Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Sumiaty, Sumiaty; Kamasiah, Kamasiah; Karim, Karim
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.605 KB) | DOI: 10.35326/taksonomi.v2i2.2695

Abstract

Pendidikan karakter dapat dipengaruhi oleh lingkungan belajar dan motivasi siswa. Pembelajar mandiri menjadi orang yang lebih kuat yang dapat mengatasi hambatan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar dan motivasi belajar siswa terhadap pendidikan karakter di SD Satap VII Mengkendek Tana Toraja. Analisis ex-post facto adalah teknik penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Adapun penelitian ini bertempat di SD Satap VII Mengkendek Tana Toraja. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 16 siswa. Analisis regresi digunakan untuk menguji temuan setelah statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) lingkungan belajar siswa memiliki dampak parsial terhadap pendidikan karakter; 2) motivasi belajar siswa berpengaruh secara parsial terhadap pendidikan karakter; dan 3) pengaruh gabungan lingkungan belajar siswa dan motivasi belajar secara parsial berpengaruh terhadap pendidikan karakter. Dengan menyelenggarakan kegiatan yang mendukung lingkungan belajar dan motivasi siswa, serta meningkatkan pengawasan dan pemantauan, konsep-konsep ini diyakini dapat meningkatkan pendidikan karakter.
Perbedaan Pengaruh Media Booklet dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan Infeksi Menular dan HIV/AID Kelompok Berisiko di Kabupaten Bulukumba : Differences in the Effect of Booklet and Leaflet Media on Knowledge of Prevention of Infectious Infections and HIV/AIDs for At-Risk Groups in Bulukumba Regency Andaresta, Ayu; Asrina, Andi; Sumiaty, Sumiaty; Yusriani, Yusriani; Idris, Fairus Prihatin; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1933

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global yang paling signifikan, yang mempengaruhi jutaan orang diseluruh dunia. Pentingnya promosi kesehatan melalui media leaflet maupun booklet untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan. Pendidikan kesehatan reproduksi dalam kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan infeksi menular seksual remaja. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh media buklet dan leaflet terhadap pengetahuan pencegahan infeksi menular dan HIV/AIDS kelompok berisiko. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen yang bersifat kuantitatif yaitu dengan menggunakan penelitian Quasy Eksperiment. Desain penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah “Pretest Posttest Control Group Design”. Penelitian ini dilakukan di Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan dan akan dilaksanakan pada bulan Agustus s/d Oktober 2024. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua kelompok beresiko (GWL, WPS) yang berada di Kabupaten Bulukumba sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling dimana pengambilan sampel dengan mengambil semua populasi untuk dijadikan sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil: Terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunan media leaflet dan booklet terhadap pengetahuan pencegahan infeksi menular seksual dan HIV/AIDS pada kelompok berisiko. Serta terdapat perbedaan rerata tingkat pengetahuan pada kelompok berisiko sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media leaflet dan booklet. ABSTRACT Background: HIV/AIDS remains one of the most significant global health challenges, affecting millions of people around the world. The importance of health promotion through leaflet and booklet media to increase knowledge about health. Reproductive health education in this activity aims to increase adolescents' knowledge about the prevention of adolescent sexually transmitted infections. Objective: To determine the difference in the effect of booklet and leaflet media on knowledge of prevention of infectious infections and HIV/AIDS in at-risk groups. Method: This research uses an experimental approach that is quantitative in nature, namely by using Quasy Experiment research. The research design used in this study was “Pretest Posttest Control Group Design”. This research was conducted in Bira Village, Bontobahari District, Bulukumba Regency, South Sulawesi Province and will be conducted from August to October 2024. The population and samples in this study were all at-risk groups (GWL, FSW) in Bulukumba Regency as many as 60 people. The sampling technique used is Total Sampling where sampling takes all the population to be sampled. Data analysis used was univariate and bivariate analysis. Results: There is a positive and significant effect of using leaflet and booklet media on knowledge of prevention of sexually transmitted infections and HIV/AIDS in at-risk groups. And there is a difference in the average level of knowledge in the at-risk group before and after the intervention using leaflet and booklet media.
Pengaruh Edukasi Tentang Strategi Dukungan Sosial dalam Pencegahan HIV/AIDS Terhadap Pengetahuan Komunitas Berisiko : The Effect of Education on Social Support Strategies in HIV/AIDS Prevention on Knowledge of At-Risk Communities Utami, Putri; Idris, Fairus Prihatin; Sumiaty, Sumiaty; Yusriani, Yusriani; Asrina, Andi; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1937

