Articles
Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan Terhadap Kinerja UMK Agroindustri Pengolahan Kedelai di Kabupaten Lombok Tengah
Sharfina Nabilah;
Tajidan Tajidan;
Efendy Efendy;
F.X. Edy Fernandez
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 11, No 1 (2022): June
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j.sea.v11i1.50600
Entrepreneurs are believed to be the driving wheel, and entrepreneurs are also considered as innovators in economic development. One form of entrepreneurship, namely UMK (Micro Small Business) can help the government as a driver of the economy by creating jobs. The purpose of this study was to analyze the effect of entrepreneurial characteristics on the performance of MSEs in soybean processing agroindustry in Central Lombok Regency. This research was conducted from April 2021 to October 2021 in Central Lombok Regency. The number of samples taken as many as 120 respondents. The data is processed both qualitatively and quantitatively. Qualitative data was processed descriptively while quantitative data was processed using Structural Equation Models (SEM) analysis. The results showed that (1) the entrepreneurial characteristics of soybean processing SMEs in Central Lombok Regency were divided into individual characteristics and psychological characteristics. The indicator of individual characteristics that has the greatest positive influence is business experience. Indicators of psychological characteristics that have the greatest positive influence are hard workers, (2) individual characteristics and psychological characteristics have a positive and significant effect on entrepreneurial competence. The biggest influence is shown by psychological characteristics, (3) individual characteristics have a positive and significant effect on business performance; while psychological characteristics have a negative and significant effect on business performance, (4) entrepreneurial competence has a negative and significant effect on business performance. That is, there is a decrease in benefits to the performance of the soybean processing agro-industry MSEs due to entrepreneurial competence.
Pentingnya Izin PIRT Sebagai Penguatan Produk Olahan Keripik KWT Nine Seru di Desa Lantan
Sri Mulyawati;
Efendy;
Tajidan;
FX Edy Fernandez;
Sharfina Nabilah
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jsit.v4i1.85
Izin PIRT merupakan izin edar atas produk olahan pangan industri rumah tangga. Dengan adanya izin PIRT, konsumen memperoleh kepercayaan atas produk olahan pangan industri rumah tangga. Setelah memperoleh kepercayaan dari konsumen, konsumen tidak akan ragu untuk memilih dan membeli produk olahan pangan tersebut. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menjangkau konsumen lebih luas dengan keuntungan lebih banyak. Namun hal ini belum disadari oleh KWT Nine Seru sebagai pelaku usaha berbasis industri rumah tangga di Desa Lantan. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi pentingnya izin PIRT sebagai penguatan produk olahan keripik KWT Nine Seru di Desa Lantan. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) meningkatkan pemahaman akan pentingnya izin PIRT sebagai penguatan produk olahan keripik KWT Nine Seru di Desa Lantan, (2) memotivasi dan menumbuhkan kesadaran anggota KWT Nine Seru untuk mengurus Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga atau izin PIRT. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa seluruh kegiatan sosialisasi berlangsung dengan sangat baik. Peserta sosialisasi memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya izin PIRT sebagai penguatan produk. Sebanyak 48% peserta sangat setuju untuk mengurus izin PIRT setelah kegiatan sosialisasi berakhir. Selanjutnya diharapkan ada kegiatan pendampingan pembuatan izin PIRT bagi pelaku usaha industri rumah tangga di Desa Lantan sebagai keberlanjutan dari kegiatan pegabdian ini.
