Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keterampilan Etiket Sosial melalui Pelatihan Berbusana dan Sikap Duduk Formal untuk Ibu-Ibu PKK Sinjai Nurhijrah; Hamidah Suryani; Syarifah Suryana; Besse Qur'ani; Israwati Hamsar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8394

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan etiket sosial, khususnya dalam hal tata cara berbusana dan sikap duduk formal, bagi Ibu-Ibu PKK di Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ibu-ibu PKK sebagai representasi perempuan dalam berbagai acara resmi yang membutuhkan penampilan yang sopan, percaya diri, dan sesuai norma sosial. Metode pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi etiket sosial, demonstrasi berbusana sesuai acara, teknik berjalan dan duduk, hingga simulasi kehadiran dalam acara formal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan dengan kenaikan skor dari pre-test ke post-test, serta umpan balik positif mengenai manfaat pelatihan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan pelatihan ini menambah rasa percaya diri mereka dalam tampil di ruang publik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam mendukung penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial yang beretika dan profesional. Kata Kunci: Etiket sosial, pelatihan berbusana, sikap duduk formal, ibu-ibu PKK, keterampilan sosial.
Pembuatan Tas dari Celana Jeans Bekas sebagai Upaya Pemberdayaan Remaja Putri Suryani, Hamidah; Nurhijrah, Nurhijrah; Suryana, Syarifah; Purnamasari, Fitry; Hamzar, Israwati
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Limbah tekstil, khususnya celana jeans bekas, merupakan salah satu masalah lingkungan yang mendesak karena sulit terurai secara alami. Di sisi lain, remaja putri di pedesaan memiliki potensi besar untuk diberdayakan melalui pelatihan keterampilan kreatif yang dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Arungkeke Pallantikang, Kabupaten Jeneponto, dengan tujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan tas dari celana jeans bekas bagi remaja putri. Metode yang digunakan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis menjahit dan desain, pendampingan produksi, serta pembekalan kewirausahaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan bahan bekas menjadi produk bernilai ekonomi. Remaja putri mampu menghasilkan tas kreatif dengan kualitas cukup baik dan berpotensi dipasarkan, sehingga dapat menambah pendapatan keluarga sekaligus mendukung pengurangan limbah tekstil. Program ini juga menumbuhkan sikap produktif, kreativitas, dan kepedulian lingkungan pada peserta. Dengan demikian, kegiatan PKM ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui praktik daur ulang dan pemberdayaan remaja putri. Kata kunci: Daur ulang, jeans bekas, tas, remaja putri, pemberdayaan
MODIFIKASI BUSANA PESTA DENGAN MENGGUNAKAN TENUN ULAP DOYO SUMBER IDE BURUNG SCARLET MACAW Agustina, Dewi; Suryani, Hamidah; Suryana, Syarifah
JPBD (Jurnal Penelitian Busana dan Desain) Vol. 3 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpbd.v3i1.34655

Abstract

Tujuan rancang bangun ini adalah untuk mengetahui pembuatan modifikasi lengan puff pada busana pesta dengan menggunakan tenun ulap doyo sumber ide burung scarlet macaw. Spesifikasi produk yang dirancang adalah 1) Desain busana modifikasi lengan Puff pada busana pesta dengan menggunakan tenun Ulap Doyo sumber ide burung Scarlet Macaw yang menggunakan siluet S. Terdiri dari 2 pieces yaitu blus dan rok; 2) Bahan yang digunakan adalah kain satin bridal, kain oganza, dan kain tenun Ulap Doyo; 3) Warna yang digunakan yaitu warna merah marun dan biru; Teknik penyelesaian menggunakan teknik busana butik. Tahapan dalam tugas akhir ini adalah 1) Desain sajian, desain produksi I dan II; 2) Memilih bahan yang akan digunakan; 3) Mengambil ukuran model yang akan digunakan; Hasil rancang bangun ini adalah modifikasi lengan Puff pada busana pesta dengan menggunakan tenun Ulap Doyo sumber ide burung Scarlet Macaw
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN BUSANA MENGGUNAKAN MOODBOARD Suryani, Hamidah; Hervianti
Pesona Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pesona.v5i2.69060

