Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Teknik Relaksasi Genggam Jari dalam Menurunkan Kecemasan terhadap Pasien Pre-operasi di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah Aulia Asyifa Nanda; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31771

Abstract

Pembedahan atau operasi adalah salah satu tindakan medis yang menggunakan cara invasif dengan caramembuka bagian tubuh. Pembukaan bagian tubuh ini umumnya dilakukan dengan membuat sayatan yangdilakukan perlahan dari kecil hingga besar. Saat fase pre-operatif pasien dihadapkan pada berbagai stresoryang menimbulkan kecemasan dan ketakutan. Kecemasan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis yangmengaktifkan sistem saraf otonom, yang pada umumnya mengakibatkan penurunan tingkat energi yangmempengaruhi tinkat kesembuhan pasien pasca operasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatifdengan metode penelitian studi kasus (case study) dengan menggunakan pendekatan implementasi berbasisbukti yang berfokus pada intervensi keperawatan .Sampel pada penelitian ini berjumlah 5 responden.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner kecemasan APAIS (The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Hasil uji didapatkan semua responden mengalami penurunankecemasan sebanyak 1 tingkat dari sebelumnya. Kesimpulannya ialah adanya Efektivitas Teknik RelaksasiGenggam Jari dalam Menurunkan Kecemasan terhadap Pasien Pre-operasi di RSUD Pandan Arang, Boyolali,Jawa tengah.
Efektivitas Penggunaan Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi : Literature Review Aisyafiya Adzani; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31945

Abstract

Fase post operasi dimulai ketika pasien dipindahkan ke ruang pemulihan dan berakhir hingga evaluasi berikutnya. Operasi dapat menimbulkan efek nyeri pada pasien sehingga membutuhkan penanganan khusus. Nyeri dapat menimbulkan perasaan tidak menyenangkan, perbedaan persepsi dalam intensitas, kualitas, durasi, dan difus. Penanganan nyeri dapat diberikan secara farmakologis dan non- farmakologis. Salah satu penanganan secara non-farmakologis yaitu pemberian aromaterapi lavender. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan aromaterapi lavender terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi. Metode penelitian ini adalah penelusuran literatur dari empat Database yaitu PubMed, Google Scholar, Crossref, dan Garuda. Penelitian ini mengikuti pendekatan standar Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Untuk menentukan persyaratan dan kelayakan untuk jurnal yang ditinjau, peneliti menggunakan standar PICO(S). Dari kelima artikel yang digunakan dalam literature review menunjukkan bahwa aromaterapi lavender dapat berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri pasien post operasi. Dapat disimpulkan bahwa aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai penanganan non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pasien post operasi.
Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pre Operatif Fahmi Fahardianto; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32018

Abstract

Background: Operation or surgery is an invasive procedure to diagnose or treat disease, injury, or bodily disorders by making incisions that affect the patient's body and other organs. WHO reports an increase in the number of operations every year. The response that appears in preoperative patients is a psychological response in the form of anxiety. Murottal Al-Qur'an therapy can be used to overcome pre-operative anxiety. Objective: To determine the effect of Murotal Al-Qur'an therapy in reducing preoperative patient anxiety. Method: This scientific work uses the literature review method. Study Results: From the results of a review of 10 pieces of literature that met the inclusion and exclusion criteria, research results showed that there was an effect of Al-Qur'an murotal therapy on reducing preoperative patient anxiety. Conclusion: Al-Quran murotal therapy has an influence on reducing preoperative patient anxiety. Keywords: Murotal, Anxiety, Preoperative
Literatur Review: Efektifitas Mobilisasi Dini Untuk Menurunkan Skala Nyeri Post Laparatomi Nina Indria Wati; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32285

