Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

IMPLEMENTASI BAHAN AJAR KIMIA UMUM ONLINE TERINTEGRASI MEDIA DALAM MENINGKATKAN HOTS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MAHASISWA Jamalum Purba; Ani Sutiani; Freddy Tua Musa Panggabean; Muhammad Isnaini; Harvei Desmon Hutahaean
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.12 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v9i1.35481

Abstract

Abstrak : Ilmu kimia termasuk dalam rumpun sains dan merupakan salah satu cabang sains yang mencakup konsep, aturan, hukum, prinsip dan proses. Proses dan pembelajaran kimia dapat menghasilkan manusia yang berkualitas dengan menunjukkan kesadaran kimia dan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dapat memunculkan sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis, berpikir kreatif, mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi bahan ajar kimia umum online terintegrasi media dalam meningkatkan HOTS mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan HOTS antara kelompok mahasiswa yang diberi pembelajaran menggunakan bahan ajar kimia umum online terintegrasi media dibandingkan kelompok mahasiswa yang diberi pembelajaran tanpa bahan ajar kimia umum online. Terdapat perbedaan HOTS mahasiswa ditinjau dari kemampuan awalnya yaitu kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi memperoleh nilai HOTS lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap HOTS mahasiswa. Hal ini sekaligus mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran yang diterapkan dan kemampuan awal yang dimiliki mahasiswa secara terintegrasi tidak berpengaruh signifikan terhadap HOTS mahasiswa. Kata kunci : Bahan Ajar Online, Media, Kimia Umum, Kemampuan Awal, HOTSEnglish translation. Abstract: Chemistry belongs to the science group and is one of the branches of science that includes concepts, rules, laws, principles and processes. Chemical processes and learning can produce qualified humans by demonstrating high-level chemical awareness and thinking skills that can give rise to human resources capable of critical thinking, creative thinking, decision-making and solving problems. This study aims to find out the influence of the implementation of integrated online chemical teaching materials media in improving student HOTS. This research included quasi-experimental research using 2×2 factorial design. The results showed that there was a difference in HOTS between the group of students who were given learning using integrated online general chemistry teaching materials compared to the group of students who were given learning without general chemistry teaching materials online. There is a difference in student HOTS judging from the initial ability, namely the group of students who have high initial ability to get higher HOTS scores than students who have low initial ability. There is no interaction between learning and initial ability for student HOTS. This also indicates that the application of applied learning and the initial abilities possessed by students in an integrated manner have no significant effect on student HOTS.  Keywords : Online Teaching Materials, Media, General Chemistry, Initial Ability, HOTS
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATAKULIAH PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR LISTRIK Muhammad Isnaini; Muhammad Dani Solihin; Harvei Desmon Hutahaean
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v9i2.41945

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada matakuliah penggunaan dan pengaturan motor listrik. Pengembangan media interaktif ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif, kreatif dan mandiri tanpa adanya keterbatasan ruang, waktu ataupun adanya pendidik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan utama yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan dan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Rancangan desain multimedia pembelajaran interaktif dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash Pro CC. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan tingkat validitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil keseluruhan validasi ahli materi memperoleh rata-rata sebesar 4,73, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli materi tersebut dikategorikan sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli media memperoleh rata-rata sebesar 4,75, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli media tersebut dikategorikan sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Motor Listrik, Model ADDIE  Abstract: This study aims to develop interactive multimedia learning in the course of using and regulating electric motors. The development of interactive media aims to provide alternative learning media that can facilitate students to learn actively, creatively and independently without any limitations of space, time or the presence of educators. This study uses the ADDIE development model which consists of 5 main stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development and (4) Implementation and (5) Evaluation. The interactive learning multimedia design design is made using Adobe Flash Pro CC software. In this study, the technical data analysis used is a descriptive analysis technique, which describes the level of validity of the product produced. Based on the overall validation results of material experts obtained an average of 4.73, the validation results of interactive learning multimedia products from these material experts are categorized as very good. The overall validation results of media experts obtained an average of 4.75, so the validation results of interactive learning multimedia products from these media experts are categorized as very good. Keywords: Interactive Learning Multimedia, Electric Motor, ADDIE Model
APLIKASI PEMBELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY Harvei Desmon Hutahaean; Laksanama Nur Ramadhan; Bagoes Maulana; Marsangkap Silitonga; Muhammad Isnaini
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i1.46488