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kasus HIV-AIDS berkembang cukup cepat salah satunya Di Bulukumba. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba daerah ini berada pada peringkat ke 4 di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu pada tahun 2022 terdapat 64 kasus dan pada tahun 2023 terdapat 57 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Edukasi Tentang Strategi Dukungan Sosial Dalam Pencegahan HIV/AIDS Terhadap Pengetahuan Komunitas Beresiko Di Kaubupaten Bulukumba. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekspemintel dengan model design one group. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Accidental Sampling. Sehingga jumlah sampel yang ditemukan dilapangan adalah sebanyak 69 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Analisis data menggunakan SPSS dengan melakukan uji wilcoxone. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan Edukasi tentang strategi Dukungan Sosial dalam pencegahan HIV/AIDS terhadap pengetahuan komunitas berisiko dikabupaten bulukumba dengan nilai p-value 0,000<0,05. Kesimpulan: Kesimpulan hasil penelitian ini terdapat pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan mengenai dukungan sosial dalam pencegahan HIV/AIDS. Diharapkan komunitas berisiko dapat mempertahankan pengetahuan mengenai dukungan sosial dalam pencegahan HIV/AIDS.           Abstract Background: HIV-AIDS cases are growing quite rapidly, one of which is in Bulukumba. From data from the Bulukumba District Health Service, this area is ranked 4th in South Sulawesi Province, namely in 2022 there will be 64 cases and in 2023 there will be 57 cases. Objective: This study aims to analyze the influence of education regarding social support strategies in preventing HIV/AIDS on the knowledge of at-risk communities in Bulukumba Regency. Method: This research is a type of quantitative research with a quasi-experimental approach with a one group design model. The sampling technique used was Accidental Sampling. So the number of samples found in the field was 69 people. Data was collected using a questionnaire with the Guttman scale. Data analysis used SPSS by carrying out the Wilcoxon test. Results: The results of this study indicate that there is a significant influence of education about social support strategies in preventing HIV/AIDS on the knowledge of at-risk communities in Bulukumba district with a p-value of 0.000<0.05. Conclusion: The conclusion of this research is that there is an influence of education on increasing knowledge regarding social support in preventing HIV/AIDS. It is hoped that at-risk communities can maintain knowledge regarding social support in preventing HIV/AIDS.
Local Language Booklet (BOBA) Can Improve Mothers' Knowledge About Visual Inspection Acetic Acid (IVA) Test Screening: Booklet Berbahasa Lokal (BOBA) Dapat Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Skrining Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test Usman, Hastuti; Sumiaty, Sumiaty; Silfia, Niluh Nita; Longulo, Olkamien Jesdika; Asrawaty, Asrawaty; Nazma, Tantri Ainun
Napande: Jurnal Bidan Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v3i2.3879

Abstract

Background: Indonesian health survey data in 2023 obtained IVA Test screening coverage for Central Sulawesi province as much as 91.1% did not screen and those who screened were approximately 8.9%. Purpose: To determine the effect of the BOBA Booklet on mothers' knowledge about VIA Test Screening in Tondo Village, Palu City. Methods: With a population of 542 people and a sample of 61 WUS aged 30-49 years, this study used the Pre-Experiment method with a one-group pre- and post-experiment design. The sampling method is Simple Random Sampling. This study used the Wilcoxon Test to conduct the analysis.  Results:  Based on univariate analysis, it was found that 95.1% of almost all mothers had good knowledge after being given the BOBA Booklet. The results of the Wilcoxon test analysis obtained a p-value of 0.000 because the p-value <0.05. Hence, there is a significant effect of the provision of the BOBA Booklet on increasing maternal knowledge about the VIA Test Screening. Conclusion: Local Language Booklet (BOBA) can increase mothers' knowledge about IVA test screening. So it is recommended that health workers in the Talise Health Center working area increase the understanding of related mothers about screening by using Liflet or other reading media
Predisposing Factors Affecting the Compliance of Pregnant Women in the Third Trimester in Carrying Out Antenatal Visits: Faktor Predisposisi yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Trimester III dalam Melaksanakan Kunjungan Antenatal Pani, Widya; Usman, Hastuti; Sumiaty, Sumiaty; Narmin, Narmin; Hadina, Hadina; Djaba, Azzahra Fitri
Napande: Jurnal Bidan Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v3i2.3896

