Claim Missing Document
Check
Articles

KEBHINEKAAN GLOBAL: IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN PANCASILA Alfiyah, Siska Nur; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i2.23688

Abstract

 Global diversity is one of the important aspects that must be possessed by students. This is stated in the Pancasila Student Profile program. Global diversity will foster a sense of mutual respect, tolerance, and openness to other cultures. Global diversity has four elements, one of which is intercultural communication and interaction. This problem is caused by a lack of understanding of global diversity. The purpose of this study is to see how the application of intercultural communication and interaction as part of global diversity, especially in Pancasila Education. The research method used is a qualitative approach and is descriptive. The application of global diversity, especially the elements of intercultural communication and interaction in Pancasila Education, is in accordance with the provisions of the Ministry of Education and Culture. Meanwhile, from the school side, it is implemented through the title of the P5 work and school activities, namely cultural festivals and cross-cultural discussions. This received a positive response, where students became more confident in appearing in public and representing their respective cultures. 
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PERILAKU PEDULI SOSIAL SISWA SMP NEGERI 1 SALEM Berliana Putri, Sabila; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i2.23698

Abstract

This study aims to describe the implementation of character education in fostering students' social care behavior at SMP Negeri 1 Salem. The focus is on how social values such as empathy, responsibility, and mutual cooperation are instilled through a holistic educational approach that goes beyond cognitive aspects.The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation. Informants included Civics Education (PPKn) teachers, Guidance and Counseling (BK) teachers, and students.The findings reveal that character education is implemented through three main approaches: habituation, role modeling, and involvement in social activities. Character values are integrated into Civics Education lessons, extracurricular activities, and counseling services such as the "Teman Curhat" (Peer Listener) program. Students demonstrate social care behavior through actions such as helping peers, maintaining school cleanliness, and actively participating in communal work.Supporting factors include active teacher roles, supportive school programs, and parental involvement. Meanwhile, the challenges include students' lack of awareness and negative external influences.In conclusion, well-planned and comprehensive character education effectively shapes students’ social care behavior. The involvement of all school elements plays a crucial role in creating a conducive environment for reinforcing social values among students.
Peningkatan Hasil Belajar Muatan PPKn Melalui Model Problem Based Leraning Berbantu Media Koper kelas III SDN Sawah Besar 01 Juwita Abadiyah, Nurul; Suneki, Sri; Lestari, Alberta Budi; Mastroianni, Chiara Prima
Jurnal Pendidikan Guru Profesional Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN GURU PROFESIONAL
Publisher : Pascasarjana Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpgp.v1i2.236

Abstract

Hasil belajar muatan PPKn di kelas III SDN Sawah Besar 01 sebelumnya rendah, disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang masih konvensional dan minim penggunaan media konkrit. Peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam PPKn menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan bantuan media koper yang berfokus pada pentingnya kerjasama. Penelitian ini menjadi solusi penting dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui pendekatan Problem Based Learning yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang mencakup empat tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 26 peserta didik kelas III-B SDN Sawah Besar 01, dengan 14 laki-laki dan 12 perempuan. Alat yang digunakan meliputi butir soal, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 68,30 pada prasiklus menjadi 69,19 pada siklus I, dan mencapai 88,19 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media koper efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam muatan PPKn, khususnya pada materi pentingnya kerjasama di kelas III-B SDN Sawah Besar 01 Semarang.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SEMESTER 3 PROGDI PPKN UNIERSITAS PGRI SEMARANG MELALUI PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 2 (2014): JULI 2014
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v4i2.607

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan sebernarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia, meskipun dengan berbagai macam istilah atau nama. Mata kuliah tersebut sering disebut sebagai civic education, citizenship education, dan bahkan ada yang menyebut sebagai democracy education. Mata kuliah ini memiliki peran yang strategis dalam mempersiapkan warga Negara yang cerdas, bertanggung jawab, dan berkeadaban (Kaelan, 2007 : 1). Pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan idealnya mahasiswa memiliki motivasi. Namun motivasi itu kurang terlihat pada mahasiswa semester 3 Program Studi PPKn IKIP PGRI Semarang. Beberapa indikator tersebut terlihat dari sebagian mahasiswa yang terlambat hadir mengikuti kuliah, kurang serius selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar mahasiswa semester 3 progdi PPKn IKIP PGRI Semarang melalui penerapan model Group Investigation dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini dilakukan terhadap 40 Mahasiswa angkatan tahun pelajaran 2011/2012. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan iniadalah observasi dan pengisian lembar observasi (angket). Sebagai indikator peningkatan motivasi belajar mahasiswa teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Group Investigation dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukan oleh adanya peningkatan motivasi belajar antara sebelum menerapkan model Group Investigation dengan sesudah menerapkan. Kata kunci : Motivasi belajar, Group Investigation, Pendidikan Kewarganegaraan.
PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL PADA KOMUNITAS “OMAH NGISOR” DI DESA SAMBAK KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG Mulyana, Ernika Sri; Saputro, Supriyono Purwo; Sudrajat, Rahmat; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v9i1.6080

