Claim Missing Document
Check
Articles

Kekerasan Seksual dalam Naskah Sabhaparwa Merapi-Merbabu: Analisis Wacana Kritis terhadap Narasi Patriarkal Pradipta, Galang Adhi; Suparta, I Made
Manuskripta Vol 15 No 1 (2025): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33656/manuskripta.v15i1.131

Abstract

Sexual violence is a persistent historical issue recorded in the Sabhaparwa manuscript (31 L 92) from the Merapi-Merbabu scriptorium. Using Fairclough’s critical discourse analysis, Foucault’s power relations, and Butler’s gender performativity, this study investigates Draupadi’s violation as a critique of state law (Rajadharma). Micro-analysis reveals a tiered construction of violence exposing the perpetrators' "fragile masculinity." Meso-analysis highlights a functional shift where the scriptorium reinterprets trauma as motivation for ascetic practice. Macro-analysis uncovers Dharmasunya (a legal void), where institutional failure is met with the supremacy of mandala morality. The study concludes that Sabhaparwa serves as a radical counter-discourse, asserting that state legitimacy collapses when it fails to protect women’s dignity. Ultimately, the text positions spiritual integrity as the final bastion of humanity against systemic political and patriarchal failure. === Kekerasan seksual merupakan isu persisten yang terekam dalam naskah kuno Sabhaparwa koleksi Merapi-Merbabu (31 L 92). Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis wacana kritis Fairclough, teori relasi kuasa Foucault, dan performativitas gender Butler untuk membedah narasi pelecehan Dropadi. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa teks tersebut mengkritik kegagalan hukum negara (Rajadharma), bukan menormalisasi patriarki. Secara mikro, analisis mengungkap konstruksi kekerasan yang justru menelanjangi "maskulinitas rapuh" para pelaku. Secara meso, terjadi pergeseran fungsi teks menjadi materi didaktis-asketis, di mana trauma diolah menjadi motivasi spiritual. Pada level makro, teks merepresentasikan kondisi Dharmasunya (kekosongan hukum) yang dijawab dengan supremasi moralitas mandala. Studi ini menyimpulkan bahwa Sabhaparwa adalah wacana tandingan radikal; legitimasi kekuasaan dianggap runtuh saat gagal melindungi martabat perempuan, menjadikan integritas spiritual sebagai benteng terakhir kemanusiaan dalam menghadapi kegagalan sistemik.
PENGARUH BELANJA OPERASIONAL DAN BELANJA MODAL TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA KEDIRI Wirastiti, Melinda; Suparta, I Made
ECONOMOS Vol 6 No 01 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i01.2626

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh belanja operasional dan belanja modal terhadap distribusi pendapatan di Kota Kediri selama periode 2020–2024. Distribusi pendapatan diukur menggunakan rasio Gini sebagai indikator ketidaksetaraan, sedangkan belanja operasional dan belanja modal mewakili kebijakan fiskal daerah dalam anggaran daerah (APBD). Studi ini mengadopsi metodologi kuantitatif dan menerapkan teknik regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Neraca Keuangan Kementerian Keuangan, BPPAKD Kota Kediri, dan Satu Data Kota Kediri. Hasil estimasi menunjukkan bahwa belanja operasional dan belanja modal, baik secara gabungan maupun individual, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap distribusi pendapatan. Belanja operasional ditandai dengan kapasitas redistribusi yang terbatas, sedangkan belanja modal menunjukkan koefisien positif, yang menyiratkan bahwa peningkatan investasi publik dan belanja infrastruktur belum menghasilkan distribusi pendapatan yang lebih merata, khususnya untuk segmen berpendapatan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa fungsi redistributif anggaran daerah Kota Kediri masih lemah dan menyoroti perlunya mengarahkan kembali pengeluaran publik ke arah intervensi fiskal yang lebih inklusif dan pro-rakyat miskin.
PENGARUH BELANJA DAERAH TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN SIDOARJO Safira, Tina; Suparta, I Made
ECONOMOS Vol 6 No 01 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i01.2643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengeluaran pemerintah daerah, khususnya pengeluaran operasional dan belanja modal, mempengaruhi Produk Domestik Bruto Daerah (PDB) Kabupaten Sidoarjo. Pengeluaran pemerintah berfungsi sebagai alat kebijakan fiskal penting yang berkontribusi pada ekspansi ekonomi daerah dengan mendorong peningkatan permintaan dan meningkatkan kapasitas produktif. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan menggunakan data deret waktu yang mencakup periode 2010–2024, yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Neraca Keuangan (DJPK), dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo. Data diolah melalui analisis regresi linier berganda secara terpisah untuk menilai dampak individual dan gabungan dari variabel penjelas terhadap PDB. Pengeluaran operasional memainkan peran penting dalam mendukung penyediaan layanan publik dan menjaga stabilitas ekonomi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen fiskal daerah perlu ditingkatkan dengan memprioritaskan pengeluaran yang lebih produktif untuk meningkatkan kinerja ekonomi dan meningkatkan PDB di Kabupaten Sidoarjo.
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN JUMLAH KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI KOTA MADIUN Kinanti, Ayunda Febri; Suparta, I Made
ECONOMOS Vol 6 No 01 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i01.2645

