Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Implementation of Astiantih, Susi; Suryadi, Ray; Andas, Netty Huzniati; Pratiwi, Alifiah; Abin, Rais; Hafifah, Nurul
Al-Mudarris Vol 7 No 1 (2024): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v7i1.8807

Abstract

This research presented the Effect of Reading Wattpad Toward Students
BELAJAR BAHASA INGGRIS MENYENANGKAN DAN MANDIRI BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLEGENT UNTUK PELAJAR PEMULA Alifiah Pratiwi; Ray Suryadi; Netty Huzniati Andas; Heri Alfian; Aqzhariady Khartha; Sultan, Sultan; La Ode Hasnuddin S. Sagala
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu para mahasiswa pembelajar non Bahasa Inggris di Indonesia untuk mengurangi tingkat kecemasan mereka saat berbicara di depan orang lain. Penelitian ini membantu mengembangkan suasana yang mendorong siswa untuk berlatih berbicara secara mandiri. Penelitian ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelegent (AI) dimana suasana belajar mandiri dan menyenangkan dapat diperoleh dengan menggunakan Pengenalan Ucapan Otomatis atau Automatic Speech Recognition (ASR) sehingga mahasiswa dapat berlatih berbicara secara individu tanpa merasa cemas atau tertekan, karena mereka bisa berlatih secara mandiri di depan laptop atau gadget. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan ADDIE mulai dari mengalisis kebutuhan belajar mahasiswa, Analisis Produk, Desain Produk, melakukan validasi produk Pengembangan Produk, Implementasi Produk, dan Evaluasi Produk yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk berlatih secara mandiri. Setelah produk diuji dan dipastikan berfungsi dengan baik, produk kemudian diimplementasikan kepada para peserta. Hasil pengujian pertama menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuannya. Aplikasi memberikan skor 7 (tujuh) berdasarkan ucapan pengguna. Peserta 1, 2, dan 3 menerima skor dan umpan balik mereka tanpa kendala sama sekali. Dalam hal ini, para peserta menggunakan produk di ruangan yang tenang, di mana hanya ucapan mereka yang dikenali oleh aplikasi. Sementara itu, pada pengujian kedua, aplikasi memberikan skor 0 (nol) berdasarkan ucapan pengguna. Peserta 4 menerima skor 0 (nol) pada aspek akurasi, sementara peserta 5 mendapatkan skor 0 (nol) pada aspek akurasi dan kelancaran (fluency). Produk tidak dapat mengenali masukan ucapan dengan benar, sehingga menghasilkan skor dan umpan balik yang tidak akurat. Selain belajar bahasa Inggris teknik berbasis suara ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, seperti membantu penyandang disabilitas, mengemudikan mobil dengan tangan, panggilan darurat, dan banyak lagi.
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Peningkatan Pelayanan Publik oleh Anggota Kepolisian Kecamatan Wundulako Hariadi Syam; Rais Abin; Bimas Reskiawan; Ray Suryadi
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan bahasa Inggris untuk anggota kepolisian menjadi semakin relevan di era globalisasi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di wilayah yang berpotensi menerima kunjungan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris anggota kepolisian Kecamatan Wundulako melalui program pelatihan intensif. Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan berbasis tugas dan simulasi, yang menekankan pada penggunaan bahasa Inggris dalam situasi nyata yang sering dihadapi anggota kepolisian, seperti memberikan arahan, menangani keluhan, dan menghadapi situasi darurat. Sebanyak 10 peserta yang merupakan anggota kepolisian setempat mengikuti pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbahasa Inggris peserta, yang diukur melalui pre-test dan post-test, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 33,5%. Selain itu, hasil observasi selama simulasi juga menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan keterampilan bahasa Inggris mereka dengan lebih efektif dalam situasi yang relevan dengan tugas mereka. Peserta mengakui bahwa pelatihan ini memberikan manfaat besar, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam berinteraksi dengan warga asing. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dan diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain dengan situasi serupa untuk mendukung peningkatan pelayanan publik di kalangan aparat kepolisian.
Enhancing Women's Entrepreneurial Competencies through Intensive English Training Integrated with the DreamBuilder LMS Khartha, Aqzhariady; Alfian, Heri; Bohang, Muthmainnah Bahri A.; Suryadi, Ray; Pratiwi, Alifiah; Dakka, Litha Nesidekawati; Marhamah, Marhamah
Indonesian Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.7.2.247-254

