Dewi Rostyaningsih
Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro

Published : 121 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI DAERAH (JAKSTRADA) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN DEMAK Nawangsari, Hasna Ulayya; Rostyaningsih, Dewi; Lestari, Hesti
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42319

Abstract

Demak Regency is one of the regions that is not spared from waste problems. The waste issues in Demak Regency consist of high population growth, lack of community participation, rampant use of single-use plastic in the form of packaged drinks, landfill sites still used for open dumping, limited human resources, limited budget, and limited fleet. Based on these issues, the central government has directed each region to formulate regional policies and strategies as guidelines for the implementation of household waste and similar waste management. This research aims to analyze the implementation of the regional policies and strategies, as well as identify factors that influence the implementation of these regional policies and strategies in waste management in Demak Regency. This research employed a qualitative descriptive method through interviews, observations, and documentation. The results demonstrate that the implementation of the regional policies and strategies in waste management in Demak Regency has not yet achieved the right policy, right implementer, right target, and right process. This is due to ongoing issues such as the increasing use of plastic in the form of packaged drinks, limited human resources, limited budget, limited infrastructure, lack of private sector involvement in waste reduction, and lack of community participation. The recommendation given is that the Environmental Agency needs to re-evaluate the implementation of the regional policies and strategies in waste management, improve work patterns, enhance cooperation between the government and the private sectors in waste reduction, and maximize community empowerment.
HUBUNGAN KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN BREBES SYIFARIZQY, RIFQOH; Subowo, ari; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45566

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah pegawai Kantor Kecamatan Tanjung Kabupaten brebes dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 26 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi dan kinerja pegawai, serta antara motivasi kerja dan kinerja pegawai. Secara spesifik kinerja pegawai akan meningkat apabila kompetensi dan motivasi meningkat begitu juga sebaliknya. Namun masih terdapat banyak faktor lain yang diindikasikan dapat menjadi pengaruh kinerja pegawai
PEMETAAN STAKEHOLDERS DALAM KEBIJAKAN PENANGANAN HIV/AIDS DI KABUPATEN KARANGANYAR Octavian Chrisnugroho, Jericho; Rostyaningsih, Dewi; Zarkasyi Rahman, Amni
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45989

Abstract

HIV/AIDS cases in Karanganyar Regency increase significantly every year. In 2024 the Health Departement of Karanganyar estimates an increase in cases of 941, but in April 2024 the increase in new cases of transmission is known to be 1315 new cases. The increase in HIV/AIDS transmission cases, needs to be a systematic and integrated attention and handling. The Karanganyar government has issued a policy regarding the handling of HIV/AIDS. The problems that arise are related to the extent of the role and influence of stakeholders in the implementation of HIV/AIDS handling policies in Karanganyar Regency. The purpose of this study is to map the role and influence of stakeholders in the implementation of HIV/AIDS handling policies to identify supporting and inhibiting factors of stakeholders in these policies. This study uses a descriptive qualitative research method. It identifies the roles and influences of key stakeholders involved in HIV/AIDS handling policies. The mapping analysis was carried out using three main attributes, namely power, urgency, and proximity. The results of the study find that coordination and collaboration between stakeholders are very important for the success of HIV/AIDS handling policies. Each stakeholder has its role and influence at different levels. In this study , the most striking stakeholder is the Health Departement as the primary of the policy. Conversely, the community and people living with HIV/AIDS (PLWHA) exhibit relatively lower levels of influence. This policy also involves NGOs engaged in the prevention and care HIV in Karanganyar Regency. Although existing stakeholders have been able to carry out their duties, there are still many obstacles found, including a lack of coordination between stakeholders, as well as stigma and discrimination against ODHA that is still high in the community. In this study, financial issues also arise, particularly delays in funding for the AIDS Control Commission. The delay in funding makes KPAD unable to run programs to support the implementation of this policy. The conclusion of this study is that the role of stakeholders is very crucial in the success of HIV/AIDS handling policies in Karanganyar Regency.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 45 TAHUN 2020 DALAM APLIKASI SI D’nOK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG Biqnada, Ahmad; Lituhayu, Dyah; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47453