Abstract

Background: Mamboro Health Center is one of the health centers that experience problems in antenatal care visit compliance, in 2023 the coverage of K4 as many as 350 people (97.2%) has decreased compared to 2022. Objective: To identify predisposing factors that affect pregnant women's compliance in the third trimester with antenatal visits. Methods: Quantitative research method, with a cross-sectional design using 50 samples of pregnant women in the third trimester at the Mamboro Health Center. Samples were taken on a total sampling basis. Univariate and Bivariate data analysis using the chi-square test. Results: Univariate data were obtained from mothers who were obedient in carrying out antenatal visits, 56% of whom were The results of the Chi-Square test showed a relationship between ANC Visit compliance with age (p-value 0.0027), education (p-value 0.005), occupation (p-value 0.000) and no relationship with parity (p-value 0.052). Conclusion: Age, Education and Employment are related to antenatal visits and Parity is not related. It is recommended that the Mamboro Health Center provide counseling programs more often on the importance of regular antenatal visits during pregnancy.
The Effect of Vulva Hygiene Using Betel Leaf Decoction on Healing Perineal Wounds in Postpartum Women: Pengaruh Vulva Hygiene Menggunakan Rebusan Daun Sirih terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas Ainun, Ismi; Sumiaty, Sumiaty; Asriwidyayanti, Asriwidyayanti; Maineny, Arie; Hadriani, Hadriani; Pani, Widya
Napande: Jurnal Bidan Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v3i2.3920

Abstract

Background: Perineal suture wounds caused by episiotomy and rupture, if not handled properly and correctly, can become a medium for germs to enter and can cause infection, the mother becomes feverish, and can even cause a foul odor from the vagina. Objective: to determine the effect of vulva hygiene using betel leaf decoction on the healing of perineal wounds in postpartum mothers in the Working Area of the Pantoloan Health Center, Palu City. Methods: This study used a quasi-experimental research type, with a sample of 20 people, 10 intervention people, and 10 control people, with a sampling technique using consecutive sampling. Univariate and bivariate analysis with Wilcoxon test. Results: The healing of perineal wounds in the intervention group all healed after being given betel leaf decoction, while the control group healed perineal wounds totaling 5 people and 5 people did not heal. Wilcoxon test with a p-value of 0.002 (< 0.05).  Conclusion: there is an effect of vulva hygiene using betel leaf decoction on the healing of perineal wounds in postpartum mothers in the Working Area of the Pantoloan Health Center, Palu City. It is recommended for health workers at the health center to provide vulva hygiene material to postpartum mothers during counseling.
Pendampingan Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Kristen dalam Pelaksanaan Magang Mikro Konseling di Sekolah Dasar Serdianus, Serdianus; Sumiaty, Sumiaty
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/bakti.5.1.41-48

Abstract

Program magang mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling Kristen (BKK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Toraja bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan. Pelaksanaan magang ini berlangsung di UPT SD Negeri 7 Mengkendek, Tana Toraja, selama dua bulan, dari Agustus hingga Oktober 2024. Mahasiswa melaksanakan layanan mikro konseling dengan metode partisipatoris, termasuk asesmen kebutuhan siswa, penyusunan program layanan konseling, dan pelaksanaan bimbingan klasikal maupun individu. Kegiatan magang diawali dengan pembekalan, diikuti pengantaran mahasiswa, supervisi, dan diakhiri dengan penarikan mahasiswa. Hasil supervisi menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengeksplorasi potensi diri, seperti keterampilan berkomunikasi, penggunaan media pembelajaran, dan menciptakan suasana interaktif dalam layanan. Mahasiswa juga menunjukkan kemampuan menyusun dan melaksanakan layanan konseling berbasis kebutuhan siswa. Namun, manajemen kelas dan evaluasi program layanan masih dapat ditingkatkan. Program magang ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai konselor yang profesional, terampil, dan responsif terhadap kebutuhan siswa di lingkungan sekolah dasar.
Hubungan Pendidikan Ibu Balita dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros : The Relationship between Education of Mothers of Toddlers with the Incidence of Stunting at Marusu Health Center, Maros Regency Setiawati, Elis; Yusriani, Yusriani; Sumiaty, Sumiaty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1905

