Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Nira Aren Sebagai Substrat Pupuk Organik Cair Untuk Meningkatkan Hasil Perkebunan di Desa Bukit Tinggi Kecamatan Gunung Sari Tajidan, Tajidan; Halil, Halil; Edy Fernandez; Efendy Efendy; Sharfina Nabilah; Sri Mulyawati; Ratih Purnamasari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.137

Abstract

Pupuk kimia mkin mahal dan langka mengakibatkan meningkatnya biaya produksi pertanian di satu sisi, serta kerusakan tanah di sisi lain sebagai akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Solusinya adalah menerapkan teknologi pemupukan berimbang. Pupuk organik menggunakan bahan alami yang difermentasi menggunakan mikro organisme di antaranya adalah memanfaatkan nira air sebagai subtrat dalam produksi pupuk organik cair. Penggunaan pupuk organik cair yang telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan tanaman dan meningkatkan produksi hasil perkebunan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tentang penggunaan pupuk organik cair menggunakan subtrat nira aren adalah meningkatkan pengetahuan petani perkebunan dalam memanfaatkan nira aren dalam produksi pupuk organik cair dan penerapan teknologi pemupukan berimbang. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan menerapkan metode pembelajaran andragogy dengan teknik peragaan dan praktek. Sebagai sasaran PKM adalah pengurus dan anggota kelompok tani maju bersama di desa Bukti Tinggi Kecamatan Gunung Sari. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM adalah petani telah memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan nira aren sebagai subtrat dalam produksi pupuk organik cair, serta mampu menerapkan teknologi pemupukan berimbang.
Peningkatan Kemampuan Pemasaran Produk Olahan Ubi Ungu dengan Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Sharfina Nabilah; Ni Made Wirastika Sari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.218

Abstract

Peningkatan pemasaran suatu produk harus dibarengi dengan kemampuan produsen untuk menghitung harga pokok produksi (HPP) dari produk yang dibuat. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mandiri dalam menentukan HPP sebagai dasar penetapan harga jual produk olahan ubi ungu. Selama ini, kelompok mitra masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual karena belum melakukan perhitungan harga pokok produksi secara sistematis, melainkan hanya berdasarkan perkiraan. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi melalui post-test. Peserta diberikan pemahaman tentang konsep HPP, komponen biaya, dan penerapan perhitungan HPP menggunakan contoh produk bolu kukus ubi ungu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami konsep harga pokok produksi, menghitung harga pokok produksi produk, serta menyadari manfaat HPP dalam mendukung pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota KWT dapat menentukan harga jual produk secara lebih tepat, meningkatkan keuntungan, serta memperkuat daya saing produk olahan ubi ungu di pasaran.
Added value of banana processed products in North Batukliang District, Central Lombok Regency Mulyawati, Sri; Fernandez, Tajidan F.X. Edy; Efendy, Efendy; Nabilah, Sharfina; Faradila, Jihan Dita
Jurnal Agrotek Ummat Vol 12, No 4 (