Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS TALENTLMS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI TEI PEMROGRAMAN SISTEM EMBEDDED DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Rohmad, Muhammad Azmi Hanif; Harimurti, Rina; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi utama dalam pendidikan kejuruan, khususnya pada mata pelajaran Pemrograman Sistem Embedded yang menuntut keterampilan analisis dan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi besar dari pengaruh model pembelajaran Discovery Learning yang mengintegrasikan TalentLMS terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI Teknik Elektronika Industri (TEI) di SMK Negeri 1 Driyorejo. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Sampel terdiri dari 36 peserta didik yang dipilih secara acak menggunakan cara simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket respons terhadap penggunaan TalentLMS, tes kemampuan berpikir kritis berdasarkan indikator Facione, serta lembar observasi yang mengukur keterlibatan peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Validasi instrumen dilakukan oleh dua guru dan satu ahli dosen. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana bantuan SPSS versi 25.0. Hasil akhirnya tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan TalentLMS dalam model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik (F = 2,361; Sig. = 0,134). Koefisien regresi sebesar -0,172 menunjukkan hubungan negatif, sementara nilai R² 0,054 menunjukkan bahwa hanya 5,4% variasi kemampuan berpikir kritis dapat dijelaskan oleh respons peserta didik terhadap TalentLMS. Meskipun pengaruh statistiknya tidak signifikan, observasi memperlihatkan tingkat keterlibatan peserta didik yang sangat tinggi dengan rata-rata 96,88%, mencerminkan antusiasme dan partisipasi aktif, sehingga penerapan TalentLMS tetap memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan belajar.
PENGEMBANGAN OPEN SOURCE ODOO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TEKNIK OTOMASI INDUSTRI SMKS SEMEN GRESIK Putri, Widia Faradila; Harimurti, Rina; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran di era digital. Odoo, sebagai platform open source, menawarkan fitur yang memungkinkan penyajian materi secara lebih sistematis, interaktif, dan mudah diakses oleh peserta didik. Di SMKS Semen Gresik, khususnya pada program keahlian Teknik Otomasi Industri, Odoo digunakan sebagai media pembelajaran dalam materi Elemen Piranti Sensor dan Aktuator Industri. Pengembangan media ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi dilakukan oleh tiga orang ahli yang menilai kelayakan dari segi materi, desain media, angket respon peserta didik, serta instrumen pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa semua aspek memperoleh skor rata-rata di atas 90%, sehingga masuk dalam kategori sangat valid. Di sisi lain, respon peserta didik terhadap penggunaan media Odoo juga sangat positif, dengan rata-rata skor mencapai 86%, termasuk kategori sangat setuju. Untuk mengetahui efektivitas media, digunakan desain One Group Pretest Posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 26,5 menjadi 85,62. Hasil ini membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis Odoo tidak hanya layak dan valid, tetapi juga efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik serta memperoleh penerimaan yang sangat baik dalam proses pembelajaran di kelas.
MEDIA PEMBELAJARAN CANVA DAN POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X TITL MATA PELAJARAN DASAR PROGRAM KEAHLIAN DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO Resmi, Putri Prayogi Cita; Achmad, Fendi; Rijanto, Tri; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus menganalisis pemanfaatan media pembelajaran Canva dan PowerPoint untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik kelas X TITL dalam mata pelajaran Dasar Program Keahlian SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan dua kelas melalui pendekatan kuantitatif dengan Quasi Experimental Design. Kelas eksperimen memanfaatkan platform Canva, sedangkan kelas kontrol menggunakan PowerPoint. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar (pretest posttest) untuk menilai aspek kognitif, lembar observasi sikap untuk mengevaluasi hasil belajar afektif, lembar observasi keterampilan untuk menilai hasil belajar psikomotorik. