Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Model Read, Answer, Discuss, Explain, and Create untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Pada Pembelajaran Daring Chika Chelita Chairunnisa; Prihantini; Rendi Restiana Sukardi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1819

Abstract

Latar belakang dilaksanakan penelitian ini adalah masih banyak guru yang merasa kesulitan menjabarkan sintaks model pembelajaran yang ada dan masalah kebingungan guru dalam memilih model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Model RADEC (Read-Answer-Discuss-Explain-Create) untuk meningkatkan hasil belajar materi IPS siswa kelas IV SDN Kalimulya 1. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, observasi dan tes lembar evaluasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data ketuntasan hasil belajar siswa sebelum menggunakan Model RADEC sebesar 46%, setelah dilaksanakan siklus I meningkat menjadi 69% Kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 91% sehingga dapat disimpulkan bahwa Model RADEC (Read-Answer-Discuss-Explain-Create) dapat meningkatkan hasil belajar IPS Kelas IV di SDN Kalimulya 1 dan menjadi salah satu alternatif model yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran. Kelebihan model ini yaitu dapat menjadi solusi dari masalah rendahnya minat membaca siswa dan meningkatkan keaktifan serta kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi lisan atau tulisan.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) Dalam Rangka Pembiasaan Personal Hygiene Bagi Remaja Puteri di Desa Langensari Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung Prihantini Hanti Soedjiran; Kurniawati Nia Wati; Deti Ros Rostika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4608

Abstract

ABSTRAK Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja tidak semata-mata bertujuan mencegah penyakit atau gangguan lainnya tetapi juga bertujuan untuk menanamkan pembiasaan seseorang memiliki perilaku personal hygiene atau kebersihan diri terhadap system, fungsi, dan proses reproduksi. Alat reproduksi bagi remaja puteri merupakan organ tubuh yang sensitif dan memerlukan perawatan khusus. Penelitian terdahulu menyimpulkan bahwa 43,3 juta jiwa remaja berusia 15-24 tahun berperilaku hygiene tidak sehat dan salah dalam merawat area genital. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk membekali literasi kesehatan, pengetahuan kesehatan, dan pola hidup sehat kepada kelompok sasaran yang terdiri dari remaja putri, ibu-ibu rumah tangga, guru pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) jenjang sekolah dasar, dan guru bimbingan konseling jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah umum/kejuruan. Metode yang diterapkan adalah edukasi kelompok dan demonstrasi perawatan organ reproduksi dengan media visual power point dan pemberian buku saku kesehatan reroduksi remaja putri. Hasil yang diperoleh 80% dari peserta yang hadir dapat menjawab evaluasi tentang akibat dari tidak membiasakan personal hygiene organ reproduksi dan cara merawat organ reproduksi dengan benar. Kesimpulan, peserta sangat antusias dan terwujud komitmen Kelompok Kerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Pokja PKK) bahwa edukasi kesehatan reproduksi remaja putri diagendakan  dalam pertemuan rutin. Kata kunci: kesehatan reproduksi remaja, personal hygiene  ABSTRACT Adolescent Reproductive Health Education is not only aimed at preventing diseases or other disorders but also aims at instilling a person’s habit of having personal hygiene behavior towards the reproductive system, function, and process. The reproductive organs for young women are sensitive organs and require special care. Previous research has concluded that 43,3 million adolescents aged 15-24 years have unhealthy hygiene behavior and are wrong in caring for the genital area. The purpose of community service activities is to provide health literacy, health knowledge, and healthy lifestyles to the target group consisting of young women, housewives, couch teachers of primary school health efforts, and counseling teachers at junior high school level and general/vocational high school. The method applied was group education and demonstration of reproductive organ care using visual PowerPoint media and the provision of reproductive health pocketbooks for young women. The results obtained were 80% of participants could answer evaluations about the consequences of not familiarizing themselves with the personal hygiene of the reproductive organs and how properly care for the reproductive organs. In conclusion, the participants were very enthusiastic and realized the commitment of the Family Welfare Empowerment Working Group that adolescent girls’ reproductive health education was scheduled in routine meetings. Keywords: adolescent reproductive health, personal hygiene.
Pengelolaan Kurikulum dan Sarana Prasarana Sebagai Penunjang Keberhasilan Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Ghina Fauziah Hazimah; Sekar Ayu Cahyani; Siti Nur Azizah; Prihantini Prihantini
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 9, No 2 (2021): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v9i2.44591