Abstract

Organisasi kesehatan dunia atau WHO menyebutkan kasus pembedahan menjadi salah satu masalah kesehatan secara umum hal ini ditandai adanya angka peningkatan kasus pembedahan laparatomi secara global dengan presentase 10%. Pada tahun 2017 terdapat 90 juta pasien bedah laparatomi disemua rumah sakit di seluruh dunia, pada tahun 2018 pasien post laparatomi meningkat menjadi 98 juta pasien. Pengobatan nyeri post operasi dapat ditangani dengan terapi farmakalogi dan nonfarmakalogi, salah satu pengobatan non farmakalogi dapat diajarkan kepada pasien adalah mobilisasi dini. Mobilisasi dini ialah salah satu faktor terpenting untuk pemulihan luka terhadap pasien laparotomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan apakah mobilisasi dini efektif dilakukan pada pasien post laparatomi dalam menurunkan nyeri. Metode yang digunakan yaitu pencarian artikel dalam studi literature ini melalui 2 database (Google Scholar, Pubmed). Dengan kata kunci dalam Bahasa Indonesia Mobilisasi Dini, Nyeri, Laparatomi, serta Bahasa Inggris yaitu Early mobilization, Pain, Laparotomy. Sebanyak 8 studi yang sesuai dengan kriteria inklusi, terdiri dari 1 metode quasi eksperimental, 1 artikel Case report, 1 metode pra eksperimental, 1 metode pre eksperimental, 1 metode literature review, 1 metode true eksperimental, dan 2 metode studi kohort. Kesimpulan: mobilisasi dini efektif menurunkan skala nyeri pasien post laparatomi. Pendekatan ini dapat dimanfaatkan sebagai intervensi atau alternatif tindakan non farmakologis karena efektif meredakan skala nyeri post laparatomi
Efektifitas Relaksasi Genggam Jari Untuk Menurunkan Nyeri Post Operasi Laparatomi : Litelatur Review Korina Puspa Komala; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32726

Abstract

Laparatomi merupakan salah satu metode pembedahan mayor, dengan melakukan sayatan selaput perut dengan masalah di bagian abdomen. Nyeri pada laparatomi sering ditemukan dalam tingkat nyeri berat dan sedang dikarenakan rusaknya integumen, jaringan otot, vaskular dan menimbulkan efek rasa nyeri yang lebih lama pada masa pemulihan. Teknik relaksasi genggam jari disebut juga finger hold merupakan salah satu teknik non farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi laparatomi Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas relaksasi genggam jari dalam menurunkan nyeri pada pasien post operasi laparatomi Metode : Karya ilmiah ini menggunakan metode literature review. Hasil Studi : Dari hasil review pada 10 literature yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi ini didapatkan hasil penelitian bahwa terapi relaksasi genggam jari efektif untuk menurunkan nyeri post operasi. Kesimpulan : Terapi relaksasi genggam jari efektif menurunkan nyeri pada pasien post operasi laparatomi. Kata Kunci : Relaksasi genggam jari, Nyeri, Post operasi laparatomi
Manajemen Ansietas dengan Intervensi Relaksasi Benson pada Pasien Pre Operasi Yang Mengalami Ansietas: Literature Review Yeni Rahmawati; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46114

Abstract

Pembedahan merupakan tindakan medis invasif yang dapat menimbulkan stres fisiologis dan psikologis, khususnya kecemasan pada pasien sebelum operasi (pra operasi). Kecemasan ini dapat memengaruhi kondisi kardiovaskular, memperburuk proses penyembuhan, serta meningkatkan risiko komplikasi selama dan setelah tindakan operasi. Manajemen ansietas yang efektif sangat dibutuhkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Salah satu teknik non farmakologis yang digunakan adalah relaksasi Benson, yang dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik, menurunkan konsumsi oksigen jantung, dan memberikan efek relaksasi yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengkaji efektivitas terapi relaksasi Benson dalam mengelola kecemasan pasien pra operasi. Pencarian jurnal dilakukan pada database Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kriteria inklusi jurnal berbahasa Indonesia dan Inggris, terbit dalam lima tahun terakhir (2021–2025), dan relevan dengan topik. Dari 28 jurnal yang ditemukan, 10 jurnal dipilih untuk dianalisis lebih mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa relaksasi Benson secara signifikan dapat mengurangi tingkat ansietas pada pasien pra operasi, memberikan manfaat praktis sebagai intervensi keperawatan yang mudah diterapkan. Dengan demikian, relaksasi Benson layak dijadikan pilihan dalam manajemen kecemasan pra operasi guna meningkatkan kualitas perawatan pasien dan hasil tindakan medis.
Keefektifan Perhitungan Balance Cairan untuk Manajemen Cairan pada Pasien dengan Aki (Acute Kidney Injury) : Literature Review Annas Tasya Permata Sari; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46271

