Articles
Synthesis and electrical conductivity of silicon carbide fiber as electronic semiconductor
Masripah Masripah;
Jan Setiawan;
Agustino Zulys
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume VI, Nomor 1, April 2020
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/fwl.v2i1.6379
Silicon carbide shows advantage characteristics to be used as electronical devices that operated in the extreme conditions. Its potentially improve many limitations compared to the silicon. The applications of SiC are used in high power, high frequency, and/or high temperature conditions. Intrinsic semiconductor properties of SiC has high thermal conductivity, mechanically and chemically stable and good resistance to the radiation. In this research, SiC fiber was synthetized from polycarbosilane polymer precursor (PCS) that solved in N,N-dimethylformamide (DMF) and toluene. This solution was that processed using electrospinning to form fibers. The fibers were cured at 200 °C and continued with pyrolyzed varied at 1200, 1300 and 1400 °C for 1 hour. The fibers electrical conductivity were carried out by LCR meter. The electrical conductivity for lower frequency at 62.36 Hz showed 7.28 × 10-6 S, achieved by the fibers that pyrolyzed at 1200 °C. For high frequency at 100 kHz showed the fibers that pyrolyzed at 1400 °C acquired for 1.24 × 10-5 S.m-1 for its electrical conductivity. The value of its band gap based on Kubelka Munk Equation was take placed for fibers that showed significant value at high frequency using UV-Vis DRS. The band gap value was achieved at 2,56 eV.
DEVELOPMENT PROGRAM FOR CALCULATION OF MATERIAL DIFFUSION COEFFICIENT IN SURFACE ENGINEERING
Jan Setiawan
Widyariset Vol 15, No 3 (2012): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/widyariset.15.3.2012.551–556
A program to calculate the diffusion coefficient and predicting the depth, time and temperature of diffusionhas been developed. It is shown that the calculation result is in good agreement with the known conventionalone. The program has been developed using Visual Basic based on the Fick’s II law and the diffusion coefficientequation as an exponential function of temperature. It is argued that the program could improve the accuracy ofthe calculation of diffusion coefficient, depth, time and temperature which are important to improve the diffusionprocess efficiency.
Pemasangan dan Penyuluhan Perawatan Instalasi Listrik dan Sarana Wudhu di Masjid Baetul Mumin
Jan Setiawan;
Hedy Aditya Baskhara;
Woro Agus Nurtiyanto;
Aripin Triyanto;
Nurkahfi Irwansyah
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1107.815 KB)
Fasilitas wudhu di Masjid Baetul Mumin saat ini belum memadai syarat bersuci dan pemenuhan kebutuhan jamaah. Untuk menyelesaikan solusi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat yang diakan dilakukan di Masjid Baetul Mumin adalah memasang sistem instalasi listrik dan distribusi air wudhu sehingga air wudhu yang digunakan dapat dijamin kadar kesuciannya dan akses jamaah untuk memperoleh air wudhu dengan efisien. Kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi hal tersebut adalah memasang tangki air yang tertutup. Kemudian pipa saluran air yang dilengkapi dengan beberapa keran air. Untuk mendukung penampungan air ke tangki air tertutup, digunakan pompa air dengan daya yang telah disesuaikan dengan daya listrik yang tersedia. Program pengabdian ini disusun berdasarkan hasil survey pendahuluan oleh TIM PKM ke lokasi DKM Masjid Baetul Mumin serta wawancara kepada kepada anggota DKM. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui kegiatan: Pembuatan design rangkaian sistem instalasi listrik dan distribusi air, menyusun dan peralatan bahan yang diperlukan, implementasi perencanaan serta penyuluhan perawatan sistem yang dibangun. Pemasangan instalasi listrik memerlukan perhatian khusus, karena lokasi pemasangan yang dekat dengan sumber air, kondisi ruangannyapun relatif lembab. Oleh sebab itu, untuk penempatan sambungan dan konektor listrik diusahakan diletakkan pada lokasi yang kelembabannya tidak terlalu tinggi dan jauh dari jangkauan air.
Synthesis and Characterizations of Hydroxyapatite from Bovine Bone Using Alkaline Hydrolysis Method
Nuning Aisah;
Muslim Efendi Harahap;
Dwi Budianto;
Mirza Wibowo;
Mohammad Dachyar Effendi;
Jan Setiawan;
Seto Roseno;
Dwi Gustiono
INSIST Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1055.942 KB)
|
DOI: 10.23960/ins.v3i1.124
In this research, the synthesis of hydroxyapatite compound (HAp) has been done by extracting technique from cow cortex thigh bones to eliminate organic compounds contained in bone so that it can be used as raw material of bone graft. The method used is alkaline hydrolysis method of soaking bone in NaOH solution with variation of concentration (1M, 2M, 3M) and immersion time (30 minutes, 60 minutes, 90 minutes). The extracted HAp powder was then analyzed using FTIR, XRD and SEM. The results showed that a hydroxyapatite powder with a soaking time of 30 minutes and a 2M and 3M NaOH concentration did not contain organic elements. The XRD peak pattern shows the phase formed is a hydroxyapatite with a hexagonal structure having an average crystal size of 10-12 nm.
