This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Mimbar Sekolah Dasar Majalah Lontar KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Surya Abdimas DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Indonesia Prima Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Literature and Literacy Jurnal Pendidikan Guru Profesional PAEDAGOGIE
Claim Missing Document
Check
Articles

Spektogram Tuturan Bahasa Indonesia Kalimat Interogatif Kata Tunggal Peserta Didik SDLB Kelas 4 Septiana, Ika
MAJALAH LONTAR Vol 33, No 2 (2021): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v33i2.8256

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal peserta didik SDLB kelas 4. Peserta didik SDLB mencakup bebarapa karakteristik anak berkemampuan khusus, salah satunya anak autis. Dalam artikel ini peserta didik SDLB yang dimaksud adalah anak SDLB yang berkategori anak autis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal anak autis. Tuturan anak autis SDLB Talitakum Semarang kelas 4 merupakan sumber data penelitian ini dengan data berupa tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan program Praat untuk mengetahui spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal anak autis. Hasil  tuturan kosa kata anak autis tidak dapat disamakan dengan anak normal dalam kegiatan komunikasi atau berbicara sehari-hari. Begitu juga dengan sesama anak autis juga memiliki kemampuan berbahasa yang berbeda. Hal itu karena setiap anak autis memiliki kesulitan berbahasa yang tidak sama. Anak autis menghasilkan tuturan dengan berbagai jenis kalimat. Salah satu tuturan yang hasilkan adalah kalimat interogratif kata tunggal. Anak autis masih mengalami kesulitan menuturkan kalimat Panjang. Tuturan yang dihasilkan sebagian besar terdiri atas satu kata sehingga dalam kalimat  interogratif kata tunggal ini kalimat interogratif yang dituturkan anak berupa kata tanya yang terdiri satu kata. Kalimat tanya dalam bahasa Indonesia meliputi apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana. 
DIFERENSIASI PROSES DALAM PEMBELAJARAN PUISI KELAS VII Widia Siska; Sri Suciati; Ika Septiana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30193

Abstract

21st century education with the Independent Curriculum requires educators to become adaptive and creative facilitators. However, until now the existing learning is still centered on educators and is cognitive in nature, so that Teaching and Learning Activities (KBM) limit students' creativity. Differentiated learning is a learning strategy that provides flexibility for students' interests, learning styles, and ability levels. This study aims to optimize student learning equality through the application of product differentiation learning at SMPN 39 Semarang. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. Data analysis uses data condensation, data presentation, and drawing conclusions, data validity uses data and source triangulation. The results of the study show that the application of product differentiation at SMPN 39 Semarang is able to foster student creativity, as seen from the enthusiasm for learning, the products produced, imagination in implementing product making, participation in discussions, and initiative in expressing ideas. So that through product differentiation students get relevant and meaningful learning experiences.
Pengembangan Media FLIPHTML5 Objek Wisata Sejarah untuk Menunjang Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Sulistio Putra, Kukuh Andriawan; Ika Septiana; Sudaryono, Sudaryono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7329

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan media fliphtml5 objek wisata sejarah untuk menunjang keterampilan menulis teks deskripsi. Model pengembangan Borg & Gall digunakan dalam penelitian pengembangan ini. Model pengembangan ini terdiri atas delapan tahapan, yaitu analisis kebutuhan awal, pembuatan draf, uji pakar/ahli, revisi draf, uji coba terbatas, FGD (forum group discussion), revisi draf prototype, dan pembuatan laporan pengembangan. Penelitian pengembangan ini menciptakan media fliphtml5 objek wisata sejarah untuk menunjang keterampilan menulis teks deskripsi yang telah disetujui oleh ahli media dan ahli materi. Kemudian diujikan di lapangan untuk mengamati seberapa baik kinerjanya dan bagaimana respons murid terhadapnya. Kajian pengembangan mengarah pada terciptanya media ajar yang dapat digunakan untuk pembelajaran. Media ini memperoleh skor dari ahli media sebesar 94 dari maksimal skor 100 dan skor dari ahli materi sebesar 81 dari maksimal skor 100 dengan kategori layak. Hasil uji lapangan menunjukkan kelayakan media ajar bagi guru, kedua guru memberikan nilai layak terhadap media ajar teks deskripsi. Guru SMP Negeri 1 Slawi memberikan nilai kelayakan media ajar dengan presentase 89%, sedangkan SMP Negeri 5 Satu Atap Bumijawa memberikan nilai 90% pada angket kelayakan media ajar. Hasil respons murid menunjukkan skor rata-rata sebesar 88% dari 30 murid SMP Negeri 1 Slawi dan 94% dari 30 murid SMP Negeri 5 Satu Atap Bumijawa dengan kategori layak. Artinya, media ajar yang dihasilkan dapat digunakan untuk pembelajaran.
Kode Tuturan dalam Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Tri Handoyo, Teguh; Asropah; Septiana, Ika
Sasando Vol 8 No 2 (2025): SASANDO OKTOBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the forms of speech code used in learning activities at school. The type of this research was qualitative research. The data consisted of utterances, and the data sources came from speakers in the school environment. The population in this study was the speakers within the environment of SMP Negeri 1 Jatinegara. The samples were teachers, students, and school members. The data collection technique used the observation method. A derivative of the observation method was done through tapping. The form of tapping was the free involvement observation method. The instruments used were observation, note-taking, and recording. The data analysis technique involved data collection, data reduction, and conclusion drawing. The results of the study showed that the form of code-switching included switching from Indonesian to Javanese and from Javanese to Indonesian. Meanwhile, the form of code-mixing involved mixing the codes of Indonesian and Javanese languages. The single-language variation showed a consultative register in Indonesian, while the ngoko and bebasan registers were used in Indonesian.
Innovation in Teaching Materials for Descriptive Texts: Introducing Local Tourist Attractions Using the Scan Me Application Astuti, Fera Dwi; Harjito, Harjito; Septiana, Ika; Umaya, Nazla Maharani
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i1.15246