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t (independent sample t-test), serta uji N-Gain dengan berbantuan software SPSS versi 27. Hasil dari penelitian menunjukkan peningkatan dalam hasil pembelajaran. Rata-rata skor pretest dan posttest untuk kelas eksperimen adalah 76 dan 86, sedangkan untuk kelas kontrol adalah 71 dan 79. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan pada aspek pengetahuan (sig < 0.05), dengan nilai N-Gain 0.41 (tinggi) pada kelas eksperimen dan 0.32 (tinggi) pada kelas kontrol. Pada aspek sikap, rata-rata observasi kelas eksperimen adalah 87, lebih unggul dari kelas kontrol sebesar 82, dan uji t menunjukkan signifikansi (sig = 0.001). Begitu pula pada aspek keterampilan, rata-rata kelas eksperimen adalah 86 dan kelas kontrol 81, dengan hasil uji t signifikan (sig = 0.001). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Canva terbukti lebih efisien daripada PowerPoint dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
RANCANG BANGUN KIT BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PRAKTIKUM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PEMROGRAMAN DAN APLIKASI MIKROKONTROLER DI SMKN 7 SURABAYA Rusjayana, Ryan Fauzano; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kualitas sumber daya manusia yang ada, oleh karena itu kualitas pada pendidikan akan berdampak pada kualitas teknologi maupun kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah kit berbasis Arduino Uno sebagai media pembelajaran praktikum guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler. Produk yang dikembangkan dievaluasi dari aspek validitas, respon peserta didik serta observasi motivasi belajar peserta didik. Metode penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) teknik model pengembangan dari Borg and Gall yang mencakup tujuh fase: identifikasi potensi dan permasalahan, koleksi data, perancangan produk, validasi rancangan, perbaikan desain, uji coba terbatas dan penyempurnaan produk. Instrumen dalam pelaksanaan penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, observasi motivasi belajar dan analisis N-gain. Populasi penelitian yaitu peserta didik kelas XI TAV 2 SMKN 7 Surabaya dengan jumlah 34 orang. Hasil untuk memvalidasi instrumen oleh ahli media dan ahli materi pembelajaran menunjukkan bahwa kit berbasis Arduino Uno memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor validasi mencapai 83% untuk media dan 92% untuk jobsheet. Respon peserta didik terhadap penggunaan kit menunjukkan hasil sangat baik dengan skor rata-rata 88%. Hasil observasi penggunaan kit dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik diukur melalui analisis N-gain yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,3385 dengan kategori tinggi dan signifikan. Dengan demikian, kit berbasis Arduino Uno dinyatakan valid, praktis serta mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PNEUMATIK BERBASIS E-MODUL PADA MATA PELAJARAN TEKNIK INSTALASI PNEUMATIK Ibrahim, Anwar; Endryansyah, Endryansyah; Rusimamto, Puput Wanarti; Haryudo, Subuh Isnur
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan kondisi pembelajaran lapangan, kerap menjadi hambatan dalam pembelajaran kejuruan di sekolah-sekolah menengah. Di SMK Negeri 5 Surabaya khususnya pada pembelajaran pneumatik, tidak tersedianya modul pembelajaran yang mendukung ketercapaian kompetensi siswa menjadi dasar perlunya upaya pengembangan media pembelajaran alternatif. Penelitian ini merancang sebuah e-modul interaktif sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut. Dalam penelitian penyusunan e-modul digunakan pendekatan Research and Development (RnD), dan dirancang untuk membantu memfasilitasi pembelajaran mandiri berbasis multimedia. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa modul ini memiliki tingkat kelayakan sebesar 85%. Evaluasi terhadap efektivitas e-modul dilaksanakan melalui dua tahapan, yakni uji coba skala terbatas dan uji coba skala kelas utuh. Berdasar pada hasil analisis, terdapat perbaikan yang signifikan pada ranah kognitif siswa setelah intervensi penggunaan e-modul dalam pembelajaran. Adanya perbaikan tersebut tercermin dari perbandingan rata-rata nilai posttest dan pretest pada kedua tahapan uji. Pada kelompok uji terbatas, rata-rata nilai posttest mencapai 87,00, meningkat dari rata-rata nilai pretest sebesar 65,50. Sementara itu, pada uji kelas penuh, rata-rata nilai posttest mencapai 85,97, lebih tinggi dibanding nilai pretest sebesar 62,10. Oleh karena itu, e-modul pembelajaran hasil pengembangan layak direkomendasikan menjadi salah satu solusi pembelajaran dibidang teknik instalasi pneumatik yang lebih relevan, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa sekolah menengah yang sesuai dengan bidang kejuruan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS TRAINING KIT KONTROL MOTOR AC 3 PHASA DENGAN PROTOKOL MODBUS RTU MENGGUNAKAN HMI PADA PEMBELAJARAN DI SMKN 3 BUDURAN SIDOARJO Putri, Alda Apriliani Eka; Rusimamto, Puput Wanarti; Joko, Joko; Endryansyah, Endryansyah
