Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Berbasis Keterampilan Abad ke-21 untuk Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar M Luthfi Oktarianto; Sofiya Ramadhani
Tarunateach: Journal of Elementary School Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/tarunateach.v3i1.482

Abstract

Curriculum development in education is a complex and continuous process aimed at designing an effective learning plan for students. Principles in curriculum development, such as responsiveness to student needs, relevance to the demands of the times, inclusivity, and stakeholder participation, serve as the foundation for determining the direction and objectives of the curriculum. This study uses a descriptive qualitative approach, utilizing data from relevant literature to investigate the implementation of these principles in curriculum development. The results show that the implementation of an inclusive curriculum responsive to the demands of the times faces several challenges, including student diversity, the relevance of the curriculum to technological advancements, and alignment with societal expectations. Collaborative efforts from various stakeholders are necessary to continuously improve the curriculum to meet students' needs more effectively, enabling them to face future challenges more effectively.
Studi Eksploratif Dampak Virus Corona pada Sektor Pendidikan Dasar: Pendidik dan Peserta Didik Oktarianto, M Luthfi; Afriyadi, Muhammad Muchsin
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 9 No 1 (2022): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v9i1.12234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi virus corona terhadap pembelajaran di sektor pendidikan dasar di Indonesia dari perspektif pendidik dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan studi kasus melalui pendekatan kualitatif eksploratif untuk mendapatkan data yang akurat mengenai dampak virus corona terhadap pembelajaran di sektor pendidikan dasar. Responden dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari tiga orang pendidik dan tiga orang peserta didik sekolah dasar. Pengumpulan data primer menggunakan wawancara semi terstruktur online dengan media Google Form. Proses pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Penelitian ini menemukan bahwa dari segi keberhasilan, pendidik merasa pembelajaran yang dilakukan selama pembelajaran sebagian besar hanya berkisar 45% - 50% dari keseluruhan materi yang telah dijelaskan. Bagi peserta didik, pembelajaran online yang telah dilakukan terasa menyenangkan. Namun, masih ada beberapa kendala dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka. Dengan melihat situasi ini, pendidik harus mengembangkan model pembelajaran yang efektif yang dapat digunakan selama pandemi dan memberikan secara proporsional antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online berdasarkan standar protokol kesehatan.
Metode Penelitian Pendidikan Dasar: Kajian Perspektif Filsafat Ilmu Mujtahidin, Mujtahidin; Oktarianto, M Luthfi
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 9 No 1 (2022): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v9i1.12263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan filsafat ilmu metode penelitian pendidikan dasar dengan meletakkan objek kajian pada 2 (dua) hal yaitu mendeskripsikan filsafat ilmu metode penelitian ilmiah dan pendekatan metode penelitian yang dapat digunakan dalam upaya memecahkan problem-problem yang ada di bidang pendidikan dasar. Metode pengumpulan data adalah studi literatur. Data yang diperoleh dikompilasi, dianalisis, dan ditarik simpulan. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa filsafat ilmu metode penelitian ilmiah merupakan usaha untuk mencari kebenaran sebagai bagian dari pengembangan ilmu pendidikan dasar. Pendekatan metode penelitian dalam bidang pendidikan dasar antara lain pendekatan metode positivistik, interpretif, dan kritis. Penelitian positivistik (penelitian empiris) dalam bidang pendidikan dasar menekankan pada jangkauan objek yang dapat dibuktikan secara empirik (nyata), seperti penelitian eksperimen, penelitian deskriptif, dan penelitian pengembangan. Penelitian interpretatif dalam bidang pendidikan dasar (penelitian kualitatif) lebih menekankan pada pemahaman subjektif tentang suatu objek yang berangkat dari upaya untuk mencari penjelasan tentang suatu peristiwa atau fenomena, seperti penelitian etnografi, fenomenologi, penelitian lapangan, dan studi kasus. Sedangkan penelitian kritis dalam bidang pendidikan dasar lebih menekankan pada pandangan tentang realitas yang bersifat majemuk dengan menekankan pada fungsi pembebasan individu serta perbaikan kualitas pembelajaran, seperti penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian tindakan kritis, maupun penelitian kebijakan kritis bidang pendidikan dasar.
Akselerasi Adaptasi Guru SD dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Program Profesional Terpadu Oktarianto, M Luthfi; Persada, Yuris Indria; Permata, Santy Dinar; Yuriananta, Renda; Frisdianti, Ananda Sanjaya; Yasmine, Nadya Gelacia
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1182

