p-Index From 2021 - 2026
4.543
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sawerigading

Sosok Guru Ideal dalam Puisi-Puisi Karya M. Faizi: Studi Linguistik Sosiokognitif Baehaqie, Imam; Sumartini, Sumartini; Utomo, Asep Purwo Yudi; Nugroho, Muhammad Irsyad Hamid; Rahmat, Arzha Ali
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1629

Abstract

The purpose of this study is to describe the figure of the ideal teacher represented in the poetry collection Jalan Empat by M. Faizi. The data collection method in this study is the listening method, namely listening to the use of language contained in the poem. The data analysis method applied in this study is the referential matching method. In this case, the determinant is the reality indicated by the language contained in the poem by utilizing Van Dijk's critical discourse analysis model. Through poetry, the poet, in this case M. Faizi, voices all things, including quality education. Quality education should be supported by the excellence of all its components, including the figure of the teacher. In the poetry collection Jalan Empat, there are poems that represent the subject of teachers. The poems in question are the poems Kularutkan Anxiety Kularutkan Harapan, Wafat Kiai, and Ode Guru. From the analysis of these poems, it can be seen that the characteristics of an ideal teacher, according to M. Faizi, include being able to recognize and guide students' emotions, maintaining children's happiness, working out of a calling and sincerity, and being able to develop students' cognitive, psychomotor, and affective intelligence. AbstrakTujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan sosok guru ideal yang direpresentasikan dalam kumpulan puisi Jalan Keempat karya M. Faizi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak, yakni menyimak penggunaan bahasa yang terdapat dalam puisi. Adapun metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini ialah metode padan referensial. Dalam hal ini, penentunya ialah kenyataan yang ditunjuk bahasa yang terdapat dalam puisi dengan memanfaatkan analisis wacana kritis model Van Dijk. Lewat puisi penyair dalam hal ini M. Faizi menyuarakan banyak  hal, termasuk di antaranya pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang bermutu hendaknya didukung oleh adanya keunggulan semua komponennya, tak terkecuali sosok guru. Dalam kumpulan puisi Jalan Keempat dapat ditemukan adanya puisi-puisi yang merepresentasi perihal guru. Puisi-puisi yang dimaksudkan adalah puisi Kularutkan Cemas Kularutkan Harap, Wafat Kiai, dan Ode Guru. Dari analisis terhadap sejumlah puisi tersebut dapat diketahui bahwa karakter sosok guru ideal dalam pandangan M. Faizi antara lain ialah mampu mengenali emosi murid dan membimbingnya, menjaga keceriaan anak, bekerja karena panggilan jiwa dan ketulusan, serta mampu mengembangkan kecerdasan kognitif, psikomotorik, dan afektif siswa.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adib Sultan, Adib Afiansah, Bagus Afiansah, Bagus Afriyanti, Rinna Agus Nuryatin Ali Asgar Alifah, Dita Relawati Alifah, Dita Relawati Alvina, Zahriani Amalia, Ayu Rizki An-nissa, An-nissa Apriani, Yosephin Arbain Tata Ardias, Afriza Yuan Ardias, Afriza Yuan Ardila, Reni Ariani, D Arlina Hidayati, Arlina Armadani, Novi Asep Dedi Sutrisno Asep Purwo Yudi Utomo Astanto Kasno Aulia Azka Bakkidu, Nurhinda Basri Basri Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Bhuana, Egi Bhakti Defi, An Naim Efri Hasibuan, Nirmala Etty Susilowati EVI MAYA SARI Fitri Ekiwardani, Dyah Ayu Fronthea Swastawati Galih Putri Sudarsono Ghaffar, Rizal Maulana Hapsari, Novia Rizki Hartantie, Kartini Hastuti, Suci Wiherni Dyah Hendri Kurniawan, Hendri Hernawan Hernawan Hilmi Tsania, Najwa Ida Andriati, Ida Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikbal Syukroni Imam Baehaqie J. PURNOMO Juwariyah Juwariyah Kasih, Delina Kusumaningtyas, Niken Laraswati, Sara Laraswati, Sara Lestari, Sri Ayu Lestari, Sri Ayu Maezuroh, Ria Mardiah, Ratu Sari Maulani, Aghitia Mauludya, Fenta Mauludya, Fenta Mawarni, Hasindah Meilya Suzan Triyastuti, Meilya Suzan Mimi Mulyani Mufti Amir Sultan, Mufti Amir Muh Doyin Muhamad Ikbal Muhammad Nur Arkham Mulyono Mulyono Nas Haryati Setyaningsih Neina, Qurrota Ayu Neneng Suliasih Neti Budiwati Nirmala Efri Hasibuan, Nirmala Efri Noor, Any Ariani Nugroho, Muhammad Irsyad Hamid NUR FITRIANI Nurmala Dewi, Resti Pamaharyani, Luchiandini Ika Panjaitan, Fenny Crista Anastasia Permana, Dhewangga Bayu Pinayani, Ani Pinayani, Ani Prabaningrum, Dyah Priyati, Sri Putri Wening Ratrinia Putri, Nita Ariestiana Putri, Solehatin Ika Qomariyah, U’um Rahmad, Abdul Rahmat, Arzha Ali Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Roiyhan Shyma Resti Nurmala Dewi Riska Anisa Yulianti, Riska Anisa Saputra, Eko Novi Sari, Nita Kartika Sari, Nita Kartika Sihombing, Midian Immanuel Sihombing Siregar, Fikri Al Khair Sugiarto, A T Sulastri, Inong Sumandiarsa, I Ketut Suprihati - Suryono Suryono Suryono, Muh Suryono, Muhamad Swastika, Putu Angga Elano Syahida, Nurul Syavica, Cindy Gea Tri Winarni Agustini Tristantio, Sidik Trustinah Trustinah Utomo, Arie Lila Utomo, Arie Lila Wagiran Wagiran Wati, Sara Laras Widjaya, Willy Pranata Yaser Krisnafi, Yaser Yuntina, Lily Yusanta, Dita Anggrahinita Yusro Edy Nugroho Zharfa, Dinda Ayu Zulfikri, Fahmi