Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

NUGGET IKAN BAWAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN ABUNG TINGGI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Utami, Vida Wira; Rosmiyati, Rosmiyati; Naswati, Wawat
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17963

Abstract

 Stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang yang ditandai dengan indikator tinggi badan menurut umur. Indikator TB/U memberikan indikasi masalah gizi yang sifatnya kronis sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama.  Inovasi Pangan Lokal Pembuatan Nugget Ikan merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kecukupan gizi masyarakat terutama kebutuhan protein harian yang bisa didapatkan dari pemanfaatan ikan bawal di desa Sukamaju Kec. Abung Tinggi Kabupaten Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung diversifikasi pangan lokal dengan memanfaatkan potensi  ikan bawal dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak-anak. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, pelatihan pembuatan nugget ikan dan penyuluhan gizi kepada masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi keluarga salah satunya dengan pemanfaatan budidaya ikan lokal. Kesimpulan: terdapat peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentinggingnya gizi dalam pertumbuhan anakanak dan peningkatan pengetahuan tentang cara pembuatan nugget ikan untuk mendukung diservasi pangan lokal. Agar pengabdian masyarakat dalam peningkatan inovasi-inovasi lainnya dapat dikembangkan sebagai upaya pencegahan stunting, baik untuk memberikan kesehatan dan peningkatan standar ekonomi kepada masyarakat sasaran, dan mendukung diversifikasi pangan lokal. Langkah selanjutnya adalah pemantauan dan evaluasi, serta perluasan program untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Kata kunci : Stunting, Ikan Bawal
Persepsi Guru SDN 09 Muaro Kalaban Terhadap Efektivitas Pelatihan Pengembangan Soal Numerasi Berbasis Aplikasi Testmoz Iska, Yulike; Zaimil, Roza; Rosmiyati, Rosmiyati; Pratiwi, Reno Warni
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2654

Abstract

This research is motivated by the importance of technology being integrated in learning, including numeracy. As a result of initial observations, 60% of students understood the basic concept of numeracy, while most teachers had no experience in developing numeracy problems or using the testmoz application. This study aims to describe the perception of SDN 09 Muaro Kalaban teachers on the effectiveness of training in the development of numerical questions based on the testmoz application. This study uses a quantitative descriptive approach with an instrument in the form of a questionnaire. The respondents in this study were 7 people. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of the study show that the majority of teachers have a very positive perception of this training. There were no negative responses from respondents to this training. The results of this study show that this training is effective in improving teacher competence, providing significant benefits to numeracy-based learning, and can be used as a model for teacher professional development in other schools. So it can be concluded that the training on the development of numeracy questions based on the testmoz application at SDN 09 Muaro Kalaban is considered very effective in improving teacher competence  
The Effectiveness Of Soybean Tempeh Nugget Consumption On Weight Gain In Undernourished Toddlers Rosalena, Wenny; Yuviska, Ike Ate; Rosmiyati, Rosmiyati; Nurliyani, Nurliyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i3.17423