Abstract

ABSTRACTThe skill of writing descriptive text is a competency that must be mastered by grade VII students. However, in reality, many still have difficulty in expressing ideas for writing descriptive text. Contextual and irrelevant teaching materials are one of the triggers. Teaching materials using the scan me application by utilizing local tourist attractions are one of the solutions. The method used in this study is R&D with eight stages of modification from Borg and Gall. Samples were taken from two schools, SMPN 1 Rembang and SMPN 3 Rembang with a total of 32 students from each school. Data collection techniques used questionnaires, interviews, and tests. The results of the study showed that the teaching materials developed were valid, practical, and effective in improving students' abilities in writing and understanding descriptive texts. The scan me application has proven to be an interactive and relevant media to students' learning styles in the digital era.Keywords: teaching materials, descriptive text, tourist attractions, scan me application 
Optimalisasi Penggunaan Media Website sebagai Upaya Peningkatan SDGs Desa Kalitengah Banjarnegara Septiana, Ika; Ulfiyani, Siti; Harjanto, Aris Tri Jaka
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.738

Abstract

Perkembangan dunia teknologi yang kian berkembang pesat memberikan pengaruh pada pemerintahan salah satunya desa. Dengan adanya teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi lokal di Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Kurangnya platform digital yang representatif untuk memasarkan pariwisata dan produk UMKM menyebabkan terbatasnya visibilitas desa sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kompetensi literasi digital masyarakat melalui pengelolaan situs web, mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan SDGS desa dan meningkatkan perekonomian desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu diskusi, ceramah, praktik dalam bentuk pelatihan. Tahapan metode yang digunakan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Peserta kegiatan pengabdian meliputi unsur Pokdarwis, UMKM, Karangtaruna, perangkat desa, PKK, tokoh masyarakat yang didominasi peserta dengan usia 31—40 sebanyak 35,7%. Peserta yang belum mengetahui website desa sebanyak 64,3%. Pelatihan pembuatan media web berfokus pada transfer pengetahuan dan keterampilan teknis pembuatan konten dan pengelolaan platform serta peningkatan kesadaran akan pentingnya transformasi digital di era modern. Luaran kegiatan berupa terbentuknya website Desa Kalitengah untuk memperkuat tata kelola desa dan mendukung keberlanjutan desa SDGs desa melalui peningkatan ekonomi melalui pariwisata dan UMKM. Kegiatan pengabdian yang dilakukan telah berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta terkait pengelolaan Web desa sehingga meningkatkan literasi digital dan menyediakan platform promosi desa.
Pengaruh Evaluasi Diagnostik dan Produk Terhadap Peningkatan Kaidah Kebahasaan dalam Penulisan Teks Deskripsi Siswa Kelas VII: Penelitian Sa’datun Wafiroh; Ika Septiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4186

Abstract

This study aims to describe the results of diagnostic evaluation and product evaluation in learning linguistic rules in writing descriptive texts for 32 seventh grade students. Diagnostic evaluation was conducted to map students' initial abilities related to the use of adjectives, specific words, sensory words, and simple figures of speech in writing descriptive texts. Furthermore, product evaluation was used to assess students' abilities in applying these linguistic rules to the descriptive texts they wrote. The results of the study showed a significant increase in abilities after the learning was given. This was seen from the increase in the number of students in the good and very good categories, as well as the decrease in the number of students who needed guidance at the product evaluation stage. These findings indicate that learning linguistic rules in descriptive texts can effectively improve students' writing skills and have a positive impact on mastery of relevant linguistic elements.
Pelatihan Keterampilan Membawakan Acara Berbasis Praktik Terstruktur bagi Guru TK PGRI se-Kota Semarang Mualafina, Rawinda Fitrotul; Ulfiyani, Siti; Septiana, Ika; Wijayanto, Wijayanto
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.279