Abstract

Upaya dalam meningkatkan keberhasilan pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) dapat dilakukan dengan berbagai faktor penunjang, diantaranya adalah kurikulum dan sarana prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian studi literartur dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penilaian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber referensi terkait melalui buku, artikel ilmiah dari jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional, koran, dan majalah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, jika didalam sebuah proses pembelajaran dengan peneglolaan kurikulum yang baik, maka hasilnya akan baik sesuai dengan yang diharapkan. Sama halnya dengan pengelolaan kurikulum, jika dalam suatu sekolah sarana dan prasananya baik, maka hal dapat menunjang keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar. Pengelolaan kurikulum sangat penting demi tercapainya tujuan pembelajaran untuk waktu yang telah ditetapkan, supaya tersusun dengan rinci program yang akan dilakukan untuk kedepannya. Begitupun dengan pengelolaan sarana prasarana, krusial sekali demi mewadahi berjalannya suatu program pembelajaran yang telah disusun dalam pengelolaan kurikulum. Oleh karena itu, sekolah dengan pengelolaan kurikulum serta pengelolaan sarana prasarananya yang baik, maka tingkat keberhasilan pembelajarn siswanya pun meningkat dan dapat dikatakan terjamin.AbstractEfforts to improve the learning success of elementary school students can be made with various supporting factors, including the curriculum and infrastructure. This research is a literature study with a qualitative approach. The assessment instrument in this study was the researcher himself. Data collection techniques are carried out by looking for related reference sources through books and scientific articles from reputable nationally and internationally journals, newspapers, and magazines. The results of this study indicate that, if in a learning process with good curriculum management, the results will be good as expected. Likewise, with curriculum management, if the facilities and infrastructure are good in a school, it can support student success in the teaching and learning process. Curriculum management is very important to achieve learning objectives for a predetermined time so that a detailed program will be arranged for the future. Likewise, with the management of infrastructure, it is crucial to facilitate the passage of a learning program that has been prepared in curriculum management. Therefore, in schools with good curriculum management and infrastructure facilities, the success rate of student learning also increases and can be guaranteed.
Menyelisik Urgensi Dan Dampak Merger SDN Sukamakmur Bagi Siswa, PTK dan Masyarakat Sekitar Muhammad Irfan Adriansyah; Naura Lathifah Jayadi; Syifaun Nafisah; Prihantini Prihantini
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2022): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.533 KB)

Abstract

Banyaknya sekolah dasar yang kita jumpai di perkotaan tidak serta merta membuat mudahnya anak menimba ilmu. Jaraknya yang berdekatan atau bahkan jumlah minimal siswa yang tidak terpenuhi menjadi beberapa pertimbangan dilakukannya merger khususnya pada sekolah dasar. Namun daerah pegunungan, pesisir, dan masih banyak wilayah lain yang terhalang aksesabilitasnya mengakibatkan keberadaan sekolah terbatas. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang urgensi dan dampak merger pada SDN Sukamakmur yang meliputi siswa, PTK, dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu studi literatur dengan menggunakan pendekatan secara deskriptif analitis. Teori yang menjadi dasar atau acuan pada penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan merger sekolah. Dalam pengimplementasianya di SDN Sukamakmur kurang menekankan efektivitas dalam pembelajaran yaitu dilihat dari jarak antara sekolah. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu di dalam kasus SDN Sukamakmur dapat dilakukan kerjasama melalui pihak orang tua, siswa, masyarakat, maupun pemerintah untuk menunjang pembelajaran yang efektif.
Revitalisasi Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas di Daerah Terdepan, Terluar, Dan Tertinggal (3t) pada Era Revolusi Industri 4.0 Alexandria Sarah Vania; Angel Dwi Septianingrum; Awalia Marwah Suhandi; Prihantini Prihantini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1587