Abstract

ABSTRAK : EFEKTIVITAS KONSUMSI NUGGET TEMPE KEDELAI TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT BADAN PADA BALITA KECIL Pendahuluan: Status gizi mengacu pada kondisi tubuh manusia yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan pemanfaatan zat gizi yang dikonsumsi oleh seseorang. Angka kejadian gizi buruk di dunia menurut WHO sebanyak 45 juta balita, di Indonesia mencapai 13,8%, Provinsi Lampung mencapai 14,8%. Sedangkan di Kabupaten Pesisir Barat terdapat 13,7% balita dan di Puskesmas Krui Selatan terdapat 5,7% balita mengalami gizi buruk. Gizi buruk pada anak balita dapat menghambat tumbuh kembangnya hingga dewasa dan cenderung bersifat irreversible. Salah satu upaya untuk mengatasi gizi buruk pada balita adalah melalui pemanfaatan olahan tempe kedelai dalam bentuk nugget tempe.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi nugget tempe kedelai terhadap pertambahan berat badan pada balita gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dan pendekatan one-group pretest-posttest. Populasinya adalah anak usia 1-5 tahun gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2024 sebanyak 42 responden dan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Intervensi berupa nugget tempe kedelai yang diberikan selama 4 minggu dengan asupan 30 g per hari. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan balita gizi kurang sebelum mengonsumsi nugget tempe kedelai adalah 8630 gram, meningkat menjadi 9256,67 gram setelah dikonsumsi. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan bahwa konsumsi nugget tempe kedelai efektif meningkatkan berat badan balita gizi buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2024 dengan p-value sebesar 0,000.Kesimpulan: Konsumsi nugget tempe kedelai efektif meningkatkan berat badan balita gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2024. Kata Kunci: Nugget, Tempe Kedelai, Berat Badan, Balita, Gizi Kurang ABSTRACT Introduction: Nutritional status refers to the condition of the human body influenced by food intake and the utilization of nutrients consumed by an individual. The incidence of malnutrition in the world according to WHO is 45 million children under five, in Indonesia it reaches 13.8%, Lampung province reaches 14.8%. Meanwhile in Pesisir Barat Regency there are 13.7% of children under five and in the South Krui Health Center there are 5.7% of children under five with malnutrition. Malnutrition in children under five can impede their growth and development into adulthood and tends to be irreversible. One effort to improve undernutrition in toddlers is through the use of processed soybean tempeh in the form of tempeh nuggets.Purpose: The aim of this study was to determine the effectiveness of soybean tempeh nugget consumption on weight gain in undernourished toddlers in the South Krui Community Health Center Working Area, West Pesisir Regency, in 2024.Method: This research employed a quantitative method with a pre-experimental design and a one-group pretest-posttest approach. The population comprised children aged 1-5 years with undernutrition in the South Krui Community Health Center Working Area, West Pesisir Regency, in 2024, with 42 respondents and a sample of 30 individuals. The sampling technique used was purposive sampling. The intervention consisted of soybean tempeh nuggets administered for 4 weeks with an intake of 30 g per day. Data analysis utilized the paired sample t-test.Results: The results of this study indicated that the average weight of undernourished toddlers before consuming soybean tempeh nuggets was 8630 grams, which increased to 9256.67 grams after consumption. The paired sample t-test results showed that the consumption of soybean tempeh nuggets was effective in increasing the weight of undernourished toddlers in the South Krui Community Health Center Working Area, West Pesisir Regency, in 2024, with a p-value of 0.000.Conclusion: Consumption of soybean tempeh nuggets was effective in increasing the weight of undernourished toddlers in the South Krui Community Health Center Working Area, West Pesisir Regency, in 2024. Keywords: Nuggets, Soybean Tempeh, Body Weight, Toddlers, Undernutrition
PENGARUH PERSEPSI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UMMY SOLOK Rosmiyati, Rosmiyati; Zaimil, Roza; Pratiwi, Reno Warni
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a significant effect of online learning perceptions on the learning outcomes of students of the Mathematics Education Study Program, FKIP UMMY Solok. The approach used is a quantitative approach with a correlational research method. The population in this study were students of the UMMY mathematics education study program in the 2021/2022 academic year. Sampling was carried out using purposive sampling technique. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis techniques in quantitative research use statistics with SPSS 21.0. The results of the study obtained a simple linear regression equation of the effect of perceptions of online learning on learning outcomes, namely Y = 64.814 + 0.264 X. The results of the Fhitung test = 2.296 with a significance level of 0.144> 0.05 so it can be concluded that student perceptions of online learning do not significantly affect learning outcomes. The result of the coefficient of determination (KD) = 9.5% means that the perception of Mathematics Education study program students contributes to learning outcomes by 9.5%. So it can be concluded that the perception of online learning does not significantly affect the learning outcomes of students of the Mathematics Education Study Program, FKIP UMMY Solok.
Inovasi Bunda Ami (Buah Naga Dan Madu Atasi Anemia) Astriana, Astriana; Rosmiyati, Rosmiyati; Sari, Ita Maya
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v7i1.20844

