Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Perubahan Wujud Benda Bagi Siswa Sekolah Dasar Mila Fitri Nuraini; Susilaningsih Susilaningsih; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i12021p033

Abstract

Multimedia interaktif adalah kombinasi lebih dari satu jenis media yang kemudian disatukan sehingga dapat digunakan untuk menyampaikan informasi pembelajaran berupa materi. Penelitian ini memiliki tujuan menghasilkan suatu multimedia interaktif yang layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar materi perubahan wujud benda ditingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan model pengembangan Lee & Owens. Revie w Produk multimedia Interaktif dilaksanakan Oleh Ahli Media Dan Ahli materi. Uji coba produk dilaksanakan oleh 16 orang siswa kelas V SDN Bareng 4 Malang. Hasil review produk mendapat tanggapan positif dan memperoleh kategori yang layak digunakan sebagai sumber belajar.
STUDI KASUS PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN HIDUP SISWA DI SMKN 6 MALANG Bariyah Oktariska; Anselmus JE Toenlioe; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.643 KB)

Abstract

Behavioristik dalam proses belajar merupakan upaya membentuk perilaku yang diinginkan. Penerapan teori belajar behavioristik dalam menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup dilakukan dengan pemberian stimulus yang akan menghasilkan sebuah respons. Dalam proses belajar untuk menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup, SMKN 6 Malang menciptakan program-program sekolah yang mendukung visi dan misi sekolah. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penerapan teori belajar behavioristik dalam menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui (3) tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, display data, dan perumusan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan dua kriteria yaitu ketekunan pengamatan dan triangulasi meliputi triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasilnya menunjukkan bahwa program sekolah untuk menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup pada siswa adalah program eco-mapping, program bank sampah sekolah dan program jumat bersih. Stimulus yang diberikan oleh personil sekolah meliputi pemberian contoh, nasihat dan peringatan, serta pemberian hadiah. Siswa merespons positif dan menghasilkan perubahan pola pikir siswa yang lebih mencintai lingkungan dan perubahan perilaku yaitu mengelola sampah secara bijak.
Motivasi Belajar Mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran Online Nala Nafilata Fadilah; Punaji Setyosari; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i12021p090

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar dan mengetahui faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Motivasi belajar merupakan sebuah penggerak dalam diri peserta didik untuk melakukan pembelajaran sehingga mencapai tujuannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan kuesioner berbentuk pernyataan dengan menggunakan skala likert, yang kemudian dianalisis menggunakan persentase, dari hasil akhir analisis kemudian dideskripsikan. Subjek penelitian ini adalah semua mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2017 yang telah mengikuti pembelajaran online. Pada hasil penelitian motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, sedangkan untuk hasil penelitian faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, tidak semua mahasiswa memiliki motivasi belajar yang baik. Oleh karena itu, motivasi belajar mahasiswa dapat ditingkatkan kembali dengan mengatasi beberapa faktor pemghambat motivasi belajar supaya motivasi belajarnya meningkat sehingga tujuan belajarnya tercapai.
Analisis Kemampuan Technological Content Knowledge (TCK) Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Zakiatul Fuada; Yerry Soepriyanto; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v3i32020p251

Abstract

Abstrak: Technological Content Knowledge (TCK) merupakan salah satu dari konsep TPACK yang merupakan konsep pengetahuan yang hadir untuk menjelaskan tiga komponen utama pengetahuan guru dan calon guru (konten, pedagogi, dan teknologi). TCK merupakan pengetahuan tentang bagaimana teknologi dan konten saling mempengaruhi. Guru dan calon guru perlu menciptakan multimedia dan memahami konsep di dalam konten dengan bantuan teknologi yang spesifik. Objek penelitian ini adalah mahasiswa semester 8 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Malang dengan jumlah responden 10 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan teknologi konten mahasiswa semester 8 Program Studi PGSD. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data yang dianalisis, hasil menunjukkan bahwa kemampuan TCK mahasiswa PGSD sudah cukup baik dalam merancang multimedia, namun kemampuan dalam mengelola konten masih kurang.Abstract: Technological Content Knowledge (TCK) is one of the TPACK frameworks which is the concepts of knowledge that emerge to describe three main components of in-service and pre-service teacher’s knowledge (content, pedagogy, and technology). TCK is an understanding of how content and technology influence one another. The in-service and pre-service teachers need to create multimedia and understand subject-matter learning with specific technologies. The objects of the research are 8th-semester college students of  Elementary School Teacher Education (pre-service education) at the State University of Malang with 10 respondents. The purpose of this research was to understand their technological content knowledgeability. A descriptive method was implemented in this study. The data were collected through observation, interviews, and documentary. Based on the data analysis, the result showed that the subject’s TCK at Elementary School Teacher Education was good enough. But the ability to manage content was not good enough.
Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester Di SMA Negeri 2 Kota Blitar Arie Fuat Wijaya; Sulton Sulton; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.743 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i32019p230

