Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENYULUHAN DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI KELURAHAN SEGALA MIDER Usman, Sarip; Murwanto, Bambang
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is still an important health problem, because it contributes to around 4,800 deaths of children under five worldwide. With an incidence of 11%, diarrhea is the second cause of death in children under five in Indonesia. Prevention and control of diarrhea mainly through the intervention of drinking water and healthy latrines. Community service aims to change the behavior of open defecation, with four stages: building understanding, common perception, counseling, and assisting target households. At the end of the stage, an evaluation is carried out to assess success, obstacles, and follow-up plans. The concept of "sharing roles" was also developed for all service partners. Community service activities resulted in 16 healthy latrines, which were accessed by 21 households. This result indicates that all households in the Mider Kelurahan have access to healthy latrines. The application of the concept of "sharing roles" is able to produce outputs according to the target, form a mutual cooperation work system for beneficiaries, and improve values. A joint commitment is needed in carrying out community empowerment, and the involvement of other parties broadly.
Hubungan Perilaku 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Susunan Baru Kota Bandar Lampung Tahun 2024 Tati Baina Gultom; Wibowo Ady Sapta; Bambang Murwanto; M. Alfath Bayu Putra
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5211

Abstract

Dengue Fever is a viral infection that spreads from mosquitoes to humans. In Susunan Baru Health Center, the number of dengue cases increased by 55% in 2024. Mosquito nest eradication (PSN) with 3M Plus combination, fogging, and community service can reduce the breeding of Aedes mosquitoes and reduce Dengue Fever. The purpose of this study was to determine the relationship between 3M plus behavior and Dengue Fever in Susunan Baru Health Center, Bandar Lampung City. This method is quantitative research, case control study. The sample was 128 samples, 64 case respondents and 64 control respondents (1:1). Case samples were taken with total sampling technique, control samples were taken with purposive sampling technique. Data analysis was conducted with chi-square test (α)=0.05. Conclusion There is a significant relationship between closing water reservoirs (p value = 0.000), draining water reservoirs (p value = 0.003), recycling used goods (p value = 0.000), changing flower vase water (p value = 0.000) and sprinkling larvicide powder (p value = 0.036) with the incidence of Dengue Fever in the Susunan Baru Health Center Working Area, Tanjung Karang Barat Subdistrict, Bandar Lampung City. Keywords: Aedes, DBD, Dengue Fever, PSN, 3 M Plus.
PENYULUHAN PEMBUATAN SARANA PEMBUANGAN AIR LIMBAH (SPAL) RUMAH TANGGA DI DUSUN BANGUN REJO DESA SIDOSARI KECAMATAN NATAR Sapta, Wibowo Ady; Murwanto, Bambang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26545

Abstract

Limbah cair rumah tangga atau domestik adalah air limbah yang berasal dari berbagai kegiatan pembersihan rumah tangga, misalnya dari dapur, kamar mandi, toilet, dan laundry. Biasanya limbah ini terdiri dari campuran bahan organik dan senyawa mineral yang berasal dari sisa makanan, urin, dan sisa sabun. Pengelolaan limbah cair rumah tangga yang tidak tepat menimbulkan risiko besar terhadap pencemaran sumber air bersih, sehingga menurunkan kualitas air yang tersedia bagi masyarakat. Sidosari, sebuah desa di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki luas kurang lebih 2,97 km2 dan dihuni oleh sekitar 6.929 jiwa, terbagi menjadi enam dusun: Sinar Banten, Sidosari, Sindang Liwa, Bangun Rejo, Simbaringin, dan Kampung Baru. Temuan survei menunjukkan bahwa meskipun Dusun Bangun Rejo telah mencapai status bebas buang air besar sembarangan sejak tahun 2017, namun pembuangan limbah cair rumah tangga masih menjadi permasalahan. Sekitar 14% sampah dibuang di kolam ikan, 14% di selokan terbuka, 34% di tanah, dan 7% di septic tank. Untuk mengatasi tantangan tersebut, perlu fokus pada edukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah cair rumah tangga yang benar dan pembangunan saluran drainase air limbah sederhana di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kontaminasi dan mendorong praktik pengelolaan limbah berkelanjutan di masyarakat.  
PELATIHAN JUMANTIK DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA YAYASAN TRI SUKSES LAMPUNG, DESA PEMANGGILAN KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Sutopo, Agus; Sapta, Wibowo Ady; Murwanto, Bambang; Kadarusman, Haris
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.39970