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk mengembangkan modul ajar berbasis training kit kontrol motor AC 3 phasa pada elemen sistem kontrol kelistrikan kapal pada SMKN 3 Buduran Sidoarjo berdasarkan 3 aspek: (1) kevalidan modul, (2) kepraktisan modul, (3) keefektifan modul. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Research & Development (R&D) dengan model ADDIE. Pada uji validitas yaitu uji validitas modul, Hasil uji validitas modul dari ahli media sebesar 91% serta ahli media sebesar 92% dikategorikan sangat valid. Selanjutnya menggunakan uji kepraktisan yang menghasilkan nilai 83%, pada kategori sangat praktis. untuk yang terakhir menggunakan uji keefektifan yang menggunakan uji N-Gain yang dipergunakan untuk menilai seberapa efektif perlakuan yang diterapkan. hasil skor N-Gain hasil belajar mendapatkan nilai 0,3 nilai ini berada di interval 0,3 ≤ n 0,7 yang berarti bahwa skor rata-rata N-Gain berada di kriteria sedang. untuk membedakan nilai rata-rata pretest serta posttest di uji menggunakan Paired Sample T-Test dengan SPSS memberikan nilai 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penggunaan modul ajar ini. dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan, layak digunakan pada pembelajaran dan dapat dijadikan acuan pengembangan modul ajar di elemen pembelajaran lain. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkkan bahwa modul ajar ini tidak hanya valid dan praktis, tetapi juga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik
Desain Sistem Magnetic Levitatin Dengan Kontrol PID Menggunakan Tuning Cohen-Coon Goenawan, Christian Ardi Candra; Anifah, Lilik; Asto B., I Gusti Putu; Rusimamto, Puput Wanarti
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p262-269

Abstract

Seiring perkembangan zaman banyak teknologi yang berkembang dan berinovasi, baik dibidang industri dan transaportasi. Banyak penelitian yang mengembangkan konsep Magnetik Levitation (Maglev) sebagai inovasi baru dalam berbagai bidang. Magnetik levitation banyak dinilai sebagai terobosan baru dalam bidang teknologi yang dapat diaplikasikan dalam banyak hal sebagai contoh Kerta api Maglev, dekorasi yang menerapkan konsep Maglev. Dalam penerapannya Magnetic Levitation membutuhkan keseimbangan yang stabil dan presisi. Permasalahan pada Magnetic Levitation adalah keseimbangan sistem dimana hasil respons pada sistem Magnetic Levitation harus cepat mencapai hasil step respon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil respons sistem Magnetic Levitation dengan skala yang lebih kecil agar dapat digunakan untuk menghasilkan suatu sistem yang lebih stabil dengan menggunakan kontroler PID dan PI sebagai pembanding dengan metode Cohen-Coon sehingga harapannya metode ini nantinya dapat digunakan pada sistem Magnetic Levitation dengan skala yang lebih besar. Hasil dari simulasi menggunakan perbandingan kontroler Proportional Intergral (PI) dan Proportional Integral Derifative (PID) pada sistem pengendali Magnetic Levitation didapatkan nilai terbaik (PI) Kp = 0.45 Ki = 1.02 dan (PID) Kp = 0.76, Ki = 1.87 Kd = 0.31 dan dapatkan hasil dari respon sistem dengan (PI) Rise Time = 0.8796s, Settling Time = 20.28s, Peak Time 3.44s dan mencapai Overshoot 65.39%, (PID) Rise Time = 0.7416s, Settling Time = 15.52s, Peak Time 3.16s dan mencapai Overshoot 63.01%, Magnetic Levitation dengan menggunakan kontroller PID lebih cepat mencapai step respons dan memiliki nilai Overshoot yang lebih kecil dibandingkan dengan kontroller PI. bedasarkan data tersebut dapat disimpulkan bila kontrol PID menggunakan tuning Cohen-Coon memiliki hasil respons yang lebih baik dibandingkan dengan kontroller PI dan dapat digunakan untuk sistem Magnetic Levitation. Kata Kunci: Magnetic Levitation, Kontroler PI dan PID, Tuning Cohen-Coon.
Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Lampu Aquascape Menggunakan Fuzzy Logic Controller Berbasis Arduino Kusumo, Angger Setyo; Rusimamto, Puput Wanarti; Suprianto, Bambang; Buditjahjanto, I Gusti Putu Asto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p322-331

Abstract

Aquascape adalah seni menghias biota air tawar di dalam akuarium yang digabungkan dengan berbagai objek alam. Aquascape membutuhkan cahaya yang sesuai untuk kelangsungan hidup biota di dalamnya. Intensitas cahaya yang terlalu rendah akan menghambat proses fotosintesis pada tanaman, sedangkan intensitas yang terlalu tinggi seperti sinar matahari langsung akan menganggu kehidupan biota akuarium. Oleh karena itu, dibuatlah alat untuk mengatur intensitas cahaya lampu secara otomatis berdasarkan kontribusi cahaya di sekitar aquascape sehingga kehidupan biota dan nilai estetika pada aquascape tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hasil respon sistem alat pengendali intensitas cahaya lampu aquascape berbasis logika fuzzy. Berdasarkan hasil pengujian, perbandingan pembacaan sensor cahaya GY302 dengan lux meter digital diperoleh nilai rata-rata error sebesar 6,1%, sedangkan perbandingan pembacaan sensor cahaya TSL2561 dengan lux meter digital diperoleh nilai error rata-rata sebesar 5,25%. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa alat sistem kontrol intensitas cahaya lampu Aquascape dengan logika fuzzy ini dapat bekerja dengan baik. Hal ini terlihat dari 4 buah lampu LED yang dapat mati maupun menyala sesuai dengan setpoint nilai intensitas cahaya di sekitar aquascape yang terbaca oleh sensor cahaya GY302 dan sensor cahaya TSL2561. Kata Kunci : Arduino, Aquascape, Logika Fuzzy, Intensitas Cahaya, LED
Rancang Bangun Sistem Kendali Kecepatan Putaran Motor DC Menggunakan PID Controller Fajar, Ramadhan; Rusimamto, Puput Wanarti
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 13 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v13n2.p135-143

Abstract

Motor DC adalah alat yang dapat digunakan mengubah energi listrik arus searah menjadi energi mekanik. Pengaplikasian pada motor ini disesuaikan dengan kebutuhannya, salah satu fungsinya digunakan untuk mengsupply beban DC seperti aplikasi yang berdaya rendah sehingga cocok untuk diaplikasikan pada kecepatan daya rendah sampai sedang. Kecepatan motor ini harus dikendalikan kegunaanya untuk mendapat kecepatan yang dibutuhkan agar memudahkan penelitian, salah satunya dengan mengontrol nilai PWM (Pulse Width Modulation) ketika mengoperasikan alat tersebut. Untuk mendapatkan peforma yang konstan penelitian ini menggunakan PID Controller dan Arduino sebagai sistem kendalinya. Setelah melakukan lima kali percobaan pada dua metode didapat hasil yang signifikan dengan melihat respon dinamik yang terdapat pada software Matlab. Berdasarkan kinerja dari pengujian menggunakan PID variable overshoot, steady state error, dan settling time mendapat hasil yang lebih kecil dibandingkan dengan tidak menggunakan PID. Kecepatan putaran Motor DC lebih konstan jika menggunakan kontrol PID. Metode Ziegler-Nichols untuk menentukan parameter kendali PID dimulai dengan memberikan nilai input setpoint 1000 sebagai langkah awal mendapatkan parameter Kc dan Lc untuk menentukan nilai Kp, Ki, dan Kd. Diperoleh nilai Kp = 0,0048; Ki = 0,0181; Kd = 0,000318. Kata Kunci: Motor DC, Kendali, PID Controller.
