p-Index From 2021 - 2026
6.353
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Jurnal Sosio Agribisnis Agro Ekonomi AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) Jurnal Pertanian Agros JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI JURNAL AGRICA Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Indonesian Journal of Community Services Jurnal Manajemen Bisnis Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Journal of halal product and research (JHPR) Jurnal Agroristek JURNAL ILMIAH AGRINECA Airlangga Journal of Innovation Management Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Agroradix : Jurnal Ilmu Pertanian Agri Wiralodra Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Anjoro : International Journal of Agriculture and Business Agroteksos Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Journal of ASEAN Dynamics and Beyond Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Jarlit Mediagro VIGOR: JURNAL ILMU PERTANIAN TROPIKA DAN SUBTROPIKA Journal of Economic and Management (JECMA) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Business and Political Economy: Biannual Review of The Indonesian Economy Review Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Journal Of Agribusiness, Social and Economic Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif paradigma agribisnis Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik
Claim Missing Document
Check
Articles

INISIASI PENGEMBANGAN JALUR DAN BASECAMP PENDAKIAN GUNUNG SLAMET SEBAGAI AKTIVITAS PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN DI DESA KEMUTUG LOR KECAMATAN BATURRADEN: INISIASI PENGEMBANGAN JALUR DAN BASECAMP PENDAKIAN GUNUNG SLAMET SEBAGAI AKTIVITAS PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN DI DESA KEMUTUG LOR KECAMATAN BATURRADEN Rachmah, Malinda Aptika; Budiyoko; Sunendar; Saputro, Wahyu Adhi
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v10i2.9139

Abstract

Pengembangan wisata alam merupakan sebuah upaya dalam meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Salah satu bentuk pengembangan wisata alam adalah dengan pembukaan basecamp dan jalur pendakian. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dasar terkait dengan pengembangan basecamp dan jalur pendakian pada LMDH Wana Karya Lestari dan masyarakat sekitar Desa Kemutug Lor. Pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan participatory rural appraisal (PRA), dimana masyarakat yang terlibat dalam pengabdian ini akan diberikan pengetahuan dan pemahaman, kemudian dilakukan diskusi secara partisipatif. Hasil analisis pre-test dan post-test yang dilakukan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta terkait dengan materi yang diberikan. Pasca kegiatan pengabdian ini, diharapkan nantinya dalam pembukaan basecamp dan jalur pendakian Gunung Slamet via Baturraden dapat mengimplementasikan materi yang diberikan
THE RELATIONSHIP OF RAINFALL TO FOOD PRODUCTIVITY ON THE ISLAND OF JAVA Saputro, Wahyu Adhi; Harahap, Fitri Amalinda; Firdauzi, Indrawan; Dewati, Rosita
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 1 (2025): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v9i1.6236

Abstract

The high productivity of food crops that occurs in Java Island certainly cannot be separated from the existing rainfall. The availability of water that meets the needs of rice and corn plants will certainly allow plants to grow and develop optimally. The purpose of this study was to determine the relationship between rainfall and food crop productivity in Java Island. This study is a descriptive analytical study using secondary data sourced from the Central Statistics Agency from 2015-2014. The selection of the Java Island research location is because this region contributes more than 50% of the national rice and corn production supply. The data analysis method used is the Pearson correlation. Based on the results of the study, it can be seen that the highest average rice productivity is owned by West Java Province with a rice productivity achievement of 58.64 quintals per hectare, while the highest corn productivity achievement occurred in the same location with an average of 76.58 quintals per hectare. Based on the results of the study, it was also found that there is a relationship between rainfall and rice and corn productivity in Java Island. This is indicated by the significance value of both being less than the alpha value of 5%. In addition, the relationship between rainfall and rice productivity is in the moderate category, while the relationship between rainfall and corn productivity is in the low category. Keywords: Rainfall, Corn, Rice, Productivity
KINERJA AGRIBISNIS KEDELAI DI KABUPATEN BANYUMAS Wijayanti, Irene Kartika Eka; Putri, Dindy Darmawati; Kusnaman, Djeimy; Mulyani, Altri; Saputro, Wahyu Adhi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3884