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah komunitas melihat kondisi nilai-nilaikeIndonesiaan mulai melemah di lingkungan sekitarnya karena terbawa oleh perkembanganzaman. Nilai-nilai seperti, gotong royong, toleransi dan kekeluargaan semakin hari semakinluntur, sekarang di lingkungan sekitar mulai menunjukan sikap individualisme. Tujuan daripenulisan ini adalah agar pembaca mengetahui Penguatan Identitas Nasional Pada KomunitasOmah Ngisor di Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dan pendekatankualitatif. Lokasi penelitian di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang. Fokuspenelitian ini adalah pemahaman identitas nasional, Strategi penguatan identitas nasional olehKomunitas Omah Ngisor, Kegiatan penguatan identitas nasional oleh Komunitas Omah Ngisor.Subyek penelitian adalah Ketua Komunitas Omah Ngisor, Bendahara, Sekertaris, PenanggungJawab, dan Anggota Komunitas Omah Ngisor. Teknik pengumpulan data penelitian inimenggunakan wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksidata, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pemahaman makna identitas nasional Komunitas sudah baikkarena itu komunitas memahami identitas nasional merupakan jati diri yang melekat padanegara sebagai ciri khas dan pengenal, dimana negara lain tidak mempunyai hal yang sama.Strategi komunitas yaitu dengan terbuka pada semua orang yang ingin bergabung. Komunitas kerja sama dengan berbagai pihak yaitu Balai Bahasa Jawa Tengah, bersama komunitas lainseperti Komunitas Tlatah Bocah, tingkat internasional dengan Australia yaitu seniman Elly Kentdengan kegiatan “Bolo Dhewe”. Penguatan identitas nasional dengan menanamkan karakterbangga kebudayaan dan keunikan Indonesia, Membangun kesadaran kebhinekaan. Saran yaituBagi Komunitas Omah Ngisor dapat meningkatkan upaya menarik perhatian masyarakat dankonsisten mempertahankan identitas nasional , serta tetap menjadi inspirasi serta motivasi bagiwilayah lain. Bagi masyarakat agar lebih berpartisipasi.Kata kunci : Identitas Nasional, Komunitas
PARADIGMA TEORI DRAMATURGI TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL Suneki, Sri; Haryono, Haryono
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2012): JULI 2012
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v2i2.456

Abstract

Dalam teori Dramaturgi (Goffman) manusia adalah aktor ya ng berusaha menggabungkan karakteristik personaldan tujuan kepada orang lain. Teori melihat manusia sebagai individu dan masyarakat. Dalam teori ini manusiaberbeda dengan binatang karena mempunyai kemampuan berpikir, bisa mempelajari dan mengubah makna dansymbol, melakukan tindakan dan berinteraksi.Teori ini muncul dari ketegangan yang terjadi antara ?óÔé¼?ôI dan Me?óÔé¼?Ø (gagasan Mead). Ada kesenjangan antara dirikita dan diri kita yang tersosioalisasi. Konsep ?óÔé¼?ôI?óÔé¼?Ø merujuk pada apa adanya dan konsep ?óÔé¼?ôme?óÔé¼?Ø merujuk pada diriorang lain. Ketegangan berasal dari perbedaan antara harapan orang terhadap apa yang mesti kita harapkan.Pendekatan dramaturgi adalah bukan apa yang orang lakukan, atau mereka melakukan tetapi bagaimana merekamelakukannya.Kehidupan menurut teori dramaturgi adalah ibarat teather, interaksi sosial yang mirip pertunjukan drama, yangmenampilkan peran. Dalam memainkan peran menggunakan bahasa verbal dan perilaku non verbal dan mengenakanatribut tertentu. kehidupan sosial dibagi menjadi wilayah depan?óÔé¼?Ø (front region) yang merujuk peristiwa social bahwaindividu bergaya menampilkan perannya dan wilayah belakang (back region) yang merujuk tempat dan peristiwayang memungkinkan mempersiapkan perannya di wilayah depan. Panggung depan dibagi menjadi dua yaitu ; frontpribadi (personal front) dan setting atas alat perlengkapan. Kata kunci dalam Dramaturgi adalah Show, Impression,front region, back stage, setting, penampilan dan gaya.Metodologi yang digunakan Goffman adalah menganalisis berbagai interaksi sehari-hari dengan modelDramaturgical. Kelemahan teori ini adalah harus dibuktikan dan condong positivism dan mempengaruhi teorihermeneutika. Teori ini dapat dimplementasikan dalam hukum.Kata kunci : Teori Dramaturgi, Interaksi Sosial.A. Pendahuluan
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP EKSISTENSI BUDAYA DAERAH Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2012): JANUARI 2012
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v2i1.603

