Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Formulation and Antioxidant Activity of Clay Mask of Tomato (Solanum lycopersicum L.) Lycopene Extract with Variation of Concentration of Kaoline and Bentonite Bases): Formulasi dan Aktivitas Antioksidan Masker Clay Ekstrak Likopen Tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan Variasi Konsentrasi Basis Kaolin dan Bentonit Syamsidi, Armini; Syamsuddin, Alifah Magfirah; Sulastri, Evi
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): (March 2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2021.v7.i1.15462

Abstract

Free radicals can cause damage to human skin, so antioxidants are needed to counteract the negative effects of these free radicals, for example preparations in the form of face masks. Tomatoes (Solanum lycopersicum L.) contains nutritious substances, namely lycopene which can be useful as an antioxidant for the skin. This study aims to determine the effect of variations in kaolin and bentonite bases on physical characteristics and antioxidant activity of tomato lycopene extract clay mask, and to determine the best formula. Tomato lycopene extract was modified into a microemulsion preparation to maintain the stability of antioxidant activity. Kaolin and bentonite used as bases had various concentrations in each formula, namely F1: 15% and 2%, F2: 20% and 1.5%, F3: 25% and 1%, F4: 30% and 0.5%. The results showed that the four clay mask preparations were homogeneous and no change in color, shape and aroma. The pH test on the four formulas was F1: 4.33 ± 0.35, F2: 5.58 ± 0.24, F3: 6.48 ± 0.22, and F4: 7.34 ± 0.08. The viscosity test on the four formulas was F1 : 20213.3 ± 140.4, F2: 24133.3 ± 83.26, F3 29080 ± 105.83, F4 33293.3 ± 378.06. The spreadability test was F1 6.59 ± 0.24, F2 5.59 ± 0.16, F3 4.85 ± 0.11, F4 7.84 ± 0.05. The test time for the preparation to dry was F1 19.02 ± 0.36, F2 15.33 ± 0.54, F3 11.27 ± 0.42, F4 8.24 ± 0.50. F1 and F2 are very easy to clean. Meanwhile, F3 and F4 are easy to clean. The best formula for clay masks is the F3 preparation where the concentration of kaolin is 25% and bentonite is 1%. It also showed the lower antioxidant activity (741.34 µg/mL) than other formulas.
Sosialisasi Penggunaan Kosmetik Aman Bagi Generasi- Z di Lab School Palu sebagai paya Mencegah Dampak Negatif Produk Ilegal Sejak Dini Sulaiman , Sri Sulistiana; Sulastri, Evi; Syamsidi, Armini; Sultan, Asriana; Sharon, Nela; Aanisah, Nuur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3118

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Sosialisasi Penggunaan Kosmetik Aman bagi Generasi-Z di Lab School Palu sebagai Upaya Mencegah Dampak Negatif Produk Ilegal Sejak Dini” telah dilaksanakan pada 6 Agustus 2025 dan diikuti oleh 40 siswa kelas XII. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kosmetik aman, membekali peserta agar mampu membedakan produk legal dan ilegal, memahami dampak kesehatan dari kosmetik berbahaya, serta memperkenalkan cara praktis memeriksa legalitas produk dengan mengecek nomor izin edar kosmetik melalui situs maupun aplikasi resmi BPOM. Metode pelaksanaan mencakup survei awal, koordinasi dengan mitra kegiatan, penyusunan media edukasi berupa leaflet, pemaparan materi, simulasi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang pentingnya menggunakan kosmetik yang aman dan legal serta adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 22,13% dengan antusiasme tinggi selama pelaksanaan. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi efektif dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya memilih kosmetik aman, sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah dampak negatif produk ilegal sejak dini.
PELATIHAN PEMBUATAN KOSMETIK MOISTURIZING LIPCREAM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KEWIRAUSAHAAN DI SLB HUNTAP PALU Aanisah, Nuur; Sulastri, Evi; Syamsidi, Armini; Sultan, Asriana; Sulaiman, Sri Sulistiana
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v9i2.13492

