Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Kerjasama Program Rendah Karbon Dalam Perspektif PP Nomor 22 Tahun 2021 (Mobilitas Bersih Untuk Area Metropolitan Semarang) Surayda, Helen Intania; Julian, Fajar Prima; Setyowati, Endang; Sihotang, Amri Panahatan
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 14 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v14i1.8174

Abstract

Lingkungan melekat pada kehidupan manusia menyediakan berbagai kebutuhan bagi manusia untuk mempertahankan eksistensi kehidupan dari air, udara dan sinar matahari. Oleh karena itu kelestariannya harus dijaga agar dapat dinikmati dengan baik dan layak. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan melakukan program kerjasama dengan pemerintah Inggris untuk memitigasi dampak perubahan iklim melalui pengembangan transportasi publik perkotaan yang ramah lingkungan sekaligus untuk menjalankan komitmen dari konferensi di Glasgow dalam rangka mewujudkan transisi menuju kendaraan nol emisi (zero emission) di sejumlah provinsi di Indonesia salah satunya Kota Semarang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Kerjasama Program Rendah Karbon dalam konteks hukum nasional yang terkait adalah UU Nomor 16 Tahun 2016 Tentang Pengesahan Paris Agreement To The United Framework Conwntion On Climate Change (Persetujuan Paris Atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Perubahan Iklim), UU 32 tahun 2009 tentang PPLH, UU No 3 tahun 2014 tentang Perindustrian, UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, PP no. 27 tahun 2012 tentang Perizinan Lingkungan, PP Nomor 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3, PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PerMen Lingkungan Hidup no. 13 tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup. Kerjasama Program Rendah Karbon dalam PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sesuai dengan Pasal 196 huruf c, Pasal 199, Pasal 213 ayat (2) huruf n, Pasal 209 melakukan kegiatan lain yang mendukung upaya pengendalian Pencemaran Udara yang melibatkan keterlibatan kelompok rentan seperti anak-anak, disabilitas, perempuan dan lansia.
Pengembangan Sediaan Lip Balm Berbasis Ekstrak Buah Bit (Beta vulgaris L.): Evaluasi Mutu Fisik dan Potensi SPF Besan, Emma Jayanti; Setyowati, Endang; Fadel, Muhammad Nurul; Firdyansyah, Diah Aprilia
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i4.100424

Abstract

Lip balm merupakan sediaan pelembab bibir untuk melindungi bibir. Buah bit (Beta vulgaris L) berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki pontensi sebagai radikal bebas.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis stabilitas fisik lip balm dan penentuan nilai SPF dari ekstrak buah bit. Penelitian ini dibuat lip balm dengan 3 formula ekstrak buah bit konsentrasi yang berbeda yaitu F1(5%), F2(10%), F3(15%). Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Metode ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Sediaan lip balm dilakukan uji mutu fisik meliputi uji organoleptik, uji homogenitas , Uji pH dan selanjutnya dilakukan penentuan nilai SPF dengan metode in vitro menggunakan spektrofotometri UV-VIS. Data uji pH dan nilai SPF dianalisis menggunakan metode Kruskal Wallis untuk melihat pengaruh konsentrasi ekstrak. Berdasarkan uji Kruskal Wallis didapatkan hasil bahwa konsentrasi ekstrak buah bit berpengaruh terhadapat uji mutu fisik dan penentuan nilai SPF sediaan lip balm. Hasil uji organoleptik ke-3 formula memenuhi kriteria. Uji homogenitas ke-3 formula homogen. Uji pH ketiga formula memiliki rentang stabil pH-5 memenuhi syarat. Nilai SPF F1(5%) 1,47 F2(10%) 2,80 F3(15%) 2,96 formula F2 dan F3 memenuhi syarat SPF 2-4(Minimal). Ketiga formula memenuhi spesifikasi dan stabil uji mutu fisik pada masa simpan 14 hari. Perbedaan konsentrasi dapat mempengaruhi hasil nilai SPF, nilai spf tertinggi pada konsentrasi 15%. Ketiga formula dapat diketahui uji mutu fisik yaitu organoleptik, homogenitas, dan pH.
APLIKASI ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DALAM PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN BUMI SENENTANG DI SINTANG KALIMANTAN BARAT Nandung, Jerry Seftianta; Setyowati, Endang
Jurnal Arsitektur GRID Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i1.1288

