Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DISAIN BUSANA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA : PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DISAIN BUSANA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA Suryani, Hamidah
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian pengembangan, bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran Disain Busana berbasis Discovery Learning (DL) yang valid, praktis, dan efektif berorientasikan peningkatan kreativitas mahasiswa dalam mendesain busana. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, modul dan job sheet dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang telah dimodifikasi sehingga hanya memuat tahap Define, Design dan Develop. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar penilaiandosen, lembar penilaian mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar dan tes keterampilan dalam mendesain. Seluruh instrumen telah divalidasi dan dinilai layak untuk digunakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model Discovery learning yang valid, praktis dan efektif. Hasil validasi menunjukkan perangkat yang dikembangkan layak digunakan (kategori valid). Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis, dan secara umum dapat dikatakan efektif jika ditinjau peningkatan kreativitas mahasiswa dalam mendisain busana. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan.
Minat Belanja Produk Busana Online Mahasiswa Pendidikan Kesejaheraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Suryani, Hamidah; Irmayanti, Irmayanti
Jurnal MediaTIK Volume 2 Issue 3 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v2i3.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh kepercayaan terhadap minat belanja produk busana online, 2) pengaruh kemudahan terhadap minat belanja produk busana online, dan 3) pengaruh kepercayaan dan kemudahan terhadap minat belanja produk busana online Mahasiswa PKK FT-UNM. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan PKK FT-UNM angkatan 2013 sampai 2017 dan sampel penelitian sebanyak 103. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif kepercayaan terhadap minat belanja produk busana online, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar -3,706, nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien regresi sebesar -0,536, (2) terdapat pengaruh positfi kemudahan terhadap minat belanja produk busana online, dibuktikan dengan dari nilai t hitung sebesar 7,729, nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien regresi sebesar 1,031, (3) terdapat pengaruh positif kepercayaan dan kemudahan terhadap minat belanja produk busana online, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 33,361 nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05).
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Ibis Paint X dalam Pembelajaran Aplikasi Komputer Nurhijrah; Hamidah Suryani
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2341

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana efektifitas pengunaan aplikasi Ibix Paint X dalam pembelajaran Aplikasi Komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan antara variabel satu dengan variabel yang lain. Penelitian ini dilakukan pada akhir semester ganjil pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dengan jumlah subjek penelitian mahasiswa PKK sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, serta wawancara. Untuk mengetahui efektifitas pengunaan aplikasi Ibis Paint X dalam pembelajaran Aplikasi Komputer, data diolah menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengunaan aplikasi Ibix Paint X dengan indikator sebagai berikut: aspek kualitas informasi penggunaan aplikasi Ibis Paint X berada pada persentasi sebesar 92,5% yang berada pada kualifikasi sangat efektif. Selain itu, aspek penggunaan aplikasi ibis paint X juga dievaluasi, dengan hasil menunjukkan 67,5% dengan kategori sangat efektif, dan 32.5% berada pada kategori efektif.
The Using Effect of Blended Learning on Students’ Persistence and Learning Outcomes Salma Samputri; Hamidah Suryani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8437

Abstract

This study aims to determine how the using effect of blended learning on students’ persistence and learning outcomes. This type of research is experiment. The independent variable is blended learning while the dependent variables are students’ persistence and learning outcomes. The population is all year seven students of SMPN 1 Kalukku Maumuju Regency of West Sulawesi province which is consists of 146 students divided into five study groups. The sampling technique is random sampling technique to get two study groups where one of them was choosen as the control class and the other class as the experimental class. The data collection techniques used instruments and interverential test. Data analysis techniques are descriptive and inverential analysis. Based on the students’ persistence data, the value of tcalculated = 2.391304 > ttable = 1.67303. It was same result with students’ learning ourcomes where and tcalculated = 7.297297 is bigger than ttable = 1.67303 for student learning outcomes.  It can be concluded that blended learnig provides more positive results than conventional learning in terms of students’ persistence and learning outcomes.
Pengembangan Busana Street Style Berbasis Upcycle Celana Jeans Bekas dengan Teknik Distressing dan Handpainting Hamidah Suryani; St. Aisyah; Geri Andrian Saputra
HomeEC Vol 21, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v21i1.84245