Abstract

Acute kidney injury (AKI) adalah salah satu disfungsi organ yang dapat terjadi akibat sepsis. Sepsis adalah disfungsi organ yang disebabkan disregulasi respons tubuh terhadap infeksi yang dapat mengancam jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan perhitungan balance cairan untuk manajemen pada pasien AKI. Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database Science direct, Springer, PubMed, dan Google Scholar dengan kata kunci (keyword) yang digunakan yakni : "Acute Kidney Injury" OR “AKI” AND “Fluid Balance” OR “FB” AND "Fluid Management" AND “Fluid Overload”. Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 1082 artikel dan 9 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan menunjukan bahwa pemantauan cairan yang disertai dengan pencatatan cairan masuk dan keluar setiap hari menunjukkan hasil yang efektif dalam manajemen cairan pada pasien AKI. Penanganan yang adekuat seperti kontrol sumber infeksi, resusitasi cairan dan menghindari kelebihan cairan , antibiotika, perawatan ICU, memberikan hasil yang baik untuk pasien sepsis dengan AKI dan edema paru.
Keefektifan Tindakan Keperawatan (Elevasi Kepala) yang Bisa dilakukan Untuk Menurunkan Tekanan Intra Kranial pada Pasien Stroke Infark: Literature Review Kharina Indira Astuti; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46290

Abstract

Stroke adalah penyakit otak di mana pembuluh darah ke otak tersumbat, menyebabkan hipoksia, Pemberian tindakan keperawatan berupa elevasi kepala 30 derajat yang berguna untuk memperlancar sirkulasi darah ke saraf otak, untuk meningkatkan pertukaran gas dalam tubuh dan meningkatkan tingkat kesadaran sehingga meningkatkan saturasi oksigen. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian elevasi kepala 30 derajat dalam penurunan tekanan intra kranial. Metode : Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database research gate, Pubmed dan google scholar dengan kata kunci yang digunakan seperti "stroke iskemik" OR “stroke” AND “head up 300” OR “head elevation” AND "decrease intracranial" OR “decreased intracranial adaptive capacity”.. Hasil : Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 1622 artikel dan 8 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan : Pemberian elevasi kepala 30 derajat dapat berpengaruh dan memiliki keefektifan dalam penurunan intrakranial pada pasien yang mengalami stroke.
Efektivitas Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pasien Post Operasi Abdomen ; Literature Review Diah Endah Pramesti; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49084

Abstract

Latar belakang: Penyembuhan luka yang optimal menjadi salah satu tujuan utama dalam perawatan pasien pasca operasi abdomen. Salah satu intervensi non-farmakologis yang banyak direkomendasikan untuk mendukung proses penyembuhan tersebut adalah mobilisasi dini. Mobilisasi dini mencakup berbagai aktivitas fisik ringan yang dimulai segera setelah pasien sadar penuh dari anestesi Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas mobilisasi dini terhadap proses penyembuhan luka pada pasien post operasi abdomen berdasarkan hasil-hasil penelitian terbaru. Metode: Penelitian menggunakan desain literature review dengan penelusuran artikel dari database Pubmed dan Google Scholar, mencakup literatur tahun 2020–2025. Seleksi artikel dilakukan secara sistematis sesuai diagram alir PRISMA. Hasil: Berdasarkan analisis terhadap sepuluh penelitian, mayoritas studi menunjukkan bahwa mobilisasi dini yang dimulai dalam 6–8 jam pascaoperasi secara signifikan berpengaruh terhadap percepatan penyembuhan luka, baik pada fase inflamasi maupun proliferasi jaringan. Mobilisasi dini terbukti menurunkan derajat nyeri, risks komplikasi luka, serta mempercepat pemulihan fungsi fisiologis dan kemandirian pasien. Hasil tersebut konsisten pada berbagai jenis operasi abdomen seperti laparatomi, sectio caesarea, dan apendiktomi. Kesimpulan: Mobilisasi dini adalah intervensi efektif yang mendukung percepatan penyembuhan luka dan mengurangi komplikasi pada pasien post operasi abdomen. Integrasi mobilisasi dini dalam perawatan klinis sangat direkomendasikan sebagai bagian integral dari protokol pemulihan pasien pascabedah abdomen.
Hubungan Antara Self Care Management Dengan Gejala Hipertensi Pada Lansia Penderita Hipertensi Untuk Kualitas Hidup Yang Optimal Yolanda Putri Amelia; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50297