Abstract

Peserta didik harus menerima pendidikan yang layak untuk masa depan yang cerah. Hal ini termasuk di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). daerah ini harus diberikan perhatian khusus dari segi pendidikan. Peningkatan kompetensi pendidik diperlukan untuk menunjang pengelolaan kelas yang berguna untuk pembelajaran di daerah ini. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana upaya yang harus dilakukan guru di daerah 3T pada masa modern abad 21 ini. Hasil dari penelitian ini adalah revolusi 4.0 harus dijadikan tantangan oleh guru di daerah 3T, revitalisasi peran guru dibutuhkan dalam pengelolaan kelas pada masa modern abad 21 ini, guru yang kreatif dan inovatif menjadi solusi untuk tetap terselenggaranya pengelolaan kelas dan pembelajaran di daerah 3T. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru harus menjadi garda terdepan dalam terselenggaranya pendidikan, khususnya di daerah 3T.  Walaupun masih banyak keterbatasan dalam pendidikan di daerah 3T, hal ini guru harus dituntut menjalankan tugasnya secara profesional untuk menciptakan peserta didik yang dapat berpikir dengan logis, kreativ, dan bersinergi aktif demi kemajuan pendidikan
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kegiatan Ektrskurikuler di Sekolah Dasar Anti Muthmainnah; Dinda Rahma; Fajriyatur Robi'ah; Prihantini Prihantini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1964

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 tehadap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif berbasis studi deskriptif. Untuk memperoleh data, penulis mengambil data berdasarkan observasi dan wawancara ke lima sekolah dasar, yaitu SDN 15 Pangkalpinang, SDN Percobaan, SDN Cibiru 09, SD Labschool, dan SDN Cibiru 06. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan begitu berpengaruhnya pandemi Covid-19 terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ekstrakurikuler ada yang berjalan, tetapi dengan berbagai hambatan dan bahkan ada yang tidak berjalan sama sekali. Sekolah dasar yang mengadakan kegiatan ekstrakurikuler secara online atau daring yaitu, SDN Cibiru 09 dan SDN Cibiru 06. Kegiatan ekstrakurikuler yang masih diselenggarakan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Setiap SD yang menjalankan secara daring ini memiliki banyak hambatan seperti keterbatasan waktu, fasilitas, serta kondisi siswa yang berbeda-beda. Sedangkan yang tidak berjalan karena dibutuhkan praktik didalamnya. Diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk keberjalanannya. Dapat disimpulkan kegiatan ekstrakurikuler masa pandemi Covid-19 belum berjalan secara optimal dan motivasi siswa menurun. Selagi menunggu keadaan pulih kembali, pihak-pihak sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan terus berinovasi menghadirkan solusi bagi permasalahan ini karena kegiatan ekstrakurikuler sangat menunjang keterampilan siswa dan memberikan manfaat untuk masa yang akan datang.
Peran Guru dan Strategi Pembelajaran dalam Memenuhi Kompetensi Siswa Abad 21 Amel Fitriani; Ayu Kartini; Mita Maulani; Prihantini Prihantini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.5056

