Claim Missing Document
Check
Articles

MEMAHAMI KEGIATAN KOMUNIKASI DALAM UPAYA MEMBENTUK RASA PERCAYA (TRUST) DI GROUP BLACKBERRY MESSENGER (BBM) SHOP Eka Novitasari; Djoko Setyabudi; Yanuar Luqman
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Sejak munculnya e-commerce, penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi jualbeli tanpa harus bertemu langsung (face to face). E-commerce merupakan prosestransaksi komersial yang dilakukan melalui teknologi digital. Sebagian besar transaksiyang terjadi melalui internet dan Web (Loudon & Traver,2009:10).Masyarakat Indonesia sekarang ini mulai “melek” dengan teknologi sehinggatransaksi melalui e-commerce mulai banyak dilakukan, karena dinilai lebih efektif danefisien. Ini terbukti dari hasil survey Nielsen Company Indonesia (AC Nielsen 2011)yang menyatakan tren belanja lewat e-commerce di Indonesia meningkat sepanjangtahun 2011. Tercatat 70 persen dari 30 juta pengguna internet di Indonesia melakukane-commerce sepanjang Maret hingga September 2011. Catherine Eddy, DirekturEksekutif Riset Konsumen Nielsen Company Indonesia, menyatakan bahwa padaperiode yang sama tahun sebelumnya keinginan berbelanja secara e-commerce masihdi bawah 68 persen, namun saat ini telah mengalami kenaikan karena kenyamanandan keamanan dalam berinternet juga meningkat. Nielsen melakukan riset konsumensejak Maret 2011 lalu terhadap 500 orang yang mewakili 29 juta pengguna internet diIndonesia. Hasil penelitian juga menunjukkan 52 persen pelaku e-commerce tertarikuntuk membeli buku, pakaian dan sepatu (44 persen), tiket pesawat 35 persen, sertaperalatan elektronik 32 persen.Fenomena yang sedang berkembang di Indonesia belakangan ini adalahmaraknya penggunaan Blackberry Messenger (BBM) sebagai tempat untukmelakukan kegiatan e-commerce melalui fitur Group BBM. Adanya fenomena GroupBBM Shop yang berkembang di masyarakat, merupakan bagian dari perkembanganmedia baru yang ada. Perkembangan media baru ini tidak dapat dihindari, karenatermasuk dalam perkembangan kehidupan manusia. Banyak penjual yang beralihmenggunakan Group BBM Shop sebagai alternatif dalam melakukan e-commercekarena dinilai efektif dan murah. Seperti yang dikatakan oleh Manzur dalam bukunya(2011:6), dengan menggunakan Blackberry seseorang dapat melakukan aktivitas ecommercedimanapun dan kapanpun tanpa memandang tempat dan waktu. Sehinggaseseorang dapat melakukan interaksi dengan pelanggannya baik melalui email ,chat,maupun jejaring sosial secara mobile.Walaupun demikian, proses transaksi tidak langsung yang terjadi pada groupbbm shop tetap menjadi kendala yang menyebabkan terjadinya kegagalan komunikasidan penipuan. Sehingga rasa percaya pada transaksi didalam group bbm shop inimemiliki peran yang sangat penting agar pembeli mau melakukan pembelian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan komunikasi yangdilakukan dalam membentuk rasa percaya (Trust) melalui transaksi jual beli yangterjadi pada Group Blackberry Messenger (BBM) Shop.Teori yang digunakan adalah teori komunikasi persuasif yang digunakanuntuk mendeskripsikan bagaimana upaya membentuk rasa percaya (trust) di dalamgroup bbm shop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatifdengan pendekatan fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini adalah penjual danpembeli yang melakukan transaksi melalui group bbm shop.B. Batang TubuhSebelum bergabung dalam sebuah group bbm shop, biasanya pembeli akanmemperhatikan beberapa faktor. Faktor – faktor tersebut diantaranya produk, hargadan yang paling penting rekomendasi dari orang terdekat, seperti teman maupunsaudara. Ketiga faktor inilah yang dijadikan acuan oleh para pembeli sehinggaakhirnya memutuskan bergabung dalam group bbm shop.Setelah pembeli bergabung didalam sebuag group bbm shop untukmembentuk rasa percaya di group bbm shop, penjual melakukan kegiatan komunikasidengan pembeli. Seperti yang diungkapkan oleh Engel, Blackwell dan Miniard(1995:382) bahwa kegiatan komunikasi yang terjadi antara penjual dan pembeliketika melakukan transaksi merupakan kegiatan