Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERPAAN INFORMASI BAHAYA MEROKOK PADA BUNGKUS ROKOK DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK Gerald Waisaka Ginubahyang S P; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of information on the dangers of smoking on cigarette packets and perceptions of the decision to purchase cigarette products. The population of this study are active smokers, aged 18-40 years, and live in Semarang. The theory used are the Cognitive Response Theory and the Transaction Utility Theory. The sampling technique used non-probability sampling technique with a total sample 100 respondents. Data analysis for the hypothesis used simple linear regression analysis. Data processing uses the Statistical Package for Social Science (SPSS) Version 16.0. The results of the hyphotesis showed that the respondents have high product purchasing decisions. The significance value for the information on the dangers of smoking on cigarette packs variable (X1), and the price perception variable (X2) which is 0,866 and 0,594, which means that there is no influence on the decision to buy cigarette products (Y). So, the researcher suggests to the government that the policy of warning information on the dangers of smoking on cigarette packs and the increase in cigarette excise is deemed ineffective in controlling cigarette purchasing decisions. In the next studies, it is suggested to use other factors that can influence the purchase of cigarette products.
Pengaruh Terpaan Peringatan Pesan pada Iklan Rokok terhadap Sikap untuk Berhenti Merokok pada Remaja Zainul Asngadah Fatmawati; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; Nuriyatul Lailiyah
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.719 KB)

Abstract

Peringatan kesehatan berbentuk gambar dan tulisan terbukti memiliki pengaruh yang positif dalam menurunkan angka prevalensi merokok. Peringatan kesehatan berbentuk gambar ternyata diperhatikan daripada peringatan kesehatan yang hanya berbentuk tulisan atau teks saja. Studi di berbagai negara membuktikan bahwa peringatan kesehatan berbentuk gambar adalah efektif untuk meningkatkan kesadaran perokok dan bukan perokok akan bahaya merokok bagi kesehatan. Hal tersebut sekaligus memberikan pendidikan yang efektif mengenai dampak buruk yang diakibatkan karena merokok, serta meningkatkan niat untuk berhenti merokok. Berdasarkan PP No 28 tahun 2013, mulai awal Januari 2014 peraturan mengenai peringatan kesehatan berbentuk gambar dan tulisan telah diberlakukan pada media iklan, dan mulai tanggal 24 Juni 2014 peringatan berbentuk gambar tersebut mulai diberlakukan pada seluruh bungkus rokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terpaan peringatan pesan kesehatan yang tercantum pada iklan rokok terhadap sikap untuk berhenti merokok pada kalangan remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Protection Motivation Theory (PMT) dari Rogers dan Cognitive Response dari Greenwald. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain static groupcomparison. Sedangkan teknik pengambilan sampelnya adalah non random samplingdengan total sampel 65 responden yang terdiri dari 30 responden sebagai kelompok treatment dan 35 responden sebagai kelompok kontrol. Alat yang digunakan untuk analisis data adalah uji statistik Mann Whitney U Test.Hasil penelitian pada pengujian hipotesis menunjukkan adanya pengaruh antara terpaan peringatan pesan pada iklan rokok terhadap sikap untuk berhenti merokok pada remaja. Hal ini ditunjukkan pada angka signifikansi hasil pengujian hipotesis sebesar 0,000. Selanjutnya hasil uji Mann Whitney U Test menunjukkan adanya perbedaan sikap berhenti merokok pada kelompok treatment dan kelompok kontrol. Nilai rata-rata (mean) sikap berhenti merokok pada kelompok treatment lebihtinggi dibandingkan nilai rata-rata (mean) pada kelompok kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa terpaan peringatan pesan kesehatan berbentuk gambar dan tulisan yang ada pada iklan rokok berpengaruh terhadap sikap untuk berhenti merokok pada remaja. Oleh karena itu pemerintah, produsen rokok, dan masyarakat hendaknya ikut berperan aktif mensosialisasikan peringatan pesan berbentuk gambar dan tulisan agar seluruh masyarakat mengetahui informasi bahaya merokok, sehingga dapat memberikan pengetahuan yang pada akhirnya mendorong masyarakat untuk berpikir dan termotivasi untuk berhenti merokok. Kata Kunci: Terpaan Peringatan Pesan pada Iklan Rokok, Peringatan Kesehatan Berbentuk Gambar dan Tulisan, Sikap untuk Berhenti Merokok pada Remaja.
