Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK KURIKULUM PENDIDIKAN KEJURUAN DALAM DALAM MEMPERSIAPKAN TENAGA KERJA suyitno suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 11, No 02 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.104 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v11i02.4361

Abstract

Kurikulum sebagai suatu rancangan dalam pendidikan memiliki posisi yang strategis, karena seluruh kegiatan pendidikan bermuara kepada kurikulum. Begitu pentingnya kurikulum sebagaimana sentra kegiatan pendidikan, maka didalam penyusunannya memerlukan landasan atau fondasi yang kuat, melalui pemikiran dan penelitian secara mendalam.Kurikulum antar jenjang perlu di bedakan. Kurukulum Sekolah Dasar (SD), Sekolah Mnegah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan Sekolah mennegah Kejuruan (SMK) mempunyai karakteristik sendiri-sendiri. SMK mmepunyai karakteristik khusus yang berbeda dengan seklah lain di antaranya:orientasi, justifikasi, fokus, Kriteria Keberhasilan di Sekolah dan Luar Sekolah (Dual Criteria), Hubungan antara Sekolah –Masyarakat dan Keterlibatan Pemerintah, kepekaan, dan Logistik/ Sarana Prasarana dan Pembiayaan. Dari karakteristik pendidikan kejuruan jika di erapkan secara profesional akan memberi dampak pada profesionalisme tenaga kerja sehingga output dari lulusannya akan mudah terserap di dunia kerja dan dunia industri.Kata kunci: karakteristik, kurikulum, kejuruan, tenaga kerja
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM KEMUDI TIPE RACK AND PINION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN CHASSIS KELAS XI TKR SMKN 6 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2016/2017 Rohmanato Rohmanato; Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 12, No 01 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.334 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v12i01.4868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran, mengetahui kelayakan media pembelajaran dan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran cutting sistem kemudi tipe rack and pinion yang diaplikasikan pada kopetensi mata pelajaran chassis serta untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI TKR SMKN 6 Purworejo.Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R & D). Subjek penelitian yang diambil adalah siswa kelas XI TKR I dan kelas XI TKR II SMKN 6 Purworejo sebanyak 63 siswa yaitu kelas XI TKR I sebagai kelas ekperimen dengan jumlah 31 siswa dan kelas XI TKR I sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner (angket) untuk mengetahui kelayakan media yang digunakan untuk penelitian. Uji analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test.Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa media pembelajaran sistem kemudi tipe rack and pinion yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada kopetensi mata pelajaran chassis, hal ini dapat dibuktikan dari hasil validasi oleh dosen ahli media dengan hasil 71.66% dari skor kriterium. Validasi oleh dosen ahli materi dengan hasil 90,00% dari skor kriterium. Media pembelajaran sistem kemudi tipe rack and pinion juga telah memenuhi kriteria kualitas media pembelajaran. Hal ini ditunjukkan melalui respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh 88,00% yang meliputi 5 siswa , dan uju coba klompok besar memperoleh81,12% dan nilai hasil belajar kelas eksperimen dengan rata-rata 77,74% sedangkan pada kelas kontrol hanya 71,09%. Prestasi belajar siswa yang tidak menggunakan media cutting sistem kemudi tipe rack and pinion dan yang menggunakan media cutting sistem kemudi tipe rack and pinion . Melalui uji normalitas diperoleh p=0.142, karena p>0,05 maka kedua kelompok berdistribusi normal, melalui uji homogenitas diperoleh F hitung =6,948 dengan p=0.850, karena p>0,05 maka kedua kelompok memiliki varian homogen, melalui uji t-tes dengan taraf kesalahan 2%, hasilnya t hitung lebih besar dari harga t-tabel yaitu 3,310 dengan p = 0,000 < 0,05. Dengan demikian penggunaan media pembelajaran cutting sistem kemudi tipe rack and pinion dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI TKR SMKN 6 Purworejo tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Cutting Sistem kemudi, prestasi Belajar
PENGARUH KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 8 PURWOREJO Arif Sugianto; Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 12, No 01 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.86 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v12i01.4863