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN RETURN OF INVESTMENT PADA USAHA TANI BAYAM DI KECAMATAN AMPENAN KOTA MATARAM
Eka Nurminda Dewi Mandalika;
Anna Apriana Hidayanti;
Sharfina Nabilah;
Sri Mulyawati
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1322
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Break Event Point (BEP) dan Return Of Investment (ROI) pada usahatani bayam di Kecamatan Ampenan Kota Mataram.Lokasi penelitian ditentukan dengan cara Purposive Sampling Dalam penelitian ini Kelurahan Pejarakan Karya terpilih sebagai lokasi penelitian karena dengan pertimbangan bahwa jumlah usahatani bayam terbesar di Kecamatan Ampenan berada di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jumlah 15 orang petani responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pada usahatani bayam di Kecamatan Ampenan Kota Mataram sudah melampaui BEP dengan keuntungan sebesar Rp. 4.686.087,- per produksi. Nilai ROI usahatani bayam di kKecamatan Ampenan memiliki tingkat pengembalian modal atau investasi yang cukup tinggi sebesar 830%, sehingga usahatani bayam di kecamatan Ampenan dikatakan efisien. Adanya beberapa kendala atau hambatan yang yang dihadapi dalam usahatani bayam di Kecamatan Ampenan antara lain : (a) Fluktuasi harga bayam; (b)Penerapan teknologi Inovatif yang masih kurang dilakukan oleh petani dalam mengembangkan usahataninya; (c)Hama penyakit yang mengganggu pertumbuhan tanaman bayam; (d)Keterbatasan modal yang dimiliki petani untuk memperluas dan mengembangkan usahanya. Kata Kunci : Ampenan, Bayam, Break Even Point, Return Of Investment, Usaha Tani
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL PENGEMBANGAN POTENSI HHBK KELOMPOK MITRA TANI DI SEKITAR KAWASAN HUTAN DESA PEMEPEK
Pande Komang Suparyana;
Sharfina Nabilah;
Endah Wahyuningsih;
I Ketut Manu Mahatmayana
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.832
Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) adalah semua bahan berwujud atau bukan kayu yang diambil dari hutan untuk dimanfaatkan dalam rangka kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Hasil hutan bukan kayu yang dapat diperdagangkan memiliki nilai ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor internal eksternal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek. Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 responden yang merupakan keseluruhan anggota Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Rancangan penelitian ini di gunakan karena mampu menggambarkan analisis lingkungan internal dan eksternal dalam kegiatan Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek yang akan dikaji dalam variable SWOT, yakni kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan Faktor Eksternal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani adalah Lahan yang masih luas; Tenaga kerja yang banyak; Pendapatan utama masyarakat; Potensi sumberdaya HHBK; Inovasi dalam proses pengolahan; Kurang permodalan; Kurang pengetahuan tentang budidaya; Pemasaran produk HHBK; Penguatan kelembagaan; dan Tidak adanya pelatihan secara khusus kepada para petani. Faktor Internal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek adalah Permintaan komoditas HHBK tinggi; Peraturan KHDTK; Kebijakan pemerintah dalam HHBK; Adanya dukungan pemerintah dalam hal pameran produk pertanian; Kegiatan CSR dalam pelestarian lingkungan; Harga tidak stabil; Alih fungsi lahan; Perusakan lingkungan dan penebangan hutan; Penegakan aturan belum efektif; dan Minimnya pengetahuan dalam pelestarian lingkungan. Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek disarankan untuk mengantisipasi ancaman-ancaman dan memanfaatkan peluang serta memaksimalkan kekuatan serta meminimalkan kelemahan yang ada. Kelompok Mitra Tani dapat memanfaatkan Faktor Internal dan eksternal tersebut dalam Pengembangan Potensi HHBK
PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PADA UMKM TAHU DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
sharfina Nabilah;
Tajidan Tajidan;
F.X. Edy Fernandez;
Halil Halil
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1411
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga pokok produksi yang digunakan sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk tahu di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Kecamatan Praya, Kecamatan Jonggat, serta kecamatan Batukliang. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix method) yakni pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dan pendekatan kuantitatif dengan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan perhitungan penetapan harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat selisih perhitungan harga pokok produksi sebesar Rp 2,72 berdasarkan metode perhitungan yang digunakan oleh pelaku usaha dengan metode full costing. Harga jual produk tahu per unit berdasarkan perhitungan cost plus pricing adalah sebesar Rp 643,47 dengan perhitungan yang digunakan oleh pelaku usaha, sedangkan harga jual tahu per unit dengan pendekatan full costing adalah sebesar Rp 646,78. Ada selisih sebesar Rp 3,39 dengan tingkat Bunga yang sama yaitu sebesar 25%.
