Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Material Requirement Planning dengan Mempertimbangkan Lot Sizing Model dalam Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tissue Dinner Arya Krisna Putra, I Gede; Putu Hariastuti, Ni Luh
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.655 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan industri bidang manufaktur yang memproduksi tissue, dimana jenis tissue yang diproduksi yaitu tissue dinner dan tissue cocktail. Perusahaan memiliki tingkat permintaan produk yang fluktuatif dan belum memiliki sistem atau metode yang optimal dalam penanganan mengenai perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku. Hal ini menyebabkan bahan baku over stock pada gudang yang jika dibiarkan dapat merugikan perusahaan. Dalam penelitian ini dilakukan peramalan menggunakan metode exponential smoothing dan moving average, setelah dilakukan pemilihan metode peramalan, dilakukan perhitungan safety stock sesuai kebijakan perusahaan. Data dari pemilihan metode peramalan dan perhitungan safety stock digunakan untuk melakukan perhitungan Material Requirement Planning (MRP). Metode lot size yang digunakan dalam penelitian ini adalahh metode Algoritma Wagner whitin dan Silver Meal. Hasil dari perhitungan metode Algoritma Wagner Whitin menghasilkan inventory cost sebesar Rp. 29.493.380 dan metode Silver Meal menghasilkan inventory cost sebesar Rp. 31.817.180 sedangkan untuk kebijakan perusahaan menghasilkan inventory cost sebesar Rp. 73.900.830, dari hasil tersebut maka diperoleh penghematan metode Algoritma Wagner Whitin 61% sedangkan untuk metode Silver Meal 57% dari perhitungan kebijakan perusahaan. Dari hasil dan analisa tersebut didapat lot sizing terbaik yaitu metode Algoritma Wagner Whitin sebagai pertimbangan perusahaan dalam perencanaan pengendalian persediaan bahan baku tissue dinner.
Supply Chain Analysis Using Distribution Requirement Planning (DRP) Based On Bullwhip Effect Parameter (Case Study: Ud. Narwastu, Surabaya) Hariastuti, Ni Luh Putu; Fardiya, Elia; Dwicahyani, Anindya Rachma
Jurnal IPTEK Vol 24, No 2 (2020): December
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2020.v24i2.914

Abstract

Narwastu Firm is a company in Surabaya which produces traditional body care and aromatherapy. During the product distribution, this company encounters many mistakes such as inappropriateness between Purcashing Order (PO) from distributors/consumers and the goods delivered due to bullwhip effects. Therefore, this research aimed at reducing the bullwhip effects by implementing Collaborative, Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) method and investigating a lot sizing technique for producing minimum distribution cost by Distribution Requirement Planning (DRP) method in order to regulate order and plan a certain distribution activity. The research results demonstrated that the bullwhip effect values after CPFR improvement of two products that could be repaired were 1.0 for Body Scrub Goats Milk Balibloom (BSC GM BB) 200 gr and 0.96 for Body Mist Sparkling White (BM SW) 60 ml. Meanwhile, the calculations by Distribution Requirement Planning (DRP) method with Economic Order Quantity (EOQ) method got the plans for ordering Body Scrub Lightening (BSC LIGHT) 200 gr by 182 times with total cost IDR 96,886,476 and Body Lotion Lightening (BL LIGHT) 250 ml by  235 times with total cost IDR 125,873,816.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Beras dengan Metode Six Sigma dan New Seven Tools Fauzia, Akhmad Iqbal; Hariastuti, Ni Luh Putu
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 1, No 1 (2019): Jurnal SENOPATI Vol.1 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2019.v1i1.517

