Claim Missing Document
Check
Articles

Relevansi Nilai-Nilai Moral dalam Kitab Ta’limul Muta’allim terhadap Pendidikan Karakter di Indonesia Era Society 5.0 Altsaury, Roychan Abdul Aziz; Saefudin, Ahmad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i4.23536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi nilai-nilai moral dalam kitab Ta'limul Muta'allim terhadap pendidikan karakter di Indonesia dalam era Society 5.0. Kitab Ta'limul Muta'allim adalah teks klasik Islam yang telah digunakan selama berabad-abad untuk mendidik individu tentang nilai-nilai moral dan etika. Dalam era modern ini, dengan kemajuan teknologi dan globalisasi yang pesat, kebutuhan akan pendidikan karakter menjadi lebih penting dari sebelumnya. Dengan memeriksa ajaran Ta'limul Muta'allim, kita dapat memperoleh wawasan berharga tentang bagaimana nilai-nilai moral ini dapat diterapkan untuk membangun fondasi karakter yang kuat pada generasi muda Indonesia. Dalam konteks Society 5.0, di mana teknologi memainkan peran signifikan dalam membentuk masyarakat, prinsip-prinsip dan ajaran yang ditemukan dalam Ta'limul Muta'allim dapat menjadi panduan bagi individu muda untuk menavigasi kompleksitas dunia modern. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, kasih sayang, dan integritas ke dalam program pendidikan karakter, Indonesia dapat membina generasi yang bermoral tinggi dan bertanggung jawab secara etika, yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui pendekatan holistik yang menggabungkan kebijaksanaan tradisional dengan pengetahuan kontemporer, Indonesia dapat memastikan bahwa generasinya dilengkapi dengan alat yang diperlukan untuk berkembang dalam Society 5.0 sambil menjunjung nilai-nilai kebaikan dan kebajikan yang abadi.
Learning Transformation Based on Literacy, Numeracy, and Technology Adaptation (Case Study of the Implementation of the Batch 6 Teaching Campus Teaching Program) Rahmi, Yulia Savika; Saefudin, Ahmad
AT-TA'LIM Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v31i1.944

Abstract

This study aims to examine the improvement of literacy, numeracy, and technological adaptation skills through the Campus Teaching Program at SDN 3 Buwaran Mayong Jepara. The method used in this research is a descriptive qualitative research approach with a case study design. The research subjects are SDN 3 Buwaran Mayong Jepara, focusing on analyzing reading, writing, arithmetic skills, and technological adaptation. Instruments used for data collection include observation, interviews, and documentation. This research implies the importance of implementing more intensive and sustainable mentoring programs in literacy, numeracy, and technological adaptation at SDN 3 Buwaran. Practically, the findings of this research emphasize the need for collaboration between schools, the Campus Teaching Program, and other stakeholders to enhance teachers' pedagogical skills through training and mentoring. Additionally, the results highlight the importance of using teaching modules and lesson plans that focus on improving students' basic skills, including literacy, numeracy, and the use of technology in teaching. Thus, school policies should be directed towards developing programs that support overall improvement in learning quality.
Evaluasi Pembelajaran Fiqih melalui Media Monopoli Win or Challenge MTS Darul Istiqomah Ketilengsingolelo Pratiwi, Diah Hestina; Saefudin, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2601

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran karena dapat mengukur tingkat pencapaian tujuan pembelajaran oleh peserta didik. Sehingga dengan adanya evaluasi maka tujuan pembelajaran akan terlihat secara akurat. Proses evaluasi pembelajaran yang selama ini dilakukan oleh guru mata pelajaran Fiqih di MTs Darul Istiqomah adalah hanya menggunakan tes tertulis saja. Dengan demikian, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memodifikasi media permainan Monopoli Win or Challenge sebagai sarana evaluasi pembelajaran Fiqih yang lebih menarik, komunikatif, dan menyenangkan di MTs Darul Istiqomah Ketilengsingolelo. Berdasarkan banyaknya penelitian terkait monopoli sebagai media pembelajaran, peneliti tertarik memodifikasi Monopoli Win or Challenge yang dirancang sebagai media evaluasi pembelajaran, agar kegiatan evaluasi lebih menarik dan peserta didik mampu berpikir lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa media Monopoli Win or Challenge layak digunakan dengan rerata skor keseluruhan mencapai 0,80 yang mengindikasikan bahwa media ini sangat layak digunakan. Implementasi media ini dalam evaluasi pembelajaran Fiqih menunjukkan peningkatan kualitas an keterlibatan peserta didik. Evaluation is a very important component in the learning process because it can measure the level of achievement of learning objectives by students. So that with the evaluation, the learning objectives will be seen accurately. The learning evaluation process that has been carried out by Fiqh subject teachers at MTs Darul Istiqomah is only using written tests and also practical tests. Thus, this study aims to develop and modify the Monopoly Win or Challenge game media as a means of evaluating Fiqh learning that is more interesting, communicative, and fun at MTs Darul Istiqomah Ketilengsingolelo. Based on the many studies related to monopoly as a learning media, researchers are interested in modifying Monopoly Win or Challenge designed as a learning evaluation media, so that evaluation activities are more interesting and students are able to think more broadly. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The validity test results show that the Monopoly Win or Challenge media is feasible to use with an average overall score of 0.80 which indicates that this media is very feasible to use. The implementation of this media in the evaluation of Fiqh learning shows an increase in the quality and involvement of students
Sedekah Bumi sebagai Media Pendidikan Karakter Religius: Studi Kasus di Desa Batealit, Jepara Rizkiyani, Kaysa Adinda; Saefudin, Ahmad
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v5i3.6351

Abstract

Sedekah Bumi is a local tradition that integrates cultural and religious values, serving as an integral part of the lives of the community in Batealit Village, Jepara Regency. This study aims to analyze the Islamic Education values embedded in this tradition, as well as explore their relevance in addressing the challenges of modernization. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through semi-structured interviews and direct observation during the tradition’s implementation. The findings reveal that the Sedekah Bumi tradition embodies strong religious values, including gratitude to Allah SWT, social solidarity through communal cooperation (gotong royong), and ecological awareness in maintaining environmental balance. This tradition also strengthens community unity, fosters social harmony, and contributes to building the community's religious character. Despite the challenges of modernization, the tradition demonstrates adaptability, particularly through the utilization of social media for promotion and youth engagement. Thus, Sedekah Bumi functions not only as a means of preserving local culture but also as an effective medium for religious character education that remains relevant in the context of globalization. Abstrak Sedekah Bumi merupakan tradisi lokal yang memadukan nilai-nilai budaya dan agama, serta menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat Desa Batealit, Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung dalam tradisi tersebut, serta mengeksplorasi relevansinya dalam menghadapi tantangan modernisasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung selama pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sedekah Bumi mengandung nilai-nilai religius yang kuat, seperti rasa syukur kepada Allah SWT, solidaritas sosial melalui gotong royong, dan kesadaran ekologi dalam menjaga keseimbangan alam. Tradisi ini juga berperan dalam memperkuat persatuan warga, menjaga harmoni sosial, serta membangun karakter religius masyarakat. Di tengah tantangan modernisasi, tradisi ini menunjukkan kemampuan adaptasi, antara lain melalui pemanfaatan media sosial untuk promosi dan pelibatan generasi muda. Dengan demikian, Sedekah Bumi tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian budaya lokal, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter berbasis agama yang relevan dalam konteks globalisasi.
Pendidikan Islam bagi Anak Rantau: Studi Model Pembelajaran di Desa Krapyak Jepara Anjani, Dewi Tri; Saefudin, Ahmad; Alhairi, Alhairi; Khasnah, Khasnah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v19i2.3903

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan model pendidikan Islam yang dipraktikkan oleh anak rantau di Desa Krapyak Tahunan Jepara. Juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Islam bagi anak-anak rantau. Dengan pendekatan riset kualitatif, peneliti melakukan observasi secara langsung terhadap aktivitas informan, wawancara mendalam, dan mengumpulkan dokumen yang relevan tentang model pendidikan anak rantau. Hasilnya, model pendidikan Islam yang diterapkan oleh anak-anak rantau mencakup pendidikan formal, informal, dan non-formal. Di perantauan, anak-anak memperoleh pendidikan formal melalui sekolah-sekolah di desa Krapyak dan sekitarnya. Pendidikan informal anak-anak rantau ditempuh melalui pendidikan akhlak, nasehat dari orang tua maupun orang-orang terdekat. Selanjutnya pada aspek non-formal, mereka mengikuti kegiatan kumpulan, TPQ, mengaj, dan les privat. Faktor pendukung model pendidikan anak rantau meliputi kemandirian, kecepatan beradaptasi dengan lingkungan baru, dan spirit menggapai cita-cita. Sedangkan faktor penghambat pendidikan mereka dipengaruhi oleh kehidupan lingkungan sekitar, perbedaan usia teman sepermainan, dan emosi anak yang labil. Riset ini memberi kontribusi terhadap disiplin ilmu pendidikan Islam, terutama yang berkaitan dengan model pendidikan anak di perantauan
Fostering A School Culture That Is Resilient To Bullying Through Character Building by Islamic Education Teachers Khasanah, Elisatun; Saefudin, Ahmad
ANDRAGOGI Vol 7 No 1 (2025): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v7i1.22282

