Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemberdayaan Kader tentang Pentingnya Kesehatan Reproduksi dan Gizi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting Tatarini Ika Pipitcahyani; Sukesi; Ervi Husni; Dina Isfentiani; Rijanto; Siti Alfiah; Domas Nur Chandra; Yuni Ginarsih; Siti Farida
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i4.103706

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi pada masa remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Jenis kegiatan ini berupa intervensi edukatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan 40 peserta. Metode pelaksanaan mencakup tahapan koordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa, penyusunan materi pelatihan, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi interaktif, serta praktik penyuluhan (mikroteaching). Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk hasil kuantitatif dan analisis kualitatif tematik untuk hasil observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kategori baik, penurunan kategori cukup, dan tidak ada peserta dengan kategori kurang setelah pelatihan Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif kader terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai langkah pencegahan stunting.
EDUKASI KADER TENTANG GIZI SEIMBANG CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Queen Khoirun Nisa’ Mairo; Siti Alfiah; Sukesi Sukesi; Kasiati Kasiati; Ade Zakiya Tasman Munaf; Agustina Mar’atus Sholichah; Tatarini Ika Pipitcahyani; Dina Isfentiani; Rijanto Rijanto
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Maret 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i2.2404

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem that affects physical growth, cognitive development, and human resource quality. Prevention efforts should begin during the preconception period through improving nutritional knowledge among prospective brides and grooms. Community health cadres play a strategic role as health educators at the community level. This community service program aimed to enhance cadres’ awareness, commitment, and knowledge regarding balanced nutrition for prospective couples as a strategy to prevent stunting. A community-based participatory approach was employed through interactive education sessions, group discussions, case studies, demonstrations of balanced local food menus, and pre-test and post-test evaluations. A total of 35 health cadres participated in the program. Most participants were aged 31–50 years (57%) and had secondary education (66%). The proportion of cadres with good knowledge increased from 57% in the pre-test to 86% in the post-test. Qualitatively, cadres demonstrated improved awareness, active participation, and commitment to integrating nutrition education into routine posyandu activities and counseling for prospective couples. The program positively strengthened cadres’ capacity as health promotion agents and shows potential sustainability through community empowerment. Preconception nutrition education for cadres is recommended as a promotive and preventive strategy to accelerate stunting reduction at the community level.  
Pengaruh Penyuluhan Gizi Masa Prakonsepsi Terhadap Perilaku Pemenuhan Gizi Wanita Usia Subur di Kecamatan Talibura: The Influence of Nutritional Counseling During the Preconception Period on the Nutritional Fulfillment Behavior of Women of Childbearing Age in Talibura District Eusabia Liansiani Ledor; Sukesi; Dina Isfentiani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.20

Abstract

Latar belakang:Nutrisi pada masa prakonsepsi merupakan faktor utama yang mempengaruhi kondisi wanita usia subur dalam kehamilan dan kesejahteraan bayi. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi pada masa prakonsepsi terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan (praktik) pemenuhan gizi wanita usia subur.Metode:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasy eksperimen pre post test design with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel 30 wanita usia subur yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan perlakuan konseling gizi masa prakonsepsi sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian diperoleh pengaruh perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan (praktik) pemenuhan gizi setelah diberikan penyuluhan gizi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon diperoleh pengetahuan p value = 0,001, sikap p value = 0,002 dan action value p = 0,001 dimana nilai p<0,05 menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah konseling gizi. Hasil nilai Mann Withney p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan perilaku kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan konseling.Kesimpulan,Penyuluhan gizi pada masa prakonsepsi dapat meningkatkan pengetahuan, mempengaruhi sikap ibu ke arah yang positif, danmeningkatkan kemampuan ibu dalam menyiapkan dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Kata kunci : konseling gizi, prakonsepsi
Implementasi Health Education Berbasis E-Booklet Audiovisual Terhadap Pengetahuan dan Minat WUS terkait Penggunaan MKJP Hanun Adilah Fitrianti Hanun Adilah; Jeniawaty Sherly; Pramudianti Domas Nurchandra; Dina Isfentiani
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v7i2.2372