Abstract

CV. Bumi Putra adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang agrobisnis dengan produksi beras yang berdiri tahun 1985. Pada penelitian ini produk yang diteliti adalah beras jenis IR 64 dengan kemasan 25 Kg. Permasalahan yang ada pada perusahaan manufaktur ini adalah kecacatan produk yang disebabkan oleh kesalahan operator produksi, perawatan mesin yang kurang, dan menyepelekan inspeksi baik pada bahan baku atau mesin husker. Dari permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode six sigma dan new seventools untuk menyelesaikannya dan juga mendapatkan usulan perbaikan untuk mengendalikan yang berguana dalam peningkatan kualitas produk beras pada CV. Bumi Putra. Dalam melakukan penelitian didapat 5 kecacatan produk beras jenis IR 64 yaitu beras remuk 37%, banyak menir 23%, Remukan batu 22%, Terdapat potongan batang padi 15%, Terdapat serpihan tali rafia 4%. Pada metode six sigma diperoleh peningkatan nilai sigma sebesar 0,03 sigma sedangkan untuk improve menggunakan metode new seventools di dapat faktor yang menyebabkan kecacatan yaitu karyawan tidak menjalankan SOP (Standart operational prosedur) dan perawatan mesin yang hanya menunggu saat terjadi kerusakan.
Analisis Penerapan Frame Work IDEAS Menggunakan Parameter PEI Guna Menentukan Rancangan Posisi Kerja Operator di CV. Nipson Industrial Coating Hidayat, Arnas Rizkia; Hariastuti, Ni Luh Putu
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 2, No 1 (2020): Jurnal SENOPATI Vol.2 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2020.v2i1.536

Abstract

Kinerja dari operator atau pekerja pada dasarnya mempengaruhi tingkat keoptimalan suatu pekerjaan.Seperti kondisi kerja, tempat kerja, dan postur kerja  yang menjadi faktor utama untuk melakukan suatu pekerjaan. Kenyamanan dan keselamatan kerja pada dasarnya akan dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Tingkat keamanan dan kenyamanan pekerja yang buruk salah satunya akan mengakibatkan musculoskeletal disordes (MSDs) berupa cidera otot urat syaraf, urat daging, tulang, persendian tulang, tulang rawan yang disebabkan oleh aktivitas kerja.Untuk menganalisis postur kerja adalah dengan menggunakan konsep ergonomi, metode yang digunakan dalam analisa ini adalah Framework IDEAS (Identify, Design, Evaluate, Adapt,Sustain) metode ini berisikan langkah-langkah dari awal sampai akhir bagaimana mengidentifikasi masalah antara pekerja dengan lingkungan kerjanya lalu dibuat pemecahan masalahnya. Dalam hal ini digunakan softwareJack 8.2 untuk menganalisis postur kerja yang ada dengan parameter PEI (Posture Evaluation Index). CV. Nipson Industrial Coating memiliki penilaian terhadap kenyamanan dan keselamatan operator dalam bekerja di ruang produksi CV. Nipson Industrial Coating, semua operator yang ada di ruang produksi pasti memiliki potensi bahaya dalam beraktivitas, dimana semakin besar nilai PEI (Posture Evaluation Index) maka akan semakin besar potensi bahayanya.Kata Kunci : Ergonomi, Frame Work IDEAS, PEI
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING PADA PROSES PRODUKSI UNTUK MENGURANGI WASTE GUNA LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN Kurniawan, Edwin Bayu; Hariastuti, Ni Luh Putu
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 1, No 2 (2020): Jurnal SENOPATI Vol.1 No.2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2020.v1i2.537

