Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MAPEL PAI KELAS V SD NEGERI CANDIREJO MOJOTENGAH WONOSOBO Ahmad Isroruddin; Sri Haryanto; Darul Muntaha
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas V SD Negeri Candirejo Mojotengah Wonosobo, serta menganalisis dampak dan kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran PAI, dan siswa kelas V. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual di SD Negeri Candirejo telah mencakup tujuh komponen utama CTL, yaitu konstruktivisme, bertanya, inkuiri, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai ajaran Islam secara aplikatif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa mengaitkan konsep agama dengan pengalaman nyata di lingkungan sekolah dan keluarga. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan sarana pembelajaran dan kemampuan guru dalam menyusun perangkat CTL, secara umum penerapan model ini berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter Islami siswa.
UPAYA PENANAMAN NILAI-NILAI SPRRITUAL MELALUI RUTINAN DZIKIR RATIB AL-HADDAD DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN ILMU AL-QUR’AN HIDAYATUL QUR’AN WONOSOBO Muadib Khasbiya; Sri Haryanto; Sofan Rizqi
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.6398

Abstract

Pendidikan karakter menjadi esensial di tengah dinamika perubahan sosial dan budaya, terutama di kalangan remaja, yang dipengaruhi oleh globalisasi dan teknologi. Penelitian ini berfokus pada pembentukan karakter religius pada santri di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur'an Hidayatul Qur'an Wonosobo, dengan penekanan pada peran lingkungan pesantren dan pendidikan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode lapangan, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi dan konsistensi santri mencerminkan tingkat keterlibatan yang tinggi dalam kegiatan keagamaan, dengan perubahan positif dalam perilaku sehari-hari. Penerapan hukuman menegaskan pentingnya ketaatan terhadap nilai-nilai agama. Pembentukan karakter terjadi melalui kegiatan ngaji dan mujahadah, menciptakan ikatan sosial yang kuat di antara santri. Pelaksanaan rutinan dzikir Ratib Al-Haddad memiliki dampak positif dalam memperkuat keimanan dan ketaqwaan santri, meskipun masih ada kendala teknis yang perlu diperbaiki. Perbedaan peran dengan program kegiatan lain, seperti ro'an dan kegiatan diniyah, memberikan dimensi spiritual mendalam. Evaluasi dan pembaruan program kegiatan perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi. Saran termasuk perbaikan pelaksanaan dzikir, peningkatan pengawasan dan keteladanan, optimalisasi program ro'an dan kegiatan diniyah, pemberdayaan partisipasi santri, penguatan kerjasama dengan orang tua, pelatihan pengurus dan asatidz, serta penggunaan teknologi dalam pendidikan karakter. Dengan demikian, pondok pesantren dapat terus menjadi lembaga yang efektif dalam membentuk karakter spiritual dan moral santri.
ANALISIS PROGRAM EKSTRAKURIKULER BACA TULIS AL-QUR’AN DI SMP NU KAJEN PEKALONGAN TAHUN 2023/2024. Auliana Nurul Fadzilah; Sri Haryanto; Muhtar Sofwan Hidayat
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.7205

Abstract

Riwayat ArtikelDi terima pada: Di setujui pada : Penelitian ini membahas tentang menganalisis program ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an di SMP NU Kajen. Kajian skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan agama Islam, khususnya pendidikan membaca dan menulis Al-Quran sebagai pedoman dasar dalam hidup. SMP NU Kajen merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an yang bertujuan untuk menjamin seluruh siswa mampu dan mahir membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Penelitian lapangan yang bersifat kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengajar yang membawahi ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Quran, dan siswa kelas VII yang wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini. Dalam penelitian ini metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penulis menggunakan analisis interaktif untuk mengumpulkan temuan untuk analisis data. Penelusuran lapangan penulis membuahkan hasil sebagai berikut: (1) SMP NU Kajen Pekalongan mempunyai pelaksanaan ekstrakurikuler baca tulis Al-Qur'an yang cukup kuat. Guru bimbingan menerapkan teknik pengajaran yang sangat baik untuk memastikan bahwa anak-anak yang berpartisipasi dalam membaca dan menulis Al-Qur'an setelah sekolah secara bertahap memperoleh kefasihan dalam bahasa tersebut. (2) Karena pelajaran Al-Qur'an dan PAI sangat erat hubungannya, maka dampak dari pelaksanaan ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an dapat memotivasi pembaca untuk konsisten membaca Al-Qur'an, membiasakan diri dengan ilmu tajwid, dan lebih terbuka terhadap pelajaran PAI. (3) Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan ekstrakurikuler BTQ di SMP NU Kajen. Diantaranya adalah dukungan pihak sekolah, keteraturan pelaksanaan program baca tulis Al-Qur'an, tingginya minat siswa, ruangan ber-AC, mengaji Al-Qur'an, serta motivasi terus-menerus yang diberikan oleh orang tua dan anak. guru. Pada saat yang sama, hambatannya meliputi kondisi meteorologi, masalah penjadwalan, dan masalah lingkungan.