Public Relations Branding Komunitas Lopen Semarang ‘Semarang Historie’ Divisi Project Officer” Budi Adityo; Agus Naryoso; M Bayu Widagdo; Nuriyatul Lailiyah; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.147 KB)

Abstract

Persuasi adalah kunci untuk meyakinkan khalayak yang menjadi sasaran untuk mengadopsi sikap, opini atau perilaku tertentu untuk meningkatkan jumlah anggota, jumlah pelanggan, atau meningkatkan citra. Aristoteles mengemukakan tiga aspek dasar persuasi, yaitu ethos (source credibility), logos (logical appeals), dan pathos (emotional appeals). Ethos memfokuskan pada kredibilitas sumber dalam penyampaian sebuah pesan. Kredibilitas sumber secara langsung berpengaruh pada daya tarik. Lopen sendiri adalah sebuah komunitas yang memiliki kredibilitas dalam bidang sejarah yang sebenarnya mampu untuk mempersuasi masyarakat namun belum memiliki wadah untuk menyalurkannya.Tujuan dari Karya bidang ini adalah untuk menarik minat target audience untuk bergabung dengan Lopen supaya tujuan Lopen untuk dapat melestarikan bangunan sejarah yang ada di Semarang dapat tercapai. Namun stereotype bahwa melestarikan bangunan bersejarah itu harus dengan datang ke lokasi danmembersihkannya ataupun mengecat ataupun merenovasinya ini adalah tidak benar ada cara lain yang sebenarnya mudah untuk melestarikan bangunan maupun warisan sejarah tersebut, maka dari itu event ini dibuat membranding bahwa stereotype ini salah lalu mengubah stereotype itu dan Dimana dalam event ini Lopen akan mempersuasi para target audience dengan memanfaatkan kredibelitas nya dalam bidang sejarah secara langsung sehingga target audience percaya dan mau untuk bergabung dengan Lopen.Hasil dari Karya Bidang ini adalah masyarakat menjadi mengetahui se kredibel apa Lopen Semarang dalam bidang sejarah, sehingga masyarakat mau bergabung dengan Lopen dan masyarakat menjadi memiliki rasa ingin melestarikan bangunan bersejarah setelah mengetahui bahwa melestarikan bangunan sejarah tidak harus dengan cara yang sulit tapi hanya dengan mendokumentasikan nya baik dalam tulisan foto maupun semudah mengetahui ceritanya dan dapat menceritakan nya kembali maka bangunan itu akan tetap lestari Kata kunci : Pelestarian, Branding, komunitas
Analisis Konten Seks dalam Affectionate game di Situs Girlsgogames.co.id. Skripsi. Rizqi Ganis Ashari; Tandiyo Pradekso; Nurrist Surayya Ulfa; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.79 KB)

Abstract

Video game yang awalnya berperan sebagai media hiburan, kini dipandang sebagai media massa. Kemampuannya untuk menghasilkan gambar dan suara, interaktivitas, dan memperlihatkan proses mengenai sesuatu, menjadikan game serupa dengan media massa. Sayangnya, meski telah menjadi media massa, konten pada media ini belum diliterasikan. Sementara itu, konten berbahaya seperti seksualitas dapat menjadi bagian dari media ini. Akibatnya, game dianggap sebagai pemicu berbagai perilaku menyimpang, salah satunya perilaku seks oleh anak dibawah umur. Penelitian ini bertujuan mengetahui konten seks yang ada dalam affectionate game di situs Girlsgogames.co.id dan menjelaskan bagaimana konten seks itu dikemas dalam permainan. Affectionate game adalah game yang memberikan pengalaman bermain, dimana pemain dituntut untuk mengekpresikan cinta. Hasil penelitian dimanfaatkan sebagai satu bentuk kontribusi dalam keragaman penelitian game studies dan rekomendasi kepada orang tua mengenai konten seksualitas pada affectionate game, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Selanjutnya, konten seks dibagi menjadi 2 variabel, seks melalui penampilan dan kegiatan seksualitas. Selain itu, posisi konten seks dalam permainan juga menjadi bagian penelitian ini. Metode deskriptif analisis isi kuantitatif, digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 54 game dipilih sebagai sample dari 343 game yang ada pada kategori Permainan Petualangan Bagi Anak Perempuan. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Game dianalisis oleh 3 koder laki-laki. Uji reliabilitas dilakukan dengan rumus Holsti, dan seluruh variabel yang diteliti menunjukkan angka di atas 70%. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan tampilannya, karakter primer affectionate game ditampilkan sebagai hypersexualized karakater, atau penggambaran yang dilebih-lebihkan pada bagian tubuh baik melalui pakaian (perempuan=68,5% dan laki-laki=22%), ketelanjangan sebagian (perempuan=64,8% dan laki-laki=16,7%), ataupun proporsi tubuh yang tidak realistik (perempuan=72,2% and laki-laki=33,3%). Sementara itu, kegiatan seks yang ditemukan di game ini adalah ciuman (87%) dan rayuan (13%). Sebagian besar kegiatan seks dikemas sebagai player act (90,76%), sehingga pemain memainkan konten seks sebagai tujuan utama permainan.