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan Pembuatan Kosmetik Moisturizing Lipcream sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan dan Kewirausahaan bagi Siswa/i di SLB Huntap Palu telah dilaksanakan pada 5 Agustus 2025, dengan melibatkan guru-guru SLB Huntap Palu sebagai peserta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu mengajarkan keterampilan pembuatan lipcream kepada siswa, sehingga mereka memperoleh bekal keterampilan praktis sekaligus peluang berwirausaha. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, penyampaian materi dan brosur, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 24,67% serta keterampilan yang baik dalam menghasilkan lipcream dengan kualitas tekstur, warna, dan kemampuan melembapkan yang optimal. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa program pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, serta membuka peluang di masa depan bagi pengembangan keterampilan siswa berkebutuhan khusus melalui pendampingan para guru yang telah mengikuti pelatihan.
Penerapan Teknologi Produksi Kopi Pala Instan Melalui Proses Fermentasi Di Desa Kasimbar Barat Parigi Moutong Nawawi, Muh; Sulastri, Evi; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i2.277

Abstract

Saat ini, buah kopi dan pala masih dijual dalam bentuk segar/mentah maupun kering. Karenanya, perlu ditempuh proses pengolahan melalui diversifikasi hasil pertanian dengan tidak saja menjual komoditas dalam bentuk produk primer tetapi juga dalam bentuk produk olahan sehingga dapat langsung diaplikasikan oleh masyarakat. Salah satu cara sederhana yang dapat dikerjakan masyarakat mitra agar dapat meningkatkan nilai jual, keamanan, dan khasiat bagi kesehatan yaitu melalui proses fermentasi melibatkan peran mikroorganisme. Fermentasi merupakan salah satu tahapan proses pengolahan produk hasil pertanian yang paling mudah dilakukan oleh masyarakat mitra. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam tiga tahapan: persiapan dengan melakukan survei lokasi dan kelompok mitra, melaksanakan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok mitra dan melakukan evaluasi kegiatan untuk mengetahui tingkat serapan materi dan praktik yang telah diberikan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kasimbar yang dihadiri 25 orang masyarakat. Hasil pre test menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Desa Kasimbar telah mengetahui dan pernah mendengar kopi pala instan. Akan tetapi, masyarakat belum mengetahui cara proses fermentasi kopi. Hasil post test menunjukkan bahwa masyarakat telah mengetahui proses fermentasi kopi dan cara pembuatan kopi pala instan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perubahan pengetahuan masyarakat Desa Kasimbar tentang kopi pala instan, cara proses fermentasi kopi, dan cara pembuatan kopi pala instan
Total Cholesterol and Triglyceride Levels after Giving Olive Oil and Fig Fruid Extract Against Rattus Novergicus With High-Fat Diet Sulastri, Evi; Syamsu, Rachmat Faisal; Karim, Marzelina; Royani, Ida; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6527

Abstract

The reserach entiled “Changes in total cholesterol levels and trigelyceride levels after administration of olive oil and fig leaf extract“ was conducted from July to September 2023. This study aims to determine changes in total cholesterol levels and triglyceride levels when given olive oil and fig friut extract to white mice on a high-fat diet. This research method use an experimental quantitative research type with a pretest-posttest control group research design then analyzed through statistical analysis test using the Microsoft Office Excel 2013 application. Based on the results of study, constant result was obtained for total cholesterol in all treatment groups, namely 86.5 mg/dL and significant results were obtained in reducing triglycerides in the olive oil treatment group and the combination of olive oil and fig fruit extract, namely in the group given olive oil of 170.5 mg. /dL (81.19%), in the group given a combination of fig fruit extract it was 43.75 mg/dL (38.55%), and the increase in the group given fig fruit extract was 38 mg/dL (29.92%). The combination of olive oil and fig fruit extract has a constant effect on total cholesterol levels and reduces triglyceride levels. Fig fruit extract has a constant effect on total cholesterol levels and increases triglyceride levels. Olive oil has a constant effect on total cholesterol levels and more significant results in reducing triglyceride levels in mice with high-fat feed in all treatment groups.
Pembuatan Tong Sampah di Kelurahan Babussalam Mandau Bengkalis Marpaung, Noveri; Hutabarat, Sakti; Ervianto, Edy; Kartika, Nursiti Sari; Manurung, David Pratama; Simanjuntak, Anwar Ribert; Kezia, Deswita; Sulastri, Evi; Sianturi, Gabe Daniel; Simamora, Seltia Ledi Sara; Tampubolon, Cindy Artha Ully; Manurung, Diva Cholis; Ningsih, Septia Warda
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 3 No. 3 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.3.3.146-156

