Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Digitalisasi Keuangan di Kantor Desa Bergolo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Al Adib, Mochammad; Susanti, Anis
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v7i4.1300

Abstract

Digitalizing village financial management has become a national priority to enhance transparency and accountability. The government, through the Ministry of Home Affairs and BPKP, promotes the use of integrated applications to ensure more orderly processes of planning, budgeting, and financial reporting, although implementation at the village level still faces technical and human resource limitations. This study analyzes the implementation of digital financial management through Siskeudes, Siskeudes Link, and CMS in Bergolo Village, Ngawen District, Blora Regency. These initiatives align with Ministry of Home Affairs Regulation No. 20/2018 and BPKP’s technical policies emphasizing transparency. However, their utilization remains suboptimal due to challenges such as limited staff competencies, uneven internet access, and incomplete system integration. Using a qualitative case study approach with interviews, observations, and documentation, the study finds that the digital applications have not fully met good governance principles and have affected the effectiveness of financial reporting and management. The findings offer insights for improving digitalization efforts at the village level.
Peningkatan Kompetensi Pekerja Muslim Indonesia Di Melaka Melalui Pelatihan Digital Marketing Untuk Mempersiapkan Peluang Usaha Pasca Selesai Kontrak Arief, Sandy; Mudrikah, Saringatun; Efrilianda, Devi Ajeng; Susanti, Anis; Azizatul Kholqiyah, Dewi
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v7i1.57336

Abstract

Pelatihan digital marketing dan manajemen usaha bagi pekerja migran anggota Ikatan Pekerja Muslim Indonesia (IPMI) dilaksanakan pada 18 Mei 2025 di Dewan Mencari Court, Kuala Lumpur, diikuti 30 peserta dari berbagai cabang. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital, pengelolaan keuangan, dan perencanaan usaha berbasis data, sebagai persiapan pasca kontrak kerja. Metode community-based training dengan blended learning digunakan, mencakup tatap muka untuk materi dasar dan pembelajaran daring untuk pendalaman serta sertifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 35%, dengan 90% peserta mampu menyusun rencana usaha dan 83% menguasai aplikasi pencatatan keuangan. Peserta juga menunjukkan perubahan mindset menjadi lebih berorientasi wirausaha dan mulai merancang usaha berbasis produk daerah asal. Pelatihan ini dinilai efektif dan relevan dengan kebutuhan, serta direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan dan penguatan jejaring digital.
Praktik Pengelolaan Arsip dan Dampaknya terhadap Efektivitas Pelayanan Administrasi pada Kantor Kelurahan se-Kecamatan Bergas Setyaningrum, Emilia; Susanti, Anis
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/r819gs90

Abstract

Pengelolaan arsip pada tingkat kelurahan sering menjadi titik lemah dalam pelayanan administrasi karena belum adanya standar retensi, klasifikasi, dan temu kembali informasi yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip dalam mendukung pelayanan administrasi pada empat kantor kelurahan di Kecamatan Bergas, yaitu Kelurahan Bergas Lor, Wujil, Ngempon, dan Karangjati. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada satu instansi, penelitian ini membandingkan praktik siklus arsip pada empat kelurahan dalam satu kecamatan untuk melihat keterkaitannya dengan efektivitas pelayanan administrasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 7 informan yang terdiri dari sekretaris lurah dan staf pelayanan/administrasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang dibantu software NVivo 12 untuk proses coding dan visualisasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip telah mencakup tahap penciptaan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahan arsip, namun belum berjalan secara terintegrasi dan terstandarisasi. Analisis data menggunakan NVivo 12 menunjukkan bahwa isu penyusutan dan pemusnahan arsip lebih dominan muncul dalam wawancara dibandingkan tahapan lainnya, yang mengindikasikan adanya ketimpangan dalam pelaksanaan siklus arsip. Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan arsip, hambatan temu kembali dokumen, ketidakpastian informasi administrasi, serta menurunnya efisiensi pelayanan administrasi di tingkat kelurahan. Records management at the village (kelurahan) level is often a weak point in administrative services due to the absence of standardized retention schedules, classification systems, and information retrieval procedures. This study aims to analyze records management in supporting administrative services across four village offices in Bergas Subdistrict, namely Bergas Lor, Wujil, Ngempon, and Karangjati. Unlike previous studies that generally focused on a single institution, this research compares records life cycle practices across four village offices within one subdistrict to examine their relationship with administrative service effectiveness. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving seven informants consisting of village secretaries and administrative/service staff. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, supported by NVivo 12 software for coding and thematic visualization. The findings indicate that records management has covered the stages of records creation, maintenance, disposition, and destruction; however, it has not been implemented in an integrated and standardized manner. NVivo 12 analysis shows that issues related to records disposition and destruction were more frequently emphasized in interviews compared to other stages, indicating an imbalance in the implementation of the records life cycle. These conditions have led to document accumulation, difficulties in document retrieval, uncertainty in administrative information, and reduced efficiency of administrative services at the village level.