Branding Komunitas Lumpia Komik Melalui Kegiatan Public Relations (Divisi Project Officer) Ahmad Fikar Harakan; Djoko Setyabudi; Tandiyo Pradekso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3231.301 KB)

Abstract

Pada awal tahun 2014 keadaan industri komik Indonesia mulai bangkit, hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya bermunculan judul komik lokal seperti Si Juki, Tuti and Friends, Nebi, Si Gundul, Nusantaranger dan judul komik lainnya. Hal ini menyebabkan tumbuhnya komunitas penggemar komik lokal, salah satunya adalah Lumpia Komik. Lumpia komik adalah sebuah komunitas pecinta komik yang didirikan pada bulan Maret 2014 oleh beberapa pecinta komik dan komikus yang ingin mendukung dan memajukan industri komik lokal, khususnya di kota Semarang. Masih dininya usia dari Lumpia Komik menyebabkan kurangnya awareness masyarakat terhadap komunitas ini apalagi ikut bergabung dalam keanggotaan Lumpia Komik.Tujuan dilakukannya kegiatan kampanye public relations ini adalah untuk memperkenalkan Lumpia Komik lebih dekat dengan melalui minat atau interest target audience terhadap bacaan komik, proses pembuatan komik yang mudah dan pengenalan industri komik lokal Indonesia. Dalam hal ini, dengan cara mengikuti seluruh kegiatan Lumpia Komik.Audiens yang menjadi target primer adalah pelajar siswa dan mahasiswa berusia 16-21 tahun yang menyukai komik dan berdomisili di Kota Semarang dan sekitarnya, target sekunder adalah adalah siswa dan siswi SMP dan masyarakat umum yang menyukai komik. Teori yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah teori persuasif, konsep brand activation dan public relations. Strategi yangdigunakan untuk mencapai tujuan adalah dengan menggunakan PR dan brand activation.Sebagai Project Officer, penulis bertanggung jawab dalam pembuatan communication planning Lumpia Komik serta penyusunan program dan konseprangkaian acara secara keseluruhan. Taktik public relations ini menggunakan pendekatan persuasif secara personal, menggunakan iklan berupa video, komunikasi dua arah dengan menggunakan sosial media, program Bikin Komik Besar, workshop Bebas Kumpul Bareng, Berbagi Komik Berarti dan lomba selfie bareng komik mini.Hasil kegiatan kampanye public relations ini adalah peningkatan awareness terhadap Lumpia Komik sebanyak 12%, dari 8% menjadi 20%. Diikuti penambahan anggota member komunitas Lumpia Komik sebanyak 21 anggota baru.Kata kunci : Project Officer, Kampanye Public Relations, IMC (Integrated Marketing communication), Lumpia Komik, Komunitas, Komik
PENGARUH INTENSITAS MENONTON STORY PROMOSI ENDORSEMENT TOKOPEDIA DI INSTAGRAM DAN TINGKAT POPULARITAS ENDORSER TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI TOKOPEDIA Mia Maulyda; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 6, No 4: Oktober 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.872 KB)

Abstract

Saat ini, semakin banyak e-commerce bermunculan. Salah satu e-commerce di Indonesia adalah Tokopedia. Semakin banyak situs jual-beli yang ada, maka persaingan pun menjadi semakin ketat. Meskipun belanja iklan Tokopedia merupakan 3 besar belanja iklan terbanyak di antara e-commerce yang ada di Indonesia, Tokopedia belum dijadikan sebagai destinasi utama dalam berbelanja. Berdasakan survey pendahuluan yang dilakukan penulis kepada 133 responden, minat beli di Tokopedia pun masih terbilang rendah, yaitu sebesar 34,6%. Tokopedia kemudian melakukan kegiatan komunikasi untuk menarik minat beli konsumen dengan melakukan strategi endorsement kepada berbagai endorser dengan tingkat popularitas yang berbeda melalui Instagram Story. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh intensitas menonton story promosi endorsement Tokopedia di Instagram terhadap minat beli konsumen di Tokopedia dan untuk menjelaskan pengaruh tingkat popularitas endorser terhadap minat beli konsumen di Tokopedia.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna aktif Instagram berusia 18-34 tahun di kota Semarang yang menonton story promosi endorsement Tokopedia oleh para endorser di Instagram. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 80 responden. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji variabel X1 terhadap Y dan regresi variabel dummy untuk menguji variabel X2 terhadap Y.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh intensitas menonton story promosi endorsement Tokopedia di Instagram (X1) terhadap minat beli konsumen di Tokopedia (Y). Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,681. Artinya, semakin tinggi intensitas menonton story promosi endorsement Tokopedia di Instagram, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen di Tokopedia. Selanjutnya, tingkat popularitas endorser (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen di Tokopedia (Y) dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,418. Artinya, semakin tinggi tingkat popularitas endorser, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen di Tokopedia. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan peneliti dapat mengkaji lebih mengenai faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat beli seperti event yang diadakan Tokopedia.