Abstract

Program ini memperkenalkan pelatihan Bahasa Inggris intensif yang diintegrasikan dengan DreamBuilder Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis dan kompetensi kewirausahaan bagi pengusaha perempuan. Pelatihan ini menggabungkan pembelajaran bahasa yang terarah dengan konten kewirausahaan melalui workshop interaktif, latihan peran, dan pembelajaran mandiri. Hasil evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei peserta menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 35,4% dalam kemahiran berbahasa Inggris, khususnya pada kosa kata bisnis, komunikasi tertulis, dan presentasi lisan. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam memahami materi DreamBuilder serta dalam menggunakan Bahasa Inggris pada interaksi bisnis. Program ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan bahasa dan platform pembelajaran digital untuk mengatasi hambatan bahasa serta memberdayakan perempuan agar mampu bersaing secara efektif dalam lingkungan bisnis global.This program introduced an intensive English training initiative integrated with the DreamBuilder Learning Management System (LMS) to enhance the business communication skills and entrepreneurial competencies of women entrepreneurs. The training combined targeted language instruction with entrepreneurship-focused content through interactive workshops, role-playing, and self-directed learning. Evaluation through pre- and post-tests and participant surveys showed an average improvement of 35.4% in English proficiency, particularly in business vocabulary, written communication, and oral presentation. Participants also reported increased confidence in understanding DreamBuilder materials and using English in business interactions. The program underscores the importance of integrating language education with digital learning platforms to overcome language barriers and empower women to compete effectively in the global business environment.
Program Pelatihan Bahasa Inggris melalui Word the Day di SMAN 21 Makassar Suryadi, Ray; Abuhaer, Herawati; Sakkir, Geminastiti; Abdullah, Abdullah; Dollah, Syarifuddin
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i4.1838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan English Day bertajuk Word the Day yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa di SMAN 21 Makassar. Program pelatihan ini fokus pada peningkatan keterampilan berbicara, mendengarkan, penguasaan kosakata, dan pemahaman struktur bahasa. Pelatihan dilaksanakan selama dua minggu, dengan kombinasi antara pelajaran teoretis dan latihan praktis untuk memastikan siswa dapat mengintegrasikan bahasa Inggris dalam pembelajaran yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris siswa, terutama pada keterampilan berbicara dan mendengarkan. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris dalam pengajaran mata pelajaran juga meningkat, dengan siswa menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menggunakan bahasa Inggris dalam pelajaran mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan dalam akuisisi bahasa bagi siswa, terutama bagi mereka yang belajar mata pelajaran non-bahasa Inggris seperti sains dan ekonomi. Dengan menyediakan pelatihan berbasis praktik, program English Day Word the Day tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan pembelajaran yang lebih komunikatif dan interaktif di dalam kelas.
Diversifikasi Olahan Kulit Ikan Bolu menjadi Snack Sehat Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi Ray Suryadi; Abuhaer, Herawati; Sakkir, Geminastiti; Abdullah; Dollah, Syarifuddin
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.93

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovatif berbahan dasar kulit ikan bolu yang diolah menjadi camilan renyah bernilai ekonomi tinggi bernama KRIBOLU (Kripik Kulit Ikan Bolu). Latar belakang kegiatan ini berangkat dari masih rendahnya pemanfaatan limbah ikan, khususnya kulit ikan bolu yang memiliki potensi dijadikan produk pangan fungsional kaya protein dan kolagen. Melalui program ini, dilakukan serangkaian tahap pelaksanaan yang meliputi persiapan bahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kewirausahaan melalui praktik langsung (experiential learning), pengujian kualitas produk, analisis penerimaan konsumen, dan penilaian indikator keberhasilan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KRIBOLU diterima dengan baik oleh konsumen berdasarkan indikator kualitas rasa, kerenyahan, keunikan bahan baku, hingga desain kemasan. Seluruh indikator keberhasilan berada pada kategori baik–sangat baik, yang menandakan bahwa KRIBOLU memiliki peluang besar dikembangkan menjadi produk usaha berkelanjutan. Selain menghasilkan produk inovatif, program ini juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam manajemen usaha, inovasi produk, branding, dan pemasaran. Dengan demikian, PKM Kewirausahaan ini berhasil mencapai tujuan pengembangan produk kreatif sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan sumber daya lokal serta peluang ekonomi di sektor perikanan.
The Correlation Between English Language Learning Strategies And Students Thinking Style At The Second Grade Of Man 1 Kolaka Ray Suryadi; Firdayana Kamaruddin
JETAL: Journal of English Teaching & Applied Linguistic Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : English Education Department at FKIP Nommensen University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jetal.v3i2.661

