Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMP NEGERI 14 SEMARANG Anggaeningati, Melisa Selly; Purwosaputro, Supriyono; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v13i1.17564

Abstract

This research was motivated by the fact that some students did not pay attention to the explanation of the material delivered by the teacher, students preferred to listen to the explanation of the material rather than express opinions, and students did not actively ask the teacher or students when learning in class. The formulation of the research problem is how to implement problem-based learning in increasing student learning participation in Pancasila Education subjects at SMP Negeri 14 Semarang. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The data analysis techniques for this research are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that the preparations carried out by teachers before teaching are that teachers choose background material on the history of the birth of Pancasila and create open modules based on the independent curriculum. Implementation of problem-based learning includes the teacher asking students to read material about the historical background of the birth of Pancasila, the teacher forming students into 8 groups, the teacher conditioning students to complete group assignments, students presenting the results of group work, and the teacher listening by confirming or adding answers to the results of group work . Student learning participation in implementing problem based learning such as students paying attention to explanations of material, students asking questions, students being able to express opinions, listening to other students' opinions in group discussions, and being able to do group assignments. Obstacles include students not being responsive to the environment, lack of time, less conducive classes, illness, and students not being familiar with the learning model used. After carrying out this research, it was concluded that the application of problem-based learning was sufficient to increase student learning participation.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MEWUJUDKAN NILAI KEBHINEKAAN PESERTA DIDIK DI SMK N 6 SEMARANG Mardarena, Claudia Apriliana; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i1.19538

Abstract

This research analytically looks at the applicability of the Pancasila student profile in emphasising his personality based on Pancasila values. In addition, it is important to know the importance of diversity in the profile of Pancasila students. This is because consideration of the value of diversity among these students should understand the diversity of values, for example, the value of democracy, the value of justice and love for the country in the school environment and society, so that students can understand the importance of the value of diversity and the value of diversity. The type of research used is descriptive qualitative. The methods used to collect data are interviews, observation, and documentation. The validity of this research data is the source triangulation technique. Data analysis techniques include data collection, data reduction, presentation, and conclusions. The results showed that the Pancasila Education Teacher, in designing the value of diversity in this lesson, really made and applied the profile of Pancasila students with the diversity of culture in Indonesia and the flow of the purpose of this value of diversity using the culture that exists among schools. Teachers analyse learning motivation in terms of the value of diversity before the activity takes place and the factors that affect student learning motivation at school. Teachers take steps referring to learning outcomes, objectives, models, and strategies. Teachers conduct evaluations to see the achievement of goals and the success of students to increase learning motivation in the value of diversity and the application that students always emphasise
Manajemen Pendidikan Inklusi dalam Proses Pembelajaran dan Penanganan Guru Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Yunita, Evi Isna; Suneki, Sri; Wakhyudin, Husni
International Journal of Elementary Education Vol 3 No 3 (2019): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v3i3.19407

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya sekolah yang sudah menerapkan pendidikan inklusi, namun masih memberikan penanganan atau pelayananan yang masih bersifat umum terhadap siswa inklusi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pendidikan inklusi dalam proses pembelajaran dan penanganan guru terhadap anak berkebutuhan khusus SDN Barusari 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah dan empat guru kelas. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menangani langsung pelaksanaan pendidikan. Penanganan yang diberikan sudah baik seperti pemberian respon dan perhatian khusus terhadap anak berkebutuhan khusus.
Keefektifan Model Pembelajaran Make A Match Berbantu Media Panteru (Papan Tempel Seru) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Pembelajaran Tema 6 Subtema 1 Aulia, Nahdiana Rizqi; Suneki, Sri; Purnamasari, Veryliana
International Journal of Elementary Education Vol 3 No 3 (2019): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v3i3.19414