Abstract

Banyumas Regency is one of the soybean producers in Central Java. The development of soybean agribusiness will be successful if the performance of all sub systems is well integrated. This research aims to examine the performance of the soybean agribusiness system in Banyumas Regency. The research location was determined purposively on the basis of four main soybean producing sub-districts in Banyumas Regency, including Kebasen, Jatilawang, Banyumas, and Kembaran. The research sample of 101 people was determined using a simple random sampling method from 1,867 soybean farmers. The data used is data from the 2022 planting season. The input supply, cultivation, harvest and post-harvest handling, marketing and support subsystems were analyzed using the average percentage index of perceptions of soybean farmers. Based on the agribusiness system approach consisting of upstream, farming, agro-industry, marketing and supporting subsystems, it shows that the performance of the soybean agribusiness subsystem in Banyumas district obtained an average performance score for the entire soybean agribusiness subsystem of 3.58 in the good category. The highest value is in the upstream sub system and the lowest is in the farming sub system. Thus, various policies are needed to improve the performance of soybean farming in order to realize the welfare of soybean farmers in Banyumas Regency. Keywords: performance; agribusiness system; soya bean INTISARIKabupaten Banyumas merupakan salah satu produsen kedelai di Jawa Tengah. Pengembangan agribisnis kedelai akan berhasil apabila kinerja semua sub system nya terintegrasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja system agribisnis kedelai di Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive atas dasar empat kecamatan penghasil utama kedelai di Kabupaten Banyumas,  diantaranya Kebasen, Jatilawang, Banyumas, dan Kembaran. Sampel penelitian sebanyak 101 orang ditentukan menggunakan metode simple random sampling dari 1.867 petani kedelai. Data yang digunakan adalah data musim tanam tahun 2022. Subsistem penyediaan input, budi daya, penanganan panen dan pascapanen, pemasaran dan penunjang dianalisis dengan menggunakan persentase indeks rata-rata persepsi petani kedelai. Berdasarkan pendekatan sistem agribisnis yang terdiri atas subsistem hulu, usahatani, agroindustri, pemasaran dan penunjang menunjukkan bahwa kinerja subsistem agribisnis kedelai di kabupaten Banyumas memperoleh skor kinerja rata untuk keseluruhan subsistem agribisnis kedelai sebesar 3,58 dengan kategori baik. Nilai tertinggi pada sub system hulu dan terendah pada sub sistem usahatani. Dengan demikian diperlukan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kinerja usahatani kedelai guna mewujudkan kesejahteraan petani kedelai di Kabupaten Banyumas. Kata kunci: kinerja; system agribisnis; kedelai
Potensi Cadangan Pangan Pokok Kabupaten Karawang Wahyu Adhi Saputro
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pangan menjadi hak nyata bagi setiap individu. Konsumsi beras yang masih menjadi pangan utama menjadikan setiap daerah untuk bisa berlomba-lomba menyediakan kebutuhan pangan masyarakat domestiknya tak terkecuali Kabupaten Karawang yang terkenal sebagai lumbung padi di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi cadangan pangan pokok yaitu beras di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik menggunakan data sekunder dari BPS Kabupaten Karawang dari tahun 2018 hingga tahun 2024. Metode analisis data mengenai cadangan pangan dilakukan dengan mengurangkan produksi beras dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Karawang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa Kabupaten Karawang memiliki produksi beras yang baik dengan rerata capaian 656.405 ton beras. Tingkat konsumsi masyarakat Kabupaten Karawang mencapai 221.506 ton beras setiap tahunnya. Surplus beras terjadi di Kabupaten Karawang setiap tahunnya dengan rerata capaian 434.899 ton beras. Hal ini menjadi pertanda yang baik bagi Kabupaten Karawang yang memiliki potensi cadangan pangan pokok beras yang selalu positif di setiap tahunnya.
Co-Authors Aditya Solichin Aditya Solichin Ahmad Fauzi Ahmad Fauzi Ali Hasyim Al Rosyid Ali Hasyim Al Rosyid Ali Hasyim Al Rosyid Ali Hasyim Al Rosyid Ali Hasyim Al rosyid, Ali Hasyim Altri Mulyani Amalia, Dhea Ayu Resky Anggrasari, Herdiana Any Suryantini Aris Prio Agus Santoso Budi Dharmawan Budi Dharmawan Budiyoko Budiyoko Budiyoko Budiyoko Budiyoko Budiyoko Budiyoko Candarisma Dhanes Noor Viana Candarisma Dhanes Noor Viana Candarisma Dhanes Noor Viana Devi Aprilia Dewanti Risa Utami Dewi Oktaviyanti Dhea Ayu Resky Amalia Dhea Ayu Resky Amalia Dhea Ayu Resky Amalia Dindy Darmawati Putri Ecclisia Sulistyowati Ecclisia Sulistyowati Ecclisia Sulistyowati Eka Nur Jannah Fachruddin Edi Nugroho Saputro Fauzi Ahmad Muda Fery Wisnu Saputro Fery Wisnu Saputro, Fery Wisnu Fitri Amalinda Harahap Garnet Filemon Helbawanti, Octaviana Helbawanti, Octaviana Helbawanti Indah Wahyu Utami Indrawan Firdauzi Irene Kartika Eka Wijayanti Kumaratih Kumaratungga Dewi Kurniawan, Thauefek Kusnaman, Djeimy Lestari, Retna Dewi Lily Katniaty Lutfi Zukkifli Lyly Katniati Malinda Aptika Rachmah Masyhuri Masyhuri Moh. Yusuf Dawud Muhammad Bachtiar Musthafa Muhammad Soleh Mustaufik Musta’in Musta’in Musta’in Musta’in Ningrum, Restie Novita Novitaningrum, Restie Prasetyo, Kunandar Pratiwi, Liana Fatma Leslie Qurotu Ayun Qurotu Ayun Ramadhani A Sunaryono Ramadhani Ardhianto Karsa Sunaryono Restie Novitaningrum Ringgo Ismoyo Buwono Ringgo Ismoyo Buwono Romadhoni Usflida Sari Rosita Dewati, Rosita Safitri Nur Rohmah Shidiq Kurniawan Singgih Purnomo Sri Hidayati Sulistyowati, Ecclisia Sunendar Sunendar Sunendar Thauefek Kurniawan Tri Wisudawati Tri Wisudawati Tri Wisudawati Tri Wisudawati Ulfa, Amalia Nadifta Ulfah Nurdiani Umi Salamah Umi Salamah Utami, Dewanti Risa Utomo, Widianto Prasetyo Viana, Candarisma Dhanes Noor Widianto Prasetyo Utomo Wisudawati, Tri Wiwik Sariningsih Yuli Fidayani Yuli Fidayani Yunita Firdha Kyswantoro Zulkifli, Lutfi