Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DAN MAGGOT SEBAGAI PAKAN TERHADAP PROFIL PRODUKTIVITAS INDUK AYAM KAMPUNG: Utilization of Household Organic Waste and Maggot as Feed on Kampong’s Hen Productivity Profiles Hartono, Achmad Budi; Hariadi Darmawan; Nonok Supartini
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performan produktivitas induk ayam kampung melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga (LORT) segar dan larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) (maggot BSF) sebagai alternatif pakan yang berkelanjutan dan murah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan kelompok perlakuan: P1 (90% LORT + 10% maggot BSF), P2 (80% LORT + 20% maggot BSF), dan P3 (70% LORT + 30% maggot BSF), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diukur: produksi telur (Hen Day Production/HDP), fertilitas, bobot telur, total konsumsi pakan dan efisiensi konversi pakan (FCR). Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif antara peningkatan proporsi maggot BSF dengan kinerja reproduksi dan produksi. Perlakuan P3 menghasilkan nilai HDP tertinggi (30,00%), tingkat fertilitas tertinggi (88,89%), bobot total telur terbesar (1.128,06 g), dan nilai FCR paling efisien (18,86), meskipun tingkat konsumsi pakannya terendah (21.280 g). Hal ini mengindikasikan adanya korelasi positif antara kerapatan nutrisi dengan efisiensi pakan, yang dipengaruhi oleh kandungan protein, lemak, dan asam amino yang lebih tinggi dari maggot BSF pada pakan. Namun, penurunan konsumsi pakan pada proporsi maggot BSF tertinggi, diduga dikarenakan kandungan kitin yang lebih tinggi, aroma pakan yang berubah, dan kandungan padat energi. Temuan ini mendukung rekomendasi strategis pemanfaatan maggot BSF dan limbah organik dalam pakan unggas lokal untuk peningkatan produktivitas sekaligus mendukung pertanian sirkular dan pengelolaan limbah berkelanjutan dalam sistem peternakan pedesaan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk optimalisasi penambahan maggot BSF dalam pakan yang mampu menyeimbangkan ketersediaan nutrisi dan palatabilitas.   Kata kunci: Ayam kampung, efisiensi pakan, maggot BSF, performan produktivitas, pertanian sirkuler.  
KINERJA KESELURUHAN DAN EFEK PENINGKATAN KUALITAS AIR SUSU KAMBING PERAH PAKAN SUBTITUSI YANG DI FORMULASIKAN Nurul, Mohamad; Supartini, Nonok; Astuti, Farida Kusuma
BUANA SAINS Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i1.7355

Abstract

This research aimed to find a solution for substitute feed for animal feed that is economically complete and increases the omega content. The research method employed a quantitative descriptive approach with four treatments, and the test livestock consisted of dairy goats of the sapera type, with a lactation period of four treatments. The treatment is as follows: P0 : control ration (concentrate Feed), P1: concentrate+5% sancha ichi beans, P2 : concentrate+10% sancha ichi beans, P3 : concentrate+15% sancha ichi beans and corn stalk forage. The results of the analysis of variance showed that the addition of sancha ichi nuts at the 5% level in the concentrate addition increased the omega-9 fatty acid content of dairy goat's milk compared to the content of fatty acids 3 and 6 at the 10% and 15% levels.
Penilaian Usaha Peternakan Pada Model Penerapan Good Farming Practice Di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir Candra, Hediana; Supartini, Nonok; Suroto, Karunia Setyowati; Farida, K; Nurul, M
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v10i1.6173