Terpaan Berita Tentang Gangguan Jaringan IndiHome dan Brand Image di Twitter Terhadap Tingkat Kepercayaan Konsumen Mengenai Layanan IndiHome Georgina Inessa Zephira; Djoko Setyabudi; Muchamad Yuliyanto
Interaksi Online Vol 9, No 4: Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The arrival of the Covid-19 pandemic has had a negative impact on society in various fields, but not for the digital service industry. During the pandemic, all residents are urged by the government to reduce all activities outside home, including work and study purposes. The term Work From Home (WFH) is often mentioned in the news and among the public. During the Work From Home era, the need for digital services such as wi-fi increased. However, IndiHome unfortunately experiences network disruptions for several times within a certain period of time wich provokes negative comments and complaints from consumers on Twitter. This study was conducted with the aim of knowing how much influence the news exposure about IndiHome’s network disruptions and brand image on Twitter had on the level of consumer’s confidence in IndiHome’s services. When the need for internet is increasing rapidly. The theory used in this research is New Media Theory and e-Word of Mouth Theory with a non-probability sampling technique, a sample of 100 people, male and female, aged 16-64 years and have been exposed to the news about IndiHome’s network disruptions during the pandemic. The test for both hypothesis show that there is an influence between news exposure about IndiHome’s network disruption and brand image on Twitter on the level of consumer’s confidence in IndiHome’s services with a significance value of 0,000.
Hubungan Terpaan Iklan Televisi Kosmetik Wardah dan Citra Merek dengan Minat Membeli Frida Asih Pratiwi; Sri Widowati Herieningsih; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.275 KB)

Abstract

Iklan televisi masih digemari oleh para produsen untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan produknya ke khalayak. Salah satunya yaitu Kosmetik Wardah. Wardah menampilkan berbagai informasi ke dalam iklan televisinya. Dengan iklan televisinya tersebut, Wardah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan yang nantinya akan merangsang minat untuk membeli prduk kosmetik Wardah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan terpaan iklan televisi kosmetik Wardah dan citra merek dengan minat membeli produk kosmetik Wardah. Teori yang digunakan adalah Teori Respon Kognitif (Cognitive Response Approach) dan Teori Pemrosesan-Informasi (Information Processing Theory)dari McGuire. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian explanatory(penjelasan). Sedangkan Teknik pengambilan sampelnya adalah Randomdengan total sampel sebanyak 85 responden. Alat yang digunakan untuk analisis data adalah uji statistik Kendall’s tau_b.Hasil penelitian pada pengujian hipotesis pertama menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara terpaan iklan televisi kosmetik Wardah dengan minat membeli produk kosmetik Wardah. Ditunjukkan pada angka signifikan sebesar 0,000 dengan koefisien korelasi0.333. Hasil pengujian hipotesis kedua yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara citra merek dengan minat membeli produk kosmetik Wardah. Hipotesis kedua ini ditunjukkan dengan hasil signifikan yaitu sebesar 0,000 dengan koefisien korelasi 0,670. Kata Kunci : Iklan Televisi Kosmetik Wardah, Citra Merek, dan Minat Membeli
MEMAHAMI KEGIATAN KOMUNIKASI DALAM UPAYA MEMBENTUK RASA PERCAYA (TRUST) DI GROUP BLACKBERRY MESSENGER (BBM) SHOP Eka Novitasari; Djoko Setyabudi; Yanuar Luqman