Abstract

Aplikasi SI D’Nok diciptakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang yang dimana diharapkan dapat memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan yang berbasis digital, dapat diakses dengan cepat dan mudah. Penelitian ini menjelaskan dan mengalisis implementasi kebijakan Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2020 dalam aplikasi SI D’nOK pada Disdukcapil Kota Semarang. Dalam pelaksanaannya aplikasi SI D’Nok ini masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dan proses pengurusan dokumen berjalan lama. Penelitian ini berfokus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang selaku pengelola dan pelaksana pada aplikasi SI D’Nok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George C. Edwards III. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang sudah semaksimal mungkin melaksanakan kebijakan pada aplikasi SI D’Nok dengan selalu memonitoring aplikasi jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan atau gangguan agar dapat cepat ditangani, terlepas dari itu masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dalam menggunakan aplikasi SI D’Nok ini. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sosialisasi yang lebih luas dan menyeluruh khususnya kepada masyarakat yang sudah lanjut usia. Penambahan pegawai untuk mendukung pelaksanaan aplikasi SI D’Nok lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan dokumen yang membuat pelayanan menjadi lama
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS REMBANG 1 Erta Ginting, Samuel; Santoso, R. Slamet; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45574

Abstract

Pelayanan kesehatan di puskesmas adalah salah satu peran penting instansi pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas harus meningkatkan kualitas kinerja dan mutu pelayanan untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan masyarakat serta memberikan kepuasan. Sebagai fasilitas kesehatan terdekat dengan masyarakat, puskesmas adalah ujung tombak dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang sehat. Di Puskesmas Rembang 1, terdapat masalah dalam pelayanan dan pengelolaan rekam medis, seperti gangguan pada aplikasi SIMPUS dan penumpukan berkas dari luar kabupaten. Beberapa indikator mutu rekam medis yang belum terpenuhi termasuk ketidaklengkapan pengisian berkas seperti Riwayat Penyakit Sekarang (RPS), Riwayat Penyakit Dahulu (RPD), dan kode diagnosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rembang 1 dan menganalisis faktor penghambatnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih dengan quota sampling yang melibatkan 8 orang, termasuk Kepala Puskesmas, Kasubag Tata Usaha, dokter umum, perawat, dan pasien. Kualitas pelayanan diukur dengan lima dimensi dari teori Zeithaml: Tangible (kenampakan fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dimensi (Tangible dan Reliability) belum berjalan dengan baik, dua dimensi (Responsiveness dan Assurance) berjalan cukup baik, dan satu dimensi (Empathy) berjalan dengan baik. Dari enam faktor penghambat yang dikemukakan oleh Moenir, terdapat empat faktor yang menghambat kualitas pelayanan kesehatan: sumber daya manusia, sistem, prosedur dan aturan, kemampuan, serta sarana pelayanan
EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENGGUNAAN PLASTIK PADA KAFE DI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Cesar Putra Chahyanto, Muhammad; Suwitri, Sri; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47422

Abstract

Palstik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia pada abad ke-21 ini. Permasalahan sampah plastik secara global masih belum terselesaikan karena sifatnya yang sulit diurai. Penelitian ini menjelaskan dan menganalisis pelasanaan pengendalian penggunaan plastik pada kafe di Kecamatan Tembalang Kota Semarang berdasarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 27 Tahun 2019. Namun dalam pelaksanaanya, tidak sedikit kafe yang masih dengan bebas menggunakan kantong plastik dan sedotan plastik. Penelitian ini berfokus pada kafe yang berada di Kecamatan Tembalang, mengingat Tembalang merupakan salah satu Kecamatan dengan populasi yang besar dan memiliki jumlah kafe yang tidak sedikit. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut Bridgmen Davis dan Daniel StuffleBeam (CIPP). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, diperlukan perbaikan dalam beberapa aspek. Peningkatan sosialisasi yang lebih luas dan menyeluruh, khususnya kepada usaha kecil dan di daerah terpencil. Penegakan hukum harus diperkuat dengan penerapan sanksi yang lebih tegas dan merata, mencakup semua pelaku usaha, termasuk kafe. Dukungan pemerintah juga harus ditingkatkan dengan memberikan insentif dan penghargaan yang memotivasi. Selain itu, pendekatan edukasi yang lebih intensif diperlukan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dan memperkenalkan serta mempromosikan alternatif ramah lingkungan.
IMPLEMENTASI PELAYANAN AKHIR PEKAN DI KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG JAWA TENGAH Tasya Monica, Bella; Maesaroh, Maesaroh; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47497

