Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Erosi Sub Das Serimbu Dengan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) Pratama, Ya'Muhammad Erdi; Soeryamassoeka, S B; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.83497

Abstract

Sub DAS Serimbu terletak di kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Sub DAS Serimbu berperan penting bagi kehiduan masyarakat lokal yang dimanfaatkan untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Namun, adanya erosi menjadi salah satu tantangan yang dapat mengancaman keberlanjutan bagi Sub DAS Serimbu. Erosi ini tidak hanya menyebabkan hilangnya lapisan tanah yang subur tetapi juga berdampak negatif pada kualitas air, produktivitas lahan, dan ekosistem secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk :(a) menganalisis tingkat erosi di Sub DAS Serimbu menggunakan metode USLE. (b) merumuskan faktor-faktor apa saja yang paling mempengaruhi erosi tanah di Sub DAS Serimbu. (c) menampilkan kawasan bahaya erosi di Sub DAS Serimbu dalam bentuk peta dengan bantuan ArcGIS 10.8. Pada penelitian ini menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equatio) sebagai rumus untuk memprediksi tingkat erosi tanah berdasarkan berbagai faktor yang mempengaruhi seperti erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, vegetasi penutup, dan praktik pengelolaan lahan. Dalam penelitian ini dilakukan pengambilan sempel tanah dan dokumentasi pada titik-titik tertentu di Kawasan Sub DAS Serimbu. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penyebab erosi di sub DAS Serimbu adalah faktor erosivitas, erodibilitas, kemiringan lereng dan tutupan lahan, selanjutnya dari hasil analisis diperoleh erosi keseluruhan di Sub DAS Serimbu diklasifikasikan sebagai berikut (a) tingkat bahaya erosi sedang 228,38ton/ha/tahun, (b) tingkat bahaya erosi berat 799,32 ton/ha/tahun dan (c) sangat berat 5652,31 ton/ha/tahun.
ANALYSIS OF WATER DISTRIBUTION SERVICES BY PERUMDAM TIRTA KHATULISTIWA IN PONTIANAK BARAT SUB-DISTRICT USING EPANET Pratama, Andikha; Yulianto, Eko; Gunarto, Danang; Soeryamassoeka, S B
Jurnal Teknik Sipil Vol 22, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v22i2.59375

Abstract

PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa distributes clean water in Pontianak Barat District. Services are divided into several zones, one of which is zone H which includes Pal Lima Village and Sungai Beliung Village. only 63.82% of the population is served with a pumping capacity of 100 liters/second, based on this data, the service in zone H is not optimal. Population growth results in a lack of clean water in zone H at peak hours, so it is necessary to analyze water needs for existing conditions and conditions for the next 20 years. Population projection using Arithmetic, Geometric and Least Square methods. Analysis of water demand in zone H is calculated for domestic and non-domestic water, distribution network analysis is carried out using the Epanet program. Network analysis is simulated into 5 conditions. The results of the study found that the demand for clean water for the existing served population was 63.82% at 110.20 liters/second and the existing condition for the served population was 90% at 145.78 liters/second, while the need for clean water in the next 20 years was 341.43. liters/second. Short-term improvements that can be made are to increase the exsisting pumping capacity to 200 liters/second, while the long-term improvements are to increase the exsisting pumping capacity to 400 liters/second and pump head to 40 m, adding a booster in zone H with a pumping capacity of 200 liters. /second and pump head 30 m
PENYUSUNAN KONSEP STRATEGI PENGENDALIAN BANJIR TERPADU KABUPATEN KAPUAS HULU Susanto, Nugroho Adji; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.92913

Abstract

Kabupaten Kapuas Hulu yang ada di Kalimantan Barat merupakan wilayah hulu DAS Kapuas yang rawan banjir akibat topografi dan sistem sungai yang kompleks, meskipun memiliki potensi alam besar. Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penanggulangan banjir yang tepat melalui beberapa tahapan analisis. Pertama, dilakukan identifikasi isu-isu strategis terkait banjir, kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada 14 November 2023 bersama stakeholder terkait. Hasil FGD dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis IFAS dan EFAS digunakan untuk menilai pengaruh faktor internal dan eksternal dalam menentukan strategi pengendalian banjir. Selanjutnya, dilakukan analisis QSPM guna menentukan strategi prioritas. Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas tertinggi adalah revitalisasi saluran atau drainase dengan bobot 0,112 dan skor TAS 2,890. Strategi yang dipilih secara umum adalah strategi W-T , yaitu meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman banjir. Tahapan implementasi strategi ditentukan melalui analisis SFAS, yaitu jangka pendek (penanganan cepat), menengah (penguatan kapasitas), dan panjang (revitalisasi sistem dan restorasi lingkungan). Strategi ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir secara terpadu dan berkelanjutan di Kapuas Hulu. Kata Kunci: analisis swot, banjir, penanggulangan, strategi.
Integration of Geographic Information Systems with Erosion Hazard Level Analysis in the Melawi Watershed Using the Universal Soil Loss Equation (USLE) Method Fattah, Fathan Abdul; Soeryamassoeka, S. B.; Gunarto, Danang
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.86430