Abstract

Anemia adalah keadaan kadar hemoglobin dalam darah dibawah normal. Penyebabnya karena kurangnya zat gizi untuk pembentukan darah, seperti Zat Besi, asam folat, atau Vitamin B12. Anemia dapat terjadi apabila kadar Hemoglobin 10 gr/dl,dan jika kadar Hb kurang dari 6 gr/dl maka disebut Anemia Gravis. Pada wanita normal nilai hemoglobin sebesar 12-15 gr/dl namun pada ibu hamil memiliki resiko lebih besar untuk terkena anemia, kondisi ibu hamil yang anemia adalah Ibu yang memiliki kadar Hb kurang dari 11 gr/dl. Kadar hemoglobin <11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mencegah anemia dengan pemanfaatan jus buah naga dan madu. Metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi cara pembuatan jus buah naga dan madu kepada ibu hamil selama 45 menit. Media yang digunakan adalah power point dan leaflet. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2024 di Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 7 ibu hamil. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi tentang manfaat dari mengkonsumsi jus buah naga dan madu untuk meningkatkan HB selama masa kehamilan. Diharapkan hasil kegiatan inovasi ini dapat bermanfaat bagi ibu hamil untuk meningkatkan HB dalam darah dengan cara mengkonsumsi jus buah naga dan madu. Kata kunci : Anemia, Buah naga, Ibu hamil, Madu
Factors That Cause Anemia In Adolescent Girls Pusparini, Tyas Septiana; Sunarsih, Sunarsih; Sary, Lolita; Rosmiyati, Rosmiyati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i6.16912

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, sekitar 23% remaja mengalami anemia yang berarti 3 sampai 4 dari setiap 10 remaja menderita kondisi ini. Sementara itu, prevalensi anemia pada remaja putri di Provinsi Lampung (24,8%) melebihi angka kejadian anemia pada remaja putri di seluruh Indonesia (23,9%). Keadaan ini menunjukkan bahwa anemia masih merupakan masalah kesehatan yang cukup besar dan perlu mendapat perhatian khusus, sehingga ada beberapa faktor penyebab anemia yang perlu dikaji.Tujuan : Untuk mengetahui faktor penyebab anemia pada remaja putri di SMPN 1 Merbau Mataran, Lampung Selatan tahun 2024. Metode : Desain penelitian survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan data primer, penelitian dilakukan pada bulan Februari - Juli 2024 terhadap 145 responden, teknik pengumpulan data menggunakan data primer (kuesioner) dan data sekunder (laporan). Laboratorium Puskesmas Triwulan I). Variabel bebas status gizi, siklus menstruasi, lama menstruasi, dan pengetahuan tentang anemia. Variabel terikat. Anemia pada remaja Putri. Analisis univariat menggunakan uji distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji chi squareHasil: Ditemukan distribusi frekuensi anemia yang tidak anemia sebesar 60,7%, status gizi normal sebesar 64,1%, siklus menstruasi normal sebesar 79,3%, lama menstruasi normal sebesar 53,2%, dan pengetahuan baik tentang anemia sebesar 69%. Ada hubungan antara status gizi (p-value 0,02; OR value = 2,268), siklus menstruasi (p-value 0,01; OR = 0,314), lama menstruasi (p-value 0,03; OR = 2,082), pengetahuan tentang anemia dengan (p-value 0,03; OR = 0,444). Kesimpulan: Ada hubungan antara status gizi, siklus menstruasi, lama menstruasi, pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia. Saran: Bagi pihak sekolah untuk membentuk agen perubahan seperti mengangkat remaja putri menjadi pelopor, seperti membentuk kader pemuda di sekolah untuk membantu remaja putri lainnya untuk menambah pengetahuan tentang anemia yang selama ini masih dibantu oleh tenaga kesehatan. Kata kunci: Anemia, lama menstruasi, pengetahuan remaja, siklus menstruasi, status gizi. ABSTRACT Background : The prevalence of anemia in Indonesia is still quite high . Based on Riskesdas 2018 data, around 23% of adolescents experience anemia, which means that 3 to 4 out of every 10 adolescents suffer from this condition While the prevalence of anemia in adolescent girls in Lampung Province (24.8%) exceeds the incidence rate of anemia in adolescent girls throughout Indonesia (23.9%). This situation shows that anemia is still a significant health problems and needs special attention , so there are several factors that causes anemia that need to be researched .Objective : To find out the factors that causes of anemia in adolescents girls at SMPN 1 Merbau Mataran South Lampung in 2024.Methods : Design of analytical survey research , with a cross sectional approach . Using primary data, the study was conducted from February to July 2024 on 145 respondents , the data collection technique used primary data ( questionnaire ) and secondary data (Puskesmas Laboratory report in the first quarters ). Independent variables of nutritional status, menstrual cycle , menstruation duration , and knowledge about anemia. Dependent variables . Anemia in adolescents girls ... Univariate analysis using frequency distribution test , bivariate analysis using chi square testResults : It was found that the frequency distribution of anemia that was not anemia was 60.7%, normal nutritional status was 64.1%, normal menstruation cycle was 79.3%, normal menstruation duration was 53.2%, and good knowledge about anemia was 69%. There was a relationship between nutritional status ( p- value 0.02; OR value = 2.268), menstrual cycle ( p- value 0.01; OR=0.314), menstrual duration ( p- value 0.03; OR=2.082), knowledge of anemia with ( p- value 0.03; OR=0.444).Conclusion : There is a relationship between nutritional status, menstrual cycle , menstruation length , knowledge about anemia and the incidence of anemia.Suggestion : For schools to form agents of change such as appointing young women to be pioneer such as forming youth cadres in schools to help others young women to increase knowledge about anemia that is still assisted by health workers Keywords: Anemia, menstrual duration, adolescent knowledge, menstrual cycle, nutritional status .
The Effect Of Hypno-Breastfeeding And Oxytocin Massage On Breast Milk Production In Postpartum Mothers Adnyanawati, Ni Nyoman Sri; Rosmiyati, Rosmiyati; Octaviani Iqmy, Ledy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i4.11735