Abstract

Good Farming Practice merupakan pedoman dalam budidaya yang baik dan benar dalam beternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Evaluasi Usaha Peternakan Pada Penerapan Good Farming Practice di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir. Penelitian dilaksanakan di Agroedupark Desa Dalisodo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dilakukan selama 1 Bulan dari Bulan juli 2023 sampai Agustus 2023.Tujuan utama dari pedoman budidaya ternak kambing dan domba yang baik tersebut yaitu meningkatkan populasi ternak, produksi daging dan produktivitas peternakan. Kementrian pertanian pada tahun 2001 membuat good farming practice peternakan kambing dan domba dengan 4 ruang lingkup yang mencakup sarana, proses produksi, pelestarian lingkungan, dan pengawasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan keadaan atau kondisi peternakan kambing dan domba di Agroedupark dalam penerapan Good Farming Practice (GFP).Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari instansi yang terkait,kantor peternakan didaerah setempat,data BPS,dan buku- buku yang mendukung penelitian publikasi ilmiah dan literatur . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan aspek Good Farming Practice (GFP) usaha peternakan di Agroedupark dari masing- masing aspek sarana 3,15% proses produksi 32%, pelestarian lingkungan 0,3%, dan aspek pengawasan 0,35% .Nilai performa GFP di Agroedupark telah dilakukan meskipun dengan hasil masih kurang baik.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PANGAN TERINTEGRASI ONLINE Gunawan, Cakti Indra; Supartini, Nonok; Dyanasari; Suhendri, Hendrik; Yoga, Tirta; Aditia, Dito; Cakti, Vega Raksa Cindi
Book of Open Source (BOS) 2024: December
Publisher : International Research & Development for Human Beings (IRDH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis pangan diperkirakan akan melanda dunia dalam 50 tahun ke depan. Hal ini disebabkan karena kondisi pasca pandemi Covid-19 serta perubahan iklim. Aplikasi berbasis web untuk sistem informasi manajemen pangan terintegrasi online dinamakan www.lumbungpangan.com Aplikasi berbasis web ini, dapat menyediakan menu-menu pelaporan secara transparan dari semua lumbung pangan di Indonesia Dengan demikian di era Pemerintahan Prabowo Subianto, dapat mengatasi sejak dini, jika terjadi kelangkaan pangan nasional, akibat dari berbagai hal antara lain cuaca ekstrim, gagal panen, perang dan lainnya. Rancangan model ini juga merupakan penyempurnaan manajemen pangan nasional di era Pemerintah Jokowi, dimana sudah dimulai didirikan Badan Pangan Nasional, Food Estate dan program lain yang mendukung ketahanan pangan. Hanya saja, program pemerintah Jokowi, belum menyentuh terhadap koordinasi yang transparan dalam hal ketersediaan pangan mulai dari desa hingga pemerintah pusat. Buku ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, praktisi, pemerintah dan masyarakat umum yang ingin mengkaji lebih dalam tentang manajemen pangan khususnya pada saat mengatasi kelangkaan pangan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Sanitasi Lingkungan Kerja dan Penggunaan APD pada UKM Grand Larva Maggot Kota Malang Supartini, Nonok; Ahmadi, Kgs; Ka’rayeno, Arie Jefry
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5142

Abstract

Grand Larva merupakan UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berusaha dalam bidang pengolahan sampah organik menggunakan maggot. Selama ini Grand Larva belum mengetahui dan memahami tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), padahal sampah merupakan sumber penularan penyakit yang potensial terhadap pekerja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pemahaman pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja selama beraktivitas. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tim melakukan edukasi kepada pengelola dan pekerja Grand Larva agar mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan APD. Metode yang digunakan penyuluhan, praktek langsung, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh mitra telah dapat memahami tentang sanitasi lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Namun dalam kepatuhan penggunaan APD masih perlu ditingkatkan.
PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI PAKAN SUBSTITUSI BROILER PERIODE FINISHER Tharukliling, Selvia; Supartini, Nonok; Maruapey, Ajang; Ngantu, Robertus
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of tofu dregs flour levels on broiler finisher periods. Furthermore, it can be used as information about the use of tofu dregs flour as an efficient broiler finisher feed ingredient, however the resulting production remains good. This research was an experimental study using a completely randomized design (CRD). The treatment given was replacing the proportion of basal ration with tofu dregs flour, namely: R0 = 0% tofu dregs flour + 100% basal feed, R1 = 5% tofu pulp flour + 95% feed basal, R2 = 10% tofu dregs flour + 90% basal feed, R3 = 15% tofu dregs flour + 85% basal feed. The parameters observed were feed consumption, body weight gain, feed conversion. The use of tofu dregs flour at a percentage of 10% (R2) in the finisher period broiler ration resulted in the highest feed consumption, weight gain and the lowest value for feed conversion when compared with basal feed.
PERFORMA AYAM KUB FASE GROWER UMUR 35 – 70 HARI YANG DIBERI CAMPURAN PAKAN MAGGOT SEGAR (BSF) NONOK SUPARTINI; Jebatu W. M; Farida K; Hariadi Darmawan; Sumarno
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUB chickens are chickens that are the result of selection of native Indonesian female line chickens, for six generations. Fresh maggot (BSF) is an alternative ingredient in rations that may be added to animal feed as a source of protein. The purpose of this study is to determine how much the superior village chickens of Balitnak are fed fresh maggots (BSF) and how much of an impact this has on feed consumption and body weight increase throughout the grower phase 35–70. Findings from studies on the impact of feeding superior native chickens with fresh maggots (BSF) in their diet. Results on children's growth regarding feed consumption indicated a highly significant influence (P<0.01). According to the following average feed consumption values for each treatment: P0.1950.50 g/head, P1. 1964.18 g/head, P2. 1888.47 g/Tail, and P3. 1923.47 g/head. The findings had no discernible impact, as seen by the rise in body weight (P>0.05). The average body weight growth for each treatment, aged 35 to 70 days, was P0, 649.54 g/head, P1, 650.96 g/head, P2, 642.40 g/head, and P3. 623.40 g/head. The average feed conversion values were P0. 3.02 g/head, P2. 2.95 g/head, and P3. 3.09 g/head. Additionally, feed conversion data did not reveal a significant influence (P>0.05). Analysis of variance (ANOVA) will be used to assess the collected data. In the event that the therapy is effective, the BNT test will be administered. Treatment P1 had the greatest results, with a fresh maggot feeding level of 10% on feed intake and body weight increase, according to study on the effects of employing fresh maggots (BSF) in feed for KUB chickens aged 35–70 days. For the purpose of future study, it is advised that the percentage of fresh maggots fed to KUB chickens aged 35 to 70 days not surpass 10%.
EVALUASI KEMAMPUAN TETAS DAN Dead Embrio) PADA PENETASAN AYAM KUB MENGGUNAKAN BAHAN SANITASI DARI JUS DAUN SIRIH NONOK SUPARTINI; T, Teodora A; M. Nurul; Farida Kusuma A; Tharukliling, Selvia; Sumarno
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15086819