Abstract

The Melawi watershed is increasingly burdened by environmental pressures stemming from rapid population growth and significant land-use transformations, which have intensified soil erosion processes. This study was undertaken to (a) estimate erosion rates and delineate erosion hazard levels through the application of the Universal Soil Loss Equation (USLE) model integrated with Geographic Information System (GIS) tools, (b) identify the principal factors contributing to erosion, and (c) assess the applicability of conservation measures aimed at erosion mitigation. The research involved field surveys, laboratory analyses, and geospatial data processing to quantify the USLE parameters: rainfall erosivity (R), soil erodibility (K), slope length and steepness (LS), land cover (C), and conservation practices (P). Results indicate an average erosion rate of 275,099.17 tons per hectare per year, with moderate erosion hazard levels encompassing approximately 41% of the total study area. Despite these findings, a comprehensive evaluation of conservation strategies was constrained by the predominance of moderate erosion levels. Nevertheless, the outcomes of this study provide critical insights to inform regional land use policy and the development of targeted soil conservation initiatives.
Implementation of Mathematical Modelling on The Case of Melawi River Sediment Transport through Van Rijn Method Kurniawan, Muhammad Hafiz; Soeryamassoeka, S.B.; Umar, Umar
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v25i2.86488

Abstract

This study examines sediment transport dynamics in the Melawi River, West Kalimantan, Indonesia, in response to illegal gold mining and uncontrolled sand mining activities. These activities have significantly increased sedimentation rates, negatively impacting the river ecosystem and local communities. This study used the Van Rijn method to analyse bottom sediment transport and suspended sediment transport at 12 monitoring sites along 900 km of the river. This study aims to analyse the rate of sediment transport and suspended sediment transport using the Van Rijn method. To plot the flow velocity and sediment concentration profiles. Derive mathematical equations from these graphs to predict sediment transport in the Melawi River. This comprehensive analysis will provide quantitative data on sediment transport rates, distribution patterns and predictive models of future sediment dynamics. The results will inform effective mitigation strategies, support sustainable river management and the well-being of communities along the Melawi River. The analysis showed that the bottom sediment transport of the Melawi River was 762,404 tonnes/year and the drift sediment transport was 190,245 tonnes/year, resulting in a total sediment transport of 952,649 tonnes/year.
PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM ANALISIS PERUBAHAN KOEFISIEN PENGALIRAN DAS MELAWI Firjatullah, Muhammad; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Irwansyah, Muhammad Azhar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62058

Abstract

Alih fungsi lahan mengakibatkan perubahan pada karakteristik dan dinamika daerah aliran sungai yang berpengaruh pada kemampuan infiltrasi tanah. Air hujan yang tidak terserap tanah menyebabkan aliran dipermukaan. Koefisien pengaliran menjadi salah satu indikator kerusakan suatu DAS sehingga dilakukan penelitian ini untuk menghitung koefisien pengaliran di DAS Melawi dan perubahannya pada rentang tahun 2000 ke 2011 dan 2011 ke 2020. Analisis koefisien pengaliran dilakukan dengan metode Hassing dan Cook, kedua metode tersebut diband ingkan dengan koefisien pengaliran menurut Kodoatie dan Syarif untuk menentukan metode yang tepat diterapkan di DAS Melawi. Pengolahan data dilakukan dengan sistem informasi geografis (SIG) untuk mengetahui luasan sebaran koefisien pengaliran di DAS Melawi. Hasil penelitian menunjukan koefisien pengaliran metode Hassing tahun 2000, 2011 dan 2020 masing-masing sebesar 0,3224; 0,3225 dan 0,3245, diikuti metode Cook sebesar 0,4989; 0,5003 dan 0,5024. Diantara kedua metode tersebut yang paling mendekati dengan metode berdasarkan penutup lahan adalah metode Hassing dengan perbedaan rata-rata 127%. Dari perhitungan koefisien pengaliran menghasilkan nilai yang tidak tinggi namum selalu mengalami peningkatan yang dapat menjadi indikasi menurunnya kualitas dari DAS Melawi. Persentase wilayah sangat rawan banjir pada DAS Melawi meningkat seiring naiknya nilai koefisien pengaliran pada tahun 2011 yaitu dari 14,35% menjadi 15,35% dan kembali meningkat pada tahun 2020 dengan persentase sebesar 15,64%.
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR UNTUK POLA TANAM DI DAERAH IRIGASI TANGAI JAYA KECAMATAN MENTEBAH KABUPATEN KAPUAS HULU Mesio, Marsianus; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Yulianto, Eko
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air dan menentukan pola tanam yang paling sesuai guna mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air di Daerah Irigasi Tangai Jaya, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu. Analisis ketersediaan air menggunakan metode Mock menunjukkan adanya fluktuasi debit air sepanjang tahun, dengan periode puncak dan terendah yang jelas. Perhitungan kebutuhan air irigasi untuk pola tanam eksisting dan alternatif menunjukkan variasi signifikan, menyoroti pentingnya pengelolaan air yang adaptif. Hasil analisis imbangan air mengungkap bahwa meskipun pasokan air dari sumber sungai secara umum memadai, terdapat defisit air yang kritis pada periode tertentu, khususnya saat musim kemarau atau curah hujan rendah. Selain itu, evaluasi efektivitas saluran irigasi menunjukkan tingkat efisiensi yang sangat rendah, mengindikasikan kehilangan air yang substansial dalam jaringan distribusi. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan perbaikan strategi pengelolaan air, termasuk rotasi irigasi dan peningkatan infrastruktur saluran, serta implementasi uji coba lapangan untuk pola tanam alternatif. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, produktivitas pertanian, dan mendorong adaptasi petani.
PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN TERHADAP BANJIR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DESA JERUJU BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP Rifani, Hastami; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Kartini, Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.73925