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk busana street style berbasis upcycle celana jeans bekas dengan penerapan teknik distressing dan handpainting, serta mengetahui tingkat kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli dan pengguna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE (Planning, Production, Evaluation). Tahap planning meliputi perancangan konsep, penyusunan moodboard, dan pembuatan desain busana. Tahap production mencakup proses pembuatan produk mulai dari pembuatan pola, pemotongan bahan jeans bekas, penerapan teknik distressing dan handpainting, hingga proses penjahitan dan finishing. Tahap evaluation dilakukan melalui uji validitas instrumen, penilaian ahli, serta uji responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk busana street style yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Penilaian oleh ahli memperoleh persentase sebesar 98,7% dengan kategori sangat layak, sedangkan penilaian oleh pengguna memperoleh persentase rata-rata sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Produk yang dihasilkan memiliki nilai estetika, inovasi, kenyamanan, serta kebermanfaatan yang baik, serta mampu menjadi alternatif dalam pengembangan fashion berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah tekstil. Dengan demikian, pengembangan busana street style berbasis upcycle celana jeans bekas dengan teknik distressing dan handpainting layak digunakan dan dikembangkan lebih lanjut.Kata kunci: Busana street style, upcycle, celana jeans bekas, distressing, handpainting, sustainable fashion.
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL), KEPERCAYAAN DIRI DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMKN DI MAKASSAR Riskayanti; Hamidah Suryani; St. Aisyah
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/10ps0v71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran pengalaman praktik kerja lapangan siswa kelas XII; 2) Gambaran tingkat kepercayaan diri siswa; 3) Gambaran lingkungan keluarga siswa; 4) Gambaran minat berwirausaha siswa; 5) Pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha siswa; 6) Pengaruh kepercayaan diri terhadap minat berwirausaha siswa; 7) Pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa; 8) Pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan, kercayaan diri, dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 105 siswa kelas XII Program Keahlian Tata Busana SMKN di Makassar, yang diperoleh melalui teknik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis inferensial serta pengujian hipotesis melalui regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran pengalaman praktik kerja lapangan siswa berada pada kategori tinggi sebesar 41%; 2) Gambaran tingkat kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang sebesar 48%; 3) Gambaran lingkungan keluarga siswa berada pada kategori tinggi sebanyak 47%; 4) Gambaran minat berwirausaha siswa berada pada kategori sedang sebesar 33%; 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 16%; 6) Terdapat pengaruh positif signifikan kepercayaan diri terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 27,3%; 7) Terdapat pengaruh positif signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 16,2%; 8) Terdapat pengaruh positif signifikan pengalaman praktik kerja lapangan, kepercayaan diri, dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 30,8%. Sehingga hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PERAWATAN WAJAH DENGAN TEKNOLOGI PROGRAM KEAHLIAN TATA KECANTIKAN Rafika Widiyanti; Andi Nur Maida; Hamidah Suryani
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/9kzna420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa bahan ajar e-modul interaktif yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa dan guru dalam mata Pelajaran perawatan wajah dengan teknologi. Jenis penelitian yang digunakan Adalah R&D (research and development) dengan metode pengembangan yang digunakan Adalah model 4-D yang meliputi empat tahap: Define (pendefinsian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 6 Makassar dan SMK Negeri 8 Makasar dengan subjek uji coba meliputi ahli instrument, ahli materi, ahli media, dan siswa kelas XI Jurusan Tata Kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar e-modul interaktif yang dikembangkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Validitas dari ahli materi sebesar 97% dan validitas ahli media sebesar 88% mengidentifikasi bahwa bahan ajar e-modul interaktif dalam kategori sangat valid. Kepraktisan diketahui bahwa uji coba perorangan memperoleh nilai rata-rata sebesar 85%, uji coba kelompok kecil memperoleh nilai rata-rata sebesar 86%, dan uji coba kelompok besar memperoleh nilai rata-rata sebesar 85%. Hasil data keefektifan diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa pada nilai pretest-posttest sebesar 82% dengan kategori sangat efektif.
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMKN 1 Enrekang Sebagai Persiapan Magang Hamida Hamida; Andi Nurfiani Hajrul; Afni Afni; Asti Islawati; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.370

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga memiliki kemampuan soft skills yang memadai, salah satunya adalah etika komunikasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah SMKN 1 Enrekang sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 22 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian mencakup aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memberikan penilaian positif dengan dominasi jawaban sangat setuju dan setuju pada setiap aspek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa SMKN 1 Enrekang memiliki persepsi positif terhadap pentingnya etika komunikasi profesional, dan penguatan komunikasi profesional di lingkungan sekolah berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMKN 1 Enrekang Sebagai Persiapan Magang Hamida Hamida; Andi Nurfiani Hajrul; Afni Afni; Asti Islawati; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.374

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga memiliki kemampuan soft skills yang memadai, salah satunya adalah etika komunikasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah SMKN 1 Enrekang sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 22 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian mencakup aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memberikan penilaian positif dengan dominasi jawaban sangat setuju dan setuju pada setiap aspek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa SMKN 1 Enrekang memiliki persepsi positif terhadap pentingnya etika komunikasi profesional, dan penguatan komunikasi profesional di lingkungan sekolah berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja. Saran penguatan etika komunikasi profesional di sekolah terbukti berperan penting dalam membentuk kesiapan mental dan perilaku siswa dalam menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja.
Analysis of Determinants of Interest in Continuing Higher Education among Female Students at SMKN 2 Pangkep Regency, South Sulawesi A. Nur Maida; Hamidah Suryani; Muhlis
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4887

Abstract

Vocational high school education plays an important role in equipping female students with vocational skills. This study is a quantitative study with an inferential approach that aims to analyze the determinants that influence the interest in continuing higher education among female students at SMKN 2 Pangkep Regency, South Sulawesi, by taking a random sample with a population of 100 female students majoring in Fashion Design and a sample of 42 female vocational school students. Data collection methods included observation, interviews, and questionnaires. Data analysis used multiple linear regression statistics to test the significance of the influence of each variable. The results of the study show that the interest of SMKN 2 Pangkep Regency students in continuing higher education is simultaneously influenced by intrinsic and extrinsic factors. Intrinsic factors contributed 71.8%, which included learning motivation, self-efficacy, academic interest, desire to achieve, and future orientation, indicating a fairly strong internal drive but not yet fully stable because it was still influenced by individual psychological conditions. Meanwhile, extrinsic factors have a more dominant influence with a contribution of 74.2%, which includes family support (78%), the role of teachers (75%), the school environment (73%), the influence of peers (72%), and access to educational information (73%). These findings indicate that students' interest in pursuing higher education is not only determined by personal awareness but is also greatly influenced by social and educational support. Thus, increasing interest in higher education among vocational high school students requires a collaborative strategy through strengthening internal motivation and external support from families, schools, and adequate access to educational information.