Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (Sirkumsisi) Pada Orang Tua Dan Anak Usia Sekolah Jamaah Masjid Darussalam Bengkuring Kota Samarinda Rita Puspa Sari; Ruminem Ruminem; Bahtiar Bahtiar; Mayusef Sukmana; Iskandar Muda; Muhammad Aminuddin; Dwi Nopriyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4729

Abstract

 ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pemberian edukasi berupa  penyuluhan tentang Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada orang tua dan anak-anak  yang dilakukan sirkumsisi adalah bentuk perhatian petugas Kesehatan dalam melakukan pencegahan masalah Kesehatan yang mungkin timbul di kelompok masyarakat. Edukasi yang diberikan kepada orang tua dan anak yang dilakukan sirkumsisi diharapkan mampu mencegah infeksi saluran kemih dengan dilakukan sirkumsisi dan cara perawatan dirumah pasca tindakan sirkumsisi  serta menambah pengetahuan tentang penyakit infeksi yang dapat terjadi pada anak-anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pencegahan infeksi saluran kemih serta perawatan pasca sircumsisi yang dibutuhkan oleh orang tua dan anak yang dilakukan sirkumsisi. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 Juni 2021 di Ruang Minihospital Laboratorium Keperawatan Prodi D3 Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, dengan sebanyak 30 orang tua dan 15 anak. Kegiatan edukasi yang dilakukan berupa penyampaian materi   tentang pencegahan infeksi saluran kemih dan  perawatan pasca sircumsisi dirumah. Kegiatan ini membawa dampak yang positif  dilingkungan kelompok masyarakat yaitu dengan bertambahnya pengetahuan orang tua dan anak yang ditunjukkan dengan mereka mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pemateri serta atas permintaan pengurus masjid agar dapat dilaksanakan juga edukasi untuk remaja masjid, melihat antusiasme seperti ini  perlu kiranya diberikan edukasi dengan materi lainnya yang memang sangat diperlukan dalam meningkatkan Kesehatan keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: Edukasi, Infeksi saluran kemih, Sirkumsisi  ABSTRACTCommunity service activities by providing education in the form of counseling about the prevention of Urinary Tract Infections for parents and children who have circumcision are a form of concern for health workers in preventing health problems that may arise in community groups. The education given to parents and children who underwent circumcision is expected to be able to prevent urinary tract infections by doing circumcision and how to take care at home after circumcision and increase knowledge about infectious diseases that can occur in children. The purpose of this activity is to provide knowledge about the prevention of urinary tract infections and post-circumcision care needed by parents and children undergoing circumcision. This activity was carried out on June 23 2021 in the Minihospital Room of the Nursing Laboratory of the D3 Nursing Study Program, Faculty of Medicine, Mulawarman University, with as many as 30 parents and 15 children. Educational activities were carried out in the form of delivering materials on the prevention of urinary tract infections and post-circumcision care at home. This activity has a positive impact on the community group, namely by increasing the knowledge of parents and children which is shown by their being able to answer the questions posed by the presenters and at the request of the mosque management so that education can also be carried out for mosque youth, seeing enthusiasm like this is necessary. given education with other materials that are needed in improving the health of families and communities. Keywords: Education, Urinary tract infection, Circumcision
Hipnoterapi Sebagai Pilihan Utama Manajemen Nyeri Pada Intraoperatif Sirkumsisi Iwan Samsugito; Mayusef Sukmana; Muhammad Aminuddin; Sholichin Sholichin; Ediyar Miharja; Dwi Nopriyanto; Syukma Rhamadani Faizal Nur; Bahtiar Bahtiar; Iskandar Muda; Siti Rahmadhani; Isma Zul Abdillah Jaya; Enda Maimia Taesa Allison; Siti Riyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4647