Abstract

Banjir merupakan kejadian alam yang dapat menyebabkan kerugian besar yang dapat melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk beberapa kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat. Salah satu desa di Kecamatan Sungai Kakap yang rentan terhadap bencana banjir ketika musim penghujan adalah Desa Jeruju Besar. Tujuan penelitian dilakukan untuk memetakan tingkat kerentanan banjir di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap berdasarkan hasil analisis parameter kerentanan bencana banjir dan sebaran kerentanan banjir. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, di mana metode scoring parameter penentu kerentanan banjir digunakan serta dilakukan teknik analisis overlay pada peta-peta parameter penentu kerentanan banjir dengan software ArcGis 10.8. Parameter kerentanan banjir yang dimanfaatkan yaitu curah hujan, penggunaan lahan, kemiringan lereng dan jenis tanah. Hasil analisis diperoleh peta kerentanan banjir dengan klasifikasi kerentanan banjir yaitu tidak rentan memiliki persentase sebesar 1,515% (29,798 Ha), rentan memiliki persentase sebesar 97,997% (1927,225 Ha), dan sangat rentan memiliki persentase sebesar 0,488% (9,599 Ha). Faktor yang mempengaruhi kerentanan banjir di Desa Jeruju Besar yaitu curah hujan harian yang sangat lebat sebesar 130,43 mm/hari, kemiringan lereng yang cenderung datar dengan persentase 0 "“ 3%, penggunaan lahan didominasi oleh perkebunan kelapa dan jenis tanah yaitu aluvial tionik dan aluvial gleik.
Validasi Data Curah Hujan Berbasis Satelit TRMM (tropical Rainfall measuring Mission) DAS Landak Kembara, Riko; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62650

Abstract

Faktor penting dalam pengembangan maupun pengelolan sumber daya air yaitu tersedianya data curah hujan. Ketepatan kualitas data curah hujan meurpaka salah satu faktor pendukung dalam pengebangan dan penbgelolaan sumber daya air pada DAS Landak. untuk mendapatkan data cruah hujan pada DAS Landak ini sangat minim, dikarenakan saat pencatatan data curah hujan tejadi human eror atau kesalahan pada alat.Untuk mengatasi hal tersebut dengan mengandalkan kemajuan teknologi, digunakan data curah hujan berbasis satelit yaitu TRMM yang telah dibedakan dengan data curah hujan observasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyesuaikan data sebagai alternatif data curah hujan DAS Landak. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode validasi data curah hujan satelit dan data curah hujan lapangan.   Berdasarkan hasil penelitian dari total grid yang divalidasi, hanya ada beberapa grid yang dapat diuji untuk kalibrasi, validasi dan koreksi. Grid yang disertakan adalah grid 4, 6, 8, 9, 11, 15, 16 dan 17 dengan nilai korelasi terbaik di Stasiun SC-06 Ngabang terhadap Grid 15 percaya korelasi (r) = 0,688 dan RMSE = 144,44 mm. Hasil analisis yang telah lulus uji validasi, data curah hujan dapat digunakan sebagai alternatif data hidrologi dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya air di DAS Landak.
ANALISIS PERUBAHAN KOEFISIEN ALIRAN DAS LANDAK DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Putra, Enggar Jaya; Kartini, Kartini; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62692