Abstract

Pada abad 21 Indonesia menyongsong generasi emas dengan menciptakan siswa yang sesuai dengan kebutuhan serta perkembangkan zaman, melalui pendidikan serta upaya dan strategi pembelajaran yang sesuai melalui peran guru dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis mengenai peran guru dan strategi pembelajaran dalam memenuhi kompetensi siswa pada abad 21 ini dapat menciptakan siswa yang diharapkan dan sesuai dengan perkembangan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber bacaan berupa buku, jurnal, majalah, dokumen, catatan, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini dapat menunjukan bahwa semakin berkembangnya zaman maka segala sektor harus dapat mengikutinya, salah satunya pada sektor pendidikan harus dapat menciptakan generasi emas yang sesuai dengan perkembangan abad 21, peran guru dan strategi dalam pembelajaran sangat berperan penting untuk sekolah. Dengan adanya penelitian ini dapat mengetahui mengenai kompetensi yang harus dimiliki siswa serta peran dan strategi guru dalam pembelajaran untuk menciptakan generasi emas pada abad 21.
PERAN PENDIDIK DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN Yohana R. U. Sianturi; Amanda Ramadhan Firdaus; Prihantini Prihantini
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.454 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2217

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk memberitahu betapa pentingnya peran pendidik dalam pengelolaan pembelajaran. Dan ketika ingin mengelola pembelajaran akan erat kaitannya dengan pendidik. Guru atau pendidik harus memiliki moral yang baik agar menjadi role model bagi anak didik. Dalam pengelolaan pembelajaran guru memegang peran yang sangat penting. Hasil kajian teoretis menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran dalam tugas-tugas fungsional guru akan terlaksana secara efektif dan efisien apabila guru mampu melakukan perannya sebagai manajer of instruction Kata Kunci:  Peran guru, pengelolaan, pembelajaran AbstractThis research was conducted to inform the importance of the role of educators in learning management. And when you want to manage learning, it will be closely related to educators. Teachers or educators must have good morals so that they become role models for students. The results of the theoretical study indicate that the management of learning in the functional tasks of the teacher will be carried out effectively and efficiently if the teacher is able to carry out his role as manager of instruction. Keywords: Teacher’s role, management, learning
STRATEGI PEMBELAJARAN MELALUI DARING DAN LURING SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI 244 GURUMINDA Azahra Dewanti Galuh; Delia Maharani; Latifah Meynawati; Prihantini Prihantini
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v13i2.1672

Abstract

ABSTRAKIndonesia terkena dampak dari Pandemi Covid-19, salah satunya pendidikan di Indonesia, maka diberlakukannya pembalajaran daring, dalam pembelajaran daring banyak kendala yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memahami strategi pelaksanaan pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi Covid –19 di SD Negeri 244 Guruminda. Penelitian ini  menggunakan metode penelitian wawancara di SD Negeri 244 Guruminda kepada salah seorang guru yang mengajar disana serta memberikan beberapa pertanyaan yang terdapat hubungan dengan judul yang kita ambil. Pendekatan  deskriptif kualitatif. Dengan memanfaatkan 2 sumber data, yaitu primer dan sekunder dengan cara melakukan wawancara, observasi langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian terdapat bahwa pembelajaran daring dan luring di SD Negeri 244 Guruminda memiliki banyak perbedaan serta kendala di masing-masing metode pembelajaran seperti terkendala jaringan, kurangnya konsentrasi dalam belajar, serta perubahan sikap yang terjadi diakibatkan kurangnya pengawasan dalam belajar di rumah. Namun kendala tersebut bisa diatasi dengan melakukan metode door to door serta home visit yang dilakukan guru demi mengatasi kendala pembelajaran daring yang terjadi.Kata Kunci: Pembelajaran daring, Pembelajaran luring, Sekolah Dasar, Pandemi Covid-19ABSTRACTIndonesia is affected by the Covid-19 Pandemic, one of which is education in Indonesia, so the implementation of bold learning, in learning there are many obstacles faced by educators and students. The purpose of this research is to understand the strategy for implementing online and offline learning during the Covid-19 pandemic at SD Negeri 244 Guruminda. This research use desciptive qualitative approach. By utilizing 2 sources of data, namely primary and secondary by conducting interviews, direct observation and documentation. The results showed that online and offline learning at SD Negeri 244 Guruminda had many differences and obstacles in each learning method such as network constraints, lack of concentration in learning, and significant changes in attitude due to lack of supervision in studying at home. However, these obstacles can be overcome by conducting door to door methods and home visits by teachers in order to overcome the online learning obstacles that occur.Keywords: Online learning, Offline learning, Elementary School, Pandemic Covid-19
Pembelajaran Project-Based Learning dalam Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Lin Herlina; Mega Triasya Remana; Mila Andriani Nurcahya; Prihantini
Bidayatuna Vol 5 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v5i2.1660