Abstract

Keeping clean is an absolute thing that must be performed for mankind. Maintaining cleanliness is an effort which is made to protect anybody and her/his environment from all kinds of dirt and garbage. This effort can realize and create a comfortable and healthy life as well as good hygienic conditions. However, maintaining cleanliness is not an easy thing to do if it is not applied since early. Therefore, sharing knowledge about the importance of cleanliness from early is very necessary. On the other side, Indonesian people still have bad habits about cleanliness, such as people still littering their environmental at one’s pleasure. This bad habit, certainly, has a fatal effect on human health because it can cause various diseases such as tetanus, staphylococcal food poisoning, salmonellosis and others. These circumstances are not found only in cities, but also in villages. Habit of garbage disposing carelessly almost occurs in all circles of society. Those are not only children, even adults who are highly educated as well, performed the same thing. Based on this masalah, therefore the Kukerta Team of Babussalam in 2022 from University of Riau make trash cans in Babussalam Village whereas these trash cans are placed in vital places, such as head office, the shared park b, and also in the function room of the Babussalam village. By this effort, the Babussalam Kukerta Team hopes that a clean environmental will be created around the Babussalam Village to increase the quality of health from Babussalam people.
Diversifikasi Produk Sagu (Mie, Keripik, Cookies) sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Usaha Petani di Desa Limboro, Donggala: Diversification of Low-Glycemic Sago Products (Noodles, Chips, and Cookies): Improving the Welfare of Sago Farmers in Limboro Village, Donggala Regency Aanisah, Nuur; Sulastri, Evi; Wanti, Sri; Adjiwiyasa, Anshar Tejo; Djanun, Eulistinah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.871

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sagu di Desa Limboro, Kabupaten Donggala melalui diversifikasi produk pangan berbasis sagu dengan indeks glikemik rendah, meliputi mie, keripik, dan cookies. Tahapan kegiatan meliputi: (1) sosialisasi dan observasi lapangan guna mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, (2) pengadaan mesin pengolah sagu otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi, (3) pelatihan pembuatan produk olahan sagu yang dilaksanakan secara partisipatif bersama masyarakat, (4) pelatihan kewirausahaan dan strategi pemasaran, serta (5) pendampingan pengurusan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) agar produk memenuhi standar keamanan pangan dan dapat dipasarkan lebih luas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam memproduksi olahan sagu, pemahaman tentang pengelolaan usaha dan strategi pemasaran, serta kesiapan untuk memasuki pasar formal melalui sertifikasi P-IRT. Kendala teknis seperti kesesuaian formulasi adonan mie sagu dan penerimaan sensorik pada keripik sagu berhasil diatasi melalui modifikasi komposisi bahan tambahan. Inovasi cookies berbahan dasar sagu juga memberikan nilai tambah karena memiliki indeks glikemik lebih rendah dan kandungan pati resisten yang lebih tinggi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan pengrajin sagu di Desa Limboro melalui penguatan kapasitas produksi, inovasi produk, dan keberlanjutan usaha berbasis potensi lokal.
Kajian Teknologi Farmasi untuk Menghasilkan Produk Pangan Fungsional di Desa Tosale, Kabupaten Donggala Sultan, Asriana; Yusriadi, Yusriadi; Syamsidi, Armini; Sulistiana, Sri; Sulastri, Evi; Sharon, Nela
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2024.v2.i2.17102