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the weekend service program in Banyumanik District, Semarang City. Weekend service is a program carried out by the Semarang City Government to improve public services, especially in terms of administration and licensing. This is done as an effort to improve public services and fulfill the rights of the community to obtain quality public services. The type of research used is a qualitative descriptive method. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is descriptive The results of the study indicate that the implementation of the weekend service program in Banyumanik District has been carried out systematically in accordance with established procedures. However, there are still several obstacles faced, namely in the disposition, namely the absence of incentives given to Banyumanik District employees for the weekend service program. The conclusion of this study is that the implementation of policies in Banyumanik District aims to achieve the target of more accessible public services, especially for workers who cannot take care of administration on weekdays. The weekend service program is designed to change the image of complicated public services, combine administrative services with entertainment, and support local MSMEs. Despite challenges such as high number of visitors in the morning and decreasing number of administrative service users, the program is still appreciated by the community. This is because the program facilitates access to services and supports the local economy. Overall, the program has succeeded in improving the quality of public services to be more efficient and responsive.
EFEKTIVITAS CORE VALUE BERAKHLAK DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN REMBANG RahmatKurniawan, Yogi; Lituhayu, Dyah; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47185

Abstract

Perkembangan pelayanan publik yang menuntut seluruh ASN untuk selalu meningkatkan kinerjanya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Seluruh ASN baik di tingkat pusat maupun daerah dituntut untuk selalu berpedoman pada budaya kerja yang sejalan dengan Pancasila agar tidak terjadi penyimpangan perilaku. Pada tahun 2021, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi (MENPAN dan RB) menetapkan kebijakan tentang Core Value BerAKHLAK dengan harapan dapat menjadi pegangan budaya kerja baik tingkat pusat hingga daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Core Value BerAKHLAK dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara sebagai instrumen penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang yang berjumlah 4 orang. Penelitian ini menggunakan fenomena berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Core Value BerAKHLAK dalam meningkatkan kinerja pegawai cukup baik, namun belum berjalan dengan maksimal. Faktor pendukungnya yaitu sub fenomena kepemimpinan, komunikasi, studi banding, penempatan pegawai. Faktor penghambatnya yaitu sub fenomena pengawasan, sarana prasarana dan kedisiplinan. Saran yang direkomendasikan oleh peneliti yaitu meningkatkan sistem pengawasan dan sanksi yang ketat, edukasi terkait pentingnya kedisplinan, meningkatkan sarana dan prasarana.
STRATEGI RECOVERY PENGEMBANGAN DESA WISATA KANDRI DI KECAMATAN GUNUNGPATI PASCA PANDEMI COVID-19 Chasanah, Lailatul; Rostyaningsih, Dewi; Sunu Astuti, Retno
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45532

Abstract

Kandri Tourism Village, Semarang City has the potential to become a leading tourist destination. However, during the COVID-19 pandemic, visits decreased and the sustainability of natural resources was threatened. This research aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, challenges and development strategies of the Kandri Tourism Village in Gunungpati District. The qualitative research approach uses observation, interviews, documentation, and literature study as data collection techniques. SWOT Analysis and Litmus Test are used as data analysis tools. Research findings show that the strength of the Kandri Tourism Village lies in its agricultural appeal which attracts visitors who are interested in the lives of local communities. However, weaknesses such as the absence of a dedicated souvenir shop and lack of parking spaces were identified. Opportunities include strong support from government and the community, as well as the potential to improve visitor services. The main threat identified is limited human resources for village management and development. The recommended strategy involves collaborating with the private sector or government entities to improve facilities and infrastructure that currently hinder development.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBATASAN KUNJUNGAN RUTAN SEBAGAI PENCEGAHAN COVID-19 DI JEPARA (Studi Kasus di Rumah Tahanan Kelas IIB Jepara) ERVANI SETIAWAN, GABRIELLA; Rostyaningsih, Dewi; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45322