Abstract

ABSTRAK Masalah yang terjadi pada sirkumsisi adalah nyeri akibat penyuntikan. Jika nyeri dapat dihilangkan proses sirkumsisi akan berjalan dengan lancar. Pilihan utama terapi komplementer dalam mengatasi nyeri intraoperatif adalah hipnoterapi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah menghilangkan nyeri saat penyuntikan anestesi sehingga anak anak yang dilakukan sirkumsisi merasa nyaman dan senang. Metode yang dijalankan meliputi: protocol kesehatan, penjelasan hipnoterapi, melakukan hipnoterapi, evaluasi hipnoterapi dan pelaksanaan penyuntikan untuk sirkumsisi. Hasil yang didapat rata-rata anak-anak mengatakan tidak merasakan nyeri saat disuntik, orang tua senang melihat anaknya berani disuntik. Pengabdian masyarakat tentang penerapan hipnosis saat intraoperative sirkumsisi mampu menghilangkan nyeri saat penyuntikan obat anestesi. Diharapkan hipnosis dapat diterapkan saat pelaksanaan sirkumsisi. Kata Kunci: Sirskumsisi, Khitan, Sunat, Hipnoterapi  ABSTRACT The problem that occurs in circumcision is pain due to injection. If the pain can be eliminated the circumcision process will run smoothly. The main choice of complementary therapy in dealing with intraoperative pain is hypnotherapy. The purpose of community service is to relieve pain when injecting anesthesia so that children undergoing circumcision feel comfortable and happy. The methods used include health protocols, explanation of hypnotherapy, performing hypnotherapy, evaluation of hypnotherapy, and administering injections for circumcision. The results obtained on average said that children did not feel pain when injected, parents were happy to see their children dared to be injected. Community service about the application of hypnosis during intraoperative circumcision is able to relieve pain during injection of anesthetic drugs. It is hoped that hypnosis can be applied during circumcision Keyword: Circumcision, Khitan, Sunat, Hypnotherapy
Penerapan Terapi Musik dan Relaksasi Napas Dalam Untuk Menurunkan Tingkat Stres pada Keluarga Lansia Dengan Syndrom Kelemahan di Wilayah Kerja Kelurahan Lempake Samarinda Bahtiar Bahtiar; Nida Alifah Syaikhah; Muhammad Aminuddin; Dwi Nopriyanto
Journal of Nursing Innovation Vol 1 No 1 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.528 KB)

Abstract

Pendahuluan: Frailty akan meningkatkan ketergantungan lansia pada keluarga yang cenderung membawa beban bagi keluarga. Hal ini memicu potensi keluarga mengalami stres saat merawat lansia dengan sindrom frailty. Mendengarkan musik dan relaksasi napas dalam merupakan manajemen stres yang baik, berdampak pada keluarga yang mampu mencegah stres, menghadapi stres, serta memelihara stres dalam setiap ketegangan dalam keluarga. Tujuan: Menganalisa perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas dalam pada keluarga lansia dengan sindrom kelemahan. Metode: Desain dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan studi kasus, teknik pengambilan sample secara Purposive Sampling, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan jumlah responden 3 orang. Results: Tingkat stres pada 3 responden sebelum terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori sedang dengan skor DASS 21 sebesar (20), (22), (25), setelah terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori ringan dengan skor DASS 21 sebesar (16), (15), (18). Kesimpulan: Terdapat penurunan tingkat stres pada ketiga responden sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas ketiga responden merasa lebih ikhlas dan rileks saat merawat lansia. Hal ini membuat beban yang dialami oleh responden berkurang, sehingga tekanan yang dapat menjadi salah satu faktor stres responden berkurang.
Penerapan Kompres Jahe Merah Terhadap Tingkat Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Bahtiar Bahtiar; Nanda Sukma Diati; Dwi Nopriyanto; Muhammad Aminuddin
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 1 (2023): Journal of Nursing Innovation
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.572 KB)

Abstract

Pendahuluan: Gout Arthritis adalah salah satu penyakit yang sering diderita lansia. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri pada lansia dengan gout arthritis adalah kompres jahe merah yang dapat mengurangi peradangan dan asam urat yang menumpuk dan melancarkan sirkulasi darah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres jahe merah pada lansia dengan gout arthritis. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus yang dilaksanakan selama 2 minggu dengan 6 kali pertemuan pada bulan Juni 2022 dengan jumlah responden 3 orang. Hasil: Skala nyeri pada 3 responden sebelum diberikan kompres jahe merah berturut-turut 5 (nyeri sedang), 4 (nyeri sedang), 5 (nyeri sedang) dan setelah diberikan kompres jahe merah 0 (tidak nyeri), 0 (tidak nyeri), 2 (nyeri ringan). Kesimpulan: Terdapat penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi kompres jahe merah. Kompres jahe dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan dalam penanganan nyeri pada lansia dengan masalah Gout Arthritis.
EDUKASI MANAJEMEN STRES UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN DIRI MERAWAT PADA CAREGIVER KELUARGA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIK DI LEMPAKE KOTA SAMARINDA Bahtiar Bahtiar; Iskandar Muda; Khumaidi Khumaidi; Muhammad Aminuddin; Dwi Nopriyanto; Ida Widiastuti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (NADIMAS) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.501 KB) | DOI: 10.31884/nadimas.v1i1.11

