hasil analisis yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa kinerja pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari lima gejala kinerja yaitu, kualitas kerja, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian. Faktor yang menjadi mendorong dalam kinerja yang dihasilkan yaitu faktor individu yang di dalamnya ada tingkat pendidikan dan tingkat keahlian. Sedangkan untuk faktor yang menjadi penghambat yaitu faktor dukungan organisasi, hal ini dikarenakan sarana dan prasarana yang diberikan kurang memadai. Saran yang dapat diberikan terkait permasalahan yang terjadi seperti, meningkatkan sistem pengawasan dan pemeriksaan yang ketat, analisis data dan evaluasi kinerja, edukasi pentingnya kedisiplinan, pengikutsertaan pegawai dalam ujicoba teknologi, menciptakan budaya organisasi yang mendorong kemandirian, menyediakan sarana dan prasarana yang layak atau dalam kondisi terbaik.
PUBLIC VALUE PENGGUNAAN TRANSPORTASI UMUM KAI COMMUTER LINE JABODETABEK DI STASIUN MANGGARAI Widiyanti, Anindita; Rostyaningsih, Dewi; Lituhayu, Dyah
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45719

Abstract

DKI Jakarta is one of the cities with the highest level of congestion in Indonesia.The use of public transport, especially KRL, can be a solution to solvingcongestion problems. The use of KRL public transport is still found problems, soit has not been able to overcome congestion in DKI Jakarta. The existingproblems make public interest in using public transportation, especially KRL, notoptimal because of the many complaints felt by users, especially those that occurat Manggarai Station. This research aims to describe public values in the use ofpublic transport, especially KRL at Manggarai Station. By knowing public values,it is expected to help answer the problems that exist in the use of JabodetabekKRL public transport, especially at Manggarai Station. The method used is aqualitative approach, using Moore's (1995) theory of public value. Based on theresults obtained, the legitimacy dimension is quite good but there needs to bespecific rules regarding the maximum user limit on KRL. In the dimension ofoperational capability, the majority is good enough, but there needs to beimprovements in the aspects of assurance and responsiveness. The dimension ofsubstantial value (benefits) has also been felt by users who feel the benefits ofKRL transportation.
Co-Authors , Hesti Lestari Achmad Syaifudin Ansori Ade Putri Febriandini, Ade Putri Adela Putri L. Tobing Aditya David Bagus Setyawan Afina Putri Saffanah Al.Faruq Mustafa, Gilang, Almira, Puspa Aloysius Rengga Alvina Ayu Wardani Amalia Wijayanti Amartha Ashfiana Nadhifa Amelia, Arini Rizky Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Andri Setiawan Anggi Samuel Anggraini, Dina Eka Anindya Rachmania Annas Dwi Rahayu Aprilia Azizah Ari Subowo Arini, Nur Fitria Aryasatya Nugraha, Krisna Atika Putri Rahayu Aufarol Marom Aufarul Marom Aufarul Marom Bagus Danar Andito Bagus Noor Handika Bayu Aji Prakoso Biqnada, Ahmad Bramanda Raihan Revario Brigitta Sekar Febrianti Cahyo Adhi Widodo Cesar Putra Chahyanto, Muhammad Chasanah, Lailatul Ciciek Fitriana Damarjati Prabowo Dewi Ratna Siti Mukaromah Dhiya Alhaq Surya Renaldhy Dian Ayuningtyas Dina Nurwira Endarsari Diyah Novitasari Dyah Hariani Dyah Kusumawardhani, Dyah Dyah Lituhayu Elia Noor Muflikhah Erina Try Anindya Erta Ginting, Samuel ERVANI SETIAWAN, GABRIELLA Fadoli, M. Irsyad Fastyaningsih, Aridyah Fathurrohman Fathurrohman Fauzi, Achmad Nur Faza Salsabila Zannuba Rahmah Fernanda Charisma Wardani, Fernanda Charisma Fernando Ghana Dearvigo Galih Wardana Gelora Kasih, Johnsen Hezron Gusrini Yulistia Hardi Warsono Hartuti Purnaweni Henny Rachmawati Herbasuki Nurcahyanto Hesti Annisa Hesti Lestari Hesti Lestari Himawan Shaputra Munandar, Ravi I Kadek Yoga Dana Waskita Putra Ida Hayu Dwimawanti Illiya Arina Riska Ines Delaney Natasha Irfan Rachmat Irzan Maulana Setyawan Isna Safariyanto Izhar Aduardo Raisid, Izhar Aduardo Jeff Gracendrei, Giosia Jilita Cahya Putri Johanita Ardhiasri Kiki Meidiana Rosita Kismartini Kismartini Lailatul Kodriyah, Nur’aini Landjar Kurniawan Laras Hapsari LEVIA ANGELENE, ALVA Listanti Listanti Luther Aprinando Pentury Maesaroh Maesaroh Maesaroh Maesaroh Margaretha Suryaningsih Margaretha Suryaningsih Mega Hayuning Puspa Dewi Mohamad Ardhi Fareza Muhammad Arif Febrian Muhammad Iqbal Sudrajat Muhammad Isnaeni Setiawan Mustikasari, Nadia Ayu Nada Salsabila, Kamilia Nawangsari, Hasna Ulayya Neysadella Adilina Nina Widowati Nopitasari, Dian Nur Assyifa Nurhanifah, Alisa Octavian Chrisnugroho, Jericho Oryza Lathifatul Ulya Prajawan Galih Prasetya Aji, Prajawan Galih Prasetya Priambodo, Albertus Kevin Puji Astutik R. Slamet Santoso Radha Irjayani, Radha RahmatKurniawan, Yogi Resa Septia Nugroho Retna Hanani Retno Kristanti Retno Sunu Astuti Reza Agung Santosa, Reza Agung Rian Guntoro Adi Rido Maris Purba Rizky Fajar Wibowo Rosiana Faradisa, Rosiana Saraswati, Maria Tika Sefryan Ardi Saputra Sehsa Cantika Sekar Mutiara Mashita Sindy Fitria Utami, Sindy Fitria Siska Hidayati Slamet Santoso Sri Suwitri Stephani Nora Tahalea, Stephani Nora Sundarso Sundarso Susi Sulandari Susi Sulandari Suwandi Suwandi SYIFARIZQY, RIFQOH Tampubolon, John L Tasya Monica, Bella Teguh Rahmat Saleh, Teguh Rahmat Thomas Agung Bayu Wicaksono, Thomas Agung Bayu Titik Djumiarti Vika Restu Dian Saputri Wahsyati, Anis Wahyu Maulana Ramadhan Wardah Meliana Sihab Widiyanti, Anindita Windra Hariyani Wisnu Pradipta, Wisnu Yeremia Toni Marpaung Yustisia Prajna Paramita Zaenal Hidayat Zaenal Hidayat Zainal Hidayat