Abstract

Latar Belakang ASI merupakan sumber makanan utama pada bayi dan memiliki banyak manfaat untuk tumbuh dan berkembang secara optimal namun terlihat data capaian ASI di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2021 sebanyak 71,83% dan di Puskesmas Seputih Banyak sebesar 69,2% belum memenuhi standar capaian ASI Provinsi Lampung sebesar 80%. Hal ini dikarenakan produksi ASI ibu kurang, Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI dengan cara hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin. Tujuan penelitian untuk diketahui pengaruh hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023.Metode Jenis penelitian kuantitatif, rancangan pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi seluruh ibu nifas sebanyak 38 orang dengan sampel sebanyak 20 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. diberikan hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin selama 4 hari berturut-turut dalam waktu 30 menit. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Seputih Banyak pada bulan Januari s/d Juli 2023. Analisa univariat dan bivariat menggunakan uji t-tes dependen.Hasil Rata-rata pengeluaran ASI ibu post partum sebelum diberi pijat hypnobreastfeeding sebanyak 39,15ml dan sesudah diberi hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin sebanyak 100,60ml. Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value  0,000 (α<0.05).Kesimpulan dapat disimpulkan terdapat pengaruh hypno-breastfeeding dan oxytocin massage terhadap produksi ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023.Saran Diharapkan ibu nifas mendapatkan pengetahuan dan informasi yang tepat mengenai ASI Eksklusif serta dapat menerapkan kombinasi hypno-breastfeeding dan oxytocin massage untuk meningkatkan produksi ASI. Kata Kunci : Hypnobreastfeeding, Pijat Oksitosin, Pengeluaran ASI ibu Post Partum. ABSTRACT Backgraound Breast milk is the main source of food for babies and has many benefits for their optimal growth and development. However, the data of the coverage achievement for exclusive breastfeeding in Central Lampung Regency in 2021 was 71.83% and in the Seputih Banyak Public Health Center, it was 69.2% which did not meet the coverage achievement standards of exclusive breastfeeding in Lampung Province by 80%. This is because the production of breast milk is lacking. The efforts that can be made to increase milk production are by using hypno-breastfeeding and oxytocin massage.This study aimed to determine the effect of hypno-breastfeeding and oxytocin massage on breast milk production in postpartum mothers in the work area of Seputih Banyak Public Health Center, Central Lampung Regency in 2023.Methods This study was quantitative research. A pre-experimental method with one group pretest–posttest design approach was used in this study. The population in this study were 38 postpartum mothers. The sample in this study were 20 postpartum mothers chosen using a purposive sampling technique. Hypno-breastfeeding and oxytocin massage were applied for 30 minutes for 4 consecutive days. This study was conducted in the work area of Seputih Banyak Public Health Center from January to July 2023. Univariate and bivariate analyses using the dependent t-test were applied to analyze the data.Result The mean score of breast milk production before being given hypno-breastfeeding and oxytocin massage was 39.15 ml. The mean score of breast milk production after being given hypno-breastfeeding and oxytocin massage was 100.60 ml. The results of the statistical test using the dependent t-test obtained a p-value of 0.000 (α<0.05).Conclusion it can be concluded that there was an effect of hypno-breastfeeding and oxytocin massage on breast milk production in postpartum mothers in the work area of Seputih Banyak Public Health Center, Central Lampung Regency in 2023Suggestion It is hoped that postpartum mothers gain proper knowledge and information about exclusive breastfeeding and can apply the combination of hypno-breastfeeding and oxytocin massage to increase their breast milk production. Keywords: Hypno-breastfeeding, Oxytocin Massage, Breast Milk Production, Postpartum Mothers 
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Geometri Kelas VII SMPN 1 Kubung Permata Sari, Sinta; Murni Adel, Adevi; Rosmiyati, Rosmiyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.25394