Abstract

Background: The elderly in Indonesia are predominantly cared for by elderly families. Elderly families often have difficulty caring for and assisting the elderly, so it has the potential to trigger psychological problems. Purpose: This community service is carried out to improve the knowledge, attitudes, and skills of elderly family caregivers in implementing stress management. Methods: The activity was carried out for two days with a lecture, discussion, and demonstration approach. Results: There was increased knowledge, attitudes, and skills before and after giving stress management education to elderly family caregivers. This activity can be applied as a mental health promotion activity for elderly family caregivers with chronic diseases. Conclusion: This community service activity can increase the knowledge, attitudes, and skills of caregivers for elderly families with chronic diseases so that they are expected to be able to increase family resilience.
EFEK HIPNOSIS DALAM MENGURANGI NYERI LUKA AKUT PASCA OPERASI Iwan Samsugito; Muhammad Aminuddin; Rita Puspasari; Dwi Nopriyanto
Husada Mahakam Vol 11 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/hmjk.v11i2.272

Abstract

Latar Belakang: Pasca operasi terjadi luka pada kulit sampai ke otot sehingga terjadi rangsangan pada nosireseptor dan menimbulkan nyeri akut akibat luka operasi. Nyeri yang di alami bersifat individual kerena merupakan pengalaman sensorik dan emosional kurang menyenangkan akibat kerusakan jaringan. Hipnoterapi adalah metode terapi menggunakan sugesti hipnosis, yang membuat orang merasa rileks dan pikiran bawah sadarnya aktif. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui efek hipnosis dalam mengurangi nyeri luka akut pasca operasi. Metode: Metode dalam penelitian ini quasi eksperiment dengan rancangan penelitian pre test and post test nonequivalent control group, terdiri dua kelompok tanpa randomisasi yaitu satu kelompok intervensi yang dilakukan hipnosis dan kelompok kontrol yang dilakukan perawatan sesuai standar rumah sakit. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling dengan sampel masing masing 16 responden. Skala nyeri di ukur dengan menggunakan Skala nyeri numerik rating scale (NRS). Analisa univariat nilai rata-rata dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Kelompok kontrol nilai p = 0,034, mean pengukuran awal 5,25 dan pengukuran ke dua 5,62. Pada kelompok kasus didapat nilai p = 0,000 < 0,05 dengan mean pengukuran awal 6,31 turun menjadi 1,69 ini berarti hipnosis memberi efek mengurani nyeri pada nyeri akut pasca operasi. Kesimpulan: Hipnosis memberikan efek menurunkan tingkat nyeri pada klien yang mengalami nyeri luka akut pasca operasi
The Relationship Between Head Nurse Leadership Style and Healthcare Associated Infections (Hais) Prevention Efforts During Of Covid-19 Pandemic In The HM. Ryacudu Hospital Year 2022 Zonet Dwi Lembayung; Dewi Kusumaningsih; Muhammad Arifki Zainaro; Dwi Nopriyanto
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 6, No 1 (2023): JKPBK Juni 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v6i1.10227

