Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mata Pelajaran Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Siswa Heryani Heryani; St. Aisyah; Hamidah Suryani
HomeEC Vol 18, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v18i1.45651

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Tingkat Pengetahuan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan; 2) Pengaruh Tingkat Keterampilan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan; 3) Pengaruh tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan. Populasi dan sampel penelitian semua siswa kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Pinrang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data deskriptif dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan mata pelajaran busana industri terhadap kesiapan praktik kerja lapangan siswa di SMK Negeri 1 Pinrang dilihat dari nilai Thitung (2,543) > Ttabel (2,039); 2) Terdapat pengaruh tingkat keterampilan mata pelajaran busana industri terhadap kesiapan praktik kerja lapangan di SMK Negeri 1 Pinrang dilihat dari nilai Thitung (6,824) > Ttabel (2,039); 3) Tingkat pengetahuan dan keterampilan secara bersama-sama mempengaruhi terhadap kesiapan praktik kerja lapangan siswa kelas XI Tata Busana ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar (319,698) > Ftabel sebesar (3,30). Hasil R Square adalah 0,954 atau sama dengan 95,4% artinya variabel X1 dan variabel X2 secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Y. Sedangkan sisanya 4,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan ini atau variabel yang tidak diteliti.Kata kunci - Tingkat Pengetahuan, Tingkat Keterampilan, Busana industri, Kesiapan PKL
Relevansi Kompetensi Lulusan D3 Tata Busana dengan Kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) Hamidah Suryani; A Nur Maidah; Irmayanti Irmayanti
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.001 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kompetensi lulusan D3 Tata Busana FT UNM yang dibutuhkan oleh dunia industri, menguraikan relevansi bidang kerja lulusan dengan latar belakang pendidikannya, dan memetakan relevansi kompetensi D3 Tata Busana di dunia kerja dengan kompetensi D3 Tata Busana di FT UNM. Jenis penelitian adalah penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah lulusan Program Studi D3 Tata Busana FT UNM pada wisuda tahap I dan tahap II tahun 2013 -2016 dengan jumlah 30 responden dan stakeholder ditempat lulusan bekerja kemudian dilakukan teknik sampling dengan jenis random Sampling sehingga berjumlah 15 rang. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri membutuhkan kompetensi lulusan baik secara teknis maupun nonteknis. Kompetensi teknis terkait dengan technical skills, dan kompetensi non teknis terkait dengan employability skills. Secara umum, relevansi kompetensi di dunia kerja dengan kompetensi lulusan yang merupakan hasil dari perguruan tinggi pada aspek technical skills termasuk kategori cukup relevan sebesar 73,68%, namun masih terdapat 26,32% yang tidak relevan lagi. Employability skills sebagian lulusan telah mencapai tingkat ahli, hanya saja mereka lebih banyak mendapatkan hal tersebut bukan melalui pembelajaran dikampus melainkan setelah mereka bekerja. Kata Kunci: Relevansi, Kompetensi, IDUKA
Pengembangan Modul Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Pelengkap Busana Asiani Abu; Hamidah Suryani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.484 KB)

Abstract

This study aims (1). To find out the development of project-based learning modules in valid fashion complementary courses (2) To find out students' responses to the project-based learning modules in fashion complementary courses This research uses the Research and Development (R&D) method that develops and produces a product with the ADDIE development model. This research was conducted at the Department of Family Welfare Education, Faculty of Engineering, Makassar State University. The subject of the trial was 30 students of the Concentration of Family Welfare Education in the even semester of the 2018 academic year. Valid data and learning modules were obtained through the assessment of the module book. Student response data obtained from student response questionnaire, the results showed that: 1) The results of the validation rating of the project-based learning module in fashion complementary courses reached a mean of 3.3 or valid categories, 2) the results of the student response rating of the project-based learning module in the subject fashion complements reach 91% or get a positive response, so the learning modules developed are suitable for use in the lecture process at the Department of Family Welfare Education, State University of Makassar
Dimensi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Fasilitas dan Layanan Akademik Jurusan PKK FT UNM St. Aisyah; Kurniati Kurniati; Hamidah Suryani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.702 KB)