Abstract

Long-Acting Contraceptive Methods (LACMs) provide long-term protection to delay or prevent pregnancy. However, LARCs use among women of reproductive age (WRA) remains low, particularly in Surabaya, East Java. This may be associated with limited knowledge and low interest in LARCs, highlighting the need for education to improve WRA’s understanding and interest in their use. This study aims to analyze the effectiveness of health education using an audiovisual e-booklet on the knowledge and interest of women of reproductive age regarding the use of LACMs at the Tambakrejo Community Health Center. The use of engaging and easily accessible educational media is expected to help improve public understanding of the benefits and effectiveness of LACMs. Additionally, audiovisual media are considered capable of increasing the target audience’s engagement in the health education process. This study used a quasi-experimental nonequivalent control group design involving 78 WUS divided into an Audiovisual E-Booklet group and a leaflet group. Knowledge and interest were assessed using questionnaires and analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank and Mann-Whitney U Tests. The results showed increased knowledge (p=0.000) and interest (p=0.000) in the Audiovisual E-Booklet group, while the leaflet group also showed improvements in knowledge (p=0.009) and interest (p=0.002). Mann-Whitney analysis indicated significant differences between the groups in knowledge (p=0.001) and interest (p=0.000). These findings suggest that audiovisual e-booklet health education is more effective than leaflets in improving WUS knowledge and interest in MKJP use.
Co-Authors Adzillina Alal Mukminin, Siti Agustina Mar’atus Sholichah Aini, Elfira Nurul Aldri Frinaldi Alfiah, Siti Alfin Nihayatul Islamiyah Amelia, Tiara Pia Ani Media Harumi Astuti Setiyani, Astuti Bambang Hadi Sugito Darjati Dedi Kurniawan Demes Nurmayanti Devi Annisa Domas C.P Domas Nur Chandra Domas Nurchandra Pramudianti Dwi Purwanti Endarini, Lully Hani Ernawati, Masfuah Ervi Husni Ervi Husni, Ervi Eusabia Liansiani Ledor Evi Pratami Evi Yunita N Evi Yunita Nugrahini Fahmi Hafid Fitri N Fitria Nurwulansari Ginarsih, Yuni Ginarsih, Yuni Hadi Suryono Halimatus Sa&#039;diyah Handayani, Aris Hanun Adilah Fitrianti Hanun Adilah Indah Lestari, Indah Ira Puspita Sari Ira Puspitasari Ira Rahayu Tiyar Sari Juliana Christyaningsih K.Kasiati Kartika Rahayuningsih, Christ Kasiati Kasiati Kasiati, ., Kasiati, Kasiati, Klanting Khambali, Khambali Kharisma Kusumaningtyas Kiaonarni OW Lembunai Tat Alberta, Lembunai Tat Luthfi Rusyadi Mafatihul Inayah Mairo, Queen Khoirun Nisa’ May P. Mendinueto Mazlinda Musa Melania Rizerda Pebianti Mohammad Zamroni Mohammed Ismath Murvira Paramita Firdaus Mutiarawati, Diah Titik N. S. Widodo Nina Primasari Novita Eka Kusuma Wardhani Nur Hatijah Pengge, Nuning Marina Pramiswari, Elya Dwi Saskia Purwanti, Dwi Puspita Dewi, Teresia Retna Puspita Zella Wigati Rekawati Rijanto Rijanto Rijanto . S, Rekawati Sasongkowati, Retno Sa’diyah, Halimatus Sa’diyah Sherly Jeniawaty, Sherly Siagian, Hotmaida Siswahyudianto Siti Alfiah Siti Farida Siti Mar'atus Sholikah Sukesi Sukesi . Suliati Suliati Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan Sumasto, Hery Sunarto Sunarto Tasman Munaf, Ade Zakiya Tatarini Ika Pipitcahyani Titi Maharrani Ulfa Hidayah Wardani, Novita Eka Kusuma Yukendri, Nurnikensari Yulanda, Hemawanti Trezza Yuni Ginarsih Yusianti Silviani Zarinah Binti Abdul Aziz