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Sejak munculnya e-commerce, penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi jualbeli tanpa harus bertemu langsung (face to face). E-commerce merupakan prosestransaksi komersial yang dilakukan melalui teknologi digital. Sebagian besar transaksiyang terjadi melalui internet dan Web (Loudon & Traver,2009:10).Masyarakat Indonesia sekarang ini mulai “melek” dengan teknologi sehinggatransaksi melalui e-commerce mulai banyak dilakukan, karena dinilai lebih efektif danefisien. Ini terbukti dari hasil survey Nielsen Company Indonesia (AC Nielsen 2011)yang menyatakan tren belanja lewat e-commerce di Indonesia meningkat sepanjangtahun 2011. Tercatat 70 persen dari 30 juta pengguna internet di Indonesia melakukane-commerce sepanjang Maret hingga September 2011. Catherine Eddy, DirekturEksekutif Riset Konsumen Nielsen Company Indonesia, menyatakan bahwa padaperiode yang sama tahun sebelumnya keinginan berbelanja secara e-commerce masihdi bawah 68 persen, namun saat ini telah mengalami kenaikan karena kenyamanandan keamanan dalam berinternet juga meningkat. Nielsen melakukan riset konsumensejak Maret 2011 lalu terhadap 500 orang yang mewakili 29 juta pengguna internet diIndonesia. Hasil penelitian juga menunjukkan 52 persen pelaku e-commerce tertarikuntuk membeli buku, pakaian dan sepatu (44 persen), tiket pesawat 35 persen, sertaperalatan elektronik 32 persen.Fenomena yang sedang berkembang di Indonesia belakangan ini adalahmaraknya penggunaan Blackberry Messenger (BBM) sebagai tempat untukmelakukan kegiatan e-commerce melalui fitur Group BBM. Adanya fenomena GroupBBM Shop yang berkembang di masyarakat, merupakan bagian dari perkembanganmedia baru yang ada. Perkembangan media baru ini tidak dapat dihindari, karenatermasuk dalam perkembangan kehidupan manusia. Banyak penjual yang beralihmenggunakan Group BBM Shop sebagai alternatif dalam melakukan e-commercekarena dinilai efektif dan murah. Seperti yang dikatakan oleh Manzur dalam bukunya(2011:6), dengan menggunakan Blackberry seseorang dapat melakukan aktivitas ecommercedimanapun dan kapanpun tanpa memandang tempat dan waktu. Sehinggaseseorang dapat melakukan interaksi dengan pelanggannya baik melalui email ,chat,maupun jejaring sosial secara mobile.Walaupun demikian, proses transaksi tidak langsung yang terjadi pada groupbbm shop tetap menjadi kendala yang menyebabkan terjadinya kegagalan komunikasidan penipuan. Sehingga rasa percaya pada transaksi didalam group bbm shop inimemiliki peran yang sangat penting agar pembeli mau melakukan pembelian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan komunikasi yangdilakukan dalam membentuk rasa percaya (Trust) melalui transaksi jual beli yangterjadi pada Group Blackberry Messenger (BBM) Shop.Teori yang digunakan adalah teori komunikasi persuasif yang digunakanuntuk mendeskripsikan bagaimana upaya membentuk rasa percaya (trust) di dalamgroup bbm shop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatifdengan pendekatan fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini adalah penjual danpembeli yang melakukan transaksi melalui group bbm shop.B. Batang TubuhSebelum bergabung dalam sebuah group bbm shop, biasanya pembeli akanmemperhatikan beberapa faktor. Faktor – faktor tersebut diantaranya produk, hargadan yang paling penting rekomendasi dari orang terdekat, seperti teman maupunsaudara. Ketiga faktor inilah yang dijadikan acuan oleh para pembeli sehinggaakhirnya memutuskan bergabung dalam group bbm shop.Setelah pembeli bergabung didalam sebuag group bbm shop untukmembentuk rasa percaya di group bbm shop, penjual melakukan kegiatan komunikasidengan pembeli. Seperti yang diungkapkan oleh Engel, Blackwell dan Miniard(1995:382) bahwa kegiatan komunikasi yang terjadi antara penjual dan pembeliketika melakukan transaksi merupakan kegiatan yang digunakan untuk salingmembagi informasi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan bersama disini adalahadanya pembelian. Kegiatan komunikasi yang dilakukan terjadi dengan tiga tahapan:Pertama, yaitu penjual melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untukmenarik pembeli agar mau melakukan