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penyelenggaraan sistem kredit semester di SMA Negeri 2 Blitar. Fokus penelitian terkait dengan : 1) persyaratan, 2) komponen beban belajar, 3) penetapan beban belajar, 4) penentuan beban belajar, 5) pembagian komposisi beban belajar, 6) kriteria pengambilan beban belajar, 7) penilaian, penentuan IP (Indeks Prestasi), dan kelulusan. Analisis data penelitian menggunakan reduksi data yang kemudian dilakukan penyajian data lalu ditarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian secara umum SMA Negeri 2 Blitar menyelenggarakan sistem kredit semester sesuai dengan panduan penyelenggaraan. Hal ini dibuktikan dengan : 1) persyaratan penyelenggaraan berupa dukungan internal dan eksternal, 2) komponen beban yang berisi kegiatan tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, 3) penentapan satuan beban belajar dengan istilah jam pelajaran setiap 45 menit dengan presentase UKBM maksimal 60% dari kegiatan tatap muka, 4) penentuan beban belajar oleh kemampuan siswa, 5) pembagian komposisi belajar menjadi tiga kelompok, 6) kriteria pengambilan beban belajar setiap minggunya 42 JP pada kelas X, 44 JP pada kelas XI dan 44 JP pada kelas XII, 7) penilaian, penentuan IP dan kelulusan sesuai pada panduan penyelenggarakan SKS di SMA Negeri 2 Blitar.AbstractThe purpose of this study is to describe the implementation of the semester credit system in Blitar 2 Public High School. The focus of the study relates to: 1) requirements, 2) learning burden, 3) learning burden, 4) learning burden, 5) sharing of learning burdens, 6) examination of calculating learning burden, 7) examinations, determination of IP (Indeks Prestasi), and graduation. Analysis of research data using data reduction which is then performed by presenting data and drawing conclusions and verification. The general results of the Public High School 2 Blitar provide a semester credit system in accordance with the implementation guidelines. This is evidenced by: 1) the implementation requirements consist of internal and external support, 2) cost components that provide face-to-face activities, structured assignments and independent activities, 3) determination of learning units with lessons every 45 minutes with UKBM percentage up to 60% of activities face to face, 4) learning load management by students' ability, 5) composition of learning composition into three groups, 6) criteria for learning preparation each week 42 JP in class X, 44 JP in class XI and 44 JP in class XII, 7) Assessing, determine the IP and graduation in accordance with the guidance of the SKS organizer at Blitar 2 Public High School. 
PERSEPSI ANAK USIA SEKOLAH DASAR TERHADAP SERIAL ANIMASI DALAM MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN KARAKTER Dwi Puspa Suryani; Sulthoni Sulthoni; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.594 KB)

Abstract

Anak usia sekolah dasar dewasa ini kian gemar menonton serial aniamsi. Menonton serial aniamsi telah menjadi rutinitas yang dilakukan setiap hari. Tayangan yang dilihat oleh anak-anak juga dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak, termasuk serial animasi. Oleh karena itu, demi terbentuknya karakter yang baik bagi diri sang anak perlu diperhatikan faktor yang mempengaruhi terbentuknya karakater itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi anak usia sekolah dasar di SDN Ngembe I terhadap pesan-pesan yang terkandung dalam serial animasi dan pengaruh serial animasi dalam perkembangan karakter anak usia sekolah dasar di SDN Ngembe I.
Pengembangan Media Website E-Learning Berbasis Model Responsive Web Design untuk Siswa SMA Raden Dimas Yusuf Septian Putra; Susilaningsih Susilaningsih; Zainul Abidin
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v3i32020p292