Pengaruh Nilai Misalignment Pada Motor Tiga Fasa Terhadap Unit Chiller Water Pump Di Menara BCA
Aripin Triyanto;
Edy Sumarno;
Oky Supriadi;
Jan Setiawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.25337
Alignment adalah sebuah pengaruh yang ditimbulkan oleh konstruksi dari mesin listrik dengan prinsip mekanik yaitu kondisi motor induksi yang digunakan untuk penggerak dan unit yang akan digerakkan. Permasalahan yang ditemukan adalah getaran dan nilai arus yang dapat mempengaruhi kinerja mesin pada saat teraliri arus listrik. Penggunaan analisa menggunakan peralatan dial indicator, penggunaan standar getaran yang dilakukan dengan vibration meter serta penggunaan tang ampere untuk mengetahui nilai arus listrik. Tujuan didalam melakukan analisa adalah untuk mengetahui berapa nilai getaran dan arus pada unit mesin sehingga jika digunakan dalam jangka panjang tetap aman dari kerusakan. Hasil akhir dari pengukuran dan analisa pada mesin motor induksi kondisi sebelum dan kondisi setelah dilakukan penambahan shim sehingga nilai penyimpangan sumbu simetrisnya adalah 0,03 mm. Penggunaan standar nilai toleransi normal sebuah getaran pada motor dan arus yaitu 0,5 mm/s dengan nilai arus 51 A. Kondisi mesin pada saat pengukuran didapatkan data misalignment 0,13 mm dan 0,23 mm. Getaran yang dihasilkan memiliki nilai lebih dari standarnya yaitu 9,3 mm/s dan 30,8 mm/s. Kesimpula dari kondisi misalignment dari penelitian ini adalah pada saat mesin dihidupkan masih dalam batas toleransi normal dengan nilai 57 A dan 68 A.
Analisis Pengaruh Kondisi Cuaca Pada Efisiensi Sel Surya Monocrystalline, Polycrystalline dan Thin Film
Ojak Abdul Rozak;
Marfin Marfin;
Irvan Irvan;
Jan Setiawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.28401
Dengan bertambahnya kebutuhan listrik di Indonesia untuk keperluan sehari-hari, dengan tidak diimbanginya dengan pembangunan pembangkit listrik. Banyak penelitain yang dilakukan untuk mencari alternatif sumber listrik lainya, diantaranya menggunakan panel surya. Tujuan utama peneliti melakukan analisa ini yaitu (1) untuk mengetahui kemampuan daya yang dihasilkan dari panel surya jenis monocrystalline, polycrystalline dan Thin Film, (2) memantau secara real time menggunakan sensor arus, tegangan dan intensitas cahaya dalam kondisi cuaca cerah dan berawan. Proses awal tahapan analisa ini dimulai dengan mengamati kondisi cuaca di Indonesia yang beriklim tropis. Desain rangkaian dibuat secara fleksibel dan monitoring akusisi data antara solar cell, sensor, arduino dilakukan secara real time menggunakan labView. Hasil yang didapat panel surya monocrystalline lebih efektif untuk digunakan.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Konveyor Pemisah, Penimbang Material Organik dan Non-Organik Berbasis IoT
Luki Utomo;
Marfin Marfin;
Andrean Andrean;
Jan Setiawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.25723
Kebutuhan proses pemisahan diantara sampah organik dan non-organik dengan tujuan proses 3R (reuse, reduce dan recycle) dapat dikontrol dengan lebih mudah dan berkurangnya sampah tidak produktif menjadi salah satu tujuan dilakukannya penelitian. Berdasarkan observasi, data yang diperoleh dari lapangan dan penelitian sebelumnya akan digunakan Arduino dan NODEMCU sebagai otak dari prototipe yang dibuat. Terdapat 3 sensor utama yaitu Sensor infrared yang berfungsi untuk mendeteksi semua sampah. Output dari sensor akan mengeluarkan tegangan sebesar 5 VDC dengan rentang jarak pembacaan 0-15 cm. Kedua, sensor proximity yang akan mendeteksi material organik dengan output sebesar 5 VDC dengan jarak pembacaan 0-0,5 cm. Ketiga, sensor proximity kapasitif akan mendeteksi sampah non organik dengan output arus yang dihasilkan sebesar 0,97-0,99 mA. Untuk mengetahui berar dari sampah, digunakan sensor load cell dimana selisih yang dihasilkan dari pembacaan load cell yaitu sekitar 2-3 gram. Hal ini dikarenakan dari faktor kalibrasi load cell yang di pilih mendekati dengan berat aslinya. Secara teknis disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan pembacaan sensor akan menjadi 100% jika pembacaan material organik berdasarkan pembacaan dari sensor kapasitif, sedangkan pembacaan material non-organik adalah gabungan dari pembacaan dua sensor yaitu sensor induktif dan infrared yang bekerja sesuai dengan fungsinya. Penerapan IoT disematkan untuk mendapatkan informasi secara real time kondisi dari tempat sampah sehingga dapat memudahkan untuk memonitoring dengan waktu yang fleksibel.
