Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DALAM PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN BUMI SENENTANG DI SINTANG KALIMANTAN BARAT Nandung, Jerry Seftianta; Setyowati, Endang
Jurnal Arsitektur GRID Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i1.1288

Abstract

Fasilitas budaya dan hiburan khususnya pusat kebudayaan adalah salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk masyarakat. Fungsi fasilitas budaya dan hiburan diberikan kepada masyarakat untuk melestarikan dan mempelajari sejarah maupun ilmu-ilmu yang ada di Indonesia khususnya pada suatu daerah tertentu. Selain untuk melestarikan dan mempelajari budaya lokal, fasilitas tersebut diberikan untuk salah satu cara untuk menghibur masyarakat melalu dari seni – seni yang dimiliki oleh suatu daerah. Sintang memiliki wisata budaya yang cukup kuat seperti alat musik & tari Suku Dayak dan Melayu. Namun masalah potensi wisata yang berlimpah tersebut tidak semuanya dikenal bahkan dilatih, dikembangkan, dan dipromosikan. Oleh sebab itu, diperlukan wadah untuk melakukan kegiatan pelatihan, pengembangan, & promosi dalam bentuk bangunan pusat Kebudayaan. Untuk memperkuat identitas daerah kedalam pusat kebudayaan diterapan pendekatan arsitektur neo-vernakular yang menjadi pilihan. Arsitektur neo–vernakular adalah salah satu konsep dari aliran post modern yang merupakan gabungan dari dua konsep yang berbeda yaitu modern dan vernakular. Penerapan pendekatan neo-vernakular berdasarkan prinsip-prinsipnya yang kemudian diaplikasikan pada pengolahan tapak, peruangan, material, warna dan struktur bangunan.
MASTERPLAN KAWASAN EMBUNG SENDANGTIRTO BERBASIS INOVATIF DAN PARTISIPATIF Tisnawati, Endah; Setyowati, Endang
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i1.20628

Abstract

Penerapan partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting, apakah sebuah kebijakan benar-benar bersumber dari keinginan dan harapan masyarakat. Perancangan partisipatif adalah pendekatan yang mendorong semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, profesional, mitra, dan pengguna, untuk secara aktif berkolaborasi dalam proses desain untuk memastikan bahwa hasilnya memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan. Gagasan mendasar dari perancangan partisipatif adalah adanya dialog sebagai media penting untuk menyelesaikan permasalahan perancangan. Pengembangan aktivitas wisata di sekitar Embung Sendangtirto dinilai memiliki potensi besar. Oleh karena itu, Pemerintah Kalurahan Sendangtirto merasa perlu segera merumuskan perencanaan kawasan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Perencanaan kawasan berupa masterplan Kawasan Embung Sendangtirto ini dapat menjadi arahan pengembangan potensi wisata dan ekonomi kawasan yang terintegrasi, mengakomodasi ruang terbuka publik yang ramah anak dan lansia, serta mempertimbangkan potensi alam serta menjaga kelestarian sumber daya air.
Physical stability test of liquid facial soap formulation of citronella extract (Cymbopogon nardus L.) Setyowati, Endang; Nisa, Nur Fadhillah Hidayatul; Nasriyah; Nilawati
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol21.iss1.art1

Abstract

Background: Citronella (Cymbopogon nardus L.) is one of Indonesia’s most fertile herbal plants. It contains antibacterial compounds and can be used as a liquid facial wash. With the correct formulation, citronella extract facial wash can effectively remove dirt and sebum on the face and prevent the growth of acne-causing bacteria.Objective: This research aims to obtain the optimal formula for citronella extract liquid facial wash.Method: Citronella extract was formulated into the liquid facial wash with concentrations of 9, 18, and 24%, and then the physical stability of the preparation was tested for 3 weeks. After that, the results are compared with the standards that have been set.Results: The citronella extract contained saponins, polyphenols, and flavonoids. The three liquid facial wash formulations made from citronella grass extract had a thick, liquid texture, a unique smell, a brown color, a viscosity range of 948-2,506 cPs, a potential hydrogen range of 4.8–5.97, an adhesive test range of 1.2-2.58 seconds, a foam height range of 0-107 mm, and a spreading power of 5–6.4 cm.Conclusion: The conclusion is that all stability tests for citronella extract liquid facial wash formulations meet the requirements except for the foam height test. The formulation that differs in extract concentration by 24% is the most optimal.
Pengabdian Sosial Berbasis Potensi Pelatihan Canvativity dan Fokus Cipta Puisi Azizah, Nur; Rodiah, Rodiah; Setyowati, Endang; Muliyono, Nurwakhid
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/y8f8a628