Abstract

Abstrak. Monitoring atau evaluasi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan yang diberikan oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pengelola serta kepuasan sarana dan prasaran yang mendukung roses pembelajaran bertujuan untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan sistem mutu pada tingkat Prodi dan Jurusan PKK FT UNM. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang akan memberikan gambaran tentang kepuasan mahasiswa terhadap layanan dan pelaksanaan proses pendidikan di jurusan PKK FT UNM. Jumlah mahasisswa yang menjadi popolasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PKK S1, D3 dan D4 tahun akademik 2020 yaitu sebesar 594 mahasiswa dengan sampel sebesar 20% yaitu 119 mahasiswa. Data yang diperoleh di analisis secara deskriptif persentase dan disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukkan dimensi tingkat kepuasan mahasiswa yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty, Tangibles yang digunakan untuk mengukur kualitas fasilitas dan layanan akademik berada dalam kategori baik artinya bahwa sebagian besar pengguna atau mahasiswa memberikan respon baik terhadap kualitas fasilitas dan layanan akademik pada Jurusan PKK FT UNM.Kata Kunci: Dimensi Tingkat Kepuasan, Fasilitas, Layanan Akademik
Pengembangan media pembelajaran berbasis komputer pada Mata Kuliah Aplikasi Komputer Terapan Tata Busana Hamidah Suryani; Irmayanti Irmayanti
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to develop a computer-based learning media for fashion study program in Applied Computer course, investigate the development stages, as well as knowing the feasibility and acceptance level of the developed learning media. This research and development study adopted ADDIE model and modified it into five stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The result of this study shows that the process of developing computer-based learning media follows the ADDIE model: (a) analyze the curriculum, materials, students, homework, and learning objectives; (b) design the module, learning media, lesson plan, and validation instruments for media, materials and try-out; (c) develop the blueprint and supporting documents; (d) implement and evaluated the developed learning media by experts in learning media and materials, through small group evaluation and field tests. The result of the first evaluation then used to revise the computer-based learning media; (e) in evaluation stage the researchers did not up to this stage to shorten the research cycle. Based on the evaluation by the experts, the developed learning media is feasible and appropriate as the supplementary media for Applied Computer for Fashion Study course in Home Economics Department Faculty of Engineering, Universitas Negeri Makassar
The Ability of Vocational High School Teachers to Developing HOTS Question Anas Arfandi; Hamidah Suryani; Nurhaedah Nurhaedah; Panennungi Panennungi; Onesimus Sampebua
International Journal of Environment, Engineering and Education Vol 3 No 3 (2021)
Publisher : Three E Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55151/ijeedu.v3i3.66