pembelian. Kegiatan ini diawali denganpenjual terlebih dulu mengupload foto produk yang dijual di group bbm shop,kemudian penjual menjelaskan harga dari produk tersebut. Dan yang terakhir penjualmelakukan promosi dengan menggunakan broadcast message maupun menggunakandisplay picture. Hal ini merupakan bagian dari adanya konsep bauran pemasaran(marketing mix) yang digunakan untuk mempengaruhi permintaan pembeli (Mowendan Minor,2008:62-63).Kedua, setalah penjual melakukan tahapan kegiatan komunikasi yang pertama,pembeli yang merasa tertarik untuk melakukan pembelian akan mengomentari fotoproduk tersebut. Kemudian penjual pun akan melakukan tahapan kegiatan komunikasikedua yang dilakukan untuk meyakinkan pembeli.Pada tahapan kedua ini, akan terjadi dua pendekatan yaitu pendekatan nonpersonal dan pendekatan personal. Pada pendekatan non personal penjual melakukaninteraksi dengan pembeli menggunakan group chat. Pada pendekatan ini biasanyapembeli akan merasa kurang nyaman, karena dapat mengganggu pembeli lain.Sehingga pembeli biasanya akan membatalkan pembelian jika penjual hanyamelakukan interaksi dengan menggunakan group bbm shop.Sedangkan pada pendekatan personal, penjual biasanya menggunakan bbm.Pendekatan ini sangat efektif bagi penjual, karena pembeli akan merasa lebih nyamanuntuk melakukan interaksi. Sehingga pembeli pun merasa yakin untuk melakukanpembelian. Pada interaksi yang terjadi terjadi upaya – upaya yang bertujuan untukmeyakinkan pembeli dimana hal ini merupakan bagian dari komponen komunikasipersuasif yang diungkapkan oleh Adler (2000:405) yaitu Meyakinkan. Dimana darimeyakinkan pembeli rasa percaya dapat terbentuk. Untuk meyakinkan pembeli inipenjual melakukan upaya2 diantaranya menggunakan sapaan, promosi, prosestransaksi yang dilakukan, jaminan dan informasi detail mengenai produk yang dijual.Pada tahapan ketiga, setelah pembeli merasa yakin maka penjual punmelakukan tahapan kegiatan komunikasi yang terakhir yang bertujuan untukmembangun rasa percaya. Rasa yakin yang terbentuk pada tahapan kegiatankomunikasi sebelumnya, akan berkembang menjadi rasa percaya pada tahapan ini.Dari rasa percaya inilah pembeli memutuskan untuk melakukan pembelian. Sehinggapembelian pun akhirnya terjadi. Berikut merupakan bagan yang menjelaskanmengenai bagaimana kegiatan komunikasi yang terjadi pada group bbm shopsehingga dapat terbentuk rasa percaya.Bagan Kegiatan Komunikasi dalam Upaya Membentuk Rasa Percaya (Trust) diGroup Blackberry Messenger (BBM) ShopC. PenutupHasil penelitian mengenai kegiatan komunikasi dalam upaya membentuk rasa percaya(trust) di group bbm shop, menunjukkan beberapa hasil yang dapat memberisumbangan kepada penjual maupun pembeli yang melakukan transaksi melalui groupbbm shop. Dalam membentuk rasa percaya (trust) kepada pembeli, penjual perlumelakukan kegiatan komunikasi yang pada akhirnya nanti dapat membentuk rasapercaya pada pembeli sehingga pembelian pun terjadi. Untuk membentuk rasapercaya tersebut, penjual dapat melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untukmenarik pembeli terlebih dahulu. Setelah pembeli merasa tertarik, maka selanjutnyapenjual dapat melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untuk meyakinkanpembeli. Pada tahapan kegiatan komunikasi ini pembeli akan merasa yakin denganadanya pendekatan personal yang dilakukan penjual melalui blackberry messenger(bbm). Setelah pembeli merasa yakin maka rasa percaya pun terbentuk sehinggaterjadilah pembelian pada transaksi melalui group bbm shop.D. Daftar PustakaAdler,Ronald B. dan Goerge Rodman.2000.Understanding Human Communication(7th edition).USA.Horcourt Collage PublisersDenscombe,Martyn.2007.”The Good Research Guide”for small-scale social researchprojects. 