Abstract

Pendahuluan : Merupakan masalah penting untuk diteliti yang dikhawatikan infeksi rumah sakit terkait perawatan kesehatan (HAIS) adalah masalah besar yang dihadapi rumah sakit. Rencana Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) sangat penting dilaksanakan di rumah sakit, karena sebagai tolak ukur kualitas pelayanan juga dapat melindungi pasien, petugas, pengunjung dan anggota keluarga dari risiko infeksi akibat pengobatan, jaga dan pergi ke rumah sakit. Kualitass personel pelu ditigkatkan dengan memberikan pelatihan kepada semua perawat untuk melatih mereka dalam pencegahan dan pengendalian infeksi terkait perawatan kesehatan (HAIS). Tujuan : Menganalisis hubungan gaya  kepemimpinan kepala ruangan dengan upaya pencegahan healthcare associated infections (HAIS) di RSUD Mayjend. HM. Ryacudu. Metode : penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode analititik observasional, yaitu penelitian yang mencoba memahami hubugan anatara variabel dengan menganalisa data yang telah diperoleh. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain cross- sectional  untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan upaya pencegahan healthcare associated infections (HAIS) di RSUD Mayjend. HM. Ryacudu. Hasil : uji statistik gaya kepemimpinan menggunakan chi-square, di dapat p-value (0.14) sehingga p-value α (0.1 < 0.5) maka terdapat hubungan dengan nilai Oods ratio 3.8. Kesimpulan dan Saran : perawat RSUD Mayjend. HM. Ryacudu memiliki gaya kepemimpinan yang sudah optimal tetapi dalam upaya pencegahan HAIS perawat kurang optimal. Perlu ditingkatkannya upaya pencegahan HAIS khususnya dalam tindakan keperawatan spenggunaan Sarung tangan.Kata Kunci :  Gaya Kepemimpinan, Upaya Pencegahan HAIS
Stimulasi Bermain Mewarnai Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah Ruminem; Nurliana Sari; Ida Widiastuti; Rita Sari; Dwi Nopriyanto
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Diperkirakan kurang lebih 5 % hingga 10 % anak mengalami keterlambatan atau delay pada perkembangannya baik motorik kasar maupun motorik halus. Perlu adanya stimulasi  untuk meningkatkan kemampuan  perkembangan  anak usia pra sekolah. Melalui stimulasi bermain mewarnai dapat meningkatkan kemampuan motorik  halus pada anak. Tujuan: Penelitian ini untuk  mengidentifikasi  kemampuan  motorik halus  sebelum dan setelah dilakukan  stimulasi bermain mewarnai  pada anak  usia prasekolah. Metode Penelitian : Penelitian deskriftif pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah Anak usia pra sekolah di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda yang berjumlah 4 partisipan. Instrumen penelitain berupa  lembar observasi, dan Analisa data dengan pembuatan eksplanasi. Hasil penelitian : Setelah dilakukan stimulasi bermain mewarnai didapatkan adanya  peningkatan kemampuan motorik halus anak pada aspek cara memegang alat mewarnai, menggerakkan pergelangan tangan, dan mewarnai dengan rapi dari kategori belum berkembang dan mulai berkembang  menjadi kategori  berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik . Kesimpulan; stimulasi bermain mewarnai terbukti efektif dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia  pra sekolah. Disarankan agar orang tua lebih meningkatkan stimulasi motorik halus anak dengan kegiatan bermain mewarnai.
Gambaran Tingkat Depresi dan Dukungan Teman Sebaya pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda Kalimantan Timur Bahtiar Bahtiar; Aisyah Rahma; Dwi Nopriyanto; Syukma Ramadhani Faisal Nur
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang sangat mengalami berbagai perubahan. Salah satu aspek perubahan yang rentan terjadi yakni perubahan psikologis khususnya masalah depresi pada lansia. Selain itu, lansia juga rentan mengalami masalah sosial seperti dukungan sosial sesama lansia terutama lansia yang berada di panti lansia.   Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran tingkat depresi dan dukungan teman sebaya pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Alat ukur yang digunakan yaitu, kuisioner Geriatric Depression Scale dan Kuisioner Dukungan Sosial Teman Sebaya. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah lansia tingkat depresi status normal sebanyak 28 orang (43%), depresi ringan sebanyak 23 orang (35%), dan depresi berat 14 orang (22%). Untuk dukungan teman sebaya didapatkan bahwa jumlah lansia dengan dukungan sebaya rendah sebanyak 49 orang (75%), dukungan sebaya sedang sebanyak 11 orang (17%), dan dukungan sebaya tinggi sebanyak 5 orang (8%). Kesimpulan: Sebagian besar lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda mengalami depresi ringan dan berat dengan dukungan teman sebaya yang rendah.
PENDAMPINGAN GURU DAN MURID GIAT UKS DALAM MEWUJUDKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SDN 010 KECAMATAN SAMARINDA UTARA Rita Puspa Sari; Ruminem; Ida Ayu Kade SW; Dwi Nopriyanto; Sholichin
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 5 No 1 (2023): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v5i1.401