Abstract

The purposes of this study are to 1) describe the form of the question made by vocational school teachers, 2) elaborate the teacher's method in preparing questions to evaluate the learning outcomes, 3) explain the teacher's comprehension in preparing questions that measure high order thinking skills, and 4) analyze the teacher's skills in preparing questions that measure high order thinking skills. The research is descriptive and correlational. The population and sample of this research are productive vocational high school teachers who teach at the Technical of Construction and Property expertise program in the province of South Sulawesi. Data collection was carried out in March – June 2021. Determination of the samples used the Slovin formula with an error rate of 0.05. The sample used is 59 respondents. Analysis of research data using descriptive statistics and cross-tabulation. The results of the study show that 1) the form of questions combines an objective test and a subjective test. 2) the preparation of examination questions is preceded by making a question grid, then dividing the categories of questions based on their cognitive level. 3) Dominant teachers have understood the preparation of questions that measure high-level thinking skills, however, almost 40% of teachers still need further strengthening. 4) Dominant teachers have been skilled in preparing HOTS questions, however, there are still 20% of teachers who still need assistance in preparing High-Order Thinking Skills (HOTS) questions. 5) Teachers with 11-20 years of service are more dominantly skilled at preparing HOTS questions.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Kompetensi Keahlian Desain dan Produksi Busana di SMKN 8 Makassar Hamidah Suryani; A. Nur Maida
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out: 1) the implementation of the independent curriculum on the competence of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar, 2) the constraints of implementing the independent curriculum on the competency of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar, and 3) efforts to overcome these obstacles in the implementation of the independent curriculum on the competence of clothing design and production skills at SMKN 8 Makassar. The type of research used is qualitative research, the source of data is from the principal, vice principal, teacher of Fashion at SMKN 8 Makassar. Data collection techniques with document review, participatory observation and in-depth interviews. Data analysis techniques using interactive analysis by Miles and Huberman include data reduction, data display and conclusion. The results of this study indicate 1) The implementation of the independent learning curriculum in the competence of design expertise and clothing production at SMKN 8 Makassar has been applied to class XI and XII by carrying out seven stages of learning, namely: analyzing Learning Outcomes (CP) to develop learning objectives and learning objectives flow, Planning and implementing diagnostic assessments, Developing teaching modules, Adapting learning to the stages of achievement and characteristics of students, Planning, implementing, and processing formative and summative assessments, Reporting on learning progress and Evaluation of learning and assessment, 2) constraints of independent curriculum implementation on competency skills design and production of clothing at SMKN 8 Makassar on the competence of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar namely teachers do not understand the substance of the Merdeka Curriculum, teachers still have difficulties in making CP (learning achievements), compiling TP (learning objectives from CP (learning achievements) which there are, difficulties in developing teaching modules, teachers do not understand the assessment standards on the independent curriculum, limited references, and time management, 3) efforts to overcome obstacles to the implementation of the independent curriculum, namely training in making teaching modules, teachers actively doing digital literacy, exploring references, dividing study hours for each element according to the difficulty level of the material
Efektivitas Penggunaan Modul Mendesain Busana Menggunakan Aplikasi Ibis Paint X Berbasis Project Based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Mendesain Busana Suryani, Hamidah; Nurhijrah, Nurhijrah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan  penggunaan modul mendesain busana menggunakan Aplikasi Ibis Paint X berbasis Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas mendesain busana. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan One Group Pretesttt-Posttest Design. Objek penelitian adalah 30 mahasiswa yang menempuh matakuliah Aplikasi Komputer Terapan.  Uji yang dilakukan adalah n-gain, uji normalitas, uji homogenitas serta uji T-test (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan penggunaan modul perhitungan n-gain adalah 0,71 dikategorikan tinggi. Uji normalitas dengan Kolmogorov-Sminorv menunjukkan signifikan 0,200 (pretesttt), 0,092 (posttest), 0,200 (gain), dan 0,200 (n-gain) yang menunjukkan signifikansi > 0,05 (berdistribusi normal). Uji homogenitas dengan Lavene test menunjukkan signifikansi rata-rata 0,98 > 0,05 (homogen). Rata-rata nilai mahasiswa sebelum dan sesudah penggunaan modul naik dari 71,13 menjadi 90,13 dengan uji Paired Sample T-Test diperoleh tingkat signifikansi 0,00,< 0,05 (efektif). Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa pemberian modul modul mendesain busana menggunakan Aplikasi Ibis Paint X berbasis Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas mendesain busana dengan kategori “tinggi”  Kata Kunci: Modul, Desain Busana, Aplikasi Ibis Paint X, Project Base Learning, Kreativitas
Teknik Origami Pada Blus Wanita Menggunakan Sentuhan Kain Tenun Masalili Kabupaten Muna Andini, Chery; suryani, hamidah; Kurniati, Kurniati
HomeEC Vol 19, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v19i1.61134

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa yang bertujuan untuk mengetahui, 1) desain blus wanita menggunakan  penerapan teknik origami dengan sentuhan kain tenun Masalili Kabupaten Muna, (2) proses pembuatan pola origami pada kain tenun Masalili Kabupaten Muna,(3) proses pembuatan blus wanita menggunakan teknik origami dengan sentuhan  kain tenun Masalili Kabupaten Muna, (4) pendapat penelis terhadap Penerapan teknik  origami pada busana blus wanita dengan sentuhan  kain tenun Masalili Kabupaten Muna. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, Fokus Grup Discussion (FGD), dokumentasi dan angket dari 20 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus skala likert. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Desain blus wanita dengan siluet H,  menggunakan kerah sanghai, lengan licin dengan kombinasi kain tenun Masalili dan penerapan teknik origami, menggunakan kancing dibagian depan dengan kombinasi kain tenun Masalili serta penerapan teknik origami bagian depan dan belakang. (2) Proses penerapan teknik origami dimulai dari pembuatan pecah pola dengan cara membuat rekayasa pola lipatan kemudian menggunting lipatan, menambahkan kertas pada guntingan lipatan sehingga pola melebar, kemudian kertas tambahan dilipat kembali sehingga pola menjadi seperti pola awal dengan berbentuk lipatan origami. (3) Proses pembuatan blus wanita yaitu, mendesain busana, mengambil ukuran, membuat pola, membuat pola origami, meletakan pola pada bahan dan menggunting bahan, membuat lipatan teknik origami pada kain, menyambung potongan-potongan kain katun dan kain yang telah dibentuk origami, menjahit bahu dan sisi, menjahit manset lengan, menyatukan lengan dan badan busana, menjahit kerah, membuat lubang kancing pada tengah muka, memasang kancing, terakhir finishing. (4) Penilaian panelis terhadap penerapan teknik  origami pada blus wanita dengan sentuhan  kain tenun masalili Kabupaten Muna secara keseluruhan rata-rata skor yang diperoleh menunjukkan persentase 86,87% dengan kriteria sangat baik pada penilaian desain, bahan, warna, teknik origami dan hasil jadi busana. Dapat disimpulkan bahwa hasil jadi blus wanita menggunakan  penerapan teknik origami dengan sentuhan kain tenun Masalili Kabupaten Muna dinyatakan sangat baik dan kain tenun Masalili layak diproduksi untuk busana berbagai kesempatan.  Kata kunci -  teknik origami, blus, kain tenun Masalili, Kabupaten Muna
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Plastik untuk Pembuatan Aksesoris Pada Remaja Putri di Desa Kaca Suryani, Hamidah; Irmayanti, Irmayanti; Suryana, Syarifah; Nurhijrah, Nurhijrah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pemanfaatan limbah botol plastik untuk pembuatan aksesoris pada remaja putri di Desa Kaca Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengedukasi remaja putri tentang pengetahuan dan sikap untuk mengurangi pemakaian botol plastik antara lain dengan konsep 3R. Remaja putri sebagai generasi muda dapat berperan aktif dalam memecahkan permasalahan masyarakat termasuk dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Pelatihan ini membekali para remaja putri sejak dini tentang pengetahuan dan sikap serta keterampilan dalam mengelolah limbah botol plastik menjadi produk fashion dalam bentuk aksesoris. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktikum. Hasil yang dicapai adalah : (1) mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat aksesoris berupa kalung, anting-anting dan gelang dari limbah botol plastik dengan teknik pemanasan, (2) mitra mampu mengisi waktu luang yang dimiliki dengan keterampilan membuat aksesoris berupa kalung, anting-anting dan gelang dari limbah botol plastik dengan teknik pemanasan, (3) mitra sudah memiliki pengetahuan tentang cara membuat membuat aksesoris berupa kalung, anting-anting dan gelang dari limbah botol plastik dengan teknik pemanasa dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga, (4) Hasil akhir dari karya mitra dapat dikategorikan cukup rapi meskipun masih diperlukan latihan membuat berbagai kreasi aksesoris yang lebih menarik.