Abstract

Abstrak: Augmented reality adalah teknologi yang menggunakan kamera smartphone atau webcam pada laptop untuk menggabungkan objek digital di dunia nyata. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan waterfall untuk pengembangan yang dibagi menjadi empat tahap: (1) analisis, (2) desain, (3) pengkodean dan pengujian sistem, (4) integrasi sistem dan pengujian verifikasi. Penelitian ini dilakukan di Kelas X Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 14 Medan. Tahap pengujian kelayakan produk dilakukan oleh dua ahli materi dan dua ahli media. Selain itu, dilakukan uji reaksi terhadap pengguna yaitu siswa. Teknik analisis data menggunakan alat survei angket, menguji keefektifan media, melakukan pre-test dan post-test, dan menghitung hasil menggunakan N-gain. Hasil pengembangan media pembelajaran berupa aplikasi Android merupakan media pembelajaran rakitan komputer berbasis teknologi augmented reality, yang terdiri dari tujuh bagian utama yaitu: AR 3D, video AR, KI/KD, materi pembelajaran, pilihan ganda. pertanyaan, Petunjuk dan Informasi Pengembang. Pengujian black box menunjukkan bahwa tidak ada kesalahan dalam merangkai fungsi komputer dengan semua fungsi yang ada pada aplikasi media pembelajaran AR.Hasil uji tuntas oleh 2 ahli media adalah 4,21, ahli materi 4,62, dan respon pengguna 4,60; (3) Berdasarkan hasil pretest dan posttest 32 siswa diperoleh nilai N-gain sebesar 84,14 tergolong kategori “Efektif”. Kata Kunci: Augmented Reality, Perakitan Komputer, 3D, Android  Abstract. Augmented reality is a technology that uses a smartphone camera or webcam on a laptop to incorporate digital objects in the real world. This research adopts waterfall development model for development which is divided into four stages: (1) analysis, (2) design, (3) system coding and testing, (4) system integration and verification testing. This research was conducted in Class X Computer Network Engineering SMK Negeri 14 Medan. The product feasibility testing phase is carried out by two material experts and two media experts. In addition, a reaction test was carried out on users, namely students. Data analysis techniques use questionnaire survey tools, test media effectiveness, conduct pre-test and post-test, and calculate results using N-gain. The results of the development of learning media in the form of Android applications are computer-assembled learning media based on augmented reality technology, which consists of seven main parts, namely: AR 3D, AR videos, KI / KD, learning materials, multiple choice. questions, Instructions and Developer Information. Black box testing shows that there is no error in assembling computer functions with all functions in AR learning media applications. Due diligence results by 2 media experts were 4.21, material experts 4.62, and user responses 4.60; (3) Based on the pretest and posttest results, 32 students obtained an N-gain score of 84.14 classified as "Effective" category. Keywords: Augmented Reality, Computer Assembly, 3D, Android.
TRAINER PENGATURAN MOTOR LISTRIK UNTUK PRAKTIKUM PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR LISTRIK Isnaini, Muhammad; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Hutahaean, Harvei Desmon
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54006