Abstract

Pengaruh Kegiatan Praktek Kerja Industri Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 8 Purworejo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) gambaran kegiatan praktik kerja industri, (2) kesiapan kerja, dan (3) pengaruh antara kegiatan praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa di SMK N 8 Purworejo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII (siswa yang telah melaksanakan prakerin) jurusan Tata Busana, Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik sepeda motor SMK Negeri 8 Purworejo yang berjumlah 188 siswa yang terbagi menjadi 6 kelas. Penelitian ini termasuk penelitian sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling, yaitu sampel diambil secara acak sebesar 40% dari jumlah populasi ditambah 10% dari sampel untuk keperluan missing data dan non response. Jadi, jumlah sampel keseluruhan adalah 83 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Uji coba instrumen dilakukan pada 30 respoden di luar anggota sampel tetapi masih dalam satu populasi. Data yang masuk kemudian diuji validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment dan reliabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi praktik kerja industri dalam kategori cukup dengan frekuensi relatif 59,14% dan kesiapan kerja dalam kategori tinggi dengan frekuensi relatif 72,04%. Berdasarkan hasil uji korelasi Product Moment, diperoleh rhitung = 0,538. Nilai rtabel pada taraf signifikan 5% untuk N = 93 adalah 0,204 (rxy 0,538 > rtabel 0,204). Berdasarkan hasil tersebut, ada pengaruh positif dan signifikan antara prestasi praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa di SMK N 8 Purworejo. Koefisien determinan (R2) sebesar 0,289, artinya besarnya sumbangan yang diberikan oleh variabel X terhadap variabel Y adalah sebesar 28,9%, sedangakan sisanya 71,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.Kata Kunci: kegiatan praktek kerja industri, kesiapan kerja
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIFFERENTIAL/GARDAN PADA KELAS XI TKR SMK KARYA MANDIRI NUSAWUNGU Puji Priya Handayani; Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 12, No 02 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.717 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v12i02.4878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan proses pembuatan media pembelajaran system gardan siswa Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Karya Mandiri Nusawungu, 2) Mengetahui efektifitas pembelajaran pada siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Karya Mandiri Nusawungu setelah menggunakan media pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR 1 dan XI TKR 2. Kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dan soal tes. Analisis data menggunakan uji beda (uji t).Hasil uji beda membuktikan bahwa media pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Hal ini dibuktikan perhitungan statistik perbandingan rata – rata indeks gain kelas eksperimen dengan kelas kontrol diperoleh t hitung sebesar 3,765 denga p = 0,000 < 0,05 yang berarti menunjukkan terdapat peningkatan nilai pretest ke postest (indeks gain) antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata-kata kunci : Efektifitas, Media Pembelajaran, System Gardan
KARAKTERISTIK KURIKULUM PENDIDIKAN KEJURUAN DALAM MEMBENTUK PROFESIONALISME TENAGA KERJA Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 12, No 02 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.869 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v12i02.4883

Abstract

Kurikulum sebagai suatu rancangan dalam pendidikan memiliki posisi yang strategis, karena seluruh kegiatan pendidikan bermuara kepada kurikulum. Begitu pentingnya kurikulum sebagaimana sentra kegiatan pendidikan, maka didalam penyusunannya memerlukan landasan atau fondasi yang kuat, melalui pemikiran dan penelitian secara mendalam.Kurikulum antar jenjang perlu di bedakan. Kurukulum Sekolah Dasar (SD), Sekolah Mnegah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan Sekolah mennegah Kejuruan (SMK) mempunyai karakteristik sendiri-sendiri. SMK mmepunyai karakteristik khusus yang berbeda dengan seklah lain di antaranya:orientasi, justifikasi, fokus, Kriteria Keberhasilan di Sekolah dan Luar Sekolah (Dual Criteria), Hubungan antara Sekolah –Masyarakat dan Keterlibatan Pemerintah, kepekaan, dan Logistik/ Sarana Prasarana dan Pembiayaan. Dari karakteristik pendidikan kejuruan jika di erapkan secara profesional akan memberi dampak pada profesionalisme tenaga kerja sehingga output dari lulusannya akan mudah terserap di dunia kerja dan dunia industri.Kata kunci: karakteristik, kurikulum, kejuruan, tenaga kerja
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL UNTUK MATERI SISTEM PEMINDAH TENAGA OTOMOTIF Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1893

