Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun, Kulit Buah, Biji Kopi Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora) Terhadap Berbagai Bakteri Febriani, Amelia; Koriah, Siti; Syafriana, Vilya
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 16 No 2 (2023): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v16i2.1683

Abstract

Coffee is a plant containing secondary metabolite compounds with potent antibacterial activity in its leaves, seeds, and even fruit peel. This study aims to analyze the antibacterial activity of extracts from arabica (Coffea arabica) and robusta (Coffea canephora) coffee leaves, fruit peel, and seeds against various bacterial strains. The research was conducted using a literature review method, employing databases such as Pubmed, Google Scholar, and Science Direct, and utilizing a combination of different keywords such as antibacterial, arabica coffee leaves, robusta coffee leaves, arabica coffee fruit peel, robusta coffee fruit peel, arabica coffee seeds, robusta coffee seeds, diffusion, and dilution. According to the findings of various studies, the coffee plant contains alkaloids, flavonoids, tannins, steroids, saponins, phenols, caffeine, and chlorogenic acid. Extracts of leaves, fruit peels, arabica coffee beans, and robusta coffee beans were obtained using maceration and heating extraction procedures such as soxhletation and steeping. These extracts were found to be effective at inhibiting the growth of Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Edwardsiella tarda, and Streptococcus agalactiae. Robusta coffee leaf extract has the ability to suppress the growth of microorganisms such as Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Bacillus subtilis, and Klebsiella pneumoniae. Arabica and robusta coffee fruit peel extracts have been shown to suppress the growth of bacteria such as Staphylococcus aureus, Vibrio cholerae, and Escherichia coli. Arabica coffee bean extract has been shown to prevent the growth of Lactobacillus acidophilus and Enterococcus faecalis, whilst robusta coffee bean extract has been shown to inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, and Escherichia coli.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Puskesmas Pengandonan Kota Pagaralam Wulandari, Ainun; Oktari, Anggi Irma Yani; Syafriana, Vilya
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 17 No 1 (2024): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v17i1.1715

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah salah satu penyebab paling umum konsultasi atau perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama dalam layanan anak. Infeksi saluran pernapasan atas bila tidak diatasi dengan baik dapat berkembang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah. Oleh karena itu, pengobatan yang rasional sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, diagnosis, penggunaan obat, dan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Pengandonan Kota Pagaralam tahun 2022 berdasarkan tepat obat, tepat dosis, tepat interval waktu pemberian, dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif, dengan pengumpulan data secara retrospektif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 95 pasien, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel acak sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik ISPA terbanyak adalah perempuan (51,57%) dan kelompok usia terbanyak adalah balita (0-5 tahun) sebanyak 29,47%. Diagnosis terbanyak adalah common cold (51,57%) dan antibiotik terbanyak adalah amoxicillin (73,68%). Hasil rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan tepat obat sebanyak 81,05%, tepat dosis sebanyak 87,83%, tepat interval waktu pemberian sebanyak 97,40%, dan tepat lama pemberian sebanyak 16,21%.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sempur Air (Dillenia suffruticosa) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Propionibacterium acnes Syafriana, Vilya; Febriani, Amelia; Rohmawati, Fitri
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i1.7116

Abstract

Sempur air (Dillenia suffruticosa) merupakan salah satu tumbuhan obat tradisional yang dapat ditemui di hutan tropis seperti di Indonesia. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sempur air mampu menghambat pertumbuhan salah satu bakteri penyebab jerawat Staphylococcus aureus. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun sempur air terhadap bakteri penyebab jerawat lainnya, yaitu Propionibacterium acnes. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol 70% sebagai pelarut. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada medium Nutrient Agar (NA). Penapisan fitokimia dari ekstrak ini diperoleh hasil bahwa ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid tannin, dan saponin yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sempur air mampu menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes pada konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40% sebesar 7,04±0,24; 7,45±0,71; 9,53±0,35; dan 13,07±0,31 mm secara berurutan. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa ekstrak etanol daun sempur air berpotensi sebagai agen antibakteri terhadap P. acnes. 
Dosen Berkolaborasi Dengan Apoteker Di Apotek Komunitas Guna Membantu Dalam Meningkatkan Kesehatan Warga Yang Berkunjung Ke Apotek Byel Farma Sebagai Optimalisasi Program Edukasi Ketepatan Penggunaan Obat Antidiabetes Ainun Wulandari; Teodhora; Vilya Syafriana; Amelia Febriani
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1800

