p-Index From 2021 - 2026
5.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JOURNAL OF INDONESIAN ISLAM Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Ijtima'iyya: Journal of Muslim Society Research Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Jurnal Sosiologi Agama AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman Al-Irfan: Journal of Arabic Literature and Islamic Studies POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Journal of Instructional and Development Researches Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research Akademika : Jurnal Pemikiran Islam re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Millah: Journal of Religious Studies Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Kartika: Jurnal Studi Keislaman Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman Dan Pendidikan Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Madania: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Tarbiyatuna Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI ISLAM Syarif, Zainuddin
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 2, No 2 (2007)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Al-Qur’an sebagai sumber dasar epistemologi Islam tidak hanya menjadi sumber keimanan tetapi juga sumber ilmu pengetahuan. Kendati demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memerlukan penelitian dan eksperimen lebih lanjut. Hal inilah yang mengilhami para pemikir Islam tempo dulu mampu menerapkan sistem keilmuan terpadu. Ini menunjukkan hubungan ilmu dan agama tidak bertentangan. Iman dan rasionalitas cukup padu dalam Islam. Sains dan teknologi, ekonomi, sosial dan politik semuanya tercakup dalam ajaran Islam. Etika dan nilai-nilai Islam merupakan perpaduan yang meliputi seluruh aktivitas manusia. Maka dari itu, model arah pengembangan pendidikan yang lebih relevan adalah dititik­beratkan pada model interconnected entities bahwa masing-masing keilmuan sadar akan keterbatasannya dalam memecah­kan persoalan manusia, maka terbangunlah kerja sama setidaknya dalam hal yang menyentuh persoalan pendekatan (approach) dan metode berpikir dan penelitian (process dan procedure).
MITOS NILAI-NILAI KEPATUHAN SANTRI Syarif, Zainuddin
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang nuansa nilai kepatuhan santri tehadap kiai, khususnya dalam perilaku politik. Di mata santri, kiai diidentifikasi sebagai sosok figur kharismatik dan model (uswah) dari sikap dan tingkah laku, serta figus ideal sebagai penyambung silsilah keilmuan para ulama pewaris ilmu masa kejayaan Islam. Dari identifikasi tersebut melahirkan pola kepatuhan atau ketaatan santri terhadap kiai, yang terbagi pada tiga varian, yaitu: 1) kepatuhan mutlak; 2) kepatuhan semu; kedua perilaku ini ditunjukkan oleh santri aktif yang memiliki ikatan guru dan murid dengan kiai; dan 3) ketaatan prismatik yang ditunjukkan oleh santri alumni. Walaupun mereka masih memiliki ikatan guru dan murid, tetapi dalam perilaku politik berani berbeda dengan kiainya.
PENDIDIKAN PROFETIK DALAM MEMBENTUK BANGSA RELIGIUS Syarif, Zainuddin
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh globalisasi dan modernisasi atau yang bersifat material positivistik. Namun, Indonesia tidak bisa juga menjadi bangsa yang hedon dan tanpa nilai, bangsa Indonesia ikut modernisasi tanpa meninggalkan ajaran agama. Untuk itu, dibutuhkan pendidikan profetik yang memiliki basis misi utama  kependidikan  Nabi, yakni pembentukan karakter yang bermula dari penanaman tauhid kepada Allah yang Maha  Esa, yang dibarengi  dengan  pembentukan  karakter positif lainnya sebagai basis untuk membangun pribadi yang kuat baik  secara akidah maupun mental. Pendidikan  profetik sejatinya  merupakan  proses  untuk memanusiakan  manusia, sehingga menjadi bangsa yang  berkarakter religius, yang tidak hanya berorientasi pada proses transformasi ilmu pengetahuan,  melainkan juga  harus diarahkan  pada  proses  transfer  nilai religius.