Abstract

The overcrowded conditions of correctional institutions and detention centers have made it challenging to enforce social distancing rules and are highly susceptible to the transmission and spread of the Covid-19 virus. In response, a new policy program to limit visits to detention centers as a prevention of Covid-19 in Jepara has been implemented. This qualitative research describes and analyzes the visit restriction program at the Class IIB Detention Center in Jepara as a strategic measure to prevent the spread of the Covid-19 virus. The program includes face-to-face visits, safekeeping of goods and food, and mechanisms for receiving complaints. The analysis shows that the policy's implementation is running well, with proper infrastructure and adequate support. However, challenges such as expensive telephone kiosks and non-transparent packaging for goods and food have been identified. The research suggests continued compliance with basic rules to control the pandemic and making adjustments to address the identified challenges.
Co-Authors , Hesti Lestari Achmad Syaifudin Ansori Ade Putri Febriandini, Ade Putri Adela Putri L. Tobing Aditya David Bagus Setyawan Afina Putri Saffanah Al.Faruq Mustafa, Gilang, Almira, Puspa Aloysius Rengga Alvina Ayu Wardani Amalia Wijayanti Amartha Ashfiana Nadhifa Amelia, Arini Rizky Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Andri Setiawan Anggi Samuel Anggraini, Dina Eka Anindya Rachmania Annas Dwi Rahayu Aprilia Azizah Ari Subowo Arini, Nur Fitria Aryasatya Nugraha, Krisna Atika Putri Rahayu Aufarol Marom Aufarul Marom Aufarul Marom Bagus Danar Andito Bagus Noor Handika Bayu Aji Prakoso Biqnada, Ahmad Bramanda Raihan Revario Brigitta Sekar Febrianti Cahyo Adhi Widodo Cesar Putra Chahyanto, Muhammad Chasanah, Lailatul Ciciek Fitriana Damarjati Prabowo Dewi Ratna Siti Mukaromah Dhiya Alhaq Surya Renaldhy Dian Ayuningtyas Dina Nurwira Endarsari Diyah Novitasari Dyah Hariani Dyah Kusumawardhani, Dyah Dyah Lituhayu Elia Noor Muflikhah Erina Try Anindya Erta Ginting, Samuel ERVANI SETIAWAN, GABRIELLA Fadoli, M. Irsyad Fastyaningsih, Aridyah Fathurrohman Fathurrohman Fauzi, Achmad Nur Faza Salsabila Zannuba Rahmah Fernanda Charisma Wardani, Fernanda Charisma Fernando Ghana Dearvigo Galih Wardana Gelora Kasih, Johnsen Hezron Gusrini Yulistia Hardi Warsono Hartuti Purnaweni Henny Rachmawati Herbasuki Nurcahyanto Hesti Annisa Hesti Lestari Hesti Lestari Himawan Shaputra Munandar, Ravi I Kadek Yoga Dana Waskita Putra Ida Hayu Dwimawanti Illiya Arina Riska Ines Delaney Natasha Irfan Rachmat Irzan Maulana Setyawan Isna Safariyanto Izhar Aduardo Raisid, Izhar Aduardo Jeff Gracendrei, Giosia Jilita Cahya Putri Johanita Ardhiasri Kiki Meidiana Rosita Kismartini Kismartini Lailatul Kodriyah, Nur’aini Landjar Kurniawan Laras Hapsari LEVIA ANGELENE, ALVA Listanti Listanti Luther Aprinando Pentury Maesaroh Maesaroh Maesaroh Maesaroh Margaretha Suryaningsih Margaretha Suryaningsih Mega Hayuning Puspa Dewi Mohamad Ardhi Fareza Muhammad Arif Febrian Muhammad Iqbal Sudrajat Muhammad Isnaeni Setiawan Mustikasari, Nadia Ayu Nada Salsabila, Kamilia Nawangsari, Hasna Ulayya Neysadella Adilina Nina Widowati Nopitasari, Dian Nur Assyifa Nurhanifah, Alisa Octavian Chrisnugroho, Jericho Oryza Lathifatul Ulya Prajawan Galih Prasetya Aji, Prajawan Galih Prasetya Priambodo, Albertus Kevin Puji Astutik R. Slamet Santoso Radha Irjayani, Radha RahmatKurniawan, Yogi Resa Septia Nugroho Retna Hanani Retno Kristanti Retno Sunu Astuti Reza Agung Santosa, Reza Agung Rian Guntoro Adi Rido Maris Purba Rizky Fajar Wibowo Rosiana Faradisa, Rosiana Saraswati, Maria Tika Sefryan Ardi Saputra Sehsa Cantika Sekar Mutiara Mashita Sindy Fitria Utami, Sindy Fitria Siska Hidayati Slamet Santoso Sri Suwitri Stephani Nora Tahalea, Stephani Nora Sundarso Sundarso Susi Sulandari Susi Sulandari Suwandi Suwandi SYIFARIZQY, RIFQOH Tampubolon, John L Tasya Monica, Bella Teguh Rahmat Saleh, Teguh Rahmat Thomas Agung Bayu Wicaksono, Thomas Agung Bayu Titik Djumiarti Vika Restu Dian Saputri Wahsyati, Anis Wahyu Maulana Ramadhan Wardah Meliana Sihab Widiyanti, Anindita Windra Hariyani Wisnu Pradipta, Wisnu Yeremia Toni Marpaung Yustisia Prajna Paramita Zaenal Hidayat Zaenal Hidayat Zainal Hidayat