Abstract

Apoteker di apotek komunitas memiliki kesempatan dalam mengajarkan pasien tentang obat antidiabetes. Namun, dalam memastikan bahwa informasi tersampaikan dengan efektif diperlukan kolaborasi. Sebagai apotek komunitas yang aktif, Byel Farma memiliki potensi besar untuk meningkatkan manajemen diabetes pada warga setempat. Kehadiran atau adanya kegiatan yang bekerja sama dengan dosen farmasi, dimana tentunya telah memiliki kompetensi dalam bidang kesehatan dan obat-obatan, yang mana hal ini akan menjadi kerja sama yang sangat baik, untuk mencapai hasil kegiatan yang lebih optimal. Kolaborasi ini dapat membantu apoteker yang aktif dalam pelayanan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam dan terkini dalam memberikan edukasi yang efektif tentang penggunaan obat antidiabetes. Edukasi dalam kegiatan ini dengan menggunakan mini book/buku saku tentang diabetes mellitus (DM) dan pemeriksaan gula darah dengan alat glukometer. kolaborasi antara dosen dan apoteker di Apotek Byel Farma telah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan warga, khususnya dalam pengelolaan diabetes yang menggambarkan bahwa program edukasi di tingkat komunitas dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas hidup penderita diabetes. Hal ini tercermin dari partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi dan hasil survei yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan warga yang hadir sebanyak 23 orang.
DOSEN FARMASI MENYUARAKAN KESADARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DALAM MEMBANGUN PENGETAHUAN WARGA TUGU DEPOK Refdanita; Syafriana , Vilya; Zahra, Aishah Az; Arsa, Imalia; Teodhora; Wulandari , Ainun; Febriani , Amelia; Kusuma , Ika Maruya; Musnelina , Lili; Sholikhah , Munawarohthus; Widyapratiwi , Ritha; Hamida , Fathin
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i2.39

Abstract

Antibiotika memainkan peran penting dalam pengobatan infeksi bakteri serius. Namun, penggunaannya yang tidak tepat dan berlebihan telah menjadi masalah global yang mengkhawatirkan, meningkatkan risiko resistensi antibiotika yang mengancam efektivitas pengobatan. Di wilayah RT 08 RW 05 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotika yang benar menjadi perhatian utama. Dosen farmasi dari Institut Sains dan Teknologi Nasional melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengedukasi warga setempat tentang penggunaan antibiotika yang bijaksana. Kegiatan ini meliputi edukasi, penyuluhan, dan pengembangan materi pendidikan yang mudah dipahami, seperti leaflet. Berdasarkan kuesioner yang diisi oleh 30 peserta, ditemukan bahwa 87,3% peserta mengetahui tentang antibiotika, namun 58,5% masih salah paham bahwa dosis antibiotika bisa dikurangi jika gejala membaik. Hasil ini menunjukkan peningkatan pemahaman, tetapi masih ada kesalahpahaman yang perlu diperbaiki. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan perubahan perilaku jangka panjang dalam penggunaan antibiotika yang tepat, serta menjadi contoh yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya.
PROGRAM SKRINING PENYAKIT DEGENERATIF DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA CENDANA RESIDENCE DI APOTEK U-MED, PAMULANG, TANGERANG SELATAN Putu Rika Veryanti; Teodhora; Vilya Syafriana; Ainun Wulandai; Amelia Febriani; Lili Musnelina; Refdanita; Ika Maruya Kusuma; Tiah Rachmatiah; Nurul Akhatik; Erna Yanti; Aulia Rahimi; Devi Purwita Sari; Chori Azizah; Eva Oktavia; Subaryanti; Fathin Hamida; Herdini
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada masalah kesehatan warga Cendana Residence, khususnya dalam deteksi dini dan pencegahan penyakit degeneratif. Tujuan utama pengabdian adalah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan deteksi dini untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong pengelolaan kesehatan secara proaktif di kalangan warga. Metode yang digunakan adalah dengan mendirikan pos pemeriksaan kesehatan di Apotek U-Med, Pamulang, Tangerang Selatan, di mana warga dapat menerima pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk pengukuran tekanan darah, tes gula darah, serta konsultasi mengenai faktor risiko penyakit degeneratif. Hasil pengabdian menunjukkan perlunya pemantauan kesehatan secara rutin di komunitas tersebut, karena banyak warga yang teridentifikasi berisiko terkena penyakit degeneratif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendorong intervensi dini, sehingga berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan masyarakat.
MEMANFAATKAN REMPAH UNTUK MENCEGAH HIPERTENSI DI RT 04 RW 05 KELURAHAN CIGANJUR, KECAMATAN JAGAKARSA Ika Maruya Kusuma; Putu Rika Veryanti; Vilya Syafriana; Munawarohthus Sholikhah; Fathin Hamida; Tiah Rachmatiah; Teodhora; Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Subaryanti; Jessica Khairunnisa; Siti Fadila Azahra; Ratna Nilam Cahya; Dini Juliana; Mulandita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2023 di RT 04/ RW 05 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat rempah-rempah sebagai pencegahan hipertensi. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan pengisian kuesioner. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan tanaman obat sebagai antihipertensi berada dalam kategori baik (92%). Sayur dan rempah yang sering dikonsumsi, seperti timun, bawang putih, dan sereh, mudah didapatkan dan sering digunakan dalam masakan sehari-hari. Cara pengolahan yang paling umum adalah dengan merebus. Seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan rempah-rempah sebagai alternatif pencegahan hipertensi.
Beta-Glucosidase 1 (bgl1) Gene Analysis in Mutant and Wild-type of Penicillium sp. ID10-T065 Syafriana, Vilya; Nuswantara, Sukma; Mangunwardoyo, Wibowo; Lisdiyanti, Puspita
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v4n1.p1-8