Simulasi Pengendalian Motor 3 Fasa Pada Kipas Sentrifugal Menggunakan Kontrol PID Haq, Ahmad Amarudin; Rusimamto, Puput Wanarti
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 14 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v14n1.p23-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan pengendalian motor tiga fasa pada kipas sentrifugal menggunakan kontrol PID (Proportional-Integral-Derivative). Kipas sentrifugal digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi industri, dan pengendalian yang efektif terhadap kecepatan motor merupakan faktor penting untuk menjaga kinerja optimal sistem. Metode penelitian meliputi pemodelan matematis motor tiga fasa dan kipas sentrifugal, serta implementasi kontrol PID dalam lingkungan simulasi MATLAB/Simulink. Parameter PID ditentukan melalui metode Ziegler-Nichols dan metode trial and error untuk mendapatkan respons sistem yang optimal. Hasil simulasi dievaluasi berdasarkan kriteria performa seperti waktu tunda, waktu penyesuaian, overshoot, dan kesalahan steady-state. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol PID mampu mengendalikan kecepatan motor tiga fasa pada kipas sentrifugal dengan baik, mencapai keseimbangan antara respons cepat dan stabilitas sistem. Parameter PID yang ditentukan melalui metode trial and error memberikan performa yang memadai dengan overshoot minimal dan waktu penyesuaian yang cepat. Pada simulasi pengujian sistem dengan tekanan penuh yaitu 800 Pascal atau sama dengan 221 Nm dengan setpoint kecepatan sebesar 950 RPM ( Rotation Per Minute) parameter yang digunakan pada kontrol PID yaitu kp 300,Ki 16,5, dan Kd 1. Menghasilkan error steady state = 0,67 %, settling time = 0,34 detik, rise time = 0,25 detik, dan overshoot = 0,01%. Kemudian pada pengujian tanpa PID dengan tekanan yang sama didapatkan error steady state = 4,7%, settling time = 0,11 detik, rise time = 0,03 detik, dan overshoot = 0,96 %. Kata Kunci : Motor tiga fasa, kipas sentrifugal, kontrol PID, MATLAB/Simulink.
Co-Authors Achmad Imam Agung Achmad, Fendi Agil Saputro, Muammad Rekhan Agus Budi Santosa Agus Wiyono Al-wahid, Nur Moh. Alif alif wibowo ANWAR IBRAHIM, ANWAR Ardiansah, Fiki Arin, Rossa Marita Putri Arrifai, Muhamad Yusuf Arrori Ashar Hidayad Ashari, Saskiyah Firda Asto, I Gusti Putu Cahya, Firmandika Dwi Candratasari, Dian Fitri Damayanti, Erlina Djanuarfianti, Fadila Amelia Dwilaksono, Syihan Endryansyah Endryansyah . . Fairuz, Rafi Fajar, Ramadhan Farid Baskoro Febiyanti, Nur Firdaus, Robby Falahudin Fitriasari, Febi Fransisca, Yulia Goenawan, Christian Ardi Candra Haq, Ahmad Amarudin Hardiyanto, Resqi I Gusti Putu Asto B. I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Jarweni, Berliana Nadiya Jasmin, Euvannisa Joko Joko Kusumo, Angger Setyo Lestari, Dinda Wahyu Lilik Anifah Maarif, Muhammad Rizky Maniar, Tiara MARIA BINTANG Maryanti, Alfia Rizkina Maulana, Rizky Septian Meini Sondang Sumbawati Muchlas Samani Muhammad Nurul Huda Muhammad Syariffuddien Zuhrie, Muhammad Syariffuddien Munoto Munoto Nafisah, Dzurrotun Ningrum, L Endah Cahya Ningrum, Pristika Nugraha, Rendi Saputra Nugroho, Johan Wahyu Nur Fadhilah, Annisa Ayu Nur Kholis Nurhayati Nurhayati Nursofi, Rofif Parama Diptya Widayaka Permata Dewata, Aqsal Renaldi Pramudito, Aditya Pratama, David Pratama Pratama, Vendiko Rizki Nur Priyono, Eka Aditya Putri, Alda Apriliani Eka Putri, Widia Faradila Rahmansyah, Mochammad Albar Ramadlani, M. Iqbal Ratna Suhartini Resmi, Putri Prayogi Cita Rina Harimurti Rohmad, Muhammad Azmi Hanif RR. Ella Evrita Hestiandari Rusjayana, Ryan Fauzano Safitri, Rahardian Daniar Sahertian, Mochammad Hendra Sapiro, Amanda Elena Setyono, Mohammad Iyo Agus Soeryanto Soeryanto Subuh Isnur Haryudo SULISTIYO, EDY Sulistyo, Edy Syah, Rico Firman Tri Rijanto Tsaqib, Ahmad Faishal Vaiz, Muhammad WAHONO, AGUNG Wardana, Fito Arya Widiyarto, Yoga Perdana Wiwik Handayani WRAHATNOLO, TRI Zuhrie, M. Syariffudien Zuhrie, Muhamad Syariffuddien Zuhrie, Muhammad Syarieffuddien Zulfah, Nely Lailatuz