Abstract

Success in learning is always related to the role of educators in achieving national education goals. The application of project-based learning is the right step so that national education goals can be achieved. This project-based learning can train and improve skills in critical thinking. Critical thinking is critical in the learning process and future life. This study aimed to determine whether the application of project-based learning affects students' critical thinking levels. The research method used in this study is a qualitative method and a descriptive approach. Data were collected by conducting surveys and interviews with students and teachers of class V SD No. 8 Benoa. The research results obtained showed that students' critical thinking could be improved by implementing project-based learning. This is because, through various projects, students must carry out a process of brainstorming to complete the project. So with this, students can have increased critical thinking skills by making projects, especially those based on a problem
Co-Authors Ai Nurul Nurohmah Alexandria Sarah Vania Alvira Oktavia Safitri Alvira Oktavia Safitri Amanda Ramadhan Firdaus Amel Fitriani Andriani Safitri Andriani Safitri Angel Dwi Septianingrum Angga Angga Anti Muthmainnah Anti Muthmainnah Arya Chandra Wiguna Asep Herry Hernawan Awalia Marwah Suhandi Ayu Kartini Ayu Kartini Azahra Dewanti Galuh Azka Salmaa Salsabilah Benedicta Dwi Adventyana Chika Chelita Chairunnisa Cucu Suryana D. Rostika Dede Margo Irianto, Dede Margo Defany Dwi Rahmadhani Delia Maharani Deti Ros Rostika Devyanne Oktari Dewi Kartini Dinda Rahma Dinda Rahma Dinila Dinila Dwi Wulandari Ervina Yunica Euis Nur Amanah Asdiniah Evi Maylitha Fajriyatur Robi'ah Fannia Sulistiani Putri Farah Sabilla Febriany Fatimah, Siti Fina Puspa Effendi Ghina Fauziah Hazimah Hafni Fauziyyah Hafni Fauziyyah Hani Risdiany Hanny nur alifia Ika Nur Muzamil Ilma Siti Salamah Ima Nurwahidah Indira Syifa Karai Handak Indri Fitriani Juardi Ineu Sumarsih Isfi Aulia Septiani Jessica Angeline De Eloisa Tobing Khairunnisa Khairunnisa Kurniawati Nia Wati Kuswanto, Kuswanto Latifah Meynawati Lin Herlina Mae Afriliani Magdalena Magdalena Marsanda Claudia Parameswara Maulida Sukmalia Mega Triasya Remana Mei Nur Rusmiati Mila Andriani Nurcahya Mita Maulani Mochammad Fahmi Iskandar Muhammad Farhan Nurdiansyah Muhammad Irfan Adriansyah N. Hidayah Nabila Putri Nur Afifah Nandia Kiranti Naura Lathifah Jayadi Nurul Hidayah O. Abdurhman Puji Ayu Handayani Puji Ayu Handayani Puspitasari Puspitasari Putri Sofiatul Maola Rachel Fadila Putri Herdiansyah Raudhatul Khasanah Regina Nurul Sakinah Regina Nurul Sakinah Restu Rahayu Riswati Ashifa Rita Rosita Sabian Nuraprilia Sam Rizqi Yunaenti Sekar Ayu Cahyani Shofi Nurul Hikmah Siti Fadia Nurul Fitri Siti Nur Azizah Siti Rohmah Sofian Abdulatif Sri Nurlina Sri Nurulita Sukardi, Rendi Restiana Syafa Herdiani Syahla Rizkia Putri Nur’insyani Syifaun Nafisah Teni Marliyani Tyara Tyara Vioreza Dwi Yunianti Yadi Hadiyansah Yayu Sri Rahayuningsih Yohana R. U. Sianturi