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling merusak didunia, kerusakan yang terjadi akibat buruknya pengelolaan terhadap DAS menyebabkan terganggunya fungsi ideal dari kawasan tersebut sebagai daerah resapan air hujan sehingga menyebabkan terjadinya bencana banjir. Informasi tentang tutupan lahan merupakan komponen penting dalam analisis suatu DAS, dikarenakan besarnya koefisien pengaliran merupakan satu diantara indikator kerusakan suatu DAS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan koefisien pengaliran di DAS Landak dari rentang tahun 2000-2011 dan 2011-2020. Perhitungan koefisien pengaliran dilakukan dengan metode U.S.Forest Service dan Hassing, yang di validasi menggunakan metode Kodoatie dan Syarif untuk menentukan metode terbaik dalam analisis koefisien pengaliran di DAS Landak. Pengolahan data dilakukan dengan sistem informasi geografis (SIG) untuk mengetahui luasan sebaran koefisien pengaliran di DAS Landak. Hasil penelitian menunjukan koefisien pengaliran metode U.S.Forest Service tahun 2000, 2011 dan 2020 masing-masing sebesar 0,37; 0,42 dan 0,49, diikuti metode Hassing sebesar 0,34; 0,35 dan 0,38. Hasil analisis dari kedua metode tersebut yang paling mendekati hasil validasi metode Kodoatie dan Syarif adalah metode U.S.Forest Service dengan persentase perbedaan rata-rata 10%. Hasil analisis menunjukan terjadinya peningkatan koefisien pengaliran di setiap periodenya, namun DAS Landak masih dikategorikan cukup baik. Diharapkan hasil penelitian dapat membantu pengelolaan banjir di DAS Landak.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abang Alvin Septiady Pratama Akafi, M. Ma'ruf Alfaro, Aldi Alfira, Dhea Apri Ananda Putra Azwa Nirmala Azwa, Nirmala Baihaqi, Reza Barage, Lourdes Meirista Buan, Berloskoni Candra, Diki Danial, Mochammmad Meddy Edwardo Dommy, Bung Nemesio EKO YULIANTO Eko Yulianto Ella Prastika Erlanda Elsa, Mukti Tri Elsy Ivana Clara Ivana Erni Yuniarti Erni Yuniarti Erni, Yuniarti Erwin Sutandar Fahrul Razi Fattah, Fathan Abdul Ferdyansyah, Syarif Muhammad Fikriansyah, Irfan Fikry Putra Ramadhani Fiqih Rahmanto Firjatullah, Muhammad Fitriana Meilasari Fitrianingsih, Yulisa Fung, Nyit Gampo, Edi Goewin, Felix Wesley Gunarto, Danang Haryanda, Andi Fikri Hendri Sutrisno Henny Herawati Herawati, Henny Hui, Sin Iman, Sumantri Indah, Fitriani Meta Irfansyah, Muhammad Irmansyah, Fitri Iwansyah, Iwansyah Julianto, Fidelis Kartini Kartini Kartini Kartini Kembara, Riko Komala, Erwan Kurniadi, Tedi Kurniawan, Muhammad Hafiz Liehan, James Mahendra, Dandy Roffi Manurung, Amos Parulian Meilasari, Fitriana Meirany, J. Meiteza, Shella Mesio, Marsianus Miranda, Juwita Mochammad Meddy Danial Muhammad Azhar Irwansyah Muhammad Sidik Muslim, Alfin Islami Ibnu Nathaniel, Yose Gerard Nauli, Sachika Aurelia Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurul Hidayati Paraya, Mario Igor Pradanapa, Permada Garah Pratama, Andikha Pratama, Ya'Muhammad Erdi Putra, Enggar Jaya R, Hernovianty F Ranate, Chelsea Riandini, Alfi Rifani, Hastami Riyanda Nurcahyo Rizki Purnaini Rizky, Firgenius Robby Irsan Safaruddin, Nuh M. Senoaji, Arif Setiawan, Eric Silalahi, Kevin Aglesio Simanjuntak, Nunut Rialdi Simbolon, Roy Binsar Sahat Maruli Tua Siti Aprilianti Suci Suci, Suci Susanto, Nugroho Adji Sutera, Mahardika Wira Aji Bayu Sutrisno, Hendri Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Tangkadas, Charles Gonzaga Teguh, Rahmat Teofano, Enrico Umar Umar Umar Umar Wandi, Thomas yance yance Yuanita, Ezzy Zulfian Zulfian