Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS PELAYANAN DATA KESEJAHTERAAN PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN MADIUN Widanang Sasmito Aji; Suwardi .; Herning Suryo Sardjono
JI@P Vol 11 No 2 (2022): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jp.v11i2.7305

Abstract

Service Quality of Employee Welfare Data This study aims to analyze the servicequality of Employee Welfare data. Service quality can be measured from 5dimensions, namely: Tangibility, Reliability, Responsiviness, Assurance, andEmpathy. The sample is determined by probability sampling with a simple randomsampling technique as much as 10% of the average people who apply foremployee welfare every day, namely 8 people, for 6 working days as many as 48people. Data were analyzed descriptively quantitatively with the help oftabulation tables. The results showed that the first tangible dimension showed thehighest percentage of service was having a comfortable waiting room foremployees and meeting the needs for service. The two dimensions of reliabilityare the costs incurred are reasonable and according to the rules, the threedimensions of responsiveness, the highest percentage of service quality is thespeed of employees in providing services, the four dimensions of assurance withthe highest percentage are guarantees of no financing/payment fees, the fifthdimension of empathy is the highest percentage namely the sincerity of employeesin providing services to regional employees in accessing welfare services foremployeesKeywords: Service quality, tangible, reliability, responsiveness, assurance,empathy
Videography and public speaking training for organizing webinars for Multimedia Schools in Surakarta Haryo Kusumo Aji; Herning Suryo Sardjono; Sihabuddin Sihabuddin
Community Empowerment Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.176 KB) | DOI: 10.31603/ce.6037

Abstract

The pandemic of Covid-19 has rendered normal activities impossible. Similarly, face-to-face seminars are no longer possible and are being replaced by webinars. However, there were numerous technical issues that disrupted the webinar's operation, causing the message to be miscommunicated to the participants. As a result, through videography and public speaking training, this program aims to introduce the technicalities of organizing webinars. The program takes the form of providing the basis and theory for how to put together a good webinar and use multi-camera tools. As a result of this program, 25 students from SMK Kristen 1 Surakarta gained a better understanding of webinar implementation and were able to create webinars on their own.
PERAN RADIO PTPN SOLO 99,60 FM PADA MASA PANDEMI COVID-19: (Studi tentang Program UMKM KU Radio PTPN Solo 99,60 FM) Ahmad Fauzi; Herning Suryo; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi masalah bagi seluruh negara di dunia, Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak adanya pandemi covid-19. Pemerintah Berbagai dengan berbagai upaya pemerintah untuk melakukan langkah penanggulangan dengan salah satunya melakukan pembatasan mobilitas warga. Pembatasan tersebut memberikan dampak yang meluas bagi berabagi sektor kehidupan, salah satu sektor yang terdampak adalah sektor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran Radio PTPN 99,60 FM Solo pada masa pandemi Covid-19 melalui salah satu program dari PTPN Radio 99,60 FM Solo yang bernama program UMKM KU. Lokasi penelitian berada di Kantor PTPN Radio 99,60 FM Solo. Peran Radio PTPN 99,60 FM Solo pada masa pandemi di analisis menggunakan teori mengenai Produksi Program Radio yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Verifikasi data diperoleh dengan triangulasi data. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Radio 99,60 FM Solo beperan dengan membuat program UMKM KU yang bermanfaat sebaagai media promosi produk -produk UMKM di Kota Solo demi membangkitkan kembali kondisi perekonomian di Kota Solo.Kata kunci : Peran, Radio, Pandemi Covid -19
Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Mahasiswa Rantau Dalam Memantau Prestasi Belajar (Studi Pada Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta Angkatan Tahun 2018) Cantika Dewi Nagagini; Maya Sekar Wangi; Herning Suryo Sardjono