Abstract

Fasilitas budaya dan hiburan khususnya pusat kebudayaan adalah salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk masyarakat. Fungsi fasilitas budaya dan hiburan diberikan kepada masyarakat untuk melestarikan dan mempelajari sejarah maupun ilmu-ilmu yang ada di Indonesia khususnya pada suatu daerah tertentu. Selain untuk melestarikan dan mempelajari budaya lokal, fasilitas tersebut diberikan untuk salah satu cara untuk menghibur masyarakat melalu dari seni – seni yang dimiliki oleh suatu daerah. Sintang memiliki wisata budaya yang cukup kuat seperti alat musik & tari Suku Dayak dan Melayu. Namun masalah potensi wisata yang berlimpah tersebut tidak semuanya dikenal bahkan dilatih, dikembangkan, dan dipromosikan. Oleh sebab itu, diperlukan wadah untuk melakukan kegiatan pelatihan, pengembangan, & promosi dalam bentuk bangunan pusat Kebudayaan. Untuk memperkuat identitas daerah kedalam pusat kebudayaan diterapan pendekatan arsitektur neo-vernakular yang menjadi pilihan. Arsitektur neo–vernakular adalah salah satu konsep dari aliran post modern yang merupakan gabungan dari dua konsep yang berbeda yaitu modern dan vernakular. Penerapan pendekatan neo-vernakular berdasarkan prinsip-prinsipnya yang kemudian diaplikasikan pada pengolahan tapak, peruangan, material, warna dan struktur bangunan.
SOCIAL CONFLICT RESOLUTION RELATED TO BULLYING CASES THROUGH THE DELIBERATION SYSTEM BASED ON PANCASILA PERSPECTIVE Handayani, Trini; Mulyana, Aji; Solihah, Cucu; Ramadani, Azzahra Salsabila; Putri, Kayla Andini; Setyowati, Endang
Semarang Law Review (SLR) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v5i2.10431

Abstract

This article discusses the review of Social Conflict Resolution Related to Bullying Cases Through the Deliberation System Based on the Perspective of Pancasila. Bullying can be physical, verbal, and mental. Bullying cases in Indonesia are increasing and need serious handling. Deliberation based on Pancasila values can be a solution to resolve bullying conflicts peacefully and constructively. A culture of deliberation needs to be promoted in schools and communities to create a safe environment and respect for human rights. This article discusses the importance of resolving bullying-related social conflicts through a deliberation system based on the perspective of Pancasila. Bullying conflicts create tension and hostility in society, and if not properly addressed can affect the school and workplace environment. This research uses a normative juridical research method by referring to literature and internet materials. Bullying is a form of physical and psychological violence that can be experienced by anyone, and has long existed in society. Bullying is increasingly widespread in educational institutions, influenced by family, environmental, peer group, and media factors. Victims of bullying experience psychological, physical, social and academic impacts. Perpetrators of bullying also experience psychological, social, academic and long-term impacts. The resolution of bullying conflicts can be done through deliberation based on the values of Pancasila, but if not, the conflict can be resolved through deliberation.
MASTERPLAN KAWASAN EMBUNG SENDANGTIRTO BERBASIS INOVATIF DAN PARTISIPATIF Tisnawati, Endah; Setyowati, Endang
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i1.20628