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Angka insidensi penyakit di Provinsi Lampung berfluktuasi dan terjadi peningkatan dalam tiga tahun terakhir yaitu dari 25,0/100.000 penduduk tahun 2021, dan meningkat menjadi 50,8/100.000 penduduk tahun 2022 dan mengalami penurunan menjadi 23,4/100.000 penduduk pada tahun 2023. Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2022 angka insidensi yaitu sebesar 25,4/100.000 penduduk, dan tidak ada kematian, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan keadaan penyakit DBD, menurut informasi dan data dari Puskesmas Hajimena mengalami peningkatan dari Bulan Januari sampai Agustus 2024 sebanyak 55 kasus. Dalam rangka menekan terjadinya kasus DBD pada suatu wilayah diperlukan partisipasi masyarakat dalam rangka memonitor dan memberantas sarang nyamuk vektor penyakit, sehingga perkembangan populasi nyamuk tetap dalam kondisi aman tidak menjadi sumber penularan penyakit tersebut.  Keterlibatan masyarakat dapat dilakukan terhadap potensi sumber daya yang ada di daerah, termasuk institusi pendidikan dan siswa pondok pesantren yang terdapat di wilayah tersebut sebagai sumber daya yang dapat dikembangkan dan membantu program. Maka oleh sebab itu diperlukan pengembangan “Pelatihan juru pemantau jentik dalam “Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)” di Pondok Pesantren Nurul Huda Lampung oleh dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga. Pendekatan ini digunakan dalam rangka membatu meningkatkan program pengendalian penyakit DBD di suatu wilayah.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perubahan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan Prayudhy Yushananta; Mei Ahyanti; Sarip Usman; Bambang Murwanto; Enro Sujito
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 02 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan yang penting, karena menyumbang sekitar 4.800 kematian anak-anak balita di seluruh dunia. Dengan incidence 11%, diare menjadi penyebab kematian kedua pada anak balita di Indonesia. Pencegahan dan pengendalian diare utamanya melalui intervensi air minum dan jamban sehat. Kegiatan ini bertujuan melakukan perubahan perilaku BABS dengan empat tahap; membangun kesepahaman, persamaan persepsi, penyuluhan, dan pendampingan rumah tangga sasaran. Pada akhir tahapan, dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan, hambatan, dan rencana tindak lanjut. Dikembangkan juga konsep “berbagi peran” terhadap seluruh mitra pengabdian. Kegiatan ini menghasilkan 16 buah jamban sehat dan diakses 21 rumah tangga. Hasil ini menandakan bahwa seluruh rumah tangga di Kelurahan Segala Mider telah menggunakan jamban sehat. Penerapan konsep “berbagi peran” mampu menghasilkan luaran sesuai target, membentuk sistem kerja gotong royong pada penerima manfaat, dan perbaikan tata nilai. Diperlukan komitmen bersama dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini, serta dukungan pihak-pihak lain secara luas.
Alat Cuci Tangan Elektrik sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lokasi Pasca Bencana Tsunami Mei Ahyanti; Ahmad Fikri; Bambang Murwanto; Retno Puji Hastuti; Sulastri Sulastri; Reka Lagora Marsofely
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 02 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang rawan bencana geologi disebabkan keberadaannya di area ring of fire. Beberapa kali Indonesia mengalami tsunami. Tahun 2018 terjadi tsunami di Selat Sunda, dampaknya ke perairan Selatan Sumatera dan perairan Barat Provinsi Banten. Pemulihan baik fisik maupun mental akibat tsunami belum seluruhnya selesai dilakukan, virus COVID-19 datang mengancam kesehatan masyarakat. Virus yang menyerang saluran pernafasan dengan keganasan tinggi dan penyebaran yang begitu cepat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mewujudkan suatu pekon dengan kondisi masyarakat yang memiliki pengetahuan untuk menerapkan pola budaya hidup sehat dan bersih dalam mencegah penularan COVID-19. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan interkolaborasi dari tiga profesi, yaitu kesehatan lingkungan, keperawatan dan promosi kesehatan, dibantu 9 mahasiswa. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak bencana di Pekon Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan November 2020. Tahapan kegiatan meliputi analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner Indeks Kepuasan Masyarakat. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara univariat dalam persentase dan disajikan dengan pie chart. Alat cuci tangan telah terpasang 6 unit di puskesmas, pasar dan tempat rekreasi dan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan telah terbentuk. Sebagian besar masyarakat merasa sangat puas (94,12%) terhadap kegiatan pengabdian.