Abstract

CV. Nipson Industrial Coating adalah perusahaan yang hanya bergerak untuk memproduksi coating, dimana perlu terus menerus meningkatkan kinerja perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan tepat waktu dalam pengiriman ke pada konsumen. Dengan strategi lean manufacturing perusahaan mampu mengidentifikasi jenis pemborosan (waste) yang terjadi dalam proses produksi sehingga waste yang terjadi bisa dihilangkan. Pemborosan (waste) diidentifikasi dengan seven waste, kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan dianalisa akar penyebab masalah dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dari hasil penelitian ini, didapatkan pemborosan (waste) pada proses produksi adalah waiting/delay dan defect. Dampak dari penerapan strategi lean manufacturing pada proses produksi menurut process activity mapping, meningkatkan process cycle efficiency menjadi 94.84% dan menurut quality filter mapping adalah melaksanakan standarisasi pada material bahan baku kemudian melakukan pelatihan terhadap pekerja dikhususkan terhadap bidangnya masing-masing.  Kata Kunci : Lean Manufacturing, Waste, VSM, VALSAT, FMEA
ANALISIS KECACATAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA PADA PT. XXX Utami, Rahajeng Triwidayat; Hariastuti, Ni Luh Putu
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ditengah perekonomian yang sulit dan persaingan bisnis yang ketat, perusahaan dituntut membuat produk dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan keinginan konsumen, agar tidak kalah bersaing dengan produk yang beredar dimasyarakat. Penelitian difokuskan pada produk sepatu dan sandal wanita di PT. XXX dengan tujuan untuk mengetahui jenis cacat yang sering terjadi, mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya cacat dan memberikan usulan untuk mengurangi tingkat kecacatan produk. Hasil yang diperoleh menunjukkan jenis kecacatan yang muncul antara lain, bahan baku rusak, mal tidak sesuai pola desain, mal miring, potongan bahan tidak rapi, potongan tidak sesuai pola, sepatu tidak simetris, kap rusak atau jahitan terlepas, sol menganga, lem kurang menempel, jahitan tidak rata, sisa lem meluber kebagian luar sepatu, produk terlihat kotor. Faktor penyebab kecacatan didominasi oleh human error, tools dan mesin yang digunakan. Nilai risk priority number (RPN) yang tertinggi adalah sepatu tidak simetris dan kap rusak atau jahitan terlepas. Usulan perbaikan yang diberikan dengan melakukan pelatihan keterampilan, mendisiplinkan karyawan dengan briefing atau brainstorming tiap minggunya, melakukan perawatan mesin dengan menjadwalkan perawatan secara harian, mingguan dan bulanan.
Analisis Peningkatan Kualitas Layanan Wifi Corner Menggunakan Servqual, IPA dan Index PGCV (Studi kasus pada pelanggan wifi corner Surabaya) Kurniawati, Endang Puji; Hariastuti, Niluh Putu
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan upaya perusahaan dalam memberikan kebutuhan serta keinginan terhadap konsumen, pelayanan perlu dilakukan terus menerus agar berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan pada wifi corner milik PT. Telkom Indonesia area Surabaya guna meningkatkan kepuasan terhadap pelayanan. Dalam penelitian ini jumlah penyebaran kuesioner berjumlah 50 responden dan menggunakan 5 dimensi servqual yang terdiri dari 20 atribut. Data diolah menggunakan servqual untuk mengetahui gap persepsi dan harapan dengan nilai rata-rata diperoleh sebesar -0,71. Kemudian digunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Indeks Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk mengetahui atribut mana yang harus di perbaiki dan di prioritaskan perbaikannya. Atribut yang menjadi prioritas perbaikan kualitas pelayanan untuk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan wifi corner area Surabaya (1) karyawan memberikan imformasi yang cukup jelas kepada pelanggan (2) Ketepatan dalam memberikan layanan informasi (3) kemudahan dalam melakukan registrasi wifi id (4) kestabilan dalam akses layanan internet (5) keterbukaan karyawan dalam menerima setiap kritik dan saran dari pelanggan
STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS PASCA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN ANALISIS SWOT Putra, Fandi Pratama; Hariastuti, Niluh Putu
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakmi Jogja Depot Agung merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor kuliner. Produk unggulan dari Bakmi Jogja Depot Agung adalah bakmi goreng, nasi goreng dan sop ayam. Pemilik usaha ini memiliki tujuan untuk menyebarluaskan produk dan membuka cabang baru. Oleh karena, itu penelitian ini bertujuan untuk membantu pemilik usaha merancang strategi baru untuk mengembangkan model bisnisnya dengan pendekatan Busines Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Pada tahap awal dilakukan pemetaan model bisnis dengan BMC terhadap strategi yang di jalankan pemilik usaha, kemudian dikombinasikan dengan analisis SWOT untuk menentukan faktor internal dan faktor eksternal. Hasil dari penelitian ini yaitu Bakmi Jogja Depot Agung memiliki 12 faktor lingkungan internal dan 11 faktor lingkungan eksternal yang teridentifikasi dalam matrik IFAS dengan total nilai skor sebesar 3,49 dan EFAS dengan total nilai skor sebesar 3,64 serta pada diagram SWOT posisi kuadran strategi yang dimiliki berada di kuadran II. Strategi yang disarankan berdasarkan matrik SWOT dan diagram SWOT adalah strategi ST yaitu mengoptimalkan segala kekuatan (S) yang dimiliki untuk menghadapi berbagai ancaman (T) yang ada. Tahap akhir dari penelitian ini yaitu perancangan BMC baru berdasarkan hasil analisis SWOT yaitu dengan menambah alternatif strategi pada elemen Value Proposition dan elemen Channel serta meningkatkan strategi pada elemen Customer Relationship.
ANALISIS FUNGSI COBB-DOUGLAS GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Ni Luh Putu Hariastuti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 8 No 2 (2010)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v8i2.374