yang digunakan untuk salingmembagi informasi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan bersama disini adalahadanya pembelian. Kegiatan komunikasi yang dilakukan terjadi dengan tiga tahapan:Pertama, yaitu penjual melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untukmenarik pembeli agar mau melakukan pembelian. Kegiatan ini diawali denganpenjual terlebih dulu mengupload foto produk yang dijual di group bbm shop,kemudian penjual menjelaskan harga dari produk tersebut. Dan yang terakhir penjualmelakukan promosi dengan menggunakan broadcast message maupun menggunakandisplay picture. Hal ini merupakan bagian dari adanya konsep bauran pemasaran(marketing mix) yang digunakan untuk mempengaruhi permintaan pembeli (Mowendan Minor,2008:62-63).Kedua, setalah penjual melakukan tahapan kegiatan komunikasi yang pertama,pembeli yang merasa tertarik untuk melakukan pembelian akan mengomentari fotoproduk tersebut. Kemudian penjual pun akan melakukan tahapan kegiatan komunikasikedua yang dilakukan untuk meyakinkan pembeli.Pada tahapan kedua ini, akan terjadi dua pendekatan yaitu pendekatan nonpersonal dan pendekatan personal. Pada pendekatan non personal penjual melakukaninteraksi dengan pembeli menggunakan group chat. Pada pendekatan ini biasanyapembeli akan merasa kurang nyaman, karena dapat mengganggu pembeli lain.Sehingga pembeli biasanya akan membatalkan pembelian jika penjual hanyamelakukan interaksi dengan menggunakan group bbm shop.Sedangkan pada pendekatan personal, penjual biasanya menggunakan bbm.Pendekatan ini sangat efektif bagi penjual, karena pembeli akan merasa lebih nyamanuntuk melakukan interaksi. Sehingga pembeli pun merasa yakin untuk melakukanpembelian. Pada interaksi yang terjadi terjadi upaya – upaya yang bertujuan untukmeyakinkan pembeli dimana hal ini merupakan bagian dari komponen komunikasipersuasif yang diungkapkan oleh Adler (2000:405) yaitu Meyakinkan. Dimana darimeyakinkan pembeli rasa percaya dapat terbentuk. Untuk meyakinkan pembeli inipenjual melakukan upaya2 diantaranya menggunakan sapaan, promosi, prosestransaksi yang dilakukan, jaminan dan informasi detail mengenai produk yang dijual.Pada tahapan ketiga, setelah pembeli merasa yakin maka penjual punmelakukan tahapan kegiatan komunikasi yang terakhir yang bertujuan untukmembangun rasa percaya. Rasa yakin yang terbentuk pada tahapan kegiatankomunikasi sebelumnya, akan berkembang menjadi rasa percaya pada tahapan ini.Dari rasa percaya inilah pembeli memutuskan untuk melakukan pembelian. Sehinggapembelian pun akhirnya terjadi. Berikut merupakan bagan yang menjelaskanmengenai bagaimana kegiatan komunikasi yang terjadi pada group bbm shopsehingga dapat terbentuk rasa percaya.Bagan Kegiatan Komunikasi dalam Upaya Membentuk Rasa Percaya (Trust) diGroup Blackberry Messenger (BBM) ShopC. PenutupHasil penelitian mengenai kegiatan komunikasi dalam upaya membentuk rasa percaya(trust) di group bbm shop, menunjukkan beberapa hasil yang dapat memberisumbangan kepada penjual maupun pembeli yang melakukan transaksi melalui groupbbm shop. Dalam membentuk rasa percaya (trust) kepada pembeli, penjual perlumelakukan kegiatan komunikasi yang pada akhirnya nanti dapat membentuk rasapercaya pada pembeli sehingga pembelian pun terjadi. Untuk membentuk rasapercaya tersebut, penjual dapat melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untukmenarik pembeli terlebih dahulu. Setelah pembeli merasa tertarik, maka selanjutnyapenjual dapat melakukan kegiatan komunikasi yang dilakukan untuk meyakinkanpembeli. Pada tahapan kegiatan komunikasi ini pembeli akan merasa yakin denganadanya pendekatan personal yang dilakukan penjual melalui blackberry messenger(bbm). Setelah pembeli merasa yakin maka rasa percaya pun terbentuk sehinggaterjadilah pembelian pada transaksi melalui group bbm shop.D. Daftar PustakaAdler,Ronald B. dan Goerge Rodman.2000.Understanding Human Communication(7th edition).USA.Horcourt Collage PublisersDenscombe,Martyn.2007.”The Good Research Guide”for small-scale social researchprojects. 