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya dikembangkan LKPD dengan pendekatan kontekstual dalam materi geometri kelas VII SMPN 1 Kubung. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan yang menerapkan model Plomp yang terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap: preliminary research, development dan assesment. Penelitian ini pada tahap preliminary research yaitu menganalisis kebutuhan untuk kurikulum, konsep, dan karakteristik peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara bersama pendidik dan peserta didik. Dari hasil analisis perlunya dikembangkan LKPDdengan metode kontekstual pada bahan ajar materi geometri kelas VII. SMPN 1 Kubung yang dapat membantu peningkatan wawasan dan pengetahuan peserta didik, mendukung peserta didik dan pendidik dalam kegiatan pembelajaran.
Pengaruh KIE tentang pemanfaatan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil Suhartini, Suhartini; Rosmiyati, Rosmiyati
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 1 No. 1 (2023): Edition December 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v1i1.144

Abstract

Background: The MCH book as a tool for early detection of disorders or problems of mother and child. The results of the survey revealed that as many as 8 (80%) revealed that so far health workers had never provided education or information related to the benefits of the MCH book for pregnancy. Purpose: Knowing communication, information, and education of utilization MCH books on pregnant mothers knowledge. Method: This type of quantitative research with a quasi-experimental research design. The research population of Trimester I pregnant women in the working area of ​​Tanjung Sari Health Center in Natar District, South Lampung Regency, a sample of 30 people, purposive sampling technique sampling. Analysis of univariate and bivariate t-test data. Results: There was influence after being given CIE has an increase in the level of knowledge by a difference of 10.13 points with p-value 0,000. Conclusion: There was communication, information, and education of utilization MCH books on pregnant mother’s knowledge.   Keywords: CIE, MCH, Pregnant Mothers Knowledge   Pendahuluan: Buku KIA sebagai alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah ibu dan anak. Hasil prasurvey diketahui bahwa sebanyak 8 (80%) mengungkapkan bahwa selama ini tenaga kesehatan (Bidan) tidak pernah memberikan pendidikan ataupun informasi terkait dengan manfaatnya buku KIA untuk kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh KIE tentang pemanfaatan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ibu hamil Trimester I di wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan berjumlah 113 ibu hamil, sampel sebanyak 30 orang, teknik sampling Purposive Sampling. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test). Hasil: Ada pengaruh kelompok setelah diberikan KIE yang memiliki kenaikan tingkat pengetahuan dengan selisih 10,13 poin dan p–value 0,000. Simpulan: Ada pengaruh KIE tentang pemanfaatan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil.   Kata Kunci: KIE, KIA, Pengetahuan Ibu Hamil.
Pengaruh Teknik Pijat Bayi Terhadap Perkembangan Motorik Dan Peningkatan Berat Bayi Pada Pmb Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Tahun 2021 Sari Nainggolan, A.Triska Oktavika; Rosmiyati, Rosmiyati; Suharman, Suharman; Fitria, Fitria
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.9529