Abstract

Penerapan partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting, apakah sebuah kebijakan benar-benar bersumber dari keinginan dan harapan masyarakat. Perancangan partisipatif adalah pendekatan yang mendorong semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, profesional, mitra, dan pengguna, untuk secara aktif berkolaborasi dalam proses desain untuk memastikan bahwa hasilnya memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan. Gagasan mendasar dari perancangan partisipatif adalah adanya dialog sebagai media penting untuk menyelesaikan permasalahan perancangan. Pengembangan aktivitas wisata di sekitar Embung Sendangtirto dinilai memiliki potensi besar. Oleh karena itu, Pemerintah Kalurahan Sendangtirto merasa perlu segera merumuskan perencanaan kawasan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Perencanaan kawasan berupa masterplan Kawasan Embung Sendangtirto ini dapat menjadi arahan pengembangan potensi wisata dan ekonomi kawasan yang terintegrasi, mengakomodasi ruang terbuka publik yang ramah anak dan lansia, serta mempertimbangkan potensi alam serta menjaga kelestarian sumber daya air.
Physical stability test of liquid facial soap formulation of citronella extract (Cymbopogon nardus L.) Setyowati, Endang; Nisa, Nur Fadhillah Hidayatul; Nasriyah; Nilawati
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol21.iss1.art1

Abstract

Background: Citronella (Cymbopogon nardus L.) is one of Indonesia’s most fertile herbal plants. It contains antibacterial compounds and can be used as a liquid facial wash. With the correct formulation, citronella extract facial wash can effectively remove dirt and sebum on the face and prevent the growth of acne-causing bacteria.Objective: This research aims to obtain the optimal formula for citronella extract liquid facial wash.Method: Citronella extract was formulated into the liquid facial wash with concentrations of 9, 18, and 24%, and then the physical stability of the preparation was tested for 3 weeks. After that, the results are compared with the standards that have been set.Results: The citronella extract contained saponins, polyphenols, and flavonoids. The three liquid facial wash formulations made from citronella grass extract had a thick, liquid texture, a unique smell, a brown color, a viscosity range of 948-2,506 cPs, a potential hydrogen range of 4.8–5.97, an adhesive test range of 1.2-2.58 seconds, a foam height range of 0-107 mm, and a spreading power of 5–6.4 cm.Conclusion: The conclusion is that all stability tests for citronella extract liquid facial wash formulations meet the requirements except for the foam height test. The formulation that differs in extract concentration by 24% is the most optimal.
Pemahaman Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mekanisme Non Litigasi Dan Litigasi Kepada Masyarakat Di Kelurahan Penggaron Lor Kota Semarang Suwandi, Dedy; Triasih, Dharu; Setyowati, Endang
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v6i1.11969

Abstract

The resolution of land disputes through non-litigation and litigation mechanisms is a common issue faced by the community, especially concerning inheritance and land boundary problems that involve families and local environments. In Penggaron Lor Village, Genuk District, Semarang City, many residents lack a deep understanding of these two mechanisms, despite their importance in choosing the appropriate dispute resolution path based on the context and needs of the parties involved. To address this, the Faculty of Law of Semarang University carried out a community service program to educate the public about both litigation and non-litigation land dispute resolution mechanisms. The method used in this program is a normative-prescriptive approach, utilizing legal, historical, and conceptual perspectives. The community service activities consisted of a pre-test to assess initial knowledge, a lecture on litigation and non-litigation mechanisms, and a question-and-answer session to deepen participants' understanding. The results of the program indicate that most people in Penggaron Lor Village are not fully aware of how to resolve land disputes through either litigation (court) or non-litigation (such as mediation and conciliation) methods. However, the majority of participants prefer non-litigation resolution methods as they are considered more efficient and help maintain good relationships between the parties involved in the dispute. Additionally, some community representatives are expected to become follow-up counselors, spreading this knowledge to a wider audience. Keywords: Land Dispute; Litigation; Non-Litigation.
PENANGANAN PERDAGANGAN GELAP NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL DAN NASIONAL Cahyani, Freniarma Lestari; Surayda, Helen Intania; Setyowati, Endang
Semarang Law Review (SLR) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v4i2.7715