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan teknologi internet telah merambah ke dunia pendidikan. Siswa era kini mampu mengakses website melalui perangkat seluler mereka kapanpun dan dimanapun. Desain e-learning website yang baik memberikan dampak yang signifikan bagi pengalaman belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media website e-learning berbasis model responsive web design untuk siswa kelas X IPS di SMAN 4 Pasuruan. Konten materi yang digunakan dalam mengembangkan website e-learning ini adalah mata pelajaran Geografi materi atmosfer dan cuaca iklim. Media ini dikembangkan menggunakan model web based instructional design milik Davidson-Shiver, Rasmussen & Lowenthal. Media website e-learning ini dinyatakan valid apabila digunakan dalam proses pembelajaran. Rata-rata kevalidan dari ahlimateri sebesar 3,35 dan rata-rata kevalidan dari ahli media sebesar 3,57.Abstract: Utilization of internet technology has penetrated to the world of education. Today's students can access the e-learning website through their cell phones anytime, anywhere. Good e-learning web design has a significant impact on student learning experiences. In this study using research and development methods. The purpose of this study is to produce e-learning website media based on responsive web design models for students of class X IPS at SMAN 4 Pasuruan. The material content used in developing this e-learning website is the subject of Geography, atmospheric and climate weather material. This media was developed using the Davidson-Shiver and Rasmussen web-based learning design model. This e-learning website media is declared valid if it is used in the learning process. The average validity of material expert was 3.35 and the average validity of media expert was 3.57. 
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN IPA DI MTS PUTRI NURUL MASYITHOH LUMAJANG Siti Rohmawati; Sihkabuden Sihkabuden; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.695 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan saintifik pada mata pelajaran IPA di MTs Putri Nurul Masyithoh Lumajang. Pendekatan saintifik digunakan pada kurikulum 2013. MTs Putri Nurul Masyithoh Lumajang merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang berada dibawah naungan Yayasan Nurul Masyithoh Lumajang. Sekolah ini menggunakan kurikulum 2013 dan pendekatan saintifik sebagai acuan untuk pembelajaran. Penelitian ini mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dan sampel penelitian merupakan guru mata pelajaran IPA, serta siswa kelas VIIIA, dan VIIIB. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pengumpulan angket, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : Perencanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik di MTs Putri Nurul Masyithoh memperoleh presentase sebesar 100%  dikategorikan dengan sangat baik. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik di MTs Putri Nurul Masyithoh memperoleh presentase 85% dikategorikan dengan sangat baik. Penilaian pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik di MTs Putri Nurul Masyithoh memperoleh presentase 88,89% dikategorikan dengan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik pada mata pelajaran IPA di MTs putri nurul masyithoh lumajang telah terlaksana dengan sangat baik.
Hubungan Antara Penggunaan Google Classroom Dengan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI Dhifa Putra Ramadhan; Susilaningsih Susilaningsih; Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p178

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan adakah hubungan yang signifikan antara penggunaan Google Classroom dengan hasil belajar pebelajar kelas XI. Jenis penelitian ini ialah penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah USE Questionnaries dan hasil penialaian akhir semester pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang ditentukan melalui teknik propotional random sampling dengan cara undian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar dan hubungan tersebut berjenis hubungan positif, artinya kenaikan pada nilai variabel penggunaan Google Classroom yang selalu disertai kenaikan nilai variabel hasil belajar, dan sebaliknya, turunnya nilai pada variabel Google Classroom selalu diikuti dengan turunnya nilai hasil belajar.
Pengembangan Multimedia Tutorial Materi Tata Surya Untuk Membantu Siswa Belajar Di Rumah Yoyong Trye Abdillah; Susilaningsih Susilaningsih; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i12021p098

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk Multimedia Tutorial Materi Tata Surya yang layak pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman materi secara visual dan meningkatkan hasil belajar siswa. Prosedur pengembangan multimedia pembelajaran interaktif tutorial ini menggunakan model dari Lee & Owens. Hasil analisis deskriptif dari ahli media menunjukkan bahwa pengembangan multimedia tutorial Tata Surya layak digunakan. Komentar, kritik dan saran ahli media terdapat bahwa media secara umum sudah baik dan istilah pengoperasian materi sebaiknya diubah menjadi penggunaan media. Hasil analisis deskriptif dari ahli materi menunjukkan bahwa pengembangan multimedia tutorial Tata Surya layak digunakan. Komentar, kritik dan saran ahli materi terdapat bahwa keseluruhan materinya sudah sesuai dengan kurikulum SMP dan pengembang diharapkan bisa mengembangkan terus multimedianya yang lebih kreatif, bervariasi dan lebih detail. Hasil tersebut dapat diperoleh bahwa multimedia tutorial layak untuk digunakan pada proses pembelajaran.Abstract: The objective of the development is to produce multimedia tutorials of the solar system's subject in science lessons to help the students increase the comprehension of the subject visually and improve student learning results. This multimedia tutorial learning procedure used the model based on Lee & Owens. The result of the descriptive analysis from media experts shows that multimedia tutorial development of the solar system is worthy to use. The comments, criticisms and advice of media experts are found that media generally good and the term for material operation should be converted into media use. The result of the descriptive analysis of materials suggests that multimedia tutorial development of the solar system is worthy to use. Comments, criticisms and advice from material experts are that the entire material is suitable with a junior high school curriculum and researchers hope to further research more creative, varied, and detail. The results can be obtained that multimedia tutorials are worthy to use on the learning process.