Abstract

Era transformasi digital menuntut adaptasi guru sekolah dasar terhadap pendekatan pembelajaran baru yang mengintegrasikan teknologi dan pemecahan masalah kompleks. Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) menjadi solusi, namun penerapannya masih terbatas. Menjawab tantangan ini, sebuah program pengembangan profesional terpadu selama 18 Jam Pelajaran (JP) dilaksanakan bagi para guru di Gugus 1 Kecamatan Poncokusumo, Malang, yang bertujuan mengakselerasi adaptasi terhadap implementasi PM melalui metode blended learning yang mengintegrasikan workshop, micro-teaching, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil program menunjukkan efektivitas yang tinggi, dibuktikan dengan peningkatan signifikan skor rata-rata peserta dari 87,5 pada pre-test menjadi 97,5 pada post-test. Kontribusi utama program ini adalah dihasilkannya perangkat pembelajaran berbasis PM yang siap diimplementasikan oleh guru, menunjukkan bahwa model pengembangan profesional terpadu dan berkelanjutan efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di tingkat sekolah dasar.
Lokakarya Modul Ajar Berbasis Cultural Responsive Teaching di SD Lab UM Blitar Akbar, Sa’dun; Oktarianto, M Luthfi; Yuniawatika, Yuniawatika; Persada, Yuris Indria; Aishnabila, Shinta; Salamah, Umi; Farizza, Rifqi Al
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1183

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal merupakan strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, namun guru seringkali mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang mengintegrasikan nilai budaya lokal secara sistematis. Menjawab tantangan tersebut, pengabdian ini dilaksanakan di SD Laboratorium UM Kota Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan modul ajar melalui lokakarya berpendekatan Cultural Responsive Teaching (CRT). Kegiatan ini terdiri atas pelatihan teoritis dan lokakarya kolaboratif yang melibatkan seluruh guru, baik dari kelas rendah maupun tinggi, serta kepala sekolah, dengan total peserta dan tim sekitar 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari seluruh peserta. Program ini berhasil menghasilkan sejumlah draf modul ajar tematik untuk kelas rendah dan berbasis mata pelajaran untuk kelas tinggi yang mencerminkan pemahaman guru terhadap prinsip CRT dan integrasi budaya lokal. Sebagai kontribusi baru, program ini menunjukkan bahwa penggunaan media publikasi seperti poster digital efektif sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi aplikatif bagi guru, tetapi juga menonjolkan kebaruan dalam strategi pelibatan komunitas sekolah.
The influence of technological skills and geographical conditions on elementary school teachers’ readiness for implementing DL Persada, Yuris Indria Persada; Oktarianto, M. Luthfi; Wibowo, Sigit; Ai, Kirana
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jbpd.v9i2.12787

Abstract

This study examines the influence of technological skills and geographical conditions on the pedagogical readiness of elementary school teachers in Situbondo, Indonesia, to implement deep learning approaches. Using an explanatory quantitative design, data were collected from 30 teachers across three geographic zones through a validated Likert-scale questionnaire. The analysis revealed that both variables jointly had a significant effect on pedagogical readiness (R² = 0.424; p < 0.05), although only technological skills had a significant partial influence. This suggests that teachers with better digital competence tend to be more prepared, regardless of infrastructural challenges. The findings highlight the importance of TPACK-based training and digital pedagogical support, particularly in under-resourced areas. Recommendations include strengthening teacher capacity through targeted professional development and providing contextual offline learning materials. This research contributes to understanding how technology readiness can promote equitable learning opportunities in geographically diverse regions.
PELATIHAN PEMBELAJARAN STEM DI SEKOLAH DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN ABAD 21 Handayanto, Supriyono Koes; Oktarianto, M Luthfi; Yasa, Arnelia Dwi; Setiyawati, Enik; Isbandrianingtyas, Nafi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v6i1.264

Abstract

Today's problem in STEM learning is that STEM-based learning has not been carried out optimally. Most of the teachers experienced many problems related to IT-based media. In addition, the form of HOTS-based learning evaluation has not been fully mastered by the teacher. This training aims to improve the skills of teachers in STEM learning at the primary school level. Implementing the activities carried out are workshops, mentoring, and evaluation. The target participants consisted of 16 teachers from the Malang City cluster one primary school. The results of this training show an increase in the skills of teachers with STEM learning. The indicators that as many as 16 teachers have made STEM-based learning media according to the material in elementary schools. However, all the results of the teacher's products require minor improvements. The trainees' response also showed a positive response in STEM learning training in elementary schools to develop skills in the 21st century.