Analisis Pengaruh Kondisi Cuaca Pada Efisiensi Sel Surya Monocrystalline, Polycrystalline dan Thin Film
Ojak Abdul Rozak;
Marfin Marfin;
Irvan Irvan;
Jan Setiawan
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.28401
Dengan bertambahnya kebutuhan listrik di Indonesia untuk keperluan sehari-hari, dengan tidak diimbanginya dengan pembangunan pembangkit listrik. Banyak penelitain yang dilakukan untuk mencari alternatif sumber listrik lainya, diantaranya menggunakan panel surya. Tujuan utama peneliti melakukan analisa ini yaitu (1) untuk mengetahui kemampuan daya yang dihasilkan dari panel surya jenis monocrystalline, polycrystalline dan Thin Film, (2) memantau secara real time menggunakan sensor arus, tegangan dan intensitas cahaya dalam kondisi cuaca cerah dan berawan. Proses awal tahapan analisa ini dimulai dengan mengamati kondisi cuaca di Indonesia yang beriklim tropis. Desain rangkaian dibuat secara fleksibel dan monitoring akusisi data antara solar cell, sensor, arduino dilakukan secara real time menggunakan labView. Hasil yang didapat panel surya monocrystalline lebih efektif untuk digunakan.
Pengaruh Nilai Misalignment Pada Motor Tiga Fasa Terhadap Unit Chiller Water Pump Di Menara BCA
Aripin Triyanto;
Edy Sumarno;
Oky Supriadi;
Jan Setiawan
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.25337
Alignment adalah sebuah pengaruh yang ditimbulkan oleh konstruksi dari mesin listrik dengan prinsip mekanik yaitu kondisi motor induksi yang digunakan untuk penggerak dan unit yang akan digerakkan. Permasalahan yang ditemukan adalah getaran dan nilai arus yang dapat mempengaruhi kinerja mesin pada saat teraliri arus listrik. Penggunaan analisa menggunakan peralatan dial indicator, penggunaan standar getaran yang dilakukan dengan vibration meter serta penggunaan tang ampere untuk mengetahui nilai arus listrik. Tujuan didalam melakukan analisa adalah untuk mengetahui berapa nilai getaran dan arus pada unit mesin sehingga jika digunakan dalam jangka panjang tetap aman dari kerusakan. Hasil akhir dari pengukuran dan analisa pada mesin motor induksi kondisi sebelum dan kondisi setelah dilakukan penambahan shim sehingga nilai penyimpangan sumbu simetrisnya adalah 0,03 mm. Penggunaan standar nilai toleransi normal sebuah getaran pada motor dan arus yaitu 0,5 mm/s dengan nilai arus 51 A. Kondisi mesin pada saat pengukuran didapatkan data misalignment 0,13 mm dan 0,23 mm. Getaran yang dihasilkan memiliki nilai lebih dari standarnya yaitu 9,3 mm/s dan 30,8 mm/s. Kesimpula dari kondisi misalignment dari penelitian ini adalah pada saat mesin dihidupkan masih dalam batas toleransi normal dengan nilai 57 A dan 68 A.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Konveyor Pemisah, Penimbang Material Organik dan Non-Organik Berbasis IoT
Luki Utomo;
Marfin Marfin;
Andrean Andrean;
Jan Setiawan
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/epic.v5i2.25723
Kebutuhan proses pemisahan diantara sampah organik dan non-organik dengan tujuan proses 3R (reuse, reduce dan recycle) dapat dikontrol dengan lebih mudah dan berkurangnya sampah tidak produktif menjadi salah satu tujuan dilakukannya penelitian. Berdasarkan observasi, data yang diperoleh dari lapangan dan penelitian sebelumnya akan digunakan Arduino dan NODEMCU sebagai otak dari prototipe yang dibuat. Terdapat 3 sensor utama yaitu Sensor infrared yang berfungsi untuk mendeteksi semua sampah. Output dari sensor akan mengeluarkan tegangan sebesar 5 VDC dengan rentang jarak pembacaan 0-15 cm. Kedua, sensor proximity yang akan mendeteksi material organik dengan output sebesar 5 VDC dengan jarak pembacaan 0-0,5 cm. Ketiga, sensor proximity kapasitif akan mendeteksi sampah non organik dengan output arus yang dihasilkan sebesar 0,97-0,99 mA. Untuk mengetahui berar dari sampah, digunakan sensor load cell dimana selisih yang dihasilkan dari pembacaan load cell yaitu sekitar 2-3 gram. Hal ini dikarenakan dari faktor kalibrasi load cell yang di pilih mendekati dengan berat aslinya. Secara teknis disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan pembacaan sensor akan menjadi 100% jika pembacaan material organik berdasarkan pembacaan dari sensor kapasitif, sedangkan pembacaan material non-organik adalah gabungan dari pembacaan dua sensor yaitu sensor induktif dan infrared yang bekerja sesuai dengan fungsinya. Penerapan IoT disematkan untuk mendapatkan informasi secara real time kondisi dari tempat sampah sehingga dapat memudahkan untuk memonitoring dengan waktu yang fleksibel.