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam keluarga, orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan dan mendukung pendidikan anak. Keputusan anak merantau ke luar daerah untuk melanjutkan studi menimbulkan adanya jarak tempat sekaligus jarak komunikasi dengan orang tua. Fenomena seperti ini dialami oleh orang tua dengan mahasiswa rantau di berbagai perguruan tinggi termasuk di Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Komunikasi yang dulu saat tinggal bersama dilakukan secara langsung dan orang tua dapat memantau prestasi belajar anak setiap hari, tetapi setelah anak merantau meninggalkan daerah asal komunikasi jarak jauh dilakukan menggunakan perantara media sehingga orang tua tidak dapat memantau prestasi belajar mahasiswa rantau secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi orang tua dengan mahasiswa rantau dalam memantau prestasi belajar pada mahasiswa Universitas Slamet Riyadi angkatan tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan pola komunikasi yang dipelopori oleh Joseph A. DeVito, yaitu pola keseimbangan (equality pattern), pola keseimbangan terbalik (balanced split pattern), pola pemisah tidak seimbang (unbalanced split pattern), dan pola monopoli (monopoly pattern). Hasil penelitian ini menunjukan keberagaman pola komunikasi yang terdapat pada orang tua dengan mahasiswa rantau dalam memantau prestasi belajar, dimana pola keseimbangan memiliki unsur keterbukaan, kejujuran, dan kesetaraan sehingga komunikasi orang tua dengan mahasiswa rantau berjalan efektif dalam memberikan dukungan dan motivasi untuk meningkatkan prestasi belajar. Pola keseimbangan terbalik memiliki karakteristik dimana orang tua memberikan keleluasaan kepada mahasiswa rantau untuk memegang kendali penuh atas pendidikan sesuai minat dan bakat sehingga dapat menghasilkan prestasi belajar yang baik dan konsisten. Pola pemisah tidak seimbang terdapat dominasi dari orang tua dengan memberikan peraturan dalam pendidikan sehingga prestasi belajar yang dihasilkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola komunikasi orang tua dengan mahasiswa rantau dapat memberikan pengaruh bagi prestasi belajar. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah orang tua diharapkan dapat menjalin komunikasi jarak jauh secara efektif dalam memantau, memberikan pengarahan, dukungan, dan motivasi kepada mahasiswa rantau agar dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Kata kunci : Pola Komunikasi, Mahasiswa Rantau, Prestasi Belajar
KREATIVITAS MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA DALAM PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK UNTUK EKSISTENSI DIRI KADEK YUDI; Herning Suryo Sarjono; Andri Astuti Intisari
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KREATIVITAS MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA DALAM PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK UNTUK EKSISTENSI DIRI Oleh : Kadek Yudi Npm. 18410115 ABSTRAK Perkembangan media sosial tiktok di Indonesia sangatlah pesat sehingga digemari banyak kalangan salah satunya mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dengan membuat konten kreative di tiktok untuk eksistensi diri. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui proses kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam pembuatan konten di aplikasi tiktok. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teori yang digunakan yaitu new media. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yaitu proses kreative mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakata dibagi menjadi tiga aspek yang pertama aspek menemukan gagasan ide adalah tahap mahasiswa dalam mencari ide ide melalui scroll tiktok, viral dan keresahan diri. Sedangkan aspek kedua yaitu pemecahan masalah dengan cara mengamati permasalah, membuat strategi untuk memecahkan masalah, pelaksanaan strategi dan evaluasi hasil agar permasalah dalam pembuatan konten terselesaikan. Sedangkan aspek yang ketiga yaitu originalitas atau keunikan aspek ini meliputi ciri khas konten yang dimiliki mahasiswa seperti konten yang berisi tarian dayak, konten sedih dan lain sebagiannya. Dari aspek kreativitas tersebut menunjang eksistensi diri dari mahasiswa untuk mendapatkan like dan followers di aplikasi tiktok. Kata kunci : kreatifitas, aplikasi tiktok, mahasiswa ilmu komunikasi.