3th Edition.LondonEngel,James F, Roger D. Blackwell & Paul W. Miniard.1995. Perilaku KonsumenJilid I.Jakarta.Binarupa AksaraEngel,James F, Roger D. Blackwell & Paul W. Miniard.1995. Perilaku KonsumenJilid 2.Jakarta.Binarupa AksaraHawkins, Dell, dkk. 2007.Consumer Behaviour:Building Marketing Strategi.NewYork :Mc Graw – Hill/IrwinKotler, Philip& Gary Amstrong.2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid1.Jakarta.ErlanggaKotler, Philip& Gary Amstrong.2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid2.Jakarta.ErlanggaLittle John, Stephen.W & Karen A Foss.2008.Teori Komunikasi “Theories of HumanCommunication”edisi ke 9.Jakarta:Salemba HumanikaLoudon, Kenneth C. 2009.E-Commerce “The Revolution is Just Beginning”Manzur,Aunurrofiq.2011.Kendalikan Dagang Online dengan Blackberry. Jakarta:PTElex Media KomputindoMulyana,Deddy.1996. Human Communication. Prinsip-Prinsip Dasar.Bandung:Remaja RosdakaryaMcQuail,Dennis.1987.Mass Communication Theory.Jakarta:ErlanggaMcQuail,D.2000. McQuail’s Mass Communication Theory, 4th Edition, / London,Thousand Oaks, New Delhi: Sage Publications.Moleong, Lexy J.2007.Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi.Bandung: PTRemaja RosdakaryaMowen,John C. & Michael Minor.(2002).Perilaku Konsumen Jilid 1 (edisi5).Jakarta.ErlanggaMulyana,Deddy.2001.Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung.PT RemajaRosdakaryaSellers, L. 1999. Warning: Shameless Advertising Disguised as Editorial Content WillKill Your Credibility, Alianate Your Costumers, and You May Burn In Hell,dalam Severin, Werner J. & James W. Tankard,Jr. (2009). Teori Komunikasi :Sejarah, Metode, dan Terapan di dalam Media Massa Edisi Kelima. Jakarta:Kencana Prenada Media GroupSeverin,Werner J. & James W. Tankard,Jr. (2009). Teori Komunikasi : Sejarah,Metode, dan Terapan di dalam Media Massa Edisi Kelima. Jakarta: KencanaPrenada Media GroupSutopo,H.B.2002.Metode Penelitian Kualitatif:Dasar Teori dan Terpaannya dalamPenelitian.Surakarta:Sebelas Maret University PressYuswohady.2012.Consumer 3000: Revolusi Konsumen Kelas Menengah diIndonesia.Jakarta:Gramedia
Mengidentifikasi faktor-fakto afektif pada Mobile Advertising Oki Adi Saputra; Hedi Pudjo Santosa; Djoko Setyabudi; Nurrist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.835 KB)

Abstract

Mobile advertising merupakan media yang sangat diminati para pengiklan saat ini.Diindonesia sendiri berdasarkan data belanja perusahaan yang diambil olehNelsien pada tahun 2007, total biaya yang dikeluarkan sampai dengan 20 triliununtuk mobile advertising.Hal tersebutkarena SMS ads dianggap sebagai media iklan yang bias menjangkau konsumen melalui channel personal, yaitutelepon selular mereka. Untuk mengukur efek iklan pada penelitian ini peneliti menggunakanTeoriHierarchy Of Effects Model (Model Hirarki-Efek). Iklan mempengaruhikonsumen melalui beberapa tahapan dalam urutan, dimulai dari kesadaranpertama mengenai produk atau jasa hingga tahap pembelian yang sesungguhnya.Hasil penelitian ini menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan efektivitas mobile advertising sehingga dapat meningkatkan affective effect yang pada konsumen yang membuka mobile advertising. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor faktor afektif pada mobile advertising
STRATEGI MANAJEMEN SUARA MERDEKA UNTUK MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PERUSAHAAN DALAM MENGHADAPI MEDIA KOMPETITOR DI JAWA TENGAH (Studi Kasus pada PT. Suara Merdeka Press) Vidya Ayunita; M Yulianto; Djoko Setyabudi; Adi Nugroho