Abstract

In the previous study, Penicillium sp. ID10-T065 has been mutated using ultraviolet (UV), ethyl methyl sulfonate (EMS) and the combination of UV-EMS to increase Beta-glucosidase (bgl) activity. There were three mutants selected, UV13 (UV mutant), EM31 (EMS mutant), and UM23 (UV-EMS mutant). This study examined the mutations in the bgl gene encoding (bgl1) as well as sequence differences between mutants and wild-type of Penicillium sp. ID10-T065. The gene analysis was performed by PCR amplification and sequencing of the bgl1 gene. The results of bgl1 gene sequences (600 bp) from mutants were aligned with the wild-type, it was discovered that there were base alterations from position 2025 to 2050. Mutant UV13 showed the highest base alterations (7 bases) which occurred at position 2027 (T?C); 2036 (T?G); 2040 (T?G); 2047 (G?C); and 2048-2050 (TTG?GGA). Mutant EM31 showed alterations in five bases at positions 2034 (G?A), 2036 (T?G), 2037 (G?C), 2044 (G?C), and 2047 (G?T). Mutant UM23 showed two base alterations at position 2025 (T?A) and 2037 (G?C). UV irradiation and EMS mutation resulted in transition and transversion DNA, whereas the combination of UV-EMS mutation resulted in transversion mutations. Base alterations in UV13 and EM31 mutants, causing missense and silent mutation, while in UM23 mutant only silent mutations occur. The bgl1 gene analysis showed that mutation using UV light was more effective than using EMS or a combination of UV-EMS in Penicillium sp. ID10-T065.
Keterlibatan Dosen Farmasi Dalam Pemeriksaan Kesehatan Dasar Di Apotek Byel Farma Sebagai Bagian Dari Pengabdian Masyarakat Teodhora, Teodhora; Syafriana, Vilya; Febriani, Amelia; Wulandari, Ainun; Veryanti, Putu Rika; Rachmatiah, Tiah; Sholikha, Munawarohthus; Herdini, Herdini; Akhatik, Nurul; Subaryanti, Subaryanti; Kusuma, Ika Maruya; Setyaningsih, Erwi Putri; Putri, Elvina Triana; Siswati, Siswati; Andini, Issri Mila Nova; Jaya, Rendy Indra
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i5.430

Abstract

This health check-up program aims to increase public understanding of preventive measures and healthy lifestyles. The free health check-up conducted at Byel Farma Pharmacy involved simple checks such as uric acid, cholesterol, blood glucose, and blood pressure. This activity was attended by 50 residents as participants. The results of the examination showed that blood pressure (hypertension) was the most common health problem, with 25 residents showing uncontrolled results, followed by uncontrolled fasting blood glucose in 14 residents, uncontrolled cholesterol in 10 residents, and uncontrolled uric acid in 5 residents. Lecturers involved in this activity also provided education on the correct use of medication, including the correct dosage and frequency of administration. Residents were reminded not to change or add medication without first consulting a doctor or pharmacist. It is hoped that residents in RW 04 Semanan Alas Tua, West Jakarta will continue to maintain their health, reduce the risk of worsening diseases, and undergo routine checks for hypertension, cholesterol, and uric acid.
Edukasi Obat Batuk oleh Dosen Farmasi pada Warga yang Berkunjung di Apotek Byel Farma Teodhora; Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Vilya Syafriana; Ika Maruya Kusuma
JCSE: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 5 No. 1 (2024): JCSE April 2024
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jcse.v5i1.827