HUBUNGAN IKLAN POLITIK MELALUI MEDIA BALIHO TERHADAP MINAT MEMILIH MASYARAKAT KELURAHAN NUSUKAN PADA PILKADA SURAKARTA 2020 Diki Nugroho; Herning Suryo; Siswanto
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan kepala daerah atau Pilkada merupakan bentuk partisipasi politik guna memilih calon pemilihan kepala daerah yang mencalonkan diri untuk menjadi walikota dan wakil walikota. Pengaruh baliho terhadap minat memilih masyarakat sangat tinggi. Baliho sangat membantu pasangan calon walikota dalam berpromosi menyampaikan visi dan misinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari iklan politik melalui media baliho terhadap minat memilih masyarakat kelurahan Nusukan pada pilkada Surakarta 2020.Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian eksplanasi yang merupakan penjelasan pengaruh satu variabel dengan variabel yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara iklan politik melalui media baliho terhadap minat memilih masyarakat. Jumlah sampel keseluruhan dalam penelitian ini sebanyak 54 responden, Dalam pengambilan sampel dengan teknik Probability sampling menggunakan cara pengambilan sampel dengan Random Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan nilai signifikan sebesar 0,005 < 0,05 maka, H0 ditolak dan H2 diterima. Terdapat hubungan pengaruh positif signifikasi iklan politik media baliho terhadap minat memilih masyarakat pada pilkada Surakarta 2020 (p-value 0,005< 0,05. Dan nilai t hitung (2,905) > t tabel ( 1,67356). Berdasarkan hasil dari R square adalah sebesar 0,140 atau sebesar 14,0%. Ini berarti bahwa 14,0% variasi variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen yaitu iklan politik media baliho. Sedangkan 86,0% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar model penelitian. Hasil uji koefesien determinasi tersebut memberi makna,bahwa masih terdapat variabel independen lain yang mempengaruhi minat memilih masyarkat kelurahan Nusukan pada pilkada Surakarta 2020.Kata kunci : Iklan politik, pilkada, baliho, minat memilih
PERSEPSI PENGGGEMAR ADORABLE REPRESENTATIVE M.C FOR YOUTH (ARMY) SURAKARTA PADA MASKULINITAS BEYOND THE SCENE/BANGTAN SONYEONDAN (BTS) Noviana Etty Suryani; Herning Suryo S; Andri Astuti I
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang kian pesat, memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat di dunia untuk menunjukkan eksistensi budayanya, yang nantinya akan mudah diakses oleh seluruh masyarakat di dunia. Seperti halnya dengan Korea Selatan yang mengemas budayanya melalui Korean Wave dengan K-Pop idol sebagai salah satu produknya. Budaya merupakan salah satu faktor bagaimana persepsi pada konsep maskulinitas dikonstruksikan, begitu pula dengan persepsi pada hegemoni maskulinitas di indonesia dengan di Korea yang berbeda. Idol K-Pop yang menunjukkan sisi maskulinnya dengan lembut atau soft masculinity membuat topik perbincangan di kalangan para penggemar, karena idolanya terkadang menunjukkan sisi yang cantik namun juga maskulin. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana persepsi Adorable Representative M.C For Youth (ARMY) di Surakarta pada maskulinitas boy group Korea Beyond the Scene (BTS).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi dari Adorable Representative M.C for Youth (ARMY) di Surakarta mengenai maskulinitas boy group Beyond the Scene (BTS) dari Korea Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dengan lima informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lima informan yang merupakan ARMY Surakarta berpersepsi pada maskulinitas BTS yang di kontruksikan melalui tiga komponen penting dalam proses pembentukan persepsi menurut Alex Sobur, yakni seleksi, interpretasi, dan reaksi berdasarkan karakter maskulinitas yang dikemukakan oleh Beynon, yakni No Sissy Stuff, Be a Big Wheel, Be a Sturdy Oak, Give em Hell, New Man as Nurturer, New Man as Narcissist, Laki-laki yang macho, kekerasan dan hoologanism, dan laki-laki metroseksual, BTS dikatakan memenuhi sifat-sifat maskulinitas, hal tersebut dipersepsikan berdasarkan penampilan, kepribadian, gaya hidup dan cara BTS memperlakukan penggemarnya.Kata kunci: Persepsi, Maskulinitas, Budaya Pop Korea, Penggemar BTS K-Pop ARMY