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Data World Health Organization (WHO) kurang lebih 144 juta anak balita menderita stunting. Indonesia termasuk Negara ketiga dengan prevalensi tertinggi kasus stunting di Regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Puskesmas Marusu prevelensi stunting pada tahun 2022 sebanyak 64 kasus dan pada tahun 2023 yaitu sebanyak 41 kasus, terjadi penurunan sebanyak 23 kasus. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu balita terhadap kejadian stunting. Metode: Desain penelitian adalah Cross Sectional study. Jumlah populasi sebanyak 2231, Adapun tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 341 responden. Instrument pada penelitian ini kuesioner Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan 95% (α: 0,05). Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Marusu Kabupaten Maros pada bulan Agustus-September. Hasil: Tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian stunting memiliki hubungan signifikan (p value=0.000). ABSTRACT Background: World Health Organization data approximately 144 million children under five suffer from stunting. Indonesia is among third country with the highest prevalence of stunting cases in the South-East Asia Region (SEAR). Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR). Marusu Health Center stunting prevalence in 2022 was 64 cases and in 2023 was 41 cases, there was a decrease of 23 cases. Objective: To determine the relationship between education of mothers of toddlers to the incidence of stunting. Method: The research design is Cross Sectional study. The total population was 2231, the sampling technique used was purposive sampling, which was 341 respondents. The instrument in this study was a questionnaire. Data analysis used the chi square statistical test with a meaning level of 95% (α: 0.05). This research was conducted at the Marusu Health Center, Maros Regency in August-September. Results: The level of maternal education on the incidence of stunting has a significant relationship (p value = 0.000).
Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di RSKD Siti Fatimah Makassar: Analysis of Factors Influencing the Choice of Long-Term Contraceptive Methods at Siti Fatimah Regional General Hospital in Makassar Rasya, Zafira; Multazam, Andi Muhammad; Sumiaty, Sumiaty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2142

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mencakup aspek kognitif, sosial, dan ketersediaan layanan. Meskipun MKJP terbukti efektif, tingkat penggunaannya masih rendah dibandingkan metode jangka pendek. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pengalaman efek samping, dukungan keluarga, ketersediaan kontrasepsi, konseling KB, media sosial, terhadap pemilihan MKJP pada akseptor KB di RSKD Siti Fatimah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 239 responden yang dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil analisis didapatkan variabel yang signifikan yaitu pengetahuan (p = 0,000), kepercayaan (p = 0,001), yang menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pemilihan MKJP. Variabel pengetahuan dan kepercayaan memengaruhi pemilihan MKJP. Sementara variabel pengalaman efek samping (p = 0,289), dukungan keluarga (p = 0,631), ketersediaan kontrasepsi (p = 0,214), konseling KB (p = 0,133), dan media sosial (p = 0,335), tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Mayoritas responden memilih metode implan (42,3%), diikuti IUD (34,7%) dan MOW (23%). Saran: Pentingnya peningkatan edukasi, konseling yang lebih berkualitas, serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan dalam penguatan promosi MKJP agar dapat meningkatkan pemanfaatan kontrasepsi jangka panjang secara rasional dan tepat.   ABSTRACT Background: The selection of long-acting reversible contraceptives (LARCs) is influenced by various factors, including cognitive, social, and service accessibility aspects. Although LARCs are proven effective, their usage remains lower than short-term contraceptive methods. Objective: To analyze the influence of knowledge, trust, side-effect experiences, family support, number of children, contraceptive availability, family planning counseling, social media, and economic status on the selection of LARCs among family planning acceptors at RSKD Siti Fatimah. Method: This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design involving 239 respondents. Data were analyzed using the chi square test. Results: The analysis results obtained significant variables, namely knowledge (p= 0,000) and trust (p= 0,001), showing a significant influence on the choice of LARCs. Knowledge and trust variables influence the choice of LARCs. Meanwhile, the variables of side effect experience (p= 0,289), family support (p= 0,631), availability of contraception (p= 0,214), family planning counseling (p= 0,133), and social media (p= 0,335) did not show a significant influence. Most respondents chose the implant (42.3%), followed by IUD (34.7%) and female sterilization (MOW) (23%). Recommendation: The findings highlight the importance of improving health education, delivering high-quality counseling, and enhancing the role of health professionals in promoting the rational and informed use of LARCs.
Determinan yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan HIV AIDS pada Pekerja Seks Komersial di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima: Determinants Affecting HIV/AIDS Prevention Behavior Among Commercial Sex Workers in the Working Area of the Mpunda Community Health Center in Bima City Nurrahmi, Emi; Idris, Fairus Prihatin; Sumiaty, Sumiaty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 2 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i2.2144