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit kronis yang sering dialami oleh lansia. Kurangnya kepatuhan dalam perawatan diri dapat menambah buruk hipertensi, oleh karena itu upaya yang dapat dilakukan yaitu self care management sebagai strategi mandiri untuk mengontrol penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self care management dengan gejala hipertensi pada lansia. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gilingan, Surakarta. Metode desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah lansia hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Gilingan sebanyak 150 responden, yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat self care management cukup, dan sebagian besar mengalami gejala hipertensi kategori sedang. Uji Spearman Rank diperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = –0,357, yang berarti terdapat hubungan negatif dengan kekuatan sedang antara self care management dan gejala hipertensi pada lansia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik self care management yang dimiliki lansia, maka semakin rendah tingkat gejala hipertensi yang dialami. Peningkatan pengetahuan dan praktik self care management perlu didorong melalui edukasi kesehatan secara berkesinambungan untuk membantu lansia dalam mengontrol hipertensi.
Co-Authors -, kurnia agil saputra Affandi, Miftah Nur Ahmad Fadhlur Rahman Aisyafiya Adzani Amalia Siti Choerun Nisa Amara Nisa Dei Samanta Ambarwati, Hevy Annas Tasya Permata Sari Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Arif Widodo Ashari Rachmanisa Astuti, Anis Wiji Astuti, Kharina Indira Aulia Asyifa Nanda Aulia, Putri Ayuningjati, Krisma Giri Azizah, Rachma Noer Beti Kristinawati Daviq Bagus S Dessy Kurniawati Ruslan Diah Ayu Kurnia Diah Endah Pramesti Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Dinar Nur Cholifah Diyanto, Velani Prastika Dony Dwi Purnama Putra Ersawati, Ajeng Eva Diahayu Wardani Fahmi Fahardianto Fatimah, Isa Ayu Fiqriyah, Indhira Kurniastining Firdausi, Musdhalifah Husna Guntur Nurcahyanto Hapsari, Prahitha Sintha Hermawan, Graha Dwi Hernawan, Totok Hudiawati, Dian Indriastuti, Eny Isa Ayu Fatimah Iwandani, Nuzhulul Lifqi Janah, Sherly Nur Kharina Indira Astuti Khoirunnisa, Zahra Korina Puspa Komala Kristini, Puji Liana Safitri Mastuti, Dewi Miladiana, Putri Intan Muhammad Andrian Muhammad Fajar Afnizar Muhtadi Muhtadi Muhtadi, M Mulyadi Mulyadi Munawaroh, Anissyah Ela Salsa Musdhalifah Husna Firdausi Mustikasari, Nur Afifah Mustofa, Sidqon Nanda, Ginanjar Mukti Nina Indria Wati Normalitasari, Namira Anfi Nur Afifah Mustikasari Nurlaila Fitriani Nurlaili, Zulfiana Puspitasari, Adelia Fenanda Putri Adinda Cintia Bella Putri, Naura Farkhia Rachmanisa, Ashari Reviansyah YS, Moch. Reza Rohmatun Zakiyah Ruslan, Dessy Kurniawati S Supratman S, Daviq Bagus Safitri, Liana Safitri, Lisa Novia Saputri, Okti Tri Sari, Afifah Dian Setiowati, Tutut Sheena Ramadhia Asmara Dhani Siti Rahmawati Siti Rahmawati Sugiharto, Sh Sugimin, S Sugiyarti Sumarno Adi Subrata Supratman, S Suratman Suratman Susila Nugroho, Adinda Dwi Tika Handayani Totok Hernawan Umah, Iffah Amirotul Vera, Lenia Septika Wardani, Eva Diahayu Wulandari, Ngesti Yeni Rahmawati Yolanda Putri Amelia