Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Arsitektur ARCADE

PATTERN OF SPACE DAN PERILAKU BERMAIN ANAK SEKOLAH SELAMA PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ) Cardiah, Tita; Sudarisman, Irwan; Natasya, Egha Fauzia; Putri, Amelya Rahmadani; Senawianto, Alif Nurrahiim; Andiyan, Andiyan
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Learning activities for school children during the Covid-19 pandemic were carried out using the Distance Learning method. Distance learning indirectly changes children's behavior both while studying and playing. The restriction of activities and play space for school children during Distance Learning method is a change that all children must face, including children living in housing. Pattern of Space and environmental settings, especially the residential environment, have a major influence on children's playing behavior. This study uses a qualitative descriptive method, which is to analyze through comparison of survey data and direct observation from two different residential environment settings. The result of the research is that different spatial patterns will affect children's play behavior patterns during distance learning, children's responses to spatial patterns, structure and character of environmental settings in play activities. The behavior and responses of different children become the design reference and produce basic data about the effect of pattern of greeting on children's playing behavior. Subsequent research on elements of the playroom in the New Normal.Abstrak: Kegiatan pembelajaran anak-anak sekolah pada masa pandemik Covid 19 ini dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).  Pembelajaran Jarak Jauh secara tidak langsung merubah perilaku anak baik saat belajar maupun saat bermain. Pembatasan kegiatan dan ruang bermain anak-anak sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh merupakan suatu perubahan yang harus dihadapi  semua anak-anak termasuk anak-anak yang tinggal di Perumahan. Pattern of Space dan setting lingkungan khususnya lingkungan perumahan berpengaruh besar terhadap perilaku bermain anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis melalui komparasi data hasil survey dan observasi langsung dari dua setting lingkungan perumahan yang berbeda. Hasil penelitian adalah pola ruang yang berbeda akan mempengaruhi pola perilaku bermain anak-anak selama pembelajaran jarak jauh, respon anak-anak terhadap pola ruang, struktur dan karakter setting lingkungan dalam kegiatan bermain. Perilaku dan respon anak-anak yang berbeda menjadi acuan desain dan menghasilkan dasar data tentang pengaruh pattern of sapace terhadap perilaku bermain anak.  Penelitian selanjutnya mengenai elemen ruang bermain dimasa New Normal. 
IMPLEMENTASI KONSEP IMMERSIVE EXPERIENCE PADA DESAIN MUSEUM GUNUNGAPI MERAPI YOGYAKARTA Zahra, Zalzabila Asnika; Cardiah, Tita; Widyaevan, Dea Aulia; Nabila, Ganesha Puspa
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the immersive experience concept in the design of the Merapi Volcano Museum in Yogyakarta to give visitors the experience of Mount Merapi to feel like they are in the real world. Because this immersive experience makes learning or providing information interesting and memorable for museum visitors. The phenomenon of museum fatigue is also one of the factors in the decline in the number of museum visitors in Indonesia, which was first put forward in 1916 by Benjamin Gilman who discussed the phenomenon of the decline in the number of museum visitors that occurred over several time periods. Problems based on the interior design components for the Merapi Volcano Museum are as follows: 1. Lack of interactive display facilities. The delivery of information is still difficult to understand because the delivery of collection information is presented in long text so that visitors rarely read the information. 