Abstract

Coughing is a condition where an individual expels air suddenly from the thoracic cavity through the epiglottis and mouth. Coughs are commonly accompanied by phlegm or can be dry. Cough-related illnesses are frequently experienced by individuals of all ages, including adults and children. Conducting educational activities on the use of cough medicine is an essential effort to enhance public understanding of health. This educational initiative was carried out at Apotek Byel Farma to provide comprehensive and practical information on the appropriate use of cough medicine. The objective of this activity is to improve public knowledge and understanding of the types of cough medicine, correct usage, and the importance of following usage instructions. The methods employed include organizing educational sessions, question-and-answer sessions, and distributing educational materials. Participants involved in this activity comprised the general public visiting Apotek Byel Farma. The results of this activity indicate a significant increase in participants' knowledge and understanding of cough medicine usage, as well as awareness of the importance of consulting healthcare professionals. In conclusion, this educational campaign has successfully made a positive contribution to increasing public health awareness regarding the correct use of cough medicine.
Co-Authors Ahmad Wildan Al-Mukholladun Ainun Wulandai Ainun Wulandari Akhatik, Nurul Aliya, Lisana Sidqi Ami Rahmawati Sukamto Ana Yulyana Ananda Digita Andini, Issri Mila Nova Arsa, Imalia Aslamiyah Putri Aulia Rahimi Carla Febriayu Ramadhani Chori Azizah Citra Yuditha Fadillah Daini Amanah Dea Selia Dede Heri Yuli Yanto Deni Zulfiana Devi Purwita Sari Dian Puspita Dini Juliana Diny Auliya Mawarni Dwi Okta Mellya Elmira Yulian Yori Erna Yanti Erwi Putri Setyaningsih Eva Oktavia Fathin Hamida Febriani , Amelia Febriani, Amelia Fitria Helma Fitria Rahayu Fitria Yustisiani G. Gunawan Herdini Herdini , Herdini Ika Maruya Kusuma Jaya, Rendy Indra Jessica Khairunnisa Kusuma , Ika Maruya Kusuma, Ika Maruya Lenggo Elfira Lidia Anggita Ramadhani Lili Musnelina Lisana Sidqi Aliya M. Poeloengan Marliyah, Tiah Marsa Falihah Mellova Amir Muh. Faris Hidayat Mulandita Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikhah Munawarohthus, Sholikha Musnelina , Lili Nafisah Nuha Nanda Sabbaha Nur Kasfillah Nanda, Elsa Vera Nissa, Maftucha Nitya Wita Utama Nuke Paramitha Dewanti Nurfitri Nurfitri Nurul Akhatik Nurul Fajri Nurul Laili Nurul Natasha Oktari, Anggi Irma Yani Padmono Citroreksoko Pontoan, Jenny Pratiwi, Della Puspita Lisdiyanti PUSPITA LISDIYANTI Putri, Elvina Triana R.D. Rentiana Rabitha Rusyita Rachmatiah, Tiah Ramadhani, Lidia Anggita Rani Damayanti Ratna Nilam Cahya Refdanita Renita Noviani Purba Resti Sofia Zahara Rika, Amelia Risma Eka Putri Ritha Widyapratiwi Rohmawati, Fitri Rosario Trijuliamos Manalu Rosario Trijuliamos Manalu Shella Utami Sholikhah , Munawarohthus Siswati Siswati Sita Heris Anita Siti Fadila Azahra Siti Koriah, Siti Subaryanti Subaryanti, Subaryanti Suci Tiara Sukma Nuswantara Sukma Nuswantara SULISTIANI SULISTIANI Suyatno Suyatno Syawalda, Adita Deviyanti Tatik Khusniati Taufiqurrahman, Muh Teodhora, Teodhora Teti Indrawati Tiah Rachmatiah Tiah Rachmatiah Tiah Rachmatiah Tri Soehartati Trisanti Anindyawati Vera Nanda, Elsa Veryanti, Putu Rika Vina Novia Wahidin Wahidin Wibowo Mangunwardoyo WIBOWO MANGUNWARDOYO Widyapratiwi , Ritha Windri, Handayani Wulandari , Ainun Yasman Yasman Yasman Yasman Yayah Siti Djuhariah Yayah Siti Djuhariah Yuliawati, Chyntia Yunisa Simehete Zabitha Zahwa Zahra, Aishah Az