Abstract

Perdagangan Internasional juga dapat terjadi karena perbedaan preferensi negara negara terhadap barang dan jasa tertentu. Dalam hal ini tak luput dalam ranah perdangangan Narkoba yang masuk ke Indonesia yang saat ini menjadi permasalahan nasional. Metode penelitian yang dipergunakan diantaranya jenis adalah yuridis normative, dengan menggunakan pendekatan konseptual dan analisis. Pendekatan konseptual karena untuk menganalisis masalah dalam berkembang pesatnya perdangangan internasional; pendekatan analisis dilakukan dengan menganalisa bahan hukum untuk mengetahui makna yang dikandung oleh istilah-istilah yang digunakan dalam peraturan perundang-undangan secara konsepsional yaitu mengenai penangangan perdangangan gelap narkotika internasional. Spesifikasi penelitian deskriptif analitis, dengan analisa data secara kualitatif yang dinyatakan dengan kata kata atau simbol. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam hal perspektif Hukum Internasional dan Nasional yaitu pihak Indonesia dalam hal ini (BNN) menjalin kerja sama dengan lembaga internasional yang bernama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kedua belah pihak dan tentunya membantu memaksimalkan kinerja serta penanganan BNN dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkotika di Indonesia.Dalam penelitian ini berusaha mengkaji mengenai bagaimana cara Penanganan Perdangangan Gelap Narkotika Dalam Perspektif Hukum Internasional Dan Nasional sehingga meminimalisir terjadinya peredaran gelap Narkotika Internasional yang masuk di Indonesia.
PELAKSANAAN DAN TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM PENDAFTARAN HAK TANGGUNGANDI KOTA SEMARANG Sari, Diah Ayu Permata; Sukmadewi, Yudhitiya Dyah; Supriyadi, Supriyadi; Setyowati, Endang
Semarang Law Review (SLR) Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v5i1.9078

Abstract

Recent developments in the property sector have increased the demand for financing, with regards to land that will be used as collateral for credit, this is done through the binding of a Deed of Granting Mortgage Rights. In this binding, the Land Deed Official has a very important role until the Mortgage Rights Certificate is issued. The implementation and responsibilities of Land Deed Making Officials in the City of Semarang are carried out in 3 offices, namely the Office of the Notary-Land Deed Making Official (PPAT) Jatmiko Nugroho, SH., M.Si, the Notary-PPAT Office Sasmito Raharjo, SH., MH, and the Office Notary Dr, Muhammad Hafidh, SH., M.Kn in this research will discuss the Implementation and Responsibilities of Land Deed Officials in Registration of Mortgage Rights, obstacles and how to resolve them. The method used is a sociological juridical research method, with research specifications namely analytical descriptive. The data used in this research are primary data and secondary data through qualitative analysis. The research results show that the implementation and responsibilities of the Land Deed Official in registering mortgage rights in Semarang City are as follows, namely the implementation and responsibilities of the Official include checking certificates, making land deeds, explaining to the parties involved, verifying documents, signing land deeds, registration at the land office until receipt of the Mortgage Rights Certificate. The obstacles in this research are an unstable network, writing errors in the deed, time constraints, banks/creditors who don't understand the application, changing creditor staff with solutions namely improving the internet network system, data correction efforts, application training and thoroughness from various parties.AbstrakAdanya perkembangan zaman mengenai sektor properti meningkatkan  permintaan pembiayaan, berkaitan dengan tanah yang akan digunakan sebagai jaminan kredit dilakukan melalui pengikatan Akta Pemberian Hak Tanggungan. Dalam pengikatan tersebut Pejabat Pembuat Akta Tanah memiliki peran yang sangat penting hingga terbitnya Sertifikat Hak Tanggungan. Pelaksanaan dan Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kota Semarang dilakukan di 3 Kantor yaitu Kantor Notaris- Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Jatmiko Nugroho, SH., M.Si, Kantor Notaris-PPAT Sasmito Raharjo, SH., MH, dan Kantor Notaris Dr, Muhammad Hafidh, SH., M.Kn dalam penelitian ini akan membahas mengenai Pelaksanaan dan Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pendaftaran Hak Tanggungan, hambatan dan bagaimana penyelesaiannya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder melalui analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan dan tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam pendaftaran hak tanggungan di Kota Semarang adalah sebagai berikut yaitu sebagaimana pelaksanaan dan tanggung jawab Pejabat mencakup pengecekan sertipikat, pembuatan akta tanah, penjelasan kepada pihak yang terlibat, verifikasi dokumen, penandatanganan akta tanah, pendaftaran ke kantor pertanahan hingga penerimaan Sertifikat Hak tanggungan.  Adapun hambatan dalam penelitian ini yaitu jaringan yang kurang stabil, kesalahan penulisan pada akta, keterbatasan waktu, pihak bank/kreditur yang kurang memahami aplikasi, pergantian staff kreditur dengan penyelesaian yaitu peningkatan sistem jaringan internet, upaya pengkoreksian data, pelatihan aplikasi dan ketelitian dari berbagai pihak.
Pengabdian Sosial Berbasis Potensi Pelatihan Canvativity dan Fokus Cipta Puisi Azizah, Nur; Rodiah, Rodiah; Setyowati, Endang; Muliyono, Nurwakhid
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/y8f8a628