Abstract

This reseach has aim to: 1)know the process of interactive media development for technicalmeasurment, 2)know the efectiveness of interactive media development for technicalmeasurment.This study is research and development. It is located on Faculty of Teacher Training and EducationSciences, majoring on Vocational Education Muhammadiyah University of Purworejo. This objectof the study is interactive media in learning technical measurment. I use some questionaires andtests for collecting the data. Then these are analized by quantitative method.The results are: 1)the process of making interactive includeson three steps, they are: a)The needsanalysis, b)product development, including index design, navigation and contents, andc)individual, small group test and last product implementation. 2)this product can be used as amedia for comprehending the technical measurment. The point of this study is interactive media ismore effective than conventional media in comprehending the technical measurement. we cananalyze them by the average difference between two classes; conventional class reaches 6,50 andexperiment class reaches 7, 80.Keywords: Media, Teaching and learning, power train system
Load displacement simulation of CP-Ti/UHMWPE hip implant Handoko Handoko; Suyitno Suyitno; Rini Dharmastiti; Rahadyan Magetsari
Journal of Medical Physics and Biophysics Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Indonesian Association of Physicists in Medicine (AIPM/AFISMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hip implant made from titanium is special due to its lower modulus of elasticity to avoid stress shielding with the human bone. One type of load the material designed to withstand is a gradually increased compressive force which happened when the patient change his/her position from sitting to standing. This study examined the capability of a metal on polymer (MOP) implant made from commercially pure titanium (CP-Ti) and ultra-high molecular weight polyethylene (UHMWPE) loaded up to 3 kN according to ISO 14242 standard. Two CP-Ti/UHMWPE MOP models with femoral diameter of 22 mm and 32 mm were simulated with finite element. The results expressed in load displacement curves were validated with compressive load experimental tests. Both materials are capable to withstand the load. Simulation data are in good agreement with the experiments.
PERANCANGAN TEMPAT TIDUR PASIEN BERBAHAN ALUMUNIUM MENGGUNAKAN CAD Fitroh Anugrah Kusuma Yudha; Suyitno Suyitno
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.556 KB)

Abstract

Tempat tidur pasien di rumah sakit sekarang ini masih menggunakan bahan baja dan stainless steel yang tahan korosi namun masih dirasa berat untuk memindahkan dari tempat yang satu ke tempat yang lain dengan harga yang mahal. Untuk itu di buat perancangan tempat tidur pasien berbahan alumunium yang akan menggantikan bahan baja dan stainless steel dimana nantinya akan mendapatkan tempat tidur yang ringan dan mampu menahan beban 300 kg atau sesuai dengan berat badan orang dewasa yang mengalami obesitas atau kegemukan. Perancangan menggunakan bantuan CAD untuk membuat desain dan menganalisis tempat tidur pasien berbahan alumunium dengan pembebanan 300 kg. Hasil perancangan menunjukan tegangan terbesar 46 Mpa, displacement terbesar 4,3 mm, sedangkan untuk regangan sebesar 3,9 x 10-4, dari hasil analisis ini jauh lebih rendah dari yield strenght alumunium 6063 T5 yaitu 145 Mpa. Jadi desain tersebut dapat dikatakan aman dan dapat dilakukan pengujian selanjutnya.Kata kunci: Tempat tidur pasien , CAD, Alumunium 
PERAN PENGENTASAN KEMISKINAN TERHADAP PERWUJUDAN KOTA LAYAK ANAK DI PEDURUNGAN KIDUL, KOTA SEMARANG Ngatmini Ngatmini; Suyitno Suyitno; adi susanto; Cahyo Wahyu Utomo
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.417 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v6i1.356