Abstract

Globalisasi sebagai pintu untuk melangkah ke dunia luar. Saling berinteraksi dengan dunia luar, namun masuknya globalisasi tidak semata mata berdampak positif tapi ada pula dampak negatif. Globalisasi menggeser nilai nilai nasionalisme dan kebudayaan yang telah ada di Indonesia. Globalisasi menimbulkan berbagai masalah dalam bidang kebudayaan,misalnya : hilangnya budaya asli suatu daerah atau suatu negara, terjadinya erosi nilai-nilai budaya, menurunnya rasa nasionalisme dan patriotisme, hilangnya sifat kekeluargaan dan gotong royong, kehilangan kepercayaan diri, gaya hidup yang tidak sesuai dengan adat kita. Oleh sebab itu perlulah bagi kita untuk membatasi lingkup globalisasi yang mana yang harus diterapkan dan yang mana yang harus di tolak. Diperlukan peran pemerintah melalui kebijakan-kebijakan yang lebih mengarah kepada pertimbangan-pertimbangan kultural atau budaya dari pada semata-mata hannya ekonomi yang merugikan suatu perkembangan kebudayaan dalam kebijakan yang dirumuskan . Maka pemerintah perlu mengembalikan fungsi nya sebagai pelindung dan pengayom kesenian-kesenian tradisional tanpa harus turut campur dalam proses estetikanya. Kata kunci: globalisasi, budaya daerah.
Penerapan Understanding By Design dalam Perencanaan Pembelajaran Penegakkan dan Perlindungan Hukum di Indonesia Sari; Riski Anggita; Sri Suneki
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.2310

Abstract

Understanding by Design (UbD) is a learning approach in education that prioritizes the learning objectives themselves. Based on observations at SMA Negeri 8 Semarang, not all of the teachers implemented the learning methods recommended in the Independent Curriculum, where lectures and the application of UbD were still the solution. This research aims to present information on how to implement the UbD framework. This research is important for teachers in helping to develop learning plans that are in accordance with the latest curriculum, namely the Merdeka Curriculum. The first stage is determining learning objectives which determine a total of 8 objectives which are guided by Core Competencies, Basic Competencies and Competency Achievement Indicators. The second stage is determining the evaluation which includes an assessment and contains evaluation questions to achieve the stated goals. The third stage in preparing a learning plan based on UbD regarding law protection and enforcement in Indonesia is the learning step. After the learning plan is prepared, it is then prepared for a review sheet as an inspection and assessment instrument for the reviewer
Analisis Teori Belajar Behavioristik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas XI SMK N 4 Semarang Ayuning Tias, Devika; Purwosapuro, Supriyono; Puspitasari, Ratna; Suneki, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13001

