Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kemusu Amara Nisa Dei Samanta; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51167

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah kondisi kronis yang memerlukan pengelolaan pola makan yang berkelanjutan. Pemahaman pasien terkait diet sangat berpengaruh terhadap kebutuhan akan pola makan yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kaitan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada individu dengan diabetes melitus tipe 2 di area kerja puskesmas Kemusu, Boyolali. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan longitudinal retrospektif. Sebanyak 200 responden dipilih melalui metode purposive sampling. Pengumpulan informasi dilakukan dengan dua kuesioner; yang pertama adalah kuisioner pengetahuan Diabetes Knowledge Questionnaire (DBQ), dan yang kedua adalah kuisioner kepatuhan Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik hingga cukup (75%) dan kepatuhan diet dalam kategori cukup (48,5%). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan diet dengan nilai p value = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,771, yang menunjukkan hubungan yang kuat dan searah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan yang lebih baik dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2.. Edukasi terarah dan berkelanjutan perlu dioptimalkan dalam praktik keperawatan.
Hubungan Tingkat Stres Ujian Dengan Status Tekanan Darah Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Putri Adinda Cintia Bella; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51169

Abstract

Mahasiswa termasuk kedalam kelompok yang rentan mengalami stres akademik terutama saat menghadapi ujian. Stres merupakan suatu respons fisiologis maupun psikologis yang berpotensi mempengaruhi fungsi tubuh, termasuk peningkatan tekanan darah. Hal ini dapat memicu gejala seperti pusing, jantung berdebar, dan kelelahan, namun seringkali diabaikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan. Desain penelitian yang diterapkan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah peserta dalam studi ini adalah 207 mahasiswa keperawatan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Tingkat stres dinilai melalui kuesioner standar yang disebut Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer yang diukur sebanyak dua kali yaitu pada masa pembelajaran biasa dan pada masa ujian. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman Rank Correlation. Temuan studi mengindikasikan adanya korelasi yang penting antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan (ρ = 0,000 ; r = 0,449) untuk tekanan darah sistolik dan (ρ = 0,000 ; r = 0,423) untuk tekanan darah diastolik.
Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kemusu Dinar Nur Cholifah; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51179

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah yang sering kali disebut pembunuh diam – diam, kondisi ini umumnya tidak menunjukkan tanda – tanda tetapi dapat menyebabkan masalah yang serius. Suatu kondisi dianggap hipertensi jika tekanan darah sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih dan diastolik 90 mmHg. Tingkat kepatuhan mengonsumsi obat hipertensi di Indonesia masih relatif rendah sehingga diperlukan edukasi dapat meningkatkan kesadaran pasien. Mengetahui dampak pendidikan terhadap ketaatan pengambilan obat pada pasien hipertensi di area Puskesmas Kemusu. Metode desain penelitian yang digunakan adalah  Quasi-Eksperimental dengan rancangan non-randomized control group pretest-posttest Sampel sejumlah 120 responden (60 intervensi, 60 kontrol) diambil menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi menggunakan video berdurasi 5 menit mengenai pentingnya kepatuhan minum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan skor kepatuhan minum obat terhadap kelompok intervensi dengan nilai p=0,001 (p< 0,05) dengan koefisien  Hal ini menunjukkan edukasi memberi dampak efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Pendidikan kesehatan memberikan dampak yang baik terhadap ketaatan pasien hipertensi dalam mengonsumsi obat. Intervensi edukasi disarankan dilakukan secara rutin di fasilitas kesehatan guna mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Co-Authors -, kurnia agil saputra Affandi, Miftah Nur Ahmad Fadhlur Rahman Aisyafiya Adzani Amalia Siti Choerun Nisa Amara Nisa Dei Samanta Ambarwati, Hevy Annas Tasya Permata Sari Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Arif Widodo Ashari Rachmanisa Astuti, Anis Wiji Astuti, Kharina Indira Aulia Asyifa Nanda Aulia, Putri Ayuningjati, Krisma Giri Azizah, Rachma Noer Beti Kristinawati Daviq Bagus S Dessy Kurniawati Ruslan Diah Ayu Kurnia Diah Endah Pramesti Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Dinar Nur Cholifah Diyanto, Velani Prastika Dony Dwi Purnama Putra Ersawati, Ajeng Eva Diahayu Wardani Fahmi Fahardianto Fatimah, Isa Ayu Fiqriyah, Indhira Kurniastining Firdausi, Musdhalifah Husna Guntur Nurcahyanto Hapsari, Prahitha Sintha Hermawan, Graha Dwi Hernawan, Totok Hudiawati, Dian Indriastuti, Eny Isa Ayu Fatimah Iwandani, Nuzhulul Lifqi Janah, Sherly Nur Kharina Indira Astuti Khoirunnisa, Zahra Korina Puspa Komala Kristini, Puji Liana Safitri Mastuti, Dewi Miladiana, Putri Intan Muhammad Andrian Muhammad Fajar Afnizar Muhtadi Muhtadi Muhtadi, M Mulyadi Mulyadi Munawaroh, Anissyah Ela Salsa Musdhalifah Husna Firdausi Mustikasari, Nur Afifah Mustofa, Sidqon Nanda, Ginanjar Mukti Nina Indria Wati Normalitasari, Namira Anfi Nur Afifah Mustikasari Nurlaila Fitriani Nurlaili, Zulfiana Puspitasari, Adelia Fenanda Putri Adinda Cintia Bella Putri, Naura Farkhia Rachmanisa, Ashari Reviansyah YS, Moch. Reza Rohmatun Zakiyah Ruslan, Dessy Kurniawati S Supratman S, Daviq Bagus Safitri, Liana Safitri, Lisa Novia Saputri, Okti Tri Sari, Afifah Dian Setiowati, Tutut Sheena Ramadhia Asmara Dhani Siti Rahmawati Siti Rahmawati Sugiharto, Sh Sugimin, S Sugiyarti Sumarno Adi Subrata Supratman, S Suratman Suratman Susila Nugroho, Adinda Dwi Tika Handayani Totok Hernawan Umah, Iffah Amirotul Vera, Lenia Septika Wardani, Eva Diahayu Wulandari, Ngesti Yeni Rahmawati Yolanda Putri Amelia