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya nilai kognitif siswa pada pembelajaran Tema 6 Subtema 1 tentang cita-citaku, aku dan cita-citaku, hal tesebut di buktikan dengan kurang efektifnya pembelajaran sebelumnya oleh peserta didik. Hasil Pretest menunjukkan bahwa presentase klasikal pretest 70% sedangkan pada presentase klasikal posttest 100%. Serta berdasarkan hasil uji t diketahui thitung lebih dari ttabel  8,063>1,753. Kesimpulan bahwa Penerapan model Make A Match Berbantu Media Panteru Terhadap Hasil Belajar Kognitif Pada Pembelajaran Tema 6 Subtema 1 Kelas IV SDN Pujut 01 Batang. Hasil rata-rata nilai Pretest menunjukkan bahwa dari 16 peserta didik hanya 5 peserta didik yang dinyatakan lulus KKM diatas 70, dan 11 peserta didik dinyatakan tidak lulus KKM di bawah 70. Setelh diberikan perlakuan peserta didik mendapat nilai di atas KKM 70, dan dari hasil posttest dari 16 peserta didik ada 14 peserta didik yang dinyatakan lulus KKM yang mendapatkan nilai tuntas diatas KKM 70. Dan dari pengujian ketuntasan belajar klasikal hasil belajar peserta didik secara keseluruhan mencapai presentase belajar klasikal lebih dari 70% yaitu 88%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan saran yang dapat disampaikan adalah agar Model Make A Match berbantu media Panteru dapat digunakan sebagai satu alternatif guru dalam mengajar.Kata Kunci: Model Make A Match , media Panteru, dan hasil belajar kognitif. 
UPAYA KPU KOTA SEMARANG DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILIHAN WALIKOTA SEMARANG DI MASA PANDEMI PANDEMI COVID-19 Muchamad Priyo Utomo; Sri Suneki
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 1 No. 1 (2022): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v1i1.304

Abstract

Terlaksananya pemilihan Walikota Kota Semarang di masa pandemic Covid-19 merupakan hal yang baru bagi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kota Semarang sejak pertama kali diselenggarakan secara langsung pada tahun 2005. Maka dengan adanya pandemic Covid-19 perlu adanya pemberian pengertian kepada masyarakat untuk tetap menggunakan hak pilihnya walaupun dihadapkan dengan krisis Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang upaya KPU Kota Semarang dalam meningkatkan partisipasi politik pada pemilihan Walikota Semarang 2020 di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini dapat dijelaskan bahwa KPU Kota Semarang mengupayakan beberapa hal untuk mengedukasi masyarakat agar tetap memilih di masa pandemic ini, yaitu dengan memfokuskan pada kegiatan sosialisasi, sosialisasi yang dilaksanakan dengan berpedoman bahwa setiap kegiatan haruslah menghindari kontak fisik dengan masyarakat dan mengindari adanya kerumunan. KPU Kota Semarang menginiasi dengan kegiatan sosialisasi berbasis digital seperti mengencarkan kegiatan lewat postingan di media social milik KPU. Untuk menarik peran aktif masyarakat, KPU Kota Semarang juga menyelenggarakan program seperti virtual bike, wayang kulit virtual serta konser music virtual. Kegiatan sosialisasi KPU dapat dikatakan berhasil karena jumlah pemilih pada pemilihan Walikota 2020 mencapai angka 68.30% lebih tinggi dari tahun tahun sebelumnya walaupun dihadapkan pada pandemic Covid-19
APLIKASI WORDWALL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR: ANALISIS PEMBELAJARAN PANCASILA DI LAB SCHOOL UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Azziyah, Azimatun Nor; Suneki, Sri; maryanto, Maryanto
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): JULI 2024
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v13i2.18936

Abstract

This research is motivated by the finding that teachers are less than optimal in managing learning which contains minimum standards regarding the learning process that must be carried out. This is evidenced by a differentiated learning process, which is learning as recommended in the Merdeka Curriculum which is regulated in policy Number 56 / M / 2022 concerning Guidelines for Curriculum Implementation in the Context of Learning Recovery. The purpose of this study was to determine the implementation of the Merdeka Curriculum in terms of process standards in learning Pancasila Education class VII SMP Negeri 10 Semarang. This research uses qualitative descriptive research methods. The results showed that the implementation of the Merdeka Curriculum in terms of process standards in learning Pancasila Education class VII SMP Negeri 10 Semarang, namely in lesson planning, the teacher compiles teaching modules that fulfill the components available in the learning and assessment guidebook published by the standards, curriculum, and educational assessment agency of the ministry of education, culture, research, and technology. The teacher's learning implementation predominantly uses the problem-based learning method compared to the differentiated learning method which is a recommended learning method in the independent curriculum. Meanwhile, learning assessment is that teachers use class assessments which include formative and summative assessments. Formative assessment is carried out during the End of Semester Assessment (PAS) and summative assessment is carried out when learning in the classroom is carried out.
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP BELA NEGARA SISWA DI SMP NEGERI 14 SEMARANG Sumiati, Sumiati; Suneki, Sri; Maryanto, Maryanto
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): JULI 2024
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v13i2.17601

