Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : NALARs

KAJIAN PEMBANGUNAN LANDMARK & RTH DENGAN PENDEKATAN DESAIN KEARIFAN LOKAL DI KAWASAN STRATEGIS BANTEN Andiyan Andiyan; Tita Cardiah; Tri Wahyu Handayani
NALARs Vol 21, No 2 (2022): NALARs Volume 21 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.21.2.97-104

Abstract

ABSTRAK. Peraturan Provinsi Banten No. 2 tahun 2011 Dijelaskan bahwa Daerah Strategis Provinsi adalah wilayah yang perencanaan tata ruang tersebut diprioritaskan karena memiliki pengaruh yang sangat penting dalam lingkup provinsi ekonomi, sosial, budaya, dan / atau lingkungan.Metode penelitian dilakukan adalah penelitain gabungan seperti data primer (Survey,pengukuran,pengambilan foto dengan drone) sedangkan data sekunder (regulasi dinas setempat,kearifan lokal banten).Hasil dari penelitian dalam rangka mendukung pengembangan kawasan strategis provinsi maka diupayakan pembangunan infrastruktur yang merupakan motor penggerak suatu kawasan sebagai bagian terintegrasi antara pembangunan nasional dan roda pertumbuhan ekonomi.Maka perlu sebuah identitas Kawasan sebagai pembatas dalam sebuah Kawasan, dengan adanya RTH dan Landmark Kawasan sebagai pembatasa di 3 perbatasan Banten-Jawa barat, Banten-Lampung dan Banten Jakarta.Dengan dasar konsep Landmark dengan menerepakan kearifan local pada Sculpture dengan motif/bentuk dan bahan kearifan lokal pada Landmark.Kesimpulan dari penelitian ini dimana dapatmemberikan sebuah konsep desain pada RTH dan Landmark sebagai identitas dan perbatasan dengan wilayah provinsi lain dengan khas/kearifanlokal yang ada dibanten yang diterapkan dalam desain RTH dan Landmark.Kata kunci: Kawasan, Infrastruktur, Prioritas, StrategisABSTRACT. Banten Province Regulation No. 2 of 2011 It is explained that the Provincial Strategic Region is an area where spatial planning is prioritized because it significantly influences the province's economic, social, cultural, and/ or environmental scope. The research method is carried out by combining primary data (Surveys, measurements, taking photos with drones) and secondary data (regulations of local offices, local wisdom of Banten). The research results support the development of the province's strategic areas. Efforts are made to develop infrastructure, which is the driving force of an area as an integrated part of national development and the wheels of economic growth. Need a regional identity as a barrier in a room, with the existence of green open space and regional landmarks as boundaries on the three borders of Banten-West Java, Banten-Lampung, and Banten Jakarta. Based on the concept of Landmarks by applying local wisdom to Sculpture with motifs/shapes and materials local wisdom on Landmarks. The conclusion from this research is that it can provide a design concept for green open space and landmarks as identities and borders with other provincial areas with local characteristics/wisdom that exist in Banten, which are applied in the design of green open space and landmarks. Keywords: Area, Infrastructure, Priority, Strategic
Co-Authors Alif Nurrahiim Senawianto Alif Nurrahiim Senawianto Amanda, Aulia Amelya Rahmadani Putri Amelya Rahmadani Putri Andiyan Andreas Dwiputro Handoyo Andrianawati, Aida Andrinawati, Aida Asha Dwiana Tuzzahra Asif, Nayeem Aulia Putri, Mayang Bintang Mahendra Dea Aulia Widyaevan Deny Herjanto Dhiya’ Ulhaq Salsabil, Annida Djoko Murdowo Doddy Friestya Doddy Friestya Asharsinyo Donny Trihanondo Egha Fauzia Natasya Egha Fauzia Natasya Eliyana Firmansyah Eryansah, Rafi Fajarsani Retno Palupi Farabi, Sajiba Farida, Ariesa Fitriani, Pasya Dini Ganesha Puspa Nabila Golda, Nensi Habibah Hasniah Habibi, Farhan Ilham Hambali Wilman, Reza Hanifah, Nadhimatul Harahap, Nadhifa Khansa Azhar Hariana Ruwaidah Hendi Anwar Husna Izzati Imtihan Hanom Indah Prima Yasa Irwan Sudarisman Izdianazia, Tasya Jeremy Rengkung Karim, Inayah Alfatiha Khairunnisa Sunjaya, Ridha Kiki Putri Amelia Kinanti Ammara Komang Felly Pande Kurniawan, Filsa Andiani Kyky Kurnia Priandini Liani, Noviasari Mahadewa, I Gusti Ngurah Ananta Surya Mahendra Nur Hadiansyah Nanda Mega Kynanti Nangkula Utaberta Natasya, Egha Fauzia Negara, Safitri Puspita Niken Laksitarini Nisrina Lulu Hermawan, Kareline Nur Sheha Gunawan, Ahmad Nuril Khofifatun Nisa, Alif Nurwijayanti Permatasari, Mianabila Pratiwi, Annisa Ajeng Priyambodo, Anggita Herfitri Putri, Amelya Rahmadani Rangga Firmansyah Rengkung, Jeremy Reza Hambali Wilman Abdulhadi Ririhena, Fellmy Yehezkiel Satria, Muhammad Ridho Senawianto, Alif Nurrahiim Septony Siregar, Fernando Sheha, Ahmad Nur Sheifana, Novia Sihotang, Satria Juan Pablo Sinatrya, Singgih Rayhan Siska Aprilia, Dhea Syaldian, Denny Syifa, Nada Togar Mulya Raja Tri Haryotedjo Tri Wahyu Handayani Tri Wahyu Handayani Trihandono, Donny Vika Haristianti Widyanesti Liritantri Zahra, Zalzabila Asnika