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.659 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang bahwa Harian Suara Merdeka sebagai koran tertua dan market leader di Jawa Tengah sekarang berada pada posisi yang kurang aman karena terjadinya kecenderungan penurunan tiras sejak tahun 2010 walaupun relatif kecil. Sedangkan agresivitas koran kompetitor yang menyerbu pasar semakin banyak. Di sisi lain industri suratkabar termasuk Suara Merdeka perlu mengantisipasi perkembangan media online yang mempengaruhi perilaku masyarakat khususnya anak muda yang sekarang ini kurang suka membaca koran.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi manajemen Suara Merdeka untuk mempertahankan eksistensi perusahaan dalam menghadapi media kompetitor di Jawa Tengah dengan meningkatkan tiras dan market share serta untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen Suara Merdeka dalam mengantisipasi perkembangan media online. Penelitian ini didasarkan atas teori manajemen media, khalayak media, analisis SWOT, analisis persaingan, manajemen pemasaran dan konvergensi media.Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang merujuk pada metode penelitian studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah pihak yang berada di dalam manajemen Harian Suara Merdeka sebanyak 7 informan dan pihak yang berada di luar manajemen Suara Merdeka yakni agen (distributor) dan pelanggan Suara Merdeka sebanyak 5 informan. Selain itu juga didasarkan atas observasi peneliti di lapangan. Analisis data yang digunakan adalah pembuatan eksplanasi seperti yang diungkapkan Robert K Yin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suara Merdeka perlu meningkatkan kembali tiras dan market share untuk mempertahankan eksistensi perusahaan sebagai market leader di Jawa Tengah. Strategi yang dipergunakan terutama terkait dengan peningkatan kualitas produk karena kualitas produk Suara Merdeka dinilai menurun. Di samping itu strategi yang terkait dengan bauran pemasaran lain yakni harga, distribusi dan promosi. Kelemahan di salah satu lini bisa melemahkan secara keseluruhan. Sedangkan untuk mengantisipasi perkembangan media online maka strategi konvergensi media yang dilakukan sudah tepat dan perlu diintensifkan untuk saling memperkuat dan melengkapi media-media yang ada di Suara Merdeka Network.Kata Kunci : Strategi manajemen, bauran pemasaran, konvergensi media
Terpaan Informasi Pinjaman Online di Media Online dan Terpaan E-WOM di Grup Facebook Pinjaman Online dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Penggunaan Pinjaman Online Arfian Muhammad Hakim; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fintech lending in Indonesia is one of the innovations in financial products and services that has been present in the past 5 years in Indonesia to provide assistance in accessing consumer consumptive funds via smartphones. However, the use of fintech lending that are not balanced with sufficient knowledge in the use of fintech lending causes new problems to form due to user misunderstandings which lead to a high risk of using them to cause casualties. Several ways to increase public knowledge are through online loan information in online media and discussions in the online loan facebook group. This also relates to the habits of Indonesian people who seek information on financial products and services using the Internet. This study aims to see whether there is a relationship between exposure to online loan information and E-WOM in the online loan Facebook group and the level of public knowledge in the use of fintech lending. This research is a quantitative type. The sample in this study were 100 people with the criteria of men or women aged 19-34 years, had seen / read online loan information in online media in the last month, and had read / been active in discussions on online loan facebook groups in the last month. Based on the research results, the variables of information exposure and e-wom exposure have a significant relationship to the level of public knowledge in the use of fintech lending. This is obtained from the results of the significance test of the two hypotheses carried out . In addition, the two independent variables also have a positive relationship with the variable the higher the community is exposed to information / exposure to e-wom, the higher the level of knowledge. However, although the relationship between the two independent variables and the variable can be said to be positive and significant, the two independent variables have a weak closeness to the variable assessed from the values shown.
WISATA KELUARGA DALAM PROGRAM ACARA JATENG EXOTIC DI CAKRA SEMARANG TV Adityo Cahyo Aji; Tandiyo Pradekso; M Bayu Widagdo; I Nyoman Winata; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.282 KB)

Abstract

Media massa memiliki pengaruh yang sangat besar dalam era teknologi seperti saat ini. Salah satu fungsi pers atau media massa adalah sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Dalam hal ini media massa televisi menjadi media untuk menyampaikan pesan berupa informasi yang dikemas berbentuk berita feature wisata keluarga. Disinilah peran komunikasi berlangsung, yaitu sebagai penyampai pesan yang ingin disampaikan dari komunikator kepada komunikan. Pada karya bidang ini membuat sebuah program feature dengan format audio-visual pada televisi dengan tema Wisata Keluarga di Semarang dan Sekitarnya. Karya ini disuguhkan dengan konsep tayangan yang menarik dan kreatif. Konsep tayangan berita feature ini berbeda dengan konsep tayangan yang saat ini banyak digunakan oleh media televisi lain, yakni dengan mengajak satu buah keluarga untuk berwisata ke beberapa tempat dalam satu hari penuh dengan tanpa harus menginap dan memakan banyak waktu. Tempat wisata yang diangkat disini antar lain adalah Curug Tujuh Bidadari Bandungan, Kuliner Sate Kelinci Bandungan, Pasar Bandungan, The Sea Pantai Cahaya, Kuliner Ayam Goreng Gringsing Bu Bengat, Wisata Air Water Blaster Semarang, Pusat Oleh-Oleh Kampoeng Semarang, Kampung Batik Semarang, Kuliner Toko Oen, Wisata Sejarah Kota Lama, Kuliner Malam Pasar Semawis Semarang. Tema tersebut dikerjakan melalui 3 tahap, yaitu tahap pra produksi, tahap produksi, dan tahap paska produksi. Setelah melalui 3 tahap tersebut, terciptalah sebuah karya program fature yang siap untuk di publikasikan melalui media televisi. Merupakan suatu kesempatan, karena saya mendapatkan ijin tayang pada media televisi lokal Cakra Semarang TV. Karya ini dapat di tampilkan pada suatu spot program acara mengenai pariwisata bernama Jateng Exotic. Setelah melalui berbagai proses kerja, karya ini bertujuan untuk memperkenalkan, memberitakan, menginformasikan tempat pariwisata di Kota Semarang dan sekitarnya. Berupa tempat wisata bersejarah, tempat rekreasi, dan wista kuliner. Disuguhkan dengan kemasan atau cara penayangan yang inovatif, unik, dan menarik. Karya Bidang ini tayang pada hari Minggu, 23 Februari, 2 Maret, 9 Maret, dan 16 Maret 2014 pukul 14.30 WIB di Cakra Semarang TV.  Kata kunci: feature, jateng exotic, wisata, jurnalistik, program televisi
Correlation Between Advertising Exposure of Traveloka and Level of Income with People Interest in Transact on Traveloka Anugerah Dwitama; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.316 KB)

Abstract

With total advertisement spend of Rp 687.7 billion throughout 2016, Traveloka has been very intent explaining the advantages and convenience of their sites and applications to the people of Indonesia. Therefore, Traveloka should be the main reference in the matter of booking airline tickets and hotel reservations in Indonesia. However, Traveloka has not succeeded in becoming the ultimate reference in the matter of reserving airline tickets or hotel reservations by the public. The purpose of this research is to know the correlation between advertising exposure of Traveloka and level of income with people interest in transact on Traveloka. The theory that used in this research is Advertising Exposure Theory and Theory of Social Category. This research is a quantitative research with explanatory type. This study uses people in Semarang who are 17-35 years old that has been exposed to advertising exposure of Traveloka and traveling out of town or overseas at least once a year. Based on the hypothesis test that conducted using Kendall’s Tau-b correlation analysis, shows that : First, there is a positive correlation between advertising exposure of Traveloka with people interest in transact on Traveloka with significance value 0,002 and correlation coefficient value 0,315. The higher advertising exposure of Traveloka, the higher people interest in transact on Traveloka, vice versa. Second, there is a positive correlation between level of income with people interest in transact on Traveloka with significance value 0,000 and correlation coefficiet 0,475. The higher level of income, the higher people interest in transact on Traveloka, vice versa. With these results, suggested to Traveloka to create ads with a variety of messages according to the desired segmentation, in order to reach the segmentation of potential travelers Traveloka in order to have interest to use Traveloka.