Abstract

Studi ini meneliti dampak Pajak Daerah dan Jumlah Kendaraan Bermotor terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Madiun, yang diukur dengan belanja modal infrastruktur selama periode 2010–2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan lembaga pemerintah daerah terkait dianalisis melalui regresi linier berganda. Uji asumsi klasik mengkonfirmasi bahwa model memenuhi persyaratan statistik, termasuk normalitas, tidak adanya multikolinearitas, dan tidak adanya autokorelasi, seperti yang ditunjukkan oleh nilai Durbin–Watson sebesar 1,612. Hasil menunjukkan bahwa Pajak Daerah dan Jumlah Kendaraan Bermotor memiliki pengaruh positif tetapi secara statistik tidak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur, baik secara simultan maupun parsial. Adjusted R² sebesar 0,149 menunjukkan bahwa model menjelaskan 14,9% variasi dalam pembangunan infrastruktur, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa Pajak Daerah dan pertumbuhan kendaraan bermotor bukanlah penentu dominan belanja modal infrastruktur, yang menyoroti perlunya pemerintah daerah untuk mempertimbangkan variabel tambahan dalam perencanaan fiskal dan penganggaran infrastruktur.
Co-Authors Abdul Rauf Agnesius, Agnesius anshori, zulkifli Ari, Ari Benny Benny Berata, I Made Cahyaningrum, Arfenita Casvarina, Citra Dian Christian Sitohang, Arga Costa, Juvenal Da Dinda, Bahiira Albasitha Permata Elmawati, Fitri Gunardi, Effendy I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja I Gusti Ngurah Ardana I Kadek, Karang Arinatha I Ketut Muka I Komang Sudirga I Made Radiawan I Nyoman, suardina I Wayan Adnyana I Wayan Arya, I Wayan I Wayan Mudra, I Wayan Iwan Setiawan Joko Priyono K, Putri Lailatul Khairunnisah, Noni Antika Kinanti, Ayunda Febri Kun Ismawati Kurnadi, Kurnadi Kurniawan, Septian Risky Liantono, Aris Maharany, Salsabila Mahardhika Harilinawan Mahendra, I Putu Agus Mamlahatun Buduroh Marcellina, Lola Via Mauliza, Reza Akbar Mawa, I Wayan Melianto, Donny Meyrsa Rosanti, Shenia Munawar Holil Nasution, Yohan Nawangningrum, Dina Ni Luh Nanik Puspadi Ni Nyoman Karmini Ni Putu Parmini Noviyanti, Fitri Nur Hidayatillah Olivianti, Risca Permadi, Angga Dwi Pradipta, Galang Adhi Pranoto, Felix Chandra Pratama, Rangga Adi Putri, Pradita Andina Kurnia Remawa, Anak Agung Gede Rai Rifdatul Hanifah Riska Intan Pramitaningtyas Safira, Tina Sang Ayu Made Putri Suryani, Sang Ayu Made Putri Setyani , Turita Indah Sumantra, I Made Suparta, Achmad Reza Suparta, AlvineWijaya Un Suparta, Virgi Ainun Iqba Susila, I Nyoman Adi Taufiq Hidayat Turita Indah Setyani Tyas, Hesti Ning W, Amalia Devi Widodo, Supriyanto Wijayanto, Muhammad Heno Wirastiti, Melinda Yogi Kertayasa, I kadek Yudhistira, Naufal Anggito Zahroh, Maidatus