Abstract

The background of this research is the lack of students’ national defense attitude at SMP Negeri 14 Semarang, this show that there are still students who have not participated in the ceremony solemnly, a small number of students throw rubbish carelessly, do not wear complete attributes, and pay less attention to the teacher when teaching. This purpose of this research is to describe the role of Pancasila Education subject teachers in fostering students’ national defense attitudes at state Junior High School 14 Semarang. The research method used is a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were obtained through interviews, observation and documentation. Test the validity of the data in this research using triangulation of data sources. The data analysis techniques in this research are data collection, drawing conclusions and data validation. The research results show that : 1) the implementation of a national defense attitude in learning is carried out through preliminary activities, core activities and closing activities. 2) efforts to foster an attitude of defending the country through learning are carried out through habituation activities, role models and contextual examples. 3) efforts to foster an attitude of defending the country through extracurricular activities are carried out through flag ceremonies, material provision, motivation and example. 4) efforts to foster an attitude of defending the country through habituation activities can be carried out through exemplary and habituation activities.
Rekonstruksi Penguatan Ideologi Pancasila pada Ranah Penyelenggaraan Negara (Perspektif Politik) Suneki, Sri; Haryono, Haryono
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v13i1.1911

Abstract

Membangun konsep jati diri ke Indonesiaan yang berkeadaban dan menjunjung tinggi pluralisme menjadi tujuan bersama yang akan di aktualisasikan. Terpaan gelombang globalisasi dan neoliberalisme memberi dampak positif dan negatif yang mengharuskan bangsa ini mencermati dan mampu melacak lapisan kultural di setiap zaman, k­­­­arena disetiap lapisan akan ditemukan karakteristik logis yang mampu menafsir dan menjelaskan fenomena di masyarakat. Good will penyelenggara negara sebagai kelas elit memiliki peran strategis dalam membangun komitmen eksistensi ideologi Pancasila melalui regulasi yang adaptif. Fenomena konflik horizontal dan vertikal di masyarakat harus di maknai sebagai realitas dampak dari perbedaan pandangan konstruksi budaya. Berdasarkan kondisi tersebut dilihat dari persepektif politik ideologi Pancasila menjadi fondamen dan sistem nilai etik yang diyakini sebagai sumber norma moral dan norma hukum dalam menjalankan kekuasaan Negaraa serta mampu mengurai dan menyelesaikan konflik. Reformasi adalah keniscayaan sehingga ada keharusan bagi penyelenggara negara dan masyarakat untuk membumikan ideologi Pancasila sebagai urat nadi bangsa dalam mempertahankan integrasi nasional. Bermuara pada visi bangsa Indonesia, diperlukan konstruksi regulasi model penguatan ideologi Pancasila yang berdasar pada nilai kearifan, gerakan dialogis yang sistematis serta partisipatoris semua elemen bangsa
PROGRAM ANTISIPASI PERILAKU BULLYING DI KALANGAN PELAJAR SMK Suneki, Sri; Yunus, Mahmud; Haryono, Haryono
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2430

Abstract

Perundungan merupakan masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif bagi korban, pelaku, dan lingkungan sekitar. Korban perundungan dapat mengalami gangguan fisik, psikologis, sosial, dan akademik. Pelaku perundungan dapat menjadi pribadi yang agresif, antisosial, dan berisiko terlibat dalam tindak kriminal. Lingkungan sekolah dapat menjadi tidak kondusif, tidak aman, dan tidak nyaman bagi semua pihak. Tujuan kegiatan ini yaitu mengantisipasi perilaku bullying dikalangan pelajar SMK Pelita Nusantara 2 Kota Semarang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program yaitu Sosialisasi dan pendampingan Literasi Perilaku Bullying, Sosialisasi dan pendampingan pemahaman Konsekuensi hukum Perilaku Bullying dan Pelatihan dan pendampingan Program pencegahan Perilaku Bullying. Hasil program pengabdian masyarakat tentang pencegahan perilaku bullying di SMK Pelita Nusantara 2 Semarang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran siswa. Sosialisasi dan pendampingan literasi bullying diikuti oleh 90 siswa dan guru, meningkatkan pemahaman dari 60% menjadi 90%. Sosialisasi konsekuensi hukum perilaku bullying meningkatkan kesadaran hukum siswa dari 52% menjadi 90%. Pelatihan pencegahan bullying, yang menekankan strategi intervensi, kebijakan sekolah, dan dukungan psikologis, meningkatkan efektivitas implementasi dari 65% menjadi 80%. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan langkah pencegahan bullying di sekolah. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan yaitu sekolah dapat membuat program untuk mengantisipasi perilaku bullying dikalangan pelajar SMK Pelita Nusantara 2 Kota Semarang.
PENGEMBANGAN NILAI KEBINEKAAN GLOBAL MELALUI PENERAPAN LITERASI BUDAYA DI SMP NEGERI 14 SEMARANG Hikmah, Iklimatul; Sutono, Agus; Suneki, Sri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i2.23729