Abstract

Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang dalam lingkungan sekolah di Malang Selatan Kabupaten Gondanglegi. Melalui kegiatan PMBP mahasiswa dituntut dapat berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut, dimana mahasiswa dapat berinteraksi, bersosialisasi dengan lingkungan sekolah di bagian Malang Selatan sehingga kegiatan PMBP tersebut berjalan dengan lancar metode yang digunakan pada kegiatan PMBP tersebut adalah metode observasi. Mahasiswa PMBP memberikan bimbingan dan penyuluhan pada sekolah SMP NU Gondanglegi untuk ikut serta dalam perencanaan, pemeliharaan, dan pelaksanaan pada kegiatan penyuluhan dan pelatihan dalam kegiatan PMBP ini berjalan lancar dan baik serta mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, dengan adanya kegiatan PMBP ini semoga siswa di daerah Malang Selatan semakin sadar dan paham bagaimana bertindak nyata dalam perkembangan zaman digital secara langsung.
Co-Authors Agus Saiful Abib Aji Mulyana Amri Panahatan Sihotang Ana Kadarningsih Anggraini, Novia Putri Ari Simbara, Ari Ashfa, Sayyidati Maulia Aulia, Anis BARI, FATHUL Besan, Emma Jayanti Cahyani, Freniarma Lestari Chaerul Fadly Mochtar Chulaifi, Muhammadl In’amu Cucu Solihah Darsinah Darsinah Dhian Indah Astanti, Dhian Indah Dyah Sawitri Eko Retnowati, Eko Faisal Amri Satrio Febrianisa, Sabila Fikabewa, Devy Anggraeni Firdyansyah, Diah Aprilia Hamzah, Hasyrul Husna, Ulviani Yulia Iman Santosa, Noegroho Irzani, Elza Fadia Isnaini, Ratna Dewi Isnugroho, Endro Julian, Fajar Prima Keppi Sukesi Kingkin Puput Kinanti Kridawati, Atik Latifah, Iswatul Muhamad Fadil Muhamad Khudzaifi Muhammad Nurul Fadel Muliyono, Nurwakhid Muntamah Muntamah, Muntamah Nandung, Jerry Seftianta Nasriyah NILAWATI Nisa, Nur Fadhillah Hidayatul Nur Azizah Nur Baladina Nur wahidah Nurdahlia , Dwi Ulfa Nuryanto, Ahmad Dwi P, Arina Zulfah panji gita, R. Putri, Diva Fitriana Putri, Kayla Andini Putro, Hendro Triediantoro Rahmawati, Izda Ramadani, Azzahra Salsabila Rasyida, Ghinna Aulia Rodiah Rodiah Sabaan, Wahid Sapto Nisworo Sari, Diah Ayu Permata Scolastika Mariani Septiyani Septiyani, Septiyani Septiyaningrum, Dewi septyan, mohammad Stefani Dewi Rosariad Sukoharjanti, Bintari Tri Supriyadi Supriyadi surayda, helen intania Suwandi, Dedy Tisnawati, Endah Triasih, Dharu Trini Handayani Trinovitawati, Yulis Triyo Alamsyah, Mochammad Barok Wahyuningtyas, Agustina Shinta Hartati Wibowo, Satrio Hasto Broto Widiansyah, Risma Anindya Yudhitiya Dyah Sukmadewi, Yudhitiya Dyah