Abstract

Analisis mengenai teori belajar behavioristik penting dilakukan di sekolah saat ini karena teori belajar ini dapat meningkatkan kompetensi peserta didik. Analisis yang dilakukan dengan cara mengamati perubahan tingkah laku peserta didik ketika proses pembelajaran kelas XI di SMK N 4 Semarang dimana sekolah yang mayoritas peserta didiknya laki-laki. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan tingkah laku peserta didik saat kegiatan pembelajaran berlangsung, Dari analisis tersebut guru bisa menggunakannya untuk bahan refleksi dan menentukan pembelajaran yang sesuai dengan peserta didik yang menyenangkan dan menarik minat peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan baik sesuai rancangan pembelajaran dan tujuan pembelajaran bisa tercapai. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara kemudian dianalisis hasilnya. Hasil dari penelitian ini ialah tingkah laku behavioristik peserta didik pada saat pembelajaran berlangsung menunjukan respon verbal dan respon nonverbal. Respon verbal seperti menjawab, bertanya, menanggapi dan menyampaikan, sedangkan respon nonverbal seperti mencatat dan menyusun.Kata Kunci: Analisis, Teori Belajar Behavioristik, Pembelajaran
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Berdiskusi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Anindya, Erlen Intan; Suneki, Sri; Hartanti, Puput Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan berdiskusi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada pelajaran Pendidikan Pancasila di SMK N 2 Semarang. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas X SMK N 2 Semarang sebanyak 36 peserta didik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif jenis penelitian induktif berupa memahami sesuatu dengan menggunakan pengamatan khusus dan setelah itu menarik kesimpulan dari pengamatan tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi.. Hasil yang didapatkan dari penelitian yaitu pengimplementasian model pembelajaran PBL dapat meningkatkan diskusi pada peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas X SMK N 2 Semarang. Hasil ini dibuktikan dari pengamatan langsung di kelas serta wawancara, yang sebelumnya peserta didik dengan tingkat aktif 60 % setelah menerapkan PBL meningkat menjadi 80%.
Co-Authors Afita Sari, Dwy Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agus Sutono Ahmad Rizqul Baqi Ainaya Hanum Lutfia Alfiyah, Siska Nur AMAR SETIADI, AMAR Aminuyati Anggaeningati, Melisa Selly Anindya, Erlen Intan Arin Herawati Aulia, Nahdiana Rizqi Ayuning Tias, Devika Azziyah, Azimatun Nor Berliana Putri, Sabila Choirul Huda Deny Susilowati Dewi Ayu Wulandari Dewi Retno Iswarii Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Dwi Destriani Dwi Prasetiyo Hadi Dwy Afita Sari El Frisa Yunita Anindya Elis Dwi Purbiyanti Eliyani Nur Khofifah Elma Restyana Elma Emi Yulifa Endang Larasati Endang Wuryandini Erlina Bela Ayu Diana Erlina Farhan Zulhilmi Farhan Zulhilmi Fatinatuz Zahro Fazal Muna Febriana, Tantri Fika Erlina Nofitasari Fiky Herdianto Fitriyah Fitriyah Futura, Zakki Hajir, Said Moch Haryono Haryono Haryono Haryono Haryono, Setyo Henry Januar Hikmah, Iklimatul Husni Wakhyudin Ida Dwijayanti Indi Depi Trisnowati Intan Cahaya Kurniyawati Intan Indiati Istiqomah, Lina Nuril Jannatul Firdaussyiyah Joko Siswanto Joko Sulianto . . Joko Suliyanto Juwita Abadiyah, Nurul Karyanti Karyanti Karyanti Karyanti, Karyanti Kikit Anggreany Novitasari Lestari, Alberta Budi Lilik Poncowati Mahmud Yunus Mahmud Yunus Mardarena, Claudia Apriliana Maryanto - Maryanto Maryanto Maryanto Maryanto Maryati Maryati Maslinda Mastroianni, Chiara Prima Maysiska Ruci Meda Muhammad Anggulian Melintika, Putri Mira Azizah Moch Hajir, Said Muchamad Priyo Utomo Mudzanatun Mudzanatun Muhammad Prayito Muhammad Prayito Mulyadi Mulyadi Mulyana, Ernika Sri Ngurah Ayu Nyoman Murniati Ninik Sijamtini Ninik Sijamtini Nofia, Chotimatul Noor Amalia Nurwijayanti Prasetiawati, Catur Prayitno, Muhammad PS, Supriono Puput Tri Hartanti, Puput Tri Purwanti, Yuli Purwosapuro, Supriyono Rahmat Sudrajat, Rahmat Ratna Puspitasari, Ratna Rima Rizkianida Ririn Ambarini Riski Anggita Rizky Wulandari Rochajati, Siti Saputro, Supriyono Purwo Sari Setyorini, Diyah Setyowati, Eko Siti Helmyati Sofi’atun, Sofi’atun Sukamto Sumiati Sumiati Supriyono Purwosaputro Supriyono Supriyono Susilo Adi Saputro Suwarno Widodo Titik Haryati Titik Haryati Tri Antika Indah Listiana Tri Wahyu Praharjo Trisnowati, Indi Depi Ulya Aflahah Veryliana Purnamasari Veryliana Purnamasari, Veryliana WIDIATMOKO, KUKUH AJI Widya Kusumaningsih Wiratama, Rizki Yeyen Nurtanto Yunita Anindya, El Frisa Yunita, Evi Isna Yuwanto Yuwanto