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat termasuk guru masih beranggapan bahwa membawakan acara merupakan bakat bawaan yang hanya dimiliki sebagian orang. Anggapan tersebut merupakan pengingkaran dari fakta bahwa membawakan acara merupakan keterampilan yang dapat dikuasai oleh semua orang. Untuk mampu menguasai keterampilan membawakan acara, diperlukan latihan secara konsisten dan praktik langsung. Tujuan: Tujuan PkM ini ialah untuk meningkatkan keterampilan membawakan acara melalui integrasi pengalaman, teori, dan praktik. Metode: Metode yang diterapkan meliputi studi kasus berbasis pengalaman, diskusi interakti, dan praktik. Hasil: Terdapat pengingkatan pemahaman dan keterampilan dasar sebagai pewara pada peserta. Kesimpulan: Pelatihan dengan mengintegrasikan pengalaman, materi, dan praktik terbukti efektif dalam membantu peserta merefleksi diri dan mengembangkan keterampilan mewara. Peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dasar dalam mewara, khususnya pada penyusunan rundown, pengembangan naskah acara, dan pembawaan acara.
ANALISIS WACANA KRITIS DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) Yulianti; Ika Septiana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37614

Abstract

Penelitian ini membahas tentang iklan layanan masyarakat yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter, menggunakan teori Analisis Wacana Kritis Van Dijk. Tujuan utamanya adalah memahami cara iklan tersebut menyampaikan pesan, nilai, dan ideologi kepada masyarakat sekaligus perannya dalam membentuk pola pikir dan perilaku terkait praktik pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik mendengarkan, mencatat percakapan, serta menganalisis elemen visual. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan ini menggunakan narasi yang kuat untuk membangun citra keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab, serta menghubungkan praktik pendidikan karakter. Bahasa dalam iklan bersifat persuasif dan penuh emosi, dengan frasa seperti "Pegang Teguh Janji Yang Terucap Dengan Penuh Tanggung Jawab" yang menekankan teladan dan konsistensi. Pembahasan menunjukkan bahwa iklan ini tidak hanya berfungsi sebagai kampanye sosial, tetapi juga memperkuat ideologi tentang keluarga ideal dan nilai-nilai karakter yang diharapkan oleh masyarakat. Namun, representasi yang terbatas pada keluarga kelas menengah dapat menimbulkan tekanan dan mengurangi inklusivitas karena tidak mencerminkan keberagaman Indonesia. Temuan ini menyampaikan bahwa iklan ini efektif menyampaikan pesan moral melalui narasi yang penuh emosi, tetapi perlu memiliki representasi yang lebih inklusif agar dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan cara yang lebih efektif, Iklan layanan masyarakat mampu memengaruhi cara orang memandang dan melakukan tindakan mereka, dengan memanfaatkan cerita, bahasa yang bisa menyakinkan, serta gambar yang kuat. Analisis ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai peran iklan layanan masyarakat dalam membentuk pendidikan karakter.
Pilihan Bahasa dalam Interaksi Pembelajaran SMP di Tegal: Kajian Sosiolinguistik Teguh Tri Handoyo; Asropah, Asropah; Ika Septiana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.8040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di SMP Kabupaten Tegal. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan sosiolinguistik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 3 Slawi dan SMP Negeri 1 Pangkah, sedangkan sampelnya adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX dan siswa kelas IX D di kedua sekolah tersebut. Data berupa tuturan, sedangkan sumber data adalah guru dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, wawancara, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran meliputi alih kode, campur kode, dan variasi tunggal bahasa. Dalam penelitian tersebut terdapat pilihan bahasa berupa alih kode berjumlah 7 tuturan (9%), campur kode berjumlah 36 tuturan (43%), dan variasi tunggal bahasa berjumlah 40 tuturan (48%). Sedangkan faktor yang menjadi pilihan bahasa tersebut adalah tingkat kesopanan, bahasa netral, dan minimnya pengajaran dan penerapan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa meski berada di daerah Tegal, Jawa Tengah, pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran didominasi oleh pilihan bahasa berupa variasi tunggal bahasa Indonesia. Unsur wilayah spesifik Kabupaten Tegal menjadi kebaruan dalam penelitian sosiolinguistik ini