3th Edition.LondonEngel,James F, Roger D. Blackwell & Paul W. Miniard.1995. Perilaku KonsumenJilid I.Jakarta.Binarupa AksaraEngel,James F, Roger D. Blackwell & Paul W. Miniard.1995. Perilaku KonsumenJilid 2.Jakarta.Binarupa AksaraHawkins, Dell, dkk. 2007.Consumer Behaviour:Building Marketing Strategi.NewYork :Mc Graw – Hill/IrwinKotler, Philip& Gary Amstrong.2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid1.Jakarta.ErlanggaKotler, Philip& Gary Amstrong.2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid2.Jakarta.ErlanggaLittle John, Stephen.W & Karen A Foss.2008.Teori Komunikasi “Theories of HumanCommunication”edisi ke 9.Jakarta:Salemba HumanikaLoudon, Kenneth C. 2009.E-Commerce “The Revolution is Just Beginning”Manzur,Aunurrofiq.2011.Kendalikan Dagang Online dengan Blackberry. Jakarta:PTElex Media KomputindoMulyana,Deddy.1996. Human Communication. Prinsip-Prinsip Dasar.Bandung:Remaja RosdakaryaMcQuail,Dennis.1987.Mass Communication Theory.Jakarta:ErlanggaMcQuail,D.2000. McQuail’s Mass Communication Theory, 4th Edition, / London,Thousand Oaks, New Delhi: Sage Publications.Moleong, Lexy J.2007.Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi.Bandung: PTRemaja RosdakaryaMowen,John C. & Michael Minor.(2002).Perilaku Konsumen Jilid 1 (edisi5).Jakarta.ErlanggaMulyana,Deddy.2001.Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung.PT RemajaRosdakaryaSellers, L. 1999. Warning: Shameless Advertising Disguised as Editorial Content WillKill Your Credibility, Alianate Your Costumers, and You May Burn In Hell,dalam Severin, Werner J. & James W. Tankard,Jr. (2009). Teori Komunikasi :Sejarah, Metode, dan Terapan di dalam Media Massa Edisi Kelima. Jakarta:Kencana Prenada Media GroupSeverin,Werner J. & James W. Tankard,Jr. (2009). Teori Komunikasi : Sejarah,Metode, dan Terapan di dalam Media Massa Edisi Kelima. Jakarta: KencanaPrenada Media GroupSutopo,H.B.2002.Metode Penelitian Kualitatif:Dasar Teori dan Terpaannya dalamPenelitian.Surakarta:Sebelas Maret University PressYuswohady.2012.Consumer 3000: Revolusi Konsumen Kelas Menengah diIndonesia.Jakarta:Gramedia
Mengidentifikasi faktor-fakto afektif pada Mobile Advertising Oki Adi Saputra; Hedi Pudjo Santosa; Djoko Setyabudi; Nurrist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.835 KB)

Abstract

Mobile advertising merupakan media yang sangat diminati para pengiklan saat ini.Diindonesia sendiri berdasarkan data belanja perusahaan yang diambil olehNelsien pada tahun 2007, total biaya yang dikeluarkan sampai dengan 20 triliununtuk mobile advertising.Hal tersebutkarena SMS ads dianggap sebagai media iklan yang bias menjangkau konsumen melalui channel personal, yaitutelepon selular mereka. Untuk mengukur efek iklan pada penelitian ini peneliti menggunakanTeoriHierarchy Of Effects Model (Model Hirarki-Efek). Iklan mempengaruhikonsumen melalui beberapa tahapan dalam urutan, dimulai dari kesadaranpertama mengenai produk atau jasa hingga tahap pembelian yang sesungguhnya.Hasil penelitian ini menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan efektivitas mobile advertising sehingga dapat meningkatkan affective effect yang pada konsumen yang membuka mobile advertising. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor faktor afektif pada mobile advertising
Co-Authors Abigail Betsy Eliasta Roos Abimanyu Ramadhan P Abiyyu Febi Diwangkoro Adi Nugroho Adi Nugroho Aditya Gilang Gifari Aditya Iman Hamidi Adityo Cahyo Aji Aeda Aldeafara Afi Sultan Ramadhan, Muhammad Agraha Dwita Sulistyajati Agus Naryoso Ahdani Gita Sadida Ahmad Fauzi Ahmad Fikar Harakan Aike Ingget Pratiwi Ainani Shifa Izazi Ainun Faizah Ainun Faizah Aisyah Monicaningsih Akbar, Bintang Albert Rivai Sinaga Aldedinda Auliantio Aldila Leksana Wati Alif Ibrahim Alya Farras Azzahra Amal Gamasi T.R Andrinanta Putra Pratama Andy Julianto Angga Dwipa Anggun Puspa Regita Anisa Dyah Permata, Cindy Anisa Wikantyas P Annisa Aulia Mahari Annisa Ilmi, Rizky Annisa Kusumawardhani Anugerah Dwitama Anugrah Beta Familio Apriliana, Jennifer Ardhisti Adi Utamanyu Ardini Koesfarmasiana, Ardini Arfian Muhammad