LAPORAN KEGIATAN STRATEGIC COMMUNICATION MUSEUM KERETA API AMBARAWA (DIVISI SPONSORSHIP) Taufik Indra Ramadhan; Djoko Setyabudi; Tandiyo Pradekso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.428 KB)

Abstract

Museum Kereta Api Ambarawa merupakan salah satu peninggalan sejarah yangsangat berharga di Indonesia. Namun sangat disayangkan minat dan keinginan masyarakatuntuk mengunjungi museum ini sangatlah rendah. Maka dari itu melalui rangkaian kegiatanpromosi Strategic Communication Museum Kereta Api Ambarawa bertujuan untukmempromosikan museum ini kepada masyarakat.Kegiatan Strategic Communication Museum Kereta Api Ambarawa tak lepas dariperan dari Sponsorship. Divisi Sponsorship adalah orang yang bertanggung jawab atasseluruh kegiatan sponsor yang akan mendukung kegiatan dan mendatangkan income.Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan di bulan Mei. Dari hasil pelaksanaankegiatan didapatkan peningkatan pengunjung museum yang semula rata – rata 600pengunjung setiap bulannya menjadi 900 pengunjung setiap bulannya.
Semarang Ragam Inspirasi dalam Memperingati Hari Anak Nasional Kota Semarang (Talkshow, Ragam Lomba Anak, Pentas Seni Daring, Webinar, Konser Amal, Donasi) Sebagai Project Leader, Koordinator Webinar, Koordinator Sponsorship Ahdani Gita Sadida; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

National Children's Day is the day the rights of Indonesian children are fulfilled, both for children who are in Indonesia and for children who are outside Indonesia. Every year the commemoration of National Children's Day is held through various activities for children. All national groups, both from the government and the private sector, participate in commemorating National Children's Day starting from the Central, Provincial, to all Regencies / Cities. In this case, Indonesia is currently experiencing a Covid-19 pandemic which has an impact on all community activities to develop. One of them is Semarang City, which is to commemorate National Children's Day 2020, the City of Semarang in particular the Semarang City Women Empowerment and Child Protection Service (DP3A) as the implementing committee is collaborating with the Semarang City Social Service to make National Children's Day successful in Semarang City during this pandemic. There are 6 activities namely Talkshow, Variety of Children's Contest, Online Art Performance, Webinar, Charity Concert, Donation. These activities will be carried out online and offline but still adhere to health protocols. The series of activities began on July 14, 2002 to August 18, 2020. After being held at that time there were more than 800 students who took part in the art show, from the previous target of 300 students, there were 15 media partners who were among the 10 determined targets, reaching the presence of resource persons. for talk shows and webinars, reaching 150 participants, and for donations reaching Rp. 14. 954,250 from the previous target of Rp. 5,000,000.