Abstract

Permintaan konsumen yang bersifat fluktuatif, mendorong perusahaan untuk bisa menentukan secara tepat kuantitas tenaga kerja optimal dalam mencapai target produksi sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini bertujuan agar tercipta efisiensi penggunaan tenaga kerja sebagai suatu upaya didalam menghadapi persaingan pasar global yang kompetitif. Melalui fungsi produksi Cobb-Douglas akan dapat diketahui apakah dengan adanya perubahan terhadap penambahan atau pengurangan tenaga kerja berdampak pada produktivitas tenaga kerja., serta melalui fungsi produksi masing-masing produk dapat pula diketahui urutan prioritas produksinya sesuai dengan kondisi skala output produk itu sendiri.Dari hasil analisis, perusahaan Ispat Indo dapat menetapkan kuantitas tenaga kerja optimal untuk tahun 2007 sampai dengan 2009 masing-masing sebesar 76257, 70271, dan 72610 jam kerja, sehingga dapatdiketahui kelebihan tenaga kerja yang terpakai adalah sebesar 1993, 5581, dan 2878 jam kerja. Selain itu adanya penambahan tenaga kerja akan menurunkan produktivitas tenaga kerja masing-masing sebesar 0,779%; 0,0019%; dan 0,532%, serta pengurangan tenaga kerja sampai kondisi optimal dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja sebesar 2,14%; 7,89%; dan 3,1%. Mengenai urutan prioritas produksi, disesuaikan dengan kondisi skala output setiap produk, dimana hasil analisis menunjukkan bahwa urutan tersebut bebas untuk ketiga produk, yaitu produk Wire Rods, Billet saja dan Billet Rollable Mix karena berada sama- sama dalam kondisi skala output meningkat
APLIKASI AGES REPLACEMENT METHODS DALAM MENENTUKAN OPTIMASI PENJADWALAN PERAWATAN KENDARAAAN Ni Luh Putu hariastuti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v11i1.389