Abstract

Pangan fungsional saat ini merupakan pangan yang perkembangannya maju pesat di dunia, seiring dengan semakin tingginya permintaan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Berbagai produk pangan fungsional dapat dihasilkan dengan melimpahnya sumber komponen bioaktif baik pada hasil panen pertanian, tanaman herbal, produk pangan hewani (susu), dan mikroorganisme non-patogen (Lactobacillus) yang dapat meningkatkan kesehatan karena dapat berefek sebagai antioksidan, antiradang, antidiabetes, dan lain sebagainya. Teknologi farmasi merupakan salah satu ilmu yang dapat diterapkan untuk menghasilkan produk pangan fungsional yang berkualitas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkenalkan teknologi farmasi khususnya teknik pengawetan bahan pangan kepada masyarakat desa Tosale agar dapat mengolah hasil pertanian menjadi produk pangan fungsional yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui edukasi atau penyuluhan. Tahapan penyuluhan dalam kegiatan ini yaitu pemaparan materi melalui materi presentasi, booklet dan video edukasi untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Tosale terhadap edukasi yang telah diberikan. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tosale tentang pangan fungsional, manfaatnya dalam peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit serta cara menghasilkan produk pangan fungsional yang berkualitas. Hasil yang telah diperoleh dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa luaran kegiatan dalam bentuk booklet yang berisi informasi mengenai jenis-jenis teknik pengawetan dan metode pengawetan bahan pangan yang telah dibagikan kepada masyarakat saat penyuluhan. Booklet ini menjadi media informasi yang dapat diterapkan oleh masyarakat setempat untuk mencoba membuat produk pangan dari hasil perkebunan di Desa Tosale untuk dikonsumsi sendiri maupun dijadikan usaha rumah tangga. Selain itu, hasil pelatihan berupa peningkatan pengetahuan peserta pelatihan diukur melalui nilai rata- rata pre-test yaitu sebesar 70,77 dibandingkan dengan nilai rata-rata post-test yaitu 94,62. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan persentasi nilai sebesar 23,85%.
Pandangan, Konsep, Dan Aspek-Aspek Pembelajaran Berdifferensiasi Pada Peserta Didik Maemunah, Siti; Evi Sulastri; Aceng wildan Jaelani; Selnisistia Hidayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pembelajaran berdifferensiasi tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian materi ajar, tetapi juga mencakup cara penyampaian, pengelolaan kelas serta penilaian yang lebih beragam dan inklusif. Dengan pendekatan ini diharapkan setiap siswa dapat menemukan cara terbaik untuk belajar, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimalnya. Metode penelitian yang penulis lakukan berdasarkan data yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research). Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan menelaah buku-buku, catatan, dan literatur-literatur terkaitb dengan persoalan yang ingin di pecahkan. Pembelajaran berdiferensiasi adalah sebuah pendekatan yang bertujuan untuk menyelaraskan proses pembelajaran dengan kebutuhan unik setiap siswa, Penelitian telah mengidentifikasi tiga dimensi kunci dari keragaman siswa yang harus dipertimbangkan dalam pembelajaran berdiferensiasi: (1) kesiapan belajar, (2) minat, dan (3) profil gaya belajar. lima konsep inti pembelajaran berdiferensiasi untuk mengatasi perbedaan-perbedaan ini, diantaranya yaitu: (1) lingkungan belajar, (2) kurikulum yang berkualitas, (3) Asesmenyang berkelanjutan, (4) Pengajaran yang responsif, (5) Kepemimpinan dan rutinitas kelas. Pembelajaran yang berbeda terdiri dari empat elemen yang dapat dikendalikan oleh guru: Konten, Proses, Produk, dan Lingkungan.
MANAJEMEN WAKTU MAHA SANTRI DALAM MENGHAFAL AL QUR’AN DI PPTQ GRIYA QUR’AN 7 SURAKARTA Sulastri, Devi; Makruf, Imam; Supriyanto, Supriyanto
FIKRAH Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v6i1.20567

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen waktu dari dua subjek penelitian dalam menghafal Al Qur’an di PPTQ Griya Qur’an 7 Surakarta. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pada umumnya pendekatan deskriptif digunakan dalam menganalisis fenomenologi social, atau membuat pencandraan mengenai kejadian-kejadian atau situasi-situasi. Dalam manajmen waktu terdapat aspek-aspek sebagai berikut: 1) Penetapan Tujuan, 2) Mekanisme manajemen waktu, 3) Kontrol terhadap, 4) Evaluasi. Kesimpulannya bahwa subjek dalam penelitian ini dapat memanajemen waktu dengan baik.