Abstract

Penyelidikan ini berupaya untuk memastikan dampak konsumsi jus daun sirih terhadap penyakit tersebutpersentase daya tetas dan mortalitas embrio (Dead Embrio) telur ayam KUB. Penelitian dilakukan di Laboratorium Nutrisi Scince Techno Park Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Jln. Telaga Warna Blok G, RT 07 / RW 06, (Tlogomas) Kota Malang Jawa Timur, pada tanggal 17 Mey 2023– 12 Juni 2023. Rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan digunakan dalam penyelidikan ini. P0 (konsentrasi 0%), P1 (5 ml sari daun sirih + 100 ml air suling), P2 (10 ml sari daun sirih + 100 ml air suling), dan P3 (15 ml sari daun sirih + 100 ml air suling) adalah perawatannya. ANOVA digunakan untuk menguji variabel, dan analisis uji BNJ kemudian dilakukan untuk melihat apakah terdapat perbedaan antar perlakuan jika varians menunjukkan dampak yang sebenarnya (P 0,05). Daya tetas dan kematian embrio merupakan faktor yang dinilai. Tingkat dosis penggunaan sari daun sirih hingga 15 ml mempunyai dampak besar terhadap daya tetas dan kematian embrio, menurut temuan analisis statistik. Tetapi P2 menghasilkan persentase daya tetas terbesar (92,50%) dan persentase kematian terendah (7,04%). Meningkatkan persentase daya tetas maka sari daun sirih dapat digunakan sebagai bahan desinfektan telur.
EVALUASI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DAN MAGGOT SEBAGAI PAKAN AYAM KAMPUNG PADA TINGKAT KONSUMSI, KONVERSI, DAN IMBANGAN BIAYA PAKAN: Utilization Evaluation of Household Organic Waste and Maggot as Feed of Ayam Kampung on Level of Consumption, Conversion, and Income Over Feed Cost Bayu Tri As’ari; Hariadi Darmawan; Nonok Supartini
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.2373

Abstract

Ketersediaan pakan alternatif yang ekonomis dan berkelanjutan berbasis biokonversi sampah menjadi tantangan dalam budidaya ayam kampung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat konsumsi pakan, efisiensi konversi pakan (FCR), dan Income Over Feed Cost (IOFC) pada ayam kampung yang diberi pakan campuran limbah organik rumah tangga dan maggot segar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan (P1: 90 % limbah + 10 % maggot; P2: 80 % + 20 %; P3: 70 % + 30 %) dan tiga ulangan, pada sembilan ekor induk ayam umur 48–60 minggu, selama 30 hari. Data konsumsi harian pakan, FCR, produksi telur, dan IOFC dianalisis melalui analisis ragam dan deviasi standar. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi pakan harian tertinggi pada P2 (239,70 ± 4,16 g/ekor), FCR terbaik pada P3 (0,2121), dan IOFC maksimum pada P1 (Rp 46.213). Produksi telur total paling tinggi dicapai pada P3 (9 butir; 376,02 g), sedangkan bobot telur rata-rata tertinggi pada P1 (42,98 g/butir). Temuan ini mengindikasikan bahwa komposisi pakan 10 % maggot dan 90 % limbah organik rumah tangga memberikan keseimbangan optimal antara efisiensi pakan dan keuntungan ekonomi. Pengembangan budidaya maggot berbasis biokonversi limbah organik rumah tangga direkomendasikan untuk menekan biaya pakan, mendukung keberlanjutan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan peternak ayam kampung.   Kata kunci: Ayam kampung, biokonversi, efisiensi konversi pakan, IOFC, konsumsi pakan
Kajian Performa Produksi Ayam Pedaging Pada Sistem Kandang Close House Dan Open House Nonok Supartini
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 21 No. 1 (2022): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.615 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v21i1.1852