Abstract

This study was motivated by the finding that some students do not understand the value of global diversity and the suboptimal application of cultural literacy in schools. Thus, it is necessary to develop global diversity values through cultural literacy. The purpose of this study was to determine the development of global diversity values through the application of cultural literacy at SMP Negeri 14 Semarang. This study used a descriptive qualitative research method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The subjects of the study included the curriculum vice principal, PPKn teachers, the P5 facilitator team, and six students. The results of this study indicate that the development of global diversity values is carried out through several strategies, including the integration of diversity values into learning, Pancasila Student Profile (P5) project activities, and habituation programs such as cultural and art literacy. This study concludes that the application of cultural literacy can be a strategic means of fostering global diversity values in schools. This has a positive impact on students' understanding, attitudes, and social skills in appreciating diversity and strengthening national identity.
Co-Authors Afita Sari, Dwy Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agus Sutono Ahmad Rizqul Baqi Ainaya Hanum Lutfia Alfiyah, Siska Nur AMAR SETIADI, AMAR Aminuyati Anggaeningati, Melisa Selly Anindya, Erlen Intan Arin Herawati Aulia, Nahdiana Rizqi Ayuning Tias, Devika Azziyah, Azimatun Nor Berliana Putri, Sabila Choirul Huda Deny Susilowati Dewi Ayu Wulandari Dewi Retno Iswarii Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Dwi Destriani Dwi Prasetiyo Hadi Dwy Afita Sari El Frisa Yunita Anindya Elis Dwi Purbiyanti Eliyani Nur Khofifah Elma Restyana Elma Emi Yulifa Endang Larasati Endang Wuryandini Erlina Bela Ayu Diana Erlina Farhan Zulhilmi Farhan Zulhilmi Fatinatuz Zahro Fazal Muna Febriana, Tantri Fika Erlina Nofitasari Fiky Herdianto Fitriyah Fitriyah Futura, Zakki Hajir, Said Moch Haryono Haryono Haryono Haryono Haryono, Setyo Henry Januar Hikmah, Iklimatul Husni Wakhyudin Ida Dwijayanti Indi Depi Trisnowati Intan Cahaya Kurniyawati Intan Indiati Istiqomah, Lina Nuril Jannatul Firdaussyiyah Joko Siswanto Joko Sulianto . . Joko Suliyanto Juwita Abadiyah, Nurul Karyanti Karyanti Karyanti Karyanti, Karyanti Kikit Anggreany Novitasari Lestari, Alberta Budi Lilik Poncowati Mahmud Yunus Mahmud Yunus Mardarena, Claudia Apriliana Maryanto - Maryanto Maryanto Maryanto Maryanto Maryati Maryati Maslinda Mastroianni, Chiara Prima Maysiska Ruci Meda Muhammad Anggulian Melintika, Putri Mira Azizah Moch Hajir, Said Muchamad Priyo Utomo Mudzanatun Mudzanatun Muhammad Prayito Muhammad Prayito Mulyadi Mulyadi Mulyana, Ernika Sri Ngurah Ayu Nyoman Murniati Ninik Sijamtini Ninik Sijamtini Nofia, Chotimatul Noor Amalia Nurwijayanti Prasetiawati, Catur Prayitno, Muhammad PS, Supriono Puput Tri Hartanti, Puput Tri Purwanti, Yuli Purwosapuro, Supriyono Rahmat Sudrajat, Rahmat Ratna Puspitasari, Ratna Rima Rizkianida Ririn Ambarini Riski Anggita Rizky Wulandari Rochajati, Siti Saputro, Supriyono Purwo Sari Setyorini, Diyah Setyowati, Eko Siti Helmyati Sofi’atun, Sofi’atun Sukamto Sumiati Sumiati Supriyono Purwosaputro Supriyono Supriyono Susilo Adi Saputro Suwarno Widodo Titik Haryati Titik Haryati Tri Antika Indah Listiana Tri Wahyu Praharjo Trisnowati, Indi Depi Ulya Aflahah Veryliana Purnamasari Veryliana Purnamasari, Veryliana WIDIATMOKO, KUKUH AJI Widya Kusumaningsih Wiratama, Rizki Yeyen Nurtanto Yunita Anindya, El Frisa Yunita, Evi Isna Yuwanto Yuwanto