Abstract

Adanya mobilitas masyarakat yang dewasa ini cukup tinggi, menjadikan fenomena tersebut sebagai sebuah peluang bisnis yang menjanjikan. Namun harus diperhatikan juga terkait dengan fasilitas yang disediakan merupakan fasilitas yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pihak pengguna. Disinilah diperlukan adanya jadwal perawatan fasilitas yang optimal sehingga fasilitas dalam hal ini adalah kendaraan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, mengingat pengguna kendaraan (bus) adalah karyawan dengan sistem antar jemput setiap hari dan harus selalu tepat waktu. Berdasarkan penelitian dengan menggunakan Metode Age Replacement diperoleh bahwa Interval perawatanpencegahan yang optimal yang dapat dilakukan perusahaan adalah setiap 10 hari dengan tingkat keandalan mesin atau relihabilitas sebesar 62,172%. Sedangkan Waktu optimal perawatan pertahun dilakukan sebanyak 30 kali perawatan,dengan total biaya Rp. 1.340.175.743,31, lebih hemat sebesar 14,7% dibandingkan dengAN kondisi riil
Co-Authors Adi, Dimas Bhranta Putera Aditya, Wulung Ahmaad Efendik Akhmad Iqbal Fauzia Alfian Pradana, Johan Alfianti Pirilina Alfikri, Gustaf Anang Siswanto, Anang Andrianto, Cayo Pungki Anindya Rachma Dwicahyani Anto, Abimanyu Alifi Arianti, Anggi Eka Putri Arif Rahman Ariyanti, Ulfa Dwi Arnas Rizkia Hidayat Arya Krisna Putra, I Gede Bamatraf, Lutfia Bambang Sumantri Bayu Rizki Kristanto Bayu Rizki Kristanto, Bayu Rizki binsyeh, muhammad idrus Cahya, Rony Nur Cahyaningsih, Sekar Crizyela Amelia Rafika Octavia Ledoh Daryanto Daryanto Dewi Amalia Dwi Rifki Ardiansyah Dwi Rifki Ardiansyah, Dwi Rifki Dwicahyani, Anindya Rachma Edwin Bayu Kurniawan Efendik, Ahmaad Eko Budi Prassetyo Elia Fardiya Endang Puji Kurniawati Erdhianto, Yoniv Evi Yuliawati Evi Yuliawati Fahmi Nur Qolni Javana Fahren Arley Ramadhana Fandi Pratama Putra Fardiya, Elia Farid Ardyansyah Fasih, Ahmad Fauzi, Moh Hilal Fauzi, Moh. Hilal Fauzia, Akhmad Iqbal Febriana, Dyah Ayu Fitriani, Anisa Putri Gustaf Alfikri Hadi, Rachmat Yustiawan Hakiki Bagus Sajiwo Handriyanto, Bamban Haqi, Falih Sultan Hartono, Rudi Hastawati Chrisna Suroso, Hastawati Chrisna hidayat , M Taufiq Hidayat, , Reza Hidayat, Arnas Rizkia Hidayatullah, Samudra Syarif Wahyu Husada, Alvian Surya I Gede Arya Krisna Putra Ikhmal Thoha Imama, Nuzulia Ishaq, Ardan Maulana Itsnani, Muhamad Mukarrom Johan Alfian Pradana Johan Alfian Pradana Kurniawan, Edwin Bayu Kurniawati, Endang Puji Lukmandono Luky Hari Setyoko M. Yogi Riyantama Isjoni Made Arya Kusuma W. Mardyandhani, Ozzy Ananda Meganesia, Lukiswara Much. Nouval Risky D. Y Muhammad Abdul Hafizh Mukti, Gatot Basuki Hari N M Haristanti, Sindy Naufaliansyah, Miqdad W. Ni Komang Sukmawardani Nova Cahya Utami Nova, Tyas Septia Oktavia A, Wanda Owen Raharjo, Raynard Paramesti, Rara N. Paramesti, Rara Nidhana Penangsang, Bagas Abirawa pongsamma, ricky imanuel Pramasdeka, Resa Hidayat Pranata, Adi Prassetyo, Eko Budi Pratama, Andreas Dhiyong Pratama, Aryasatya Putra, Fandi Pratama Rachmannda, Ibnu Ichwan Rahajeng Triwidayat Utami ricky imanuel pongsamma Rio Sulthan Ramadhan Risep Khairul Umam Rizki Dwi Atmojo Rizky DF3, Achmad Rizky, Eka Nur Rony Nur Cahya Rony Prabowo Rowi, Saiful Rudy Kurniawan sakti, erwin wahyu Saputri, Aisyatul Widad Sentono Fristian Yulis Tianto Setya, Indra Bagus Setyo, Wawan Siregar, Ivana Maretha Sugiarto, Vito Andrianto Pratama Suhadi, Mohamad Imam Suhartini - Suhartini Suhartini Suheriyanto Suksmanantyo Sulthon, Ali Suparjo suparjo itats Suparto Suparto Suparto Suparto Sutantio, Erian Syahputra , Wahyu Ivan Syahrul R, Syahrul TEGUH ARFIANTO Tyas Septia Nova Ulfa Dwi Ariyanti Umam, Risep Khairul Utami, Rahajeng Triwidayat Vangesti, Wanvia Venus Khatta Salsabila Vincendy, Constantinus Johananda Kardinal Wahdianto, Rahmad Waris Wahyudi, Brian Fitri Wahyudi, M. Rafi Rizqi Wahyuningtias, Novi Wardana, Hery Setia Widyawati, Vegha Swastiana Wiryanto, Ibnu Yaqin, Ahmad Ainul Yogi Indra Kusuma Yulianto