Abstract

Background: According to the Indonesian Ministry of Health that in 2010, 11.5% of children under five in Indonesia experienced growth and development disorders. While the data shows the total index of child development in Indonesia includes 88.3% and Lampung 85.%. (Riskesdas, 2018).Objective: The purpose of this study is to find out whether in doing baby massage is able to improve motor development and increase the baby's weight.Methods:Research used quantitatively, sampling techniques are generally done randomly with a pre-experimental design, experimental with one group pretest-posttest research design using a sample of as many as 20 babies. The study was conducted in June and July 2021, this study was in PMB Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Central Lampung.Result:The results of this study from 20 respondents averaged motor development before intervention of 0,30 standard errors of 0,050 lowest average results or minimum results of 0 and the highest results or maximal results of 1. While the average weight score before the intervention of 7.33 standard errors amounted to 0.247 the lowest average result or minimum result was 6 and the highest blood pressure result or maximal result of 9. Motor mean values after 0,05, SE 0,050 min 0 and max 1. While the weight after 0,05, SD 0,224, SE 0,050 min 0 and max 1.Conclusion: It can be concluded that the results of the t wilcoxon obtained p value0,000< α (0.05) means that H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence on the technical impact of baby massage on motor development and weight gain aged 4-12 months.Suggestion: Suggestions that the elderly and the community are able to apply baby massage to increase the child's motor development and baby's weight.Keywords: Baby, Baby Massage, Motor Development, Weight Gain Latar Belakang: Data nasional Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia bahwa pada tahun 2010, sebesar 11,5% anak balita di Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan data menunjukan total indeks perkembangan anak di Indonesia mencakup 88,3% dan Lampung 85,% . (Riskesdas, 2018).Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan di lakukan baby massage mampu meningkatkan perkembangan motorik dan meningkatkan berat badan bayi.Metode: Penelitian yang di gunakan kuantitatif, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random dengan desain pre-experimental  design, experimental dengan desain penelitian One Group pretest-posttest dengan menggunakan sampel sebanyak 20 bayi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni dan bulan Juli tahun 2021, Penelitian ini di PMB Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Lampung Tengah.Hasil: Hasil penlitian ini dari 20 responden nilai rata-rata perkembangan motorik sebelum intervensi sebesar 0,30 standar eror sebesar 0,050 hasil rata-rata terendah atau hasil minimal yaitu sebesar 0 dan hasil tertinggi atau hasil maximal sebesar 1. Sedangkan hasil nilai rata-rata berat badan sebelum intervensi sebesar 7,33 standar eror sebesar 0,247 hasil rata-rata terendah atau hasil minimal yaitu sebesar 6 dan hasil tekanan darah tertinggi atau hasil maximal sebesar 9. Nilai mean motorik setelah 0,05, SE 0,050 min 0 dan max 1. Sedangkan berat badan setelah 0,05, SD 0,224, SE 0,050 min 0 dan max 1.Kesimpulan: Dapat di simpulkan hasil uji wilcoxon didapat p value 0,000<α (0,05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh teknik baby massage terhadap perkembangan motorik dan kenaikan berat badan bayi usia 4-12 bulan.Saran: Saran agar oang tua dan masyarakat mampu menerapkan baby massage agar meningkatkan perkambangan motorik anak dan berat badan bayi.Kata Kunci: Bayi, Baby Massage, Perkembangan Motorik, Kenaikan Berat Badan