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah kondisi pengentasan wargamiskin yang ada di kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang ? 2) Bagaimanakahimplementasi kota layak anak di Kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang ? 3)Bagaimanakah daya dukung pengentasan kemiskinan terhadap terwujudnya kota layakanak di Kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang?Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif. Populasiwarga miskin yang terentaskan di 12 RW. Variabel penelitian tentang pengentasankemiskinan dan kota layak anak. Instrumen yang digunakan berupa : angket, dokumen,wawancara. Analisis datanya dengan analisis interaktif.Simpulan yang diperoleh :1. Di Kelurahan Pedurungan Kidul, usahapengentasan kemiskinan belum berhasil, karena kriteria miskin masih beragam. Dalam halini perlu dilakukan penelitian secara seksama dengan kriteria yang jelas tentang definisimiskin. 2. Perwujudan kota layak anak belum berhasil karena aparat dan warga belum tahuistilah kota layak anak. Kondisi warga miskin lebih berpikir untuk memenuhi kebutuhanpokoknya. Walaupun demikian sudah ada kesadaran akan pentingnya pendidikan anak,pemberian fasilitas belajar, perhatian terhadap belajarnya, pelayanan anak dalam belajardemi masa depan. 3. Daya dukung pengentasan kemiskinan terhadap perwujudan kota layakanak di Kelurahan Pedurungan Kidul belum diketahui secara jelas karena istilah kota layakanak belum diketahui. Di samping itu hasil pengentasan kemiskinan belum dapat diketahuikarena kriteria miskin masih bias. Jika dilihat dari kriteria pemenuhan kebutuhan pangan,sandang, papan, serta kebutuhan sekolah dasar, maka warga miskin belum terentaskan.Namun indikator ke arah perwujudan kota layak anak sudah ada pada warga, mereka inginmemberi bekal pendidikan pada anaknya untuk masa depannya, agar mereka memilikikepribadian, bermoral, dan mandiri.Kata Kunci : pengentasan kemiskinan, kota layak anak
PENGINTENSIFAN AKSARA JAWA TERHADAP PENULISAN BAHASA JAWA HURUF LATIN SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Suyitno Suyitno
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 5, No 1 (2015): MALIH PEDDAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v5i1.933

Abstract

Many Latin Javanese writings are incorrect. Those are caused by there is a fact that some Javanese user also use Indonesian in oral and written communication. The problem is faced by language user are: 1) There is the difference of system in language phonetic drawing, and 2) There is similarity definite phonetic.The beginning, the Javanese is written by syllabic Javanese alphabet, while Indonesian is written by phonemic Latin. In Indonesian, the sound [?ëÔÇØ] is drawn by phoneme /o/, while in Javanese the sound is symbolized by phoneme /a/, while /o/ in Javanese is used to symbolize the sound [o].The solution is order to get minimalize Javanese the wrong written which cause to change of meaning, can be done by intensify Javanese letter in Javanese writing, especially for words that possibly have potency of hesitant until hesitancy of meaning can be minimalized.The prime purpose from the matter are planting diciplinen culture, love the country, and care of surroundings. The third values are part which must be developed in education of culture and nation character.
Co-Authors Achmad Fariz Aci Primartadi Adi Susanto Aditya Alvin Fahriza Agung Laksono Aisna Devy Sukma Aji Prasetya Andayani Andayani Andyan Anditya Anis Kurnia Miftahul Husna Apollo Apollo Aprilia Kurniawati Arif Irawan Aryadi Suwono Bagus Adi Pratama Bambang Sudarsono Bayu Romadi Bondan Catur Brojo Seto Cahyo Wahyu Utomo Candra Trimustika Hidayat Chafit Ulya Diana Endah Handayani Dina Rohmah Dinda Purbo Aji Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana Dudik Djaja Sidarta Dwi Dwi Jatmoko Dwi Jatmoko Edfinda Arif Maulana Edy Suryanto Eka Rini Widiastuti Ervina Eka Subekti Faizin Faizin Faried Kurnia Fauzi, Adin Fitroh Anugrah Kusuma Yudha Handoko, Handoko Hardianto, Toto Haris Setiyanto Ika Purnamasari Ikha Listyarini Indra Briyan Saputra Kardo Rajagukguk, Kardo Linggar Dyah Satriyani Mage Nugroho Meiliyani Siringoringo Memi Nor Hayati Mohammad Khaizar Rohman Mokhamad Fatkhur Rohman Muhammad Abdul Azis Nasrur Rijal Ngatmini Ngatmini Novia Rahmah Bastian Nur Dwiana Muslimah Nurfitriana Maulidiah Prarasto Miftahurrisqi Puji Priya Handayani purwadi purwadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahadyan Magetsari Raheni Suhita Rahmadi Kuntoro Renda Aranggraeni Restu Budi Setiawan Rini Dharmastiti Rito Goejantoro, Rito Rohmanato Rohmanato Sahid Teguh Widodo Sandika Yoga Pratama Sari Khusnul Khuluq Siti Fatimah Khairunnisa Siti Mahmuda Siti Nur Cholifah Slamet Mulyono Sucipto Aji Wibowo Sumardi Sumardi Surya Prangga Syamsiar, Syamsiar Syamsul Ph.D M.A. Hadi Vendy akhmad setyadi Yant Mujiyanto Yusuf Sutrisno