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada matakuliah penggunaan dan pengaturan motor listrik. Pengembangan media interaktif ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif, kreatif dan mandiri tanpa adanya keterbatasan ruang, waktu ataupun adanya pendidik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan utama yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan dan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Rancangan desain multimedia pembelajaran interaktif dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan tingkat validitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil keseluruhan validasi ahli materi memperoleh rata-rata sebesar 4,73, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli materi tersebut dikategorikan sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli media memperoleh rata-rata sebesar 4,75, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli media tersebut dikategorikan sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Motor Listrik, Model ADDIE   Abstract: This study aims to develop interactive multimedia learning in the course of using and regulating electric motors. The development of interactive media aims to provide alternative learning media that can facilitate students to learn actively, creatively and independently without any limitations of space, time or the presence of educators. This study uses the ADDIE development model which consists of 5 main stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development and (4) Implementation and (5) Evaluation. The interactive learning multimedia design design is made using Adobe Flash software. In this study, the technical data analysis used is a descriptive analysis technique, which describes the level of validity of the product produced. Based on the overall validation results of material experts obtained an average of 4.73, the validation results of interactive learning multimedia products from these material experts are categorized as very good. The overall validation results of media experts obtained an average of 4.75, so the validation results of interactive learning multimedia products from these media experts are categorized as very good. Keywords: Interactive Learning Multimedia, Electric Motor, ADDIE Model
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IOT PADA MATAKULIAH MICROPROSESSOR Isnaini, Muhammad; Hutahaean, Harvei Desmon; Dewy, Mega Silfia
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60285

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan mahamahasiswa pada media pembelajaran berbasis IoT matakuliah Microprosessor. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kualitatif  dengan menggunakan  metode  survei  dalam  mengidentifikasi  kebutuhan  mahamahasiswa pada matakuliah Sistem Microprosessor. Dalam   penelitian   ini,   analisis   kebutuhan   mengacu   pada pencapaian  hasil  belajar mahamahasiswa,  kegunaan  dan  masalah  yang  dihadapi  mahamahasiswa  dalam penggunaan media pembelajaran serta perumusan media  yang  dibutuhkan  dalam  pembelajaran  tersebut. Subjek  penelitian  ini  adalah  20  orang  mahamahasiswa  dan  2  orang  dosen  matakuliah Sistem Microprosessor Prodi Pendidikan Teknik Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.   Data diperoleh  dengan  menggunakan  angket  kuesioner  dan  dianalisis  kemudian  membuat kesimpulan   berdasarkan   interpretasi   hasil   analisis Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 100% dosen sangat menginginkan peningkatan kualitas media pembelajaran dan juga 100% mahasiswa menginginkan untuk memiliki media pembelajaran yang mudah digunakan di mana pun mereka berada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki nilai yang sangat rendah dalam pembelajaran mikroprosesor, menghadapi kesulitan karena tidak dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mandiri, serta memerlukan pengembangan media pembelajaran berbasis IoT untuk mendukung pembelajaran pada mata kuliah Microprosesor. Kata Kunci: Media pembelajaran, IoT, Mata kuliah sistem microprosessor  Abstract: This study aims to describe the needs of college students in IoT-based learning media for Microprocessor courses. This research is a qualitative descriptive research using a survey method in identifying the needs of students in the Microprocessor System course. In this study, the needs analysis refers to the achievement of student learning outcomes, the usefulness and problems faced by students in the use of learning media and the formulation of the media needed in the learning. The subjects of this study are 20 students and 2 lecturers of the Microprocessor System course, Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Medan.   The data was obtained using questionnaires and analyzed then made conclusions based on the interpretation of the results of the analysis The results and discussion of this study show that the development of IoT-based media is very necessary. The results and discussion of this research show that the development of IoT-based media is very necessary. The needs analysis shows that 100% of lecturers really want to improve the quality of learning media and also 100% of students want to have learning media that is easy to use wherever they are. The results show that students still have very low scores in microprocessor learning, face difficulties because they cannot use better learning media to support the independent learning process, and require the development of IoT-based learning media to support learning in Microprocessor courses. Keywords: Learning media, IoT, Microprocessor system courses
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IOT PADA MATAKULIAH MICROPROSESSOR Isnaini, Muhammad; Hutahaean, Harvei Desmon; Dewy, Mega Silfia
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60285