Abstract

Dalam pemeliharaan ayam pedaging, faktor lingkungan mempengaruhi kondisi kandang, yang merupakan tempat ayam beristirahat atau beraktivitas. Kondisi kandang yang baik sangat berperan penting terhadap pencapaian produksi performa ternak, sehingga perlu adanya kajian secara ilmiah terhadap model kandang yang di gunakan dalam pemeliharaan ayam pedaging. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah control secara langsung di lapangan (observasi). Variabel yang di amati ialah perbedaan produktivitas dari tipe open house dan closed house meliputi indeks performa (IP), mortalitas/kematian, konsumsi pakan, Feed Convertion Ratio (FCR), pertambahan bobot badan (PBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa berat akhir yang paling signifikan yaitu kandang close house dari pada kandang open house Hasil dari perbedaan berat badan ayam pedaging tidak berbeda nyata, mortalitas atau kematian yang paling banyak adalah kandang open house sebesar 3,4% dan kandang closed house sebesar 3,9% lalu konversi pakan atau FCR untuk kandang open house 1,83 lebih tinggi di bandingkan FCR kandang closed house 1,71. dan untuk IP dari kandang open house sebesar 275,15% dan IP dari kandang closed house sebesar 266,81%.
Co-Authors Ach. Nur Wakid AHANG, YOHANES SANDRO Akhadiyah Afrila B. Suhartanto B. Suwignyo B.W. Pratomo Bangar, Putri Mbangi Bayu Tri As’ari Cakti, Vega Raksa Cindi Candra, Hediana Ceunfin, Sisilia Daro Ngga?a, Maria Diana Deba, Yusak Dendo, Bernardus Bili Deta Bili, Raynold Eben Ezer Deta, Yonatan Dionisius ` Naga Dito Aditia Dyanasari E. Marhaeniyanto Edin, Edin Edyson Edyson, Edyson Edyson Indawan Efi Rokana Eka Fitasari Eka Fitasari Elias Yanto Jorho Erik Priyo Santoso Erik Priyo Santoso, Erik Priyo Farida K Farida Kusuma A Farida Kusuma A Farida Kusuma Astuti Farida Kusuma Astuti, Farida Kusuma Farida, K Gare, Dominggus Gunawan, Cakti Indra Hadrianus Sewasai Hariadi Darmawan, Hariadi Harimurti Februari Trisiwi Harimurti Februari Trisiwi Hartono, Achmad Budi Hendrik Suhendri, Hendrik Henny Leondro Imroatus Sholiqah Jebatu W. M Jun, Frumensia Rofina Fioni Ka'arayeno, Arie Jefry Kaka, Damianus Jama Ka’rayeno, Arie Jefry Kgs . Ahmadi Kgs Ahmadi Kgs Ahmadi Khairul Mazi, Khairul Kresno Suharto Kulla, Harun Lamik, Ferdinand Kalambar Leondro, Henny logho, Emanuel Lorine Tantalu Lorine Tantalu M, Yulianus M. Alfian Mizar M. Nurul Maruapey, Ajang Matius Hema Ratumara, Matius Hema Melani Windiarti Menezes, Isaias Maria dos Santos Mohamad Nurul N. Umami Ndakulahi, Yesua Mbura Ngantu, Robertus Nggongu, Oktavianus Kapong Ndaha Nurita Thiasari Nurul, M Nurul, Mohamad Nurul, Mohammad Rahafid, Rahafid RR. Ella Evrita Hestiandari Salma Bahrun Seni, Rafael Seong, Salesius Setiyawan, Ahmad Iskandar Sri Handayani Sri Susanti Suharto, K Sumarno Sumarno Sumarno . Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sunardi Sunardi Suroto, Karunia Setyowati Suroto, Karunia Setyowati T, Teodora A Tahi, Devince Harabi Tharukliling, Selvia Tirta Yoga Utomo, Yudo Bismo Vendy, Hendrikus Wetu, Nensita Ara Widodo, Ricky Maula Wildan Eka Prastya Wirawan Wirimananga, Umbu Hina Yohanes Tua Yulius Dendo, Yulius Yusnita, Eri Zain Fuadi