REPRESENTASI DEPRESI DALAM FILM LOVING VINCENT: (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE) Bernard Ibnu Wicaksono; Herning Suryo S; Siswanta
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari atas semakin tingginya angka kasus depresi ditengah masyarakat, menggunakan film sebagai objek penelitian dan memiliki tujuan untuk mengetahui representasi depresi yang ditampilkan dalam film yang berjudul Loving Vincent. Dalam penelitian ini, masalah yang diangkat menyangkut masalah kesehatan mental dan kondisi depresi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menonton dan mencatat setiap adegan yang berhubungan dengan tema penelitian, melakukan identifikasi dari catatan yang diperoleh, data hasil identifikasi kemudian dicocokkan dengan rumusan masalah yang sudah ditentukan. Data yang diidentifikasi dan berkaitan dengan masalah kesehatan mental atau depresi kemudian disaring, dikelompokkan, dan diteliti menggunakan metodologi semiotika dengan pembagian kelompok data Level Realitas, Level Representasi, dan Level Ideologi yang dikemukakan oleh John Fiske. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan perwujudan depresi yang digambarkan melalui beberapa adegan yang menampilkan sikap penolakan, rasa frustrasi, rasa penyesalan, perundungan, perlakuan negatif dari masyarakat dan individual. Ditemukan pula gambaran respon dari pengidap depresi saat emosinya tidak terkendali, serta dampak dari kondisi depresi yang tidak mendapat perawatan dan penanganan yang tepat. Kata Kunci : Representasi Depresi, Semiotika John Fiske, Film Loving Vincent
BRAND IMAGE WARDAH KOSMETIK UNTUK MENARIK MINAT BELI (STUDI KASUS PADA MAHASISWI FISIP UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA) Dita Permatasari; Herning Suryo; Siswanto
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis brand image wardah kosmetik untuk menarik minat beli studi kasus pada mahasiswa FISIP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini mahasiswa FISIP UNISRI sebagai informan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. sedangkan pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa interaktif yang meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil Peneliian menunjukkan bahwa adanya brand imageWardah kosmetik dapat menarik minah beli Mahasiswa. Adapun bentuk brand image wardah kosmetik sebagai berikut: 1) Harga pada produk Kosmetik Wardah sangat terjangkau, sehingga semua kalangan dapat membelinya. 2) Kualitas produk kosmetik Wardah sangat baik. Hal ini dikarenakan Kosmetik Merek Wardah menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi. 3) Produk Kosmetik Wardah mudah dijangkau yaitu mudah untuk membelinya karena tersedia di toko-toko kosmetik yang tersebar di seluruh Indonesia. 4) Kemasan pada Kosmetik Merek Wardah sangat menarik, minimalis, dan mudah dibawa kemana-mana. 5) Wardah sebagai kosmetik halal yang terbuat dari berbagai bahan yang aman karena tidak mengandung Hydroquinon, telah merebut perhatian segenap wanita Indonesia. Jargon 'produk halal' yang melekat pada kosmetik ini juga telah menambah daya tarik Wardah sebagai produksi Indonesia yang mendunia.Kata Kunci : Brand image, Minat Beli, Wardah Kosmetik
EVALUASI PEMBENTUKAN PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 10 TAHUN 2019 TENTANG PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT DI KABUPATEN MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR Sundari Sundari; Suwardi Suwardi; Herning Suryo Sardjono
JI@P Vol 12 No 1 (2023): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jp.v12i1.7339

Abstract