Abstract

Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang dalam lingkungan sekolah di Malang Selatan Kabupaten Gondanglegi. Melalui kegiatan PMBP mahasiswa dituntut dapat berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut, dimana mahasiswa dapat berinteraksi, bersosialisasi dengan lingkungan sekolah di bagian Malang Selatan sehingga kegiatan PMBP tersebut berjalan dengan lancar metode yang digunakan pada kegiatan PMBP tersebut adalah metode observasi. Mahasiswa PMBP memberikan bimbingan dan penyuluhan pada sekolah SMP NU Gondanglegi untuk ikut serta dalam perencanaan, pemeliharaan, dan pelaksanaan pada kegiatan penyuluhan dan pelatihan dalam kegiatan PMBP ini berjalan lancar dan baik serta mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, dengan adanya kegiatan PMBP ini semoga siswa di daerah Malang Selatan semakin sadar dan paham bagaimana bertindak nyata dalam perkembangan zaman digital secara langsung.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA MENGENAI ASPEK HUKUM PENGGUNAAN PAYLATER PADA E-COMMERCE DI SMA KESATRIAN 2 SEMARANG Setyowati, Endang; Agus Saiful Abib; Dhian Indah Astanti; Stefani Dewi Rosariad
Jurnal Padamu Negeri Vol. 2 No. 2 (2025): April : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/bwhdc424

Abstract

The widespread phenomenon of bad debts on PayLater has become a serious problem affecting the younger generation. This community service activity aims to educate the risks of PayLater as a form of early financial literacy prevention at the secondary school level. PayLater requires terms and conditions to be met. However, users often ignore these terms and conditions, resulting in legal consequences. The legal provisions regarding PayLater in e-commerce are regulated by Financial Services Authority Regulation Number 10/POJK.05/2022 concerning Information Technology-Based Joint Funding Services, and the Agreement under Article 1313 of the Civil Code (KUHPerdata). This agreement is considered a standard agreement because it contains terms and conditions made by one party and an electronic agreement made and documented in an electronic document. The community service activity was carried out by the Community Service Team in partnership with SMA Kesatrian 2 Semarang, targeting the school's eleventh-grade students. The community service location is at Jalan Gajah Raya No. 58, Gayamsari, Semarang City. The problem faced by partners is a lack of understanding regarding the legal aspects of using PayLater on e-commerce platforms. Therefore, the Community Service team conducted outreach to provide understanding regarding this matter. This community service activity utilized methods including lectures and question-and-answer sessions to address the partners' concerns. To gauge the students' level of understanding, a pre-test was conducted before the presentation. Following the Q&A session, the community service team provided an evaluation through a post-test.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KATUK TERHADAP KADAR GLUKOSA DALAM ASI PADA IBU MENYUSUI DI KECAMATAN PAMOTAN Fikabewa, Devy Anggraeni; Setyowati, Endang; Sukoharjanti, Bintari Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49490

Abstract

ASI yang berkualitas penting untuk tumbuh kembang bayi, namun sebagian ibu di Kecamatan Pamotan mengalami kendala produksi dan kualitas ASI, termasuk kadar glukosa. Ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap kadar glukosa dalam ASI ibu menyusui di Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. Metode Penelitian menggunakan metode Quasi Experiment, dengan melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Responden kelompok intervensi mendapat ekstrak daun katuk dua kali sehari selama 14 hari. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak mendapat ekstrak daun katuk dua kali sehari selama 14 hari. Kadar glukosa ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glukometer. Kelompok kontrol dan intervensi diberikan kuesioner sebanyak 15 pertanyaan, format penjelasan, lembar informed consent, lembar asupan makanan serta keluhan selama mengonsumsi ekstrak daun katuk. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang ekstrak daun katuk, dengan rata-rata skor pengetahuan kelompok kontrol pre test sebesar 49,93 dan post tetst sebesar 69,07, serta pada kelompok intervensi pre test sebesar 45,80 dan post test sebesar 73,07. Kadar glukosa ASI kelompok kontrol meningkat dari 37,67 mg/dl menjadi 44,80 mg/dl dan pada kelompok intervensi dari 39,00 mg/dl menjadi 58,53 mg/dl. Kesimpulan: Daun katuk meningkatkan kadar glukosa dan volume ASI, serta pengetahuan ibu tentang manfaatnya, sehingga berpotensi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
PENDEKATAN DESAIN BANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERKETAHANAN PADA DESAIN MARINE EDUCATION CENTER DAN RESEARCH LABORATORY DI KAWASAN TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU Fadil, Muhamad; Setyowati, Endang
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i2.18437