Abstract

The high prevalence of bullying in Indonesian schools indicates the urgency to take more serious action in addressing this issue. Bullying has a very damaging impact on students' psychological, emotional, and academic development. The study aims to describe and analyze the role of Islamic Religious Education teachers in building a school culture free from bullying through the implementation of character education based on Islamic teachings. The research method used is a qualitative approach with a literature study method. Data collection techniques were carried out by searching documents (library documentation). Data analysis was done using reduction, presentation, and conclusion drawing. This research shows that a bullying-free school culture is highly dependent on character education that is consistently instilled. PAI teachers have a strategic role in shaping students' character through teaching Islamic values such as compassion, justice, and mutual respect. These values are not only taught theoretically, but also realized through exemplary, experiential learning and collaborative activities such as discussion, role-play, and group learning. PAI teachers not only act as educators but also as drivers of change who are able to create a positive school culture that is free from bullying behavior.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER IPNU IPPNU DI MADRASAH ALIYAH MUALIMIN MUALIMAT REMBANG Novitasari , Dwi; Saefudin, Ahmad
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2025): in Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i2.2208

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers and identify supporting and inhibiting factors of the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in improving students' religious attitudes through IPNU and IPPNU extracurricular activities at Madrasah Aliyah Mualimin Mualimat Rembang. This study uses a qualitative approach of case study type, with data collection techniques using interviews and documentation, data analysis techniques according to Miles and Huberman through the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. This study reveals that PAI teachers act as mentors, motivators, and role models in religious activities. These extracurricular activities have proven effective in shaping students' religious character and increasing their understanding of religious teachings. However, there are challenges in implementing the role of teachers, such as limited time and the support needed. This study reveals that the active participation of PAI teachers in extracurricular activities is crucial to achieving the desired goals of religious education.
Thought Contributions of Paulo Freire and Abdurrahman Wahid in Educational Philosophy Saefudin, Ahmad; Rokhmah, Hanny; Alhairi, Alhairi
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2022): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v13i2.13093

Abstract

The purpose of this article is to identify the philosophical ideas of Paulo Freire and KH. Abdurrahman Wahid or Gus Dur. It also maps the peculiarities of the two figures' thoughts in applying humanism philosophy to education. This study employs a qualitative method by conducting library research. The study's findings indicate that Paulo Freire and Gus Dur's ideas incorporate humanistic educational qualities. Both are humanist intellectuals who strive to improve human dignity through education. The distinction is in the background. Freire has a foundation in traditional Western schooling. KH. Abdurrahman Wahid, on the other hand, represents a Muslim intellectual. Paulo Freire's concept of education that liberates is focused on humanity. Meanwhile, Gus Dur saw that anyone could have liberty if his every move was based on God. Freire's method is problem-solving education and critical thinking. Similar to Gus Dur, who glorified critical thinking in students. Future scholars should expand on the ideas of the two figures by employing a multi- and interdisciplinary method and type of research.
Urgensi Pendidikan Seksual untuk Anak dan Remaja Muslim di Desa Karanggondang Hibban, Muhammad Ibnu; Saefudin, Ahmad
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2227

Abstract

Maraknya Pacaran di kalangan remaja desa Karanggondang beresiko terjadinya pemerkosaan dan pelecehan seksual sehingga memerlukan perhatian yang khusus dianatarnya memberikan edukasi tentang pendidikan seksual. Pendidikan seksual dianggap sebagai langkah preventif untuk mengatasi berbagai potensi masalah yang mungkin timbul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi pustaka yang dilakukan pada bulan Oktober hingga November 2024. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif yang melibatkan pengorganisasian data, identifikasi pola, dan pembandingan hasil observasi dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual. Dengan penelitian ini diharapkan seluruh elemen masyarakat desa Karanggondang dapat berperan aktif dalam memberikan pendidikan seksual untuk anak dan remaja muslim.
Implementasi Metode Audio Lingual dalam Memperkuat Hafalan Materi Bahasa Arab di MTs Mathalibul Huda Mlonggo Jepara Sajidah, Haniatul; Saefudin, Ahmad
Borneo Journal of Language and Education Vol 5 No 2 (2025): Borneo Journal of Language and Education, Vol.5 (No.2), Agustus 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeru Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/benjole.v5i2.10796

Abstract

The low interest of students in memorizing Arabic vocabulary has prompted educators to seek effective methods for the teaching and learning process. Vocabulary mastery is a crucial aspect of learning Arabic, as without it, students' abilities to understand, speak, read, and write in Arabic are severely limited. However, memorizing vocabulary is often perceived as a boring and difficult task, particularly when relying solely on traditional methods such as passively memorizing word lists. This study aims to examine the implementation of the Audio-Lingual Method at MTs Mathalibul Huda Mlonggo and assess its positive and negative impacts on students' memorization skills. A qualitative descriptive method was used, with data analysis conducted in three stages: data reduction, data presentation, and conclusion. The results indicate that the Audio-Lingual Method is effective in improving students' memorization of Arabic vocabulary, as it emphasizes repetition, listening and speaking exercises, and habituation through dialogue. Approximately 83% of students demonstrated mastery of the method, while 17% struggled to utilize it due to a lack of focus during the listening activities. Despite challenges such as differences in student abilities and limited resources, these obstacles can be overcome with teaching strategies and approaches tailored to students' characteristics. Therefore, the Audio-Lingual Method represents a relevant and effective alternative for enhancing students' Arabic vocabulary memorization and improving their overall language skills in a communicative and comprehensive manner.