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan sekolah dapat dilaksanakan dengan memaksimalkan fungsi UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), yang merupakan salah satu contoh dari kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). UKS bertujuan meningkatkan prestasi belajar bagi peserta didik serta mutu pendidikan melalui upaya peningkatan perilaku hisup bersih sehat serta derajat kesehatan peserta didik dan menciptakan lingkungan yang sehat. Ruang lingkup dan tujuan UKS mengarah pada praktik perilaku hidup bersih sehat (PHBS) di sekolah. Kegiatan Pengmas ini bertujuan Meningkatkan Pengetahuan dan Peran serta Guru Pengelola UKS dan Murid (Kader) tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dilingkungan Sekolah SDN 010 Kec. Samarinda Utara Metode: Kegiatan Pengmas dilaksanakan dalam bentuk edukasi dan pendampingan selama 2 bulan dengan sasaran kegiatannya adalah Guru Pengelola UKS (2 orang) dan murid (kader) kelas 5 (25 orang) dan kelas 6 (25 orang). Materi yang disampaikan meliputi Trias UKS, PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) dan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). Hasil dan Kesimpulan: Setelah dilaksanakan kegiatan pengmas diperoleh hasil evaluasi pengetahuan kader UKS Pengetahuan Baik meningkat menjadi 24%, Pengetahuan Cukup menjadi 56% dari sebelumnya 30% dan Pengetahuan kurang berkurang menjadi 20% dari sebelumnya 70%. Pendampingan yang dilakukan membawa perubahan berupa ruang UKS telah di perbaharui sehingga membuat nyaman petugas dan pengunjungnya. Edukasi yang diberikan memberi manfaat besar dan pendampingan terhadap kegiatan UKS dan PHBS harus terus dilakukan secara berkala. Kata Kunci : Pendampingan, UKS, PHBS ABSTRACT Introduction: Clean and Healthy Behavior (PHBS) in school settings can be implemented by maximizing the function of the UKS (School Health Business), which is one example of the Community Movement for Healthy Living (GERMAS). UKS aims to improve learning achievement for students as well as the quality of education through efforts to increase healthy and clean suction behavior as well as student health status and create a healthy environment. The scope and objectives of UKS lead to the practice of healthy clean living behavior (PHBS) in schools. This community service activity aims to increase the knowledge and participation of UKS management teachers and students (cadres) regarding clean and healthy behavior and first aid in accidents (P3K) in the SDN 010 school environment, Kec. North Samarinda Method: Community Service activities are carried out in the form of education and mentoring for 2 months with the target activities being UKS management teachers (2 people) and students (cadres) in grade 5 (25 people) and grade 6 (25 people). The material presented included the UKS Triassic, PHBS (Clean and Healthy Behavior) and P3K (First Aid for Accidents). Results and Conclusions: After the community service activities were carried out, the results of the UKS cadres' knowledge evaluation showed that Good Knowledge increased to 24%, Adequate Knowledge became 56% from the previous 30% and Knowledge less decreased to 20% from the previous 70%. The assistance that was carried out brought about changes in the form of an updated UKS room so that it made the officers and visitors comfortable. The education provided is of great benefit and assistance with UKS and PHBS activities must be carried out regularly. Keywords: Assistance, UKS, PHBS
Co-Authors Ahmad Abdul Ghofar Abdulloh AHMAD, ERWAN Aisyah Rahma Alhawaris Aminuddin, Muhamad Anik Puji Rahayu Asmiranda Adelia P Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bayu Ahya Dinata Darazat, Zakiyah Dea Tri Regina Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dzulhijjania, Nadya Armanur Islamy Eka Trismiyana Enda Maimia Taesa Allison Faisal Nur, Syukma Ramadhani Faizal Nur, Syukma Rhamadani Febrianto, Iqbal Fitriani, Dewi Nur Fitriani, Eva Ida Ayu Kade SW Ida Ayu Kade SW Ida Widiastuti Ika Rizki Cahyani Iskandar Muda Iskandar Muda Isma Zul Abdillah Jaya Iwan Samsugito Khumaidi Khumaidi Krisna, Dimas Adi Kristanto, Eka Yudha M Kapriliansyah M. Arifki Zainaro Marshanda, Indriani Mayasari, Mutia Mayusef Sukmana Mayusef Syukmana Miharja, Ediyar Muhammad Aminuddin, Muhammad Muhammad Aminudin Muhammad Bagas Prayoga Muhammad Ihfan Dian Fatoni Muhammad Kamil Naedy Ariady Nanda Sukma Diati Naomi Theresia Angkeli Nida Alifah Syaikhah Novita Sari Novita Sari Nur, Syukma Nur, Syukma Rahmadhani Faizal Nur, Syukma Rhamadani Faizal Nurlaila Fitriani Nurliana Sari Puspa Sari, Rita Puspasari, Rita Rahmawati, Fani Rahmayanti Rahmayanti Ramadania, Riska Ramadhana, Zhahrah Regina, Dea Tri Rhamadani Faizal Nur, Syukma Riana Puryanti Rita Puspa Sari Rita Puspasari Rita Sari Riyani, Siti Ruminem Ruminem Ruminem Ruminem Ruminem, Ruminem Samsugito, Iwan Sari, Rita Puspa Sholichin Sholichin Sholichin Sholichin Sholichin Sholichin, Sholichin Siti Rahmadhani Siti Riyani Syahrun Syukma Ramadhani Faisal Nur Syukma Rhamadani Faizal Nur Syukma Rhamadani Faizal Nur Syukma Rhamadani Faizal Nur Talia Inkasari Timmy Emelia Widiastuti, Ida Ayu Kade Sri Zonet Dwi Lembayung