Komparasi Hubungan Terpaan Iklan di Berbagai Media Terhadap Minat Beli Produk Vivo Smartphone Abiyyu Febi Diwangkoro; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.289 KB)

Abstract

Today producers are beginning to use social media as the field product promotion them. From various media like television, newspapers, youtube, facebook, instagram, youtube.Vivo is one of the brands which when it appears often in the media. With advertising expenditure reached rp462,4 billion have been very intents explain excellence vivo to consumers. Thus should vivo is one of a smartphone owns the most attractive to in indonesia. But the intensity of the movement vivo in advertising their products it does make vivo become a smartphone most attractive to in indonesia. The purpose of this study is to find the relationship between double-digit vivo advertising in the media interest in buying products with a smartphone. Vivo The theory used in this research is a theory a response cognitive. This is quantitative research research covered with type eksplanatori.Researchers used the technique of non probability the sampling method of to the total number of samples from 100 people with the 18-30 age of years in the city of semarang that has been exposed to advertising exposure vivo smartphone. Based on the hypothesis test conducted using kendall' s know correlation, analysis it shows that there is a relationship it on each variable. The highest correlation value is the exposure of television ads by 0.532, and advertising through the newspaper of exposure 0.622, and advertising exposure through facebook with niali of 0.525.The higher the exposure to ads, vivo the higher the interest of the people buying towards. vivo products and vice versaWith the results suggested to vivo to create ads with a variety of of messages create ads with various of messages according to the desired, segmentation in order to reach the consumer segmentation in order to have interest in buying products. smartphone vivo
HUBUNGAN TERPAAN IKLAN OPPO SMARTPHONE DAN INTENSITAS WORD OF MOUTH DENGAN MINAT BELI PRODUK OPPO Muhammad Sahil; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 7, No 3: Agustus 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.005 KB)

Abstract

Active smartphone users in Indonesia from year to year have always experienced a significant increase. Oppo costs an advertisement of 461 billion rupiah for ad spending. But according to data from IDC in terms of Oppo sales only able to rank third. Besides advertising, word of mouth communication also has a role in a decision that will be taken by consumers. Because if information about the product is discussed continuously from consumers with one another, it can cause a feeling of attitude towards a product. This study aims to determine the relationship between Oppo smartphone advertising and the intensity of word of mouth with interest in buying Oppo products, using non-probability sampling technique with a total sample of 50 respondents from the city of Semarang with the age requirement of respondents, 18-25 years old, knowing Oppo ads smartphone and Oppo product information. The results of this study there is a relationship between exposure to advertising and buying interest, using the advertising exposure theory as evidenced by the analysis of Kendall’s Tau-b produces a significance number of 0,000 or stated to be very significant and a correlation value of 0.526. This study also found that there was a correlation between the intensity of word of mouth and the interest in buying products. The relationship of these two variables uses the theory of the buyer information environment, namely by analyzing the Kendall’s Tau-b correlation to produce a significance value of 0,000 or significant and the correlation coefficient of 0,499, which means there is a relationship between these variables.
Co-Authors Abigail Betsy Eliasta Roos Abimanyu Ramadhan P Abiyyu Febi Diwangkoro Adi Nugroho Adi Nugroho Aditya Gilang Gifari Aditya Iman Hamidi Adityo Cahyo Aji Aeda Aldeafara Afi Sultan Ramadhan, Muhammad Agraha Dwita Sulistyajati Agus Naryoso Ahdani Gita Sadida Ahmad Fauzi Ahmad Fikar Harakan Aike Ingget Pratiwi Ainani Shifa Izazi Aisyah Monicaningsih Akbar, Bintang Albert Rivai Sinaga Aldedinda Auliantio Aldila Leksana Wati Alif Ibrahim Alya Farras Azzahra Amal Gamasi T.R Andrinanta Putra Pratama Andy Julianto Angga Dwipa Anggun Puspa Regita Anisa Dyah Permata, Cindy Anisa Wikantyas P Annisa Aulia Mahari Annisa Ilmi, Rizky Annisa Kusumawardhani Anugerah Dwitama Anugrah Beta Familio Apriliana, Jennifer Ardhisti Adi Utamanyu Ardini Koesfarmasiana, Ardini Arfian Muhammad Hakim Ari Pradhanawati Arista Sukmawati, Sarah Arlita Dwi Utami Arma Ngabeti Astrid Henariani Prakoso Atika Nabila Atika Surya Nuraini Aulia Nur Aulia Ratri Kusumastuti Ayu Sarah Shabrina Ayu Saraswati Bagaskara S.A.P Bareta Hendy Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Bimandhika Sunu Wardhana Bisma Alief Brigitta Dwi Liusditari Budi Adityo Burhanudin Fakhri Kusuma Candra Sateria Chintya Dyah Meidyasari Christo Christian Destiyanto Daffa Argy Pradiptha Dameria Cathrine DENA ADI SANTOSA Deni Arifiin Destima Nursylva Anggraningrum Devi Yuhanita Qorina, Devi Yuhanita Dewi Luqmania . Dhiyah Puspita Sari Dhyah Shanti Nur Kartika Diah Yuniasari ., Diah Yuniasari Dwi Purbaningrum, Dwi Eka Ardianto EKA NOVITASARI Elisa, Nova Fardhian Fitrahudin Pratama Farhan Haritz, Abdullah Farisa Dian Utami Fatia Sharfina Febi Eninta Br Munthe Febri Ariyadi Febriana Handayani Febriandani, Anisa Felda Aurellia Anandani Fitri Nur Hidayat Florensia Sonia Haniswari Frida Asih Pratiwi Gabby Aurelia Gabryella, Cathrine Georgina Inessa Zephira Gerald Waisaka Ginubahyang S P Hamidah, Nadiya Hanan Hauzan, Muhammad Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas S, Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hario Trigoseno Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Helmi Bayuputra, Rafli Hendrikus Setya Pradhana Henny Novita Rumono Hilal Al Roshid, Fhatwa Hilda Maisyarah I Nyoman Winata I Nyoman Winata Ifadhah Vellayati Widjaja Imam Fahmidin, Hanif Inayah Setia Azzahra Indah Pratiwi Indra Septia BW Intan Ayuningrum Ira Yunani Widyarini Istivani, Yulia Jaya Pramono Adi Jaza Akmala Ramada Jody Suryamar Yudha Joyo Nur Suryanto Gono Kanaya Az Zahrah Krisanti Cahyaningtyas, Yulia Laksono Nainggolan, Guntur Agung Lana Nastiti Mumpuni Lintang Ratri Rahmiaji Lintang Ratri Rahmiaji Lucia Eka Pravitasari Lukmantoro, Yanuar Lusia Wibowo, Marvela M Bayu Widagdo M Yulianto M. Bima Norta Ellyanda Mahardika Indra Pratama Maulana Ocky Adhicondro Melinda Wita Satryani Mia Maulyda Mohammad Akbar Rizal Hamidi Muchamad Yuliyanto Muhammad Azizan, Tengku Muhammad Luthfi Muhammad Sahil Muhamy Akbar Iedani Nabilah Amarilys Nadin Khairun Nisa Nadira Octova Yogiyanti Nanik Sudaryningtyas, Nanik Naomi Feby Yolanda Br Saragih Neysa Harwina Putri Nofita Fatmawati Noni Meisavitri Nurist Surayya Ulfa Nurist Surraya ulfa Nurist Surrayya Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurrist Surayya Ulfa Oki Adi Saputra Petrus Orseola Rosarianto Pipin F.P. Lestari Prabowo Nurwidagdyo Prescilla Roesalya Primada Qurrota Ayun Puspa Ningrum, Kumala Puspita Mei Wardani Putri Febrianti Putri Susiandi, Alya Radika Oktavianti, Dina Rafif Ghaffar Radana Rahmadianto, Rizky Raihan Wiguna, Ilham Randy Ardianto Wicaksono, Randy Ardianto Rangga Akbar Pradipta Reichan Anantyo, Muhamad Reni Shinta Dewi Rezky Utami, Nofiyanti Rieda Anindita Putri, Rieda Anindita Rifni Lestari Rizka Arsianti Rizky Wisnu Prayuda Nusantara, Rizky Rizqi Ganis Ashari Rosanna Fadiya S Rouli Manalu SALMAN AL FARISI, MUHAMMAD Salshabila Putri Persada Sandra, Syafira Selo Pangestu Imawan Septian Aldo Pradita Setyo Adhi Nugroho Shabara Wicaksono Sharon Gracia G Sholihudin, Nabiila Sigit Haryadi Soffa Wicaksono, Muhammad Sofianisa Rahmawati Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Suryanto Gono, Joyo Nur Susi Santiaji Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Taufik Indra Ramadhan Taufik Reza Ardianto Tazkia Irsyad, Raihana Theo Domas Santika, Theo Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Vania Ristiyana Vidiana Girinda Wardani Vidya Ayunita Vina Aulia Maharani Wahyu Hidayat Windariani Soeryo Handadari Wiwid Noor Rakhmad Wulan Septiana Putri Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yohanes Thianika Budiarsa Yuan Stephanie Yunita Indriyaswari Yusniar Dwi Ratnasari, Yusniar Zainul Asngadah Fatmawati