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan mahamahasiswa pada media pembelajaran berbasis IoT matakuliah Microprosessor. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kualitatif  dengan menggunakan  metode  survei  dalam  mengidentifikasi  kebutuhan  mahamahasiswa pada matakuliah Sistem Microprosessor. Dalam   penelitian   ini,   analisis   kebutuhan   mengacu   pada pencapaian  hasil  belajar mahamahasiswa,  kegunaan  dan  masalah  yang  dihadapi  mahamahasiswa  dalam penggunaan media pembelajaran serta perumusan media  yang  dibutuhkan  dalam  pembelajaran  tersebut. Subjek  penelitian  ini  adalah  20  orang  mahamahasiswa  dan  2  orang  dosen  matakuliah Sistem Microprosessor Prodi Pendidikan Teknik Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.   Data diperoleh  dengan  menggunakan  angket  kuesioner  dan  dianalisis  kemudian  membuat kesimpulan   berdasarkan   interpretasi   hasil   analisis Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Hasil dan diskusi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media berbasis IoT sangat diperlukan. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 100% dosen sangat menginginkan peningkatan kualitas media pembelajaran dan juga 100% mahasiswa menginginkan untuk memiliki media pembelajaran yang mudah digunakan di mana pun mereka berada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki nilai yang sangat rendah dalam pembelajaran mikroprosesor, menghadapi kesulitan karena tidak dapat menggunakan media pembelajaran yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mandiri, serta memerlukan pengembangan media pembelajaran berbasis IoT untuk mendukung pembelajaran pada mata kuliah Microprosesor. Kata Kunci: Media pembelajaran, IoT, Mata kuliah sistem microprosessor  Abstract: This study aims to describe the needs of college students in IoT-based learning media for Microprocessor courses. This research is a qualitative descriptive research using a survey method in identifying the needs of students in the Microprocessor System course. In this study, the needs analysis refers to the achievement of student learning outcomes, the usefulness and problems faced by students in the use of learning media and the formulation of the media needed in the learning. The subjects of this study are 20 students and 2 lecturers of the Microprocessor System course, Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Medan.   The data was obtained using questionnaires and analyzed then made conclusions based on the interpretation of the results of the analysis The results and discussion of this study show that the development of IoT-based media is very necessary. The results and discussion of this research show that the development of IoT-based media is very necessary. The needs analysis shows that 100% of lecturers really want to improve the quality of learning media and also 100% of students want to have learning media that is easy to use wherever they are. The results show that students still have very low scores in microprocessor learning, face difficulties because they cannot use better learning media to support the independent learning process, and require the development of IoT-based learning media to support learning in Microprocessor courses. Keywords: Learning media, IoT, Microprocessor system courses
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
TRAINER PENGATURAN MOTOR LISTRIK UNTUK PRAKTIKUM PENGGUNAAN DAN PENGATURAN MOTOR LISTRIK Isnaini, Muhammad; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Hutahaean, Harvei Desmon
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v10i2.54006

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif pada matakuliah penggunaan dan pengaturan motor listrik. Pengembangan media interaktif ini bertujuan untuk menyediakan alternatif media pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif, kreatif dan mandiri tanpa adanya keterbatasan ruang, waktu ataupun adanya pendidik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan utama yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan dan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Rancangan desain multimedia pembelajaran interaktif dibuat dengan menggunakan software Adobe Flash. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan tingkat validitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil keseluruhan validasi ahli materi memperoleh rata-rata sebesar 4,73, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli materi tersebut dikategorikan sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli media memperoleh rata-rata sebesar 4,75, maka hasil validasi terhadap produk multimedia pembelajaran interaktif dari para ahli media tersebut dikategorikan sangat baik. Kata Kunci: Multimedia Pembelajaran Interaktif, Motor Listrik, Model ADDIE   Abstract: This study aims to develop interactive multimedia learning in the course of using and regulating electric motors. The development of interactive media aims to provide alternative learning media that can facilitate students to learn actively, creatively and independently without any limitations of space, time or the presence of educators. This study uses the ADDIE development model which consists of 5 main stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development and (4) Implementation and (5) Evaluation. The interactive learning multimedia design design is made using Adobe Flash software. In this study, the technical data analysis used is a descriptive analysis technique, which describes the level of validity of the product produced. Based on the overall validation results of material experts obtained an average of 4.73, the validation results of interactive learning multimedia products from these material experts are categorized as very good. The overall validation results of media experts obtained an average of 4.75, so the validation results of interactive learning multimedia products from these media experts are categorized as very good. Keywords: Interactive Learning Multimedia, Electric Motor, ADDIE Model