2. Too much use of natural lighting in the exhibition causes visitors to be distracted from observing digital displays. Data collection for the design of the Merapi Volcano Museum used several stages, namely interviews, observation, references, perception and design. The findings from this immersive experience include the use of 3D dioramas, the use of audio in the form of eruptions from the Merapi volcano, the use of XR, VR, interactive layers and earthquake displays.Keyword: museum, immersive experince, displayAbstrak: Implentasi konsep immersive experince pada desain Museum Gunungapi Merapi di Yogyakarta untuk memberikan experience gunung merapi kepada para pengunjung merasakan berada seperti dalam dunia yang sesungguhnya. Karena dengan adanya immersive experience ini membuat pembelajaran atau pemberian informasi menjadi menarik dan juga berkesan bagi para pengunjung museum. Fenomena kelelahan museum atau museum fatigue juga menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah pengunjung museum di Indonesia, yang dikemukakan pertama kali pada tahun 1916 oleh Benjamin Gilman yang membahas mengenai fenomena penurunan jumlah pengunjung museum yang terjadi dalam beberapa periode waktu. Permasalahan berdasarkan komponen perancangan interior untuk Museum Gunungapi Merapi adalah sebagai berikut: Pertama, kurangnya fasilitas display interaktif. penyampaian informasi yang masih sulit dipahami karena penyampaian informasi koleksi dipaparkan dalam bentuk teks panjang sehingga pengunjung jarang yang membaca informasi. Kedua, terlalu banyaknya penggunaan pencahayaan alami di dalam pameran yang menyebabkan terganggunya pengunjung dalam mengamati display yang ditampilkan secara digital. Pengambilan data perancangan Museum Gunung Api Merapi ini menggunakan beberapa tahap yaitu wawancara, observasi, referensi, perencanaan dan perancangan. Metoda pembahasan adalah perencanaan dan perancangan. Temuan dari immersive experience ini berupa penggunaan 3D diorama, penggunaan audio berupa letusan dari gunungapi Merapi, penggunaan XR, VR, layar interaktif serta peraga gempa bumiKata Kunci: museum, immersive experince, display
Co-Authors Alif Nurrahiim Senawianto Alif Nurrahiim Senawianto Amanda, Aulia Amelya Rahmadani Putri Amelya Rahmadani Putri Andiyan Andreas Dwiputro Handoyo Andrianawati, Aida Andrinawati, Aida Asha Dwiana Tuzzahra Asif, Nayeem Aulia Putri, Mayang Bintang Mahendra Dea Aulia Widyaevan Deny Herjanto Dhiya’ Ulhaq Salsabil, Annida Djoko Murdowo Doddy Friestya Doddy Friestya Asharsinyo Donny Trihanondo Egha Fauzia Natasya Egha Fauzia Natasya Eliyana Firmansyah Eryansah, Rafi Fajarsani Retno Palupi Farabi, Sajiba Farida, Ariesa Fitriani, Pasya Dini Ganesha Puspa Nabila Golda, Nensi Habibah Hasniah Habibi, Farhan Ilham Hambali Wilman, Reza Hanifah, Nadhimatul Harahap, Nadhifa Khansa Azhar Hariana Ruwaidah Hendi Anwar Husna Izzati Imtihan Hanom Indah Prima Yasa Irwan Sudarisman Izdianazia, Tasya Jeremy Rengkung Karim, Inayah Alfatiha Khairunnisa Sunjaya, Ridha Kiki Putri Amelia Kinanti Ammara Komang Felly Pande Kurniawan, Filsa Andiani Kyky Kurnia Priandini Liani, Noviasari Mahadewa, I Gusti Ngurah Ananta Surya Mahendra Nur Hadiansyah Nanda Mega Kynanti Nangkula Utaberta Natasya, Egha Fauzia Negara, Safitri Puspita Niken Laksitarini Nisrina Lulu Hermawan, Kareline Nur Sheha Gunawan, Ahmad Nuril Khofifatun Nisa, Alif Nurwijayanti Permatasari, Mianabila Pratiwi, Annisa Ajeng Priyambodo, Anggita Herfitri Putri, Amelya Rahmadani Rangga Firmansyah Rengkung, Jeremy Reza Hambali Wilman Abdulhadi Ririhena, Fellmy Yehezkiel Satria, Muhammad Ridho Senawianto, Alif Nurrahiim Septony Siregar, Fernando Sheha, Ahmad Nur Sheifana, Novia Sihotang, Satria Juan Pablo Sinatrya, Singgih Rayhan Siska Aprilia, Dhea Syaldian, Denny Syifa, Nada Togar Mulya Raja Tri Haryotedjo Tri Wahyu Handayani Tri Wahyu Handayani Trihandono, Donny Vika Haristianti Widyanesti Liritantri Zahra, Zalzabila Asnika