Hakim Ari Pradhanawati Arista Sukmawati, Sarah Arlita Dwi Utami Arma Ngabeti Astrid Henariani Prakoso Atika Nabila Atika Surya Nuraini Aulia Nur Aulia Ratri Kusumastuti Ayu Sarah Shabrina Ayu Saraswati Bagaskara S.A.P Bareta Hendy Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Bimandhika Sunu Wardhana Bisma Alief Brigitta Dwi Liusditari Budi Adityo Burhanudin Fakhri Kusuma Candra Sateria Chintya Dyah Meidyasari Christo Christian Destiyanto Daffa Argy Pradiptha Dameria Cathrine DENA ADI SANTOSA Deni Arifiin Destima Nursylva Anggraningrum Devi Yuhanita Qorina, Devi Yuhanita Dewi Luqmania . Dhita Dwi Nurhidayah Dhiyah Puspita Sari Dhyah Shanti Nur Kartika Diah Yuniasari ., Diah Yuniasari Dwi Purbaningrum, Dwi Eka Ardianto EKA NOVITASARI Elisa, Nova Fardhian Fitrahudin Pratama Farhan Haritz, Abdullah Farisa Dian Utami Fatia Sharfina Febi Eninta Br Munthe Febri Ariyadi Febriana Handayani Febriandani, Anisa Felda Aurellia Anandani Fitri Nur Hidayat Florensia Sonia Haniswari Frida Asih Pratiwi Gabby Aurelia Gabriel Antonio Chiesa Lumban Tobing Gabryella, Cathrine Georgina Inessa Zephira Gerald Waisaka Ginubahyang S P Greta Gabrielle Carl Hamidah, Nadiya Hanan Hauzan, Muhammad Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hario Trigoseno Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Helmi Bayuputra, Rafli Hendrikus Setya Pradhana Henny Novita Rumono Hilal Al Roshid, Fhatwa Hilda Maisyarah I Nyoman Winata I Nyoman Winata Ifadhah Vellayati Widjaja Imam Fahmidin, Hanif Inayah Setia Azzahra Indah Pratiwi Indra Septia BW Intan Ayuningrum Ira Yunani Widyarini Istivani, Yulia Jaya Pramono Adi Jaza Akmala Ramada Jody Suryamar Yudha Joyo Nur Suyanto Gono Kanaya Az Zahrah Krisanti Cahyaningtyas, Yulia Laksono Nainggolan, Guntur Agung Lana Nastiti Mumpuni Lintang Ratri Rahmiaji Lintang Ratri Rahmiaji Lucia Eka Pravitasari Lukmantoro, Yanuar Lusia Wibowo, Marvela M Bayu Widagdo M Yulianto M. Bima Norta Ellyanda Mahardika Indra Pratama Maulana Ocky Adhicondro Melinda Wita Satryani Mia Maulyda Mohammad Akbar Rizal Hamidi Muchamad Yuliyanto Muhammad Azizan, Tengku Muhammad Luthfi Muhammad Sahil Muhamy Akbar Iedani Nabilah Amarilys Nadin Khairun Nisa Nadira Octova Yogiyanti Nanik Sudaryningtyas, Nanik Naomi Feby Yolanda Br Saragih Nayyara Aisyah Mahdiya Neysa Harwina Putri Nofita Fatmawati Noni Meisavitri Nurist Surayya Ulfa Nurist Surraya ulfa Nurist Surrayya Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurrist Surayya Ulfa Oki Adi Saputra Petrus Orseola Rosarianto Pipin F.P. Lestari Prabowo Nurwidagdyo Prescilla Roesalya Primada Qurrota Ayun Puspa Ningrum, Kumala Puspita Mei Wardani Putri Febrianti Putri Susiandi, Alya Radika Oktavianti, Dina Rafi Oktafiandi Akbar Rafif Ghaffar Radana Rahmadianto, Rizky Rahmania Galuh Pawestri Raihan Wiguna, Ilham Randy Ardianto Wicaksono, Randy Ardianto Rangga Akbar Pradipta Reichan Anantyo, Muhamad Reni Shinta Dewi Rezky Utami, Nofiyanti Rieda Anindita Putri, Rieda Anindita Rifni Lestari Rizka Arsianti Rizky Wisnu Prayuda Nusantara, Rizky Rizqi Ganis Ashari Rosanna Fadiya S Rouli Manalu SALMAN AL FARISI, MUHAMMAD Salshabila Putri Persada Sandra, Syafira Selo Pangestu Imawan Septian Aldo Pradita Setyo Adhi Nugroho Shabara Wicaksono Sharon Gracia G Sholihudin, Nabiila Sigit Haryadi Soffa Wicaksono, Muhammad Sofianisa Rahmawati Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Susi Santiaji Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Taufik Indra Ramadhan Taufik Reza Ardianto Tazkia Irsyad, Raihana Theo Domas Santika, Theo Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Vania Ristiyana Vidiana Girinda Wardani Vidya Ayunita Vina Aulia Maharani Wahyu Hidayat Windariani Soeryo Handadari Wiwid Noor Rakhmad Wulan Septiana Putri Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yohanes Thianika Budiarsa Yuan Stephanie Yunita Indriyaswari Yusniar Dwi Ratnasari, Yusniar Zainul Asngadah Fatmawati