Abstract

This research was conducted at MAN 1 Kolaka. The objective of this reaseach is to find out information and data weather there is any correlation between English language learning strategy and students’ thinking style at the second grade AGAMA I of MAN 1 Kolaka. The research design is descriptive quantitative. The data were collected through questionnaires. English Language Learning Strategy at the second grade AGAMA I of MAN 1 Kolaka are Metacognitive with the total frequency is 47% percent and Studets’ Thinking Style are Extrovert with the total persentage is 53%. The Population of the research was the second grade students of MAN 1 Kolaka and the sample of the research was class AGAMA I which consisted of 15 students. The data analysis used in this research was product moment formula which showed that there was no any correlation between English Language Learning Strategy and Students’ Thinking Style. It could be synthesized that hypothesis were r-count was lower than r-table. So H1 was rejected and H2 was accepted. The coefficient Correlation between English Language Learning Strategies and Students’ Thinking Style did not have any significant correlation with the r-count = -0,218 was lower than r-table 0,514 at the significance level 5% and degree of freedom (df) was 15 (-0,218>0,514). Therefore, it was categorized as low correlation. H0 and H1 was rejected and H2 was accepted.
The Role of Artificial Intelligence in Learning English for Business material: Challenges and Ethical Considerations: English Syamsinar; Marwah Juwita Yusuf; Kapriani; Indrayani Simpuruh; Ray Suryadi; Khaerati; Muh. Amir
JOEY: Journal of English Ibrahimy Vol. 5 No. 1 (2026): JOEY:Journal of English Ibrahimy
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/joey.2026.v5i1.94-107

Abstract

This study investigated the role of AI tools in English for Business learning, identifies the challenges students face when using these tools, and proposes ethical considerations for their academic use. The researcher employed a descriptive qualitative research design and used purposive sampling to select the participants. The participants consisted of 104 students from STIE Tri Dharma Nusantara. The additional participants were four English lecturers, who discussed the challenges of students’ use of AI from their perspectives and offered consideration for ethical AI use in academic contexts. Data were collected through classroom observations, questionnaires, and semi-structured interviews with 6 students. The findings revealed that AI tools play four major roles in English for Business learning: facilitating effective and efficient learning processes, enhancing business communication competencies, serving as references and models, and acting as catalysts for learning rather than substitutes for educators. Survey results indicate moderate to high levels of AI usage among students. However, several challenges were identified, including unnatural or overly general language output, limited contextual and cultural understanding, reduced critical thinking, increased risk of plagiarism, diminished learning motivation, and lower self-confidence. Lecturers highlighted issues related to the similarity of students’ work and the difficulty in assessing genuine understanding. In response, this study emphasizes the importance of ethical AI integration through effective prompt design and positioning AI as a supportive learning assistant grounded in students’ prior knowledge.
An Analysis of Identification of Students’ Need in Learning English at Marketing Department of SMK Negeri 1 Kolaka Suryadi, Ray; Hendra
JET ADI BUANA Vol 6 No 01 (2021): Volume 6 Number 01 April 2021
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jet.v6.n01.2021.3507

Abstract

This research is aimed to answer the problem of the research “What are the students’ needs in the Marketing Department at SMK Negeri 1 Kolaka in learning English?” This research uses a qualitative research design where the data are explained in the description form. The instruments of the research are questionnaires and interview guidelines. The participants of the research are students of the Marketing Department in the second grade in SMK Negeri 1 Kolaka. The result showed the student needs, the first is for the student's necessities who are more likely to learn speaking skills, and also for the material they wanted is online marketing material, which means that they considered their needs in the future when they enter the world of work, another thing that students’ needs in their English learning is they need a material that is appropriate to their major so that what they learn in school can be applied when they are working later, while the students’ lack is their speaking skill and also vocabulary deficiencies. Where they have no space or place to use their English skills that they have learned and for the desires of students in terms of learning English, students are more likely want to learn English by going outside. And for the learning methods that used by the teacher, students are more likely want to study in pairs or groups with their friends rather than study alone. Besides, students also want the teachers who can become facilitators and guides in the English learning process.
Utilization of Wordwall Gamification Application to Improve Students' Cognitive Creativity and Critical Thinking in English Lessons Rais Abin; Sultan; La Ode Muhammad Idrus Hamid B.; Ray Suryadi; Kevin Hendrawan
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8029

Abstract

In the digital era, interactive learning aligned with Generation Z's characteristics is crucial. Based on constructivist theory, gamification through Wordwall offers innovative ways to enhance student engagement, creativity, and critical thinking. Yet, English instruction for eighth-grade students at SMP Negeri 2 Samaturu remains traditional, limiting cognitive creativity and critical thinking development. This research analyzes Wordwall's impact on these skills among 25 randomly selected eighth-grade students. A quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design was implemented over eight weeks (three sessions weekly). Instruments included writing tests for cognitive creativity, speaking tests for critical thinking, and observation checklists for engagement. SPSS one-sample t-test analysis showed significant gains. Cognitive creativity reached a mean of 80.12 (t=5.28 > t-table 2.06, p<0.05, Cohen's d=1.06—large effect). Critical thinking averaged 81.64 (t=6.18 > 2.06, p<0.05, d=1.24—large effect), confirming Wordwall's substantial influence. The intervention fostered 21st-century skills effectively. Limitations encompass the pre-experimental design and small single-school sample. Recommendations urge Wordwall integration in junior high curricula; future studies should adopt randomized controlled trials with larger, diverse cohorts. Keywords: Wordwall, gamification, cognitive creativity, critical thinking, English learning.