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI DAN PEMASARAN USAHATANI JAMBU KRISTAL DI DESA DASAN TAPEN KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT
Novia Mauli Harni;
Candra Ayu;
sharfina Nabilah
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1454
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) biaya produksi, pendapatan usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. (2) efisiensi ekonomi usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. (3) efisiensi pemasaran usahatani jambu kristal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Unit analisis adalah usahatani jambu kristal dan lembaga pemasaran di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Teknik penentuan petani responden secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 5 orang petani, sedangkan untuk lembaga pemasaran secara snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 17 pedagang jambu kristal. Jenis data adalah data kuantitatif dan kualitataif. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Analisis data yaitu: menganalisis biaya dan pendapatan, R/C ekonomi dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata biaya produksi dalam usahatani jambu kristal yaitu sebesar Rp 55.154.016,79 per ha dan rata-rata pendapatan sebesar Rp 38.889.148,68 per ha. (2) efisiensi ekonomi usahatani jambu kristal yaitu R/C sebesar 1,71 per LG. (3) efisiensi pemasaran jambu kristal termasuk efisien karena diperoleh share petani ³ 60% dan distribusi keuntungan berkisar antara 0,5 – 1
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TANAMAN GAMBAS DAN KACANG PANJANG DI DESA PAOK PAMPANG KEC. SUKAMULIA , LOMBOK TIMUR
Anna Apriana Hidayanti;
Muhammad Nursan;
M. Yusuf;
Anwar;
Fadli;
Dudi Septiadi;
Ni Made Nike Zeamita Widiyanti;
Eka Nurminda Dewi Mandalika;
Rifani Nur Sindy Setiawan;
Sharfina Nabilah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4922
Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengetahuan dasar tentang analisa potensi bisnis sayuran gambas dan kacang panjang dalam mendukung peningkatan ekonomi petani. di Desa Pok Pampang, sedangkan tujuan khususnya adalah:(1) Menumbuhkembangkan minat dan memotivasi petani di desa paok pampamh dalam meningkatkan komoditas sayuran gambas dan kacang panjang (2) Menunjukkan kepada petani mengenai aspek dan manfaat sayuran gambas dan kacang (3) petani dapat mengetahui produk apa saja yang bisa di buat dari sayuran gambas dan kacang panjang sehingga mengetahui tentang pemasaran dan mengenal aspek sosial ekonomi (peningkatan pendapatan berkelanjutan) dari sistem usahatani sayuran gambas dan kacang panjang dan (4) Menjalin hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Universitas Mataram dengan masyarakat. Pelaksanaan dilakukan dengan metode pendekatan pendidikan orang dewasa (andragogi) yang dilakukan melalui penyuluhan dan demontrasi kepada kelompok sasaran. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (a) aspek teknik dan aspek sosial ekonomi terutama terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya tentang sayuran gambas dan kacang panjang dengan tabel Analisa potensi; (b) kemampuan manajemen kelompok dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada; (2) Respon anggota kelompoktani Bilasundung terhadap kegiatan penyuluhan cukup tinggi; (4) Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara, perguruan tinggi, UNRAM dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bilasundung di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia.
Pendampingan Pembuatan Izin SPP-IRT Produk Keripik KWT Nine Seru Di Desa Lantan
Mulyawati, Sri;
Efendy, Efendy;
Fernandez, FX Edy;
Nabilah, Sharfina;
Halil, Halil
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IAI Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30739/loyalitas.v6i2.2500
The Certificate of Fulfillment of Commitments for the Production of Processed Food for the Household Industry, abbreviated as SPP-IRT, is one of the legal documents that needs to be owned by MSME actors, especially those engaged in the Food Household Industry (IRTP). Chip products produced by KWT Nine Seru in Lantan Village do not yet have an SPP-IRT permit due to a lack of understanding of the procedures for making these permits. Therefore, the purpose of this service activity is to assist KWT Nine Seru in obtaining an SPP-IRT permit. The method of service activities consists of an initial survey of partner needs, socialization, assistance, monitoring, and evaluation. The results of the service activities showed that all participants were very enthusiastic about participating in a series of service activities, so the entire series of activities went well. KWT Nine Seru has an SPP-IRT license document that is valid until 2028. The importance of the results of this service activity is indicated by the usefulness of the business legality that has been issued, so that business actors can run their businesses safely and legally and can reach a wider market.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA UMKM AGROINDUSTRI TAHU DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Nabilah, sharfina;
Hidayanti, Anna Apriana;
Mandalika, Eka Nurminda Dewi
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM Agroindustri tahu di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Praya, Kecamatan Jonggat, serta kecamatan Batukliang.. Lokasi penelitian dipilih secara secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa ketiga Kecamatan tersebut merupakan sentra industri tahu di Kabupaten Lombok Tengah berdasarkan data Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang pengusaha tahu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM agroindustri tahu di Kabupaten Lombok Tengah adalah pengalaman usaha, jumlah bahan baku yang digunakan, modal, serta inovatif.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHATANI PORANG DI KECAMATAN SUELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Nabilah, Sharfina;
Zeamita Widiyanti, Ni Made Nike
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1654
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas usahatani porang di Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Perigi, Desa Sapit, dan Desa Mekar Sari. Penentuan daerah sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah petani yang melakukan usahatani porang. Pengambilan jumlah sampel responden ditentukan dengan menggunakan “quota sampling” yaitu dengan menetapkan sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Data dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani porang di Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur adalah sebesar Rp 20.854.935/Ha per musim tanam. Penerimaan yang diperoleh oleh petani porang adalah sebesar Rp 141.930.515/Ha per musim tanam, dan pendapatan yang diperoleh oleh petani porang adalah sebesar Rp 121.075.580/Ha per musim tanam. Petani porang di Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Tengah memperoleh keuntungan yang signifikan dengan tingkat profitabilitas sebesar 581%.