Community Social Workers are potential sources of social welfare and ascommunity members who have a spirit of social service, willingness, the abilityalso have an important role in the implementation of social welfare.This study describes the formation of community social workers in MadiunRegency using a qualitative approach and descriptive research methods.The evaluation of the formation of community social workers based on theMinister of Social Affairs Regulation Number 10 of 2019 uses three indicators,namely input, convention process, and output.Input: Regulations, Human Resources, Facilities and Infrastructure, and Budgetavailable at the Social Service Office of Madiun Regency.Conversion process: implementation stages starting from recruitment,verification, and validation, determination of candidates, basic technicalguidance, determination of community social workers decision letters.Output: Decision of the Head of the Social Service Office of Madiun RegencyNumber: 188.45/171/KPTS/402.111.2021 concerning Community Social Workersof Madiun Regency in 2021 in the appendix totaling 41 people, 31 villages, 15sub-districts which were set on October 1, 2021, also formed the Workers'Association Social Society.Keywords: Evaluation, Community Social Worker, Madiun District Social Service
Co-Authors Aci Diana Ayu Irawati Aditya, Muhammad Hafizh Ahmad Fauzi Ahmad Marua Bayhanu Ahmad Marua Bayhanu Aji Wibisono, Bagas Alfaridzi, Afran Dafa Ancika, Nurmalita Anggie Andri Astuti I Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anggraeni, Medy Anggrahini, Risma Ajeng Ardyansyah, Reza Dony Arif Saefudin Arini Setyowati Srimumpuni Aris Arlinda, Silvi Aris Tri Haryanto Aris Tri Haryanto Armaretta, Gita Dinda Arsamevia, Tiara Arwindra, Bagas Dwi Astuti I, Andr Atika Arum Sari Bernard Ibnu Wicaksono Bryanfika Siti Cahyani Murdani Buddy Riyanto Buddy Riyanto Budiono Budiono Cahya Fahrurozi, Anindhita Cahyani, Aprilia Wulan Cantika Dewi Nagagini Dewi Kurniasari, Agnes Berlian Dian Esti Nurati Dian Esti Nurati Diki Nugroho Dinda Nurmalikhah, Fakhira Dita Permatasari Diyansari, Margareta Ruwita Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwiki Kurniawan, David Eko Agus Santoso Eni Ratnawati erwin utama Evita Arisanti Fahrurozi, Fahrul Febrianti, Ratna Febryan Saweho, Ellfando Feliesa Putri, Astrid Fibi Chandra Puspita Fikriana Mahar Rizqi Garit Bira Widhasti Gita Anzi Maharani Gita Dinda Armaretta Haidar, Muhammad Afif Handayani, Tri Mega Hanifah, Nida Firyal Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hasna Muna Mufidah Hemalindha, Hemalindha Syarifah Hanum Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Hindra Hatuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Irawati, Aci Diana Ayu Jayawarsa, A.A. Ketut Jonathan Anggit Wicaksono KADEK YUDI Kademin Kademin Kurniawan, Alal Lestriana Reswandary Linggar Abelyan Putra Linuwih, Risang Adi M Hendriyanto Mahar R, Fikriana Mahar Rizqi, Fikriana Maharani, Gita Anzi Mahendra, Arasyid Yuda Mahendra, Yoga Dhimas Maria, Dewi Maryani, Sri Maserona Sarungu, Lukas Maya Sekar Wangi Maya Sekar Wangi Moekti, Muhammad Habib Hari Muadz Muadz, Muadz Mudiono Mudiono Muhtaram, Khalish Ariq Musairi, Wendi Nabila, Shandra Naina Aqmarina, Putri Narwanto, Rohmad Dwi Noviana Etty Suryani Nugraheni, Monica Windrastuti Dyah Nugroho, Suryawan Hari Nur Laila, Zulaikha Nur Wibowo, Pratama Nurfaizi, Fachry Nurnawati Hindra Hastuti Nurnawati Hindra Hastuti nurnawati nurnawati Oryza Putri Puji Kusmarti Putri Alfiani Putri, Warastri Amalia Putro, Wahyu Ardianto Rahmadani, Saras Rahmalia, Sinta Rahmaliana, Etika Ramadhana, Vilawati Retno, Retno Ambarwati Reynaldi Deva Rahmaputra Rosihul Ilmu, Fuhham S Siswanto Salim, Muhammad Saputro, Alfiano Imam Sari, Atika Arum Sari, Nanda Puspita Sarungu, Lukas Maserona Sena, Aldhan Gradika Septiawan, Naufal Rafiif Septiyani, Amita Widi Shafira Fajrin Arumsidi Sihabbuddin, Sihabbuddin Sihabuddin Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Siswanto Sixnata, Rulhy Adhy Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Sundari Sundari Suryawan Hari Nugroho Susanti, F. Yeni Suwardi Suwardi Suwendi Suwendi Tara, Juki Danis Tri Haryanto, Aris Triyandartoko, Adhi Unami Anggraini, Ganis Wibisana, Anar Nalendra Wicaksono, Jonathan Anggit Wicaksono, Tri Suci Putra Widanang Sasmito Aji Widhasti, Garit Bira Widiyowati, Estu Widyawati, Destya Fitri Woro Dwi Handayani Yoga Dhimas Mahendra Yudhistira, Muhammad Asral Dewangga Yudi Prasetyo