Abstract

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan ekosistem perairan laut dangkal yang terdiri dari pulau-pulau sangat kecil yang rentan terhadap perubahan yang disebabkan oleh beberapa faktor, sehingga mengancam ketidakberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam di dalam kawasan. Penelitian ini mengkaji perancangan Marine Education Center and Research Laboratory di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu dengan Pendekatan Sustainable and Resilient Building Design”, sebagai sebuah strategi yang tepat terkait isu yang ada dan langkah awal untuk melindungi, mengamankan, dan memulihkan ekosistem perairan laut dangkal di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu serta meningkatkan edukasi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bangunan yang dapat menjadi tempat riset dalam mempelajari dan memantau populasi ekosistem laut, serta menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan terhadap pentingnya pelestarian sumber daya laut dan habitat penting di lautan untuk kesejahteraan masyarakat. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tahapan perancangan mulai pengumpulan data, metode analisis data, dan metode sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perancangan yang didasari dengan pendekatan Sustainable and Resilient Building Design merupakan proses desain yang berupaya merancang bangunan yang dapat menjadi tempat riset untuk mempelajari dan memantau populasi ekosistem laut, serta menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan terhadap pentingnya pelestarian sumber daya laut dan habitat penting di lautan untuk kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari solusi untuk masalah yang ada di Taman Nasional Kepulauan Seribu.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PEGAGAN (Centella asiatica L. Urban) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli ATCC 25922 P, Arina Zulfah; Simbara, Ari; Septiyaningrum, Dewi; Setyowati, Endang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun pegagan (Centella asiatica L. Urban) memiliki senyawaantimikroba yang berkhasiat untuk mengatasi diare. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun pegagan padaberbagai variasi konsentrasi dan untuk mengetahui perbandinganyang paling efektif dari berbagai varian konsentrasi tersebut. Daunpegagan diekstraksi menggunakan metode maserasi. Variankonsentrasi ekstrak etanol 70% daun pegagan dibuat seri konsentrasiyaitu 100 mg/ml; 50 mg/ml; 25 mg/ml; 12,5mg/ml; 6,25 mg/ml; 3,125mg/ml; 1,565 mg/ml; 0,781 mg/ml; 0,3905 mg/ml; kontrol negatif,dan kontrol positif serta kotrimoksazol sebagai kontrol pembanding.Pengujian dilakukan terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 25922secara dilusi. Hasil uji antibakteri menunjukkan ekstrak etanol 70 %daun pegagan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteriEscherichia coli ATCC 25922 dengan kadar bunuh minimal (KBM)100 mg/ml. Varian konsentrasi yang paling efektif adalah 100 mg/ml.Ekstrak etanol 70% daun pegagan terdapat kandungan flavonoid,alkaloid, tanin, saponin, dan glikosida triterpen.
PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN KELOMPOK PENGELOLA OBYEK WISATA BANTARAN SUNGAI BEDOG DUSUN SANTAN KABUPATEN BANTUL TISNAWATI, ENDAH; SETYOWATI, ENDANG
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/g57mcr92

Abstract

Desa Wisata Kampung Santan (Dewi Kamsa) di Kalurahan Guwosari memiliki beragam potensi untuk mengolah kawasan Bantaran Sungai Bedog sebagai destinasi wisata. Perlu adanya pengelolaan yang strategis dari semua kelompok masyarakat di Dusun Santan, khususnya bagi pengelola Kampung Wisata. Kelembagaan yang kuat, perlu diwujudkan untuk dapat mencapai pertumbuhan wisata yang berkelanjutan (Hastuti et al, 2023; Sitepu et al, 2021). Penguatan kapasitas kelembagaan juga dapat memastikan adanya keberlanjutan dalam mengimplementasikan rencana pengembangan pariwisata, sehingga tujuan-tujuan jangka panjang serta target sinergi dan kolaborasi antar lembaga dapat tercapai dengan baik. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu (1)  program pemberdayaan masyarakat, (2) mendorong pelaksanaan sarasehan wisata, (3) penyusunan buku profil kawasan wisata serta (4) perumusan konsep & peta jalan penerapan strategi wisata yang disepakati.
Strategy For Building Discipline In Early Children At TKU Daar El Dzikir Sukoharjo For Academic Year 2022/2023 Setyowati, Endang; Darsinah, Darsinah
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 8 No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v8i1.6521

Abstract

 Disiplin merupakan kualitas moral bangsa yang penting ditanamkan kepada anak usia dini. Pembentukan disiplin dimulai  dari keluarga dan sekolah. Hal ini  berpengaruh pada perkembangan anak usia dini dan penanaman kepribadian yang terpuji ketika dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi membangun kedisiplinan anak usia dini di TKU Daar El Dzikir tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TKU Daar El Dzikir, Soronanggan, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah. Sumber data yakni semua guru di TKU Daar El Dzikir Sukoharjo.. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi membangun kedisiplinan di TKU Daar El Dzikir Soronanggan, Bulu, Sukoharjo adalah dengan merencanakan dan menetapkan peraturan, membuat anak nyaman dengan lingkungan sekolah, pemberian contoh/teladan dari guru, pembiasaan dan konsistensi, pemberian penghargaan/ reward dan penerapan konsekuensi       Discipline is a nation's moral quality that is important to be instilled in early childhood. The formation of discipline starts from the family and school. This has an effect on the development of early childhood and the inculcation of a commendable personality as an adult. This study aims to determine strategies for building discipline in early childhood at TKU Daar El Dzikir in the 2022/2023 academic year. This research is a descriptive qualitative research. This research was conducted at TKU Daar El Dzikir, Soronanggan, Bulu, Sukoharjo, Central Java. The data sources are all teachers at TKU Daar El Dzikir Sukoharjo. Data collection techniques use observation and interviews. Validation using source triangulation technique. Data analysis in this study used an interactive analysis model, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the strategy for building discipline at TKU Daar El Dzikir Soronanggan, Bulu, Sukoharjo is to plan and set rules, make children comfortable with the school environment, provide examples/examples from teachers, habituation and consistency, giving rewards and applying consequences