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: HIV/AIDS memiliki risiko yang besar ditularkan melalui hubungan seksual termasuk Pekerja Seksual Komersial (PSK) dan pelanggannya, akibat praktek seksual yang tidak aman. Meningkatnya prevalensi HIV/AIDS di Indonesia berkaitan erat dengan rendahnya perilaku pencegahan yang dilakukan. Tujuan: (1) Mengetahui gambaran karakteristik sosio-demografi responden. (2) Mengetahui pengaruh pendidikan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS (3) Mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (4) Mengetahui pengaruh dukungan orang terdekat terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (5) Mengetahui pengaruh dukungan petugas kesehatan terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. (6) Mengetahui pengaruh ketersediaan kondom terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS. Metode: Jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif dengan metode analitik, menggunakan desain Cross-sectional pada 75 responden. Hasil: (1) Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima dominan berada pada rentang usia produktif, mayoritas PKS status pernikahan cerai hidup, tinggal sendiri, dan menjadi PSK merupakan pekerjaan utama karena sebagian besar tidak bekerja. (2) Pendidikan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,001. (3) Pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,000. (4) Dukungan orang terdekat berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,001. (5) Dukungan petugas kesehatan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan p value sebesar 0,000 (6) Ketersediaan kondom berpengaruh terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p value sebesar 0,000. ABSTRACT Background: HIV/AIDS carries a high risk of being transmitted through sexual intercourse, including between Commercial Sex Workers (CSWs) and their clients, due to unsafe sexual practices. The increasing prevalence of HIV/AIDS in Indonesia is closely related to the low level of prevention behavior. Objective: (1) Describe the socio-demographic characteristics of respondents. (2) Determine the influence of education on HIV/AIDS prevention behavior. (3) Determine the influence of knowledge on HIV/AIDS prevention behavior. (4) Determine the influence of support from close friends on HIV/AIDS prevention behavior. (5) Determine the influence of support from health workers on HIV/AIDS prevention behavior. (6) Determine the influence of condom availability on HIV/AIDS prevention behavior. Method: The research used a quantitative analytical method, using a cross-sectional design with 75 respondents. Results: (1) Commercial Sex Workers (CSWs) in the Mpunda Community Health Center (Puskesmas) working area in Bima City are predominantly in the productive age range, the majority of CSWs are divorced, live alone, and being a CSW is their main occupation because most are unemployed. (2) Education influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.001. (3) Knowledge influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000. (4) Support from those closest to them influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.001. (5) Support from health workers influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000. (6) Condom availability influences HIV/AIDS prevention behavior with a p-value of 0.000.
Co-Authors . Hamsiah Abd. Rasyid Syamsuri Ahmad Ahmad Ahri, Reza Aril Ainun, Ismi Alfina Baharuddin Alimin Maidin Aminuddin Aminuddin Amri, Ambarwati Andaresta, Ayu Andi Asrina Andi Faisal, Andi Andi Nurlinda Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arsyard, Gusman Asrawaty, Asrawaty Asriwidyayanti, Asriwidyayanti Astuti, Novi Dwi Basrowi, Ray Wagiu Buhar, Anas Dwi Yulinar Christina Entoh Darwis, Enggar Darwis, Lia Djaba, Azzahra Fitri Dupa, Adel Vita Masya Elis Setiawati, Elis Fahmi Hafid Fajrin, Zulfadli Fatmah Afrianty Gobel Fitriyanti, Yuyuk Eva Fransisca Noya Gusman, Gusman Hadina, Hadina Hadriani, Hadriani Haeruddin Haeruddin Hariandini, Elsa Amalia Hasnawati Hasnawati Hastuti Usman I Ketut Suada Idris, Fairus Prihatin Jayawarsa, A.A. Ketut Kadar Ramadhan Kamasiah, Kamasiah Karim Karim, Karim Khaerunnisa, Aulia Khuzaifah, Khuzaifah Kusika, Sri Yanti L. Lisnawati Lili Suryani Lisda Widianti Longgupa Lumula, Yayuk M, Azrida Maineny, Arie Marlina Fitriya Lailatul K Masda, Masda Muliani Muliani, Muliani Narmin, Narmin Nasrul Nasrul Nazma, Tantri Ainun Nilda Yulita Siregar Novitasari, Prihatini Dini Nur Annisa Nur Ulmy Mahmud Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurfatimah Nurfatimah Nurgahayu, Nurgahayu NURJAYA NURJAYA, NURJAYA Nurmiaty, Nurmiaty Nurrahmi, Emi Olkamien Jesdika Longulo Parida Hanum Pulukadang, Novarolina Putri Utami, Putri Rafika Nur Rasya, Zafira Riska, Riska Nur Afifah Safruddin Samsualam, Samsualam Sariman, Sarina Septiyanti Serdianus Serdianus Silfia, Niluh Nita Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri Restu Tempali Suastira, Suastira Sudarman H Melangka, Yulianus Sukman, Musyarrafah Sulistiani, Ita Sumiati Sumiati Suryani Suryani T. Iskandar Faisal Thamrin, Halida Tondong, Henrietta Imelda Udin, Udin Widya Pani Yuliati - YUNI SARTIKA Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Zaru, Zelyn Rizkiyah