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research). Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media moodboard pada mata pelajaran desain dan produksi busana siswa kelas X busana 1 di SMKN 8 Makassar, dan (2) Mengetahui peningkatan keterampilan mendesain busana dengan memanfaatkan media moodboard pada Mata Pelajaran Desain dan Produksi Busana siswa kelas X Busana 1 di SMKN 8 Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Busana 1 SMKN 8 Makassar pada semester satu yang berjumlah 33 orang. Data penelitian diperoleh dengan teknik pre test dan post test pada ranah kognitif. Dan lembar unjuk kerja untuk mengukur ranah psikomotor. Teknik analasis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Gambaran pelaksanaan pembelajaran desain dan produksi busana di SMKN 8 Makassar menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) di mana pada tes awal rata-rata siswa masih tidak tahu apa yang dimaksud dengan moodboard. Pada siklus I hanya sebagian siswa yang mulai memperhatikan penjelasan guru, dan pada siklus II rata-rata siswa sudah mulai tertarik membuat moodboard. 2) Terdapat peningkatan signifikan penggunaan media moodboard pada proses pembelajaran desain dan produksi busana, hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I nilai aspek kognitif adalah 69 dengan ketuntasan hasil belajar 45%, pada siklus II meningkat menjadi rata-rata 81 dengan ketuntasan belajar 91%. Siklus I ranah psikomotor rata-rata siswa 72 dengan ketuntasan belajar 42% meningkat menjadi rata-rata 80 dengan ketuntasan belajar 88% pada siklus II. Hasil peningkatan rata-rata ranah kognitif dari siklus I ke siklus II sebanyak 12 dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 46%. Hasil peningkatan rata-rata ranah psikomotor dari siklus I ke siklus II sebanyak 8 dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 46%.   Kata Kunci: Keterampilan, Mendesain Busana, Moodboard     
Peran Pengetahuan terhadap Pembentukan Sikap Mahasiswa dalam Penerapan Prinsip Daur Ulang Sampah Suryani, Hamidah; Nurhijrah, Nurhijrah; Qur'Ani, Besse; Purnamasari, Fitry
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78780

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa serta menguji pengaruh pengetahuan terhadap sikap mahasiswa dalam menerapkan prinsip daur ulang sampah pada mata kuliah Kerajinan. Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi isu strategis. Perguruan tinggi sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab dalam membentuk kesadaran dan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 100 mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar, yang diambil secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert (1–5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji regresi sederhana menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa berada pada kategori sedang (50 %) dan tinggi (45 %), sedangkan 5 % tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai signifikansi 0,02 (< 0,05), koefisien regresi 0,112, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,053. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dengan kontribusi sebesar 5,3 %. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan konseptual dan aplikatif mengenai prinsip daur ulang berperan penting dalam membentuk sikap positif mahasiswa terhadap pengelolaan sampah, sehingga pendidikan lingkungan berbasis praktik perlu diintegrasikan dalam proses pembelajaran kerajinan. Kata Kunci: Daur Ulang, Mahasiswa, Pengetahuan, Sampah, Sikap
Pelatihan Branding Bagi Peserta Kursus Menjahit Yayasan Pendidikan Adhiputeri Makassar Hamidah Suryani; Nurhijrah; Ridwan, Wardimansyah; Fitry Purnamasari; Jusuf, Luthfiani
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v4i2.304

Abstract

Sewing courses organized by the Adhiputeri Education Foundation in Makassar have equipped 20 participants with technical skills, yet these skills are not fully supported by the ability to build a brand and promote products digitally. Limited understanding of branding concepts, visual identity, and the use of social media makes their products less competitive and mostly confined to local markets. This community service program aims to enhance participants’ knowledge and skills in designing brand identity and managing digital promotion. The method employed consists of participatory training and mentoring through interactive lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice in creating logos and promotional materials using Canva, followed by simulated use of social media platforms. The results indicate improved understanding of branding, the ability to design logos and digital promotional materials, and increased confidence in marketing products through online platforms. Overall, the program contributes to strengthening economic independence based on sewing skills.
Pengembangan Modul Pembelajaran Rekayasa Pola Pada Materi Magic pattern Jurusan PKK Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Musrina, Safira; Aisyah, St.; Suryani, Hamidah
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80415

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Prosedur pengembangan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern, (2) Kelayakan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern, (3) Respon mahasiswa terhadap pengembangan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) yang mengembangkan dan menghasilkan suatu produk dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner (angket). Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, dan 20 orang mahasiswa Angkatan 2021 Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, sedangkan objek penelitian adalah produk pembelajaran berupa modul rekayasa pola pada materi magic pattern. Hasil penelitian (1) Prosedur pengembangan mengacu pada model pengambangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation).  (2) Kelayakan modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern memiliki kriteria “Sangat Baik” dengan ekuivalen “Sangat Layak” untuk digunakan berdasarkan hasil uji validasi materi dengan persentase 93,07% dan hasil validasi ahli media dengan persentase 89,73%. (3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern yang dikembangkan mendapatkan respon positif dan memperoleh persentase sebesar 89,35%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran rekayasa pola pada materi magic pattern “Sangat Layak” untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah rekayasa pola. Kata kunci -  Pengembangan Modul Pembelajaran, Mata Kuliah Rekayasa Pola, Materi Magic pattern
The Using Effect of Blended Learning on Students’ Persistence and Learning Outcomes Salma Samputri; Hamidah Suryani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8437

Abstract

This study aims to determine how the using effect of blended learning on students’ persistence and learning outcomes. This type of research is experiment. The independent variable is blended learning while the dependent variables are students’ persistence and learning outcomes. The population is all year seven students of SMPN 1 Kalukku Maumuju Regency of West Sulawesi province which is consists of 146 students divided into five study groups. The sampling technique is random sampling technique to get two study groups where one of them was choosen as the control class and the other class as the experimental class. The data collection techniques used instruments and interverential test. Data analysis techniques are descriptive and inverential analysis. Based on the students’ persistence data, the value of tcalculated = 2.391304 > ttable = 1.67303. It was same result with students’ learning ourcomes where and tcalculated = 7.297297 is bigger than ttable = 1.67303 for student learning outcomes.  It can be concluded that blended learnig provides more positive results than conventional learning in terms of students’ persistence and learning outcomes.
Pengembangan Busana Street Style Berbasis Upcycle Celana Jeans Bekas dengan Teknik Distressing dan Handpainting Hamidah Suryani; St. Aisyah; Geri Andrian Saputra
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84245

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk busana street style berbasis upcycle celana jeans bekas dengan penerapan teknik distressing dan handpainting, serta mengetahui tingkat kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli dan pengguna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE (Planning, Production, Evaluation). Tahap planning meliputi perancangan konsep, penyusunan moodboard, dan pembuatan desain busana. Tahap production mencakup proses pembuatan produk mulai dari pembuatan pola, pemotongan bahan jeans bekas, penerapan teknik distressing dan handpainting, hingga proses penjahitan dan finishing. Tahap evaluation dilakukan melalui uji validitas instrumen, penilaian ahli, serta uji responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk busana street style yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Penilaian oleh ahli memperoleh persentase sebesar 98,7% dengan kategori sangat layak, sedangkan penilaian oleh pengguna memperoleh persentase rata-rata sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Produk yang dihasilkan memiliki nilai estetika, inovasi, kenyamanan, serta kebermanfaatan yang baik, serta mampu menjadi alternatif dalam pengembangan fashion berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah tekstil. Dengan demikian, pengembangan busana street style berbasis upcycle celana jeans bekas dengan teknik distressing dan handpainting layak digunakan dan dikembangkan lebih lanjut.Kata kunci: Busana street style, upcycle, celana jeans bekas, distressing, handpainting, sustainable fashion.
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL), KEPERCAYAAN DIRI DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMKN DI MAKASSAR Riskayanti; Hamidah Suryani; St. Aisyah
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/10ps0v71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran pengalaman praktik kerja lapangan siswa kelas XII; 2) Gambaran tingkat kepercayaan diri siswa; 3) Gambaran lingkungan keluarga siswa; 4) Gambaran minat berwirausaha siswa; 5) Pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha siswa; 6) Pengaruh kepercayaan diri terhadap minat berwirausaha siswa; 7) Pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa; 8) Pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan, kercayaan diri, dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 105 siswa kelas XII Program Keahlian Tata Busana SMKN di Makassar, yang diperoleh melalui teknik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis inferensial serta pengujian hipotesis melalui regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran pengalaman praktik kerja lapangan siswa berada pada kategori tinggi sebesar 41%; 2) Gambaran tingkat kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang sebesar 48%; 3) Gambaran lingkungan keluarga siswa berada pada kategori tinggi sebanyak 47%; 4) Gambaran minat berwirausaha siswa berada pada kategori sedang sebesar 33%; 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 16%; 6) Terdapat pengaruh positif signifikan kepercayaan diri terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 27,3%; 7) Terdapat pengaruh positif signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 16,2%; 8) Terdapat pengaruh positif signifikan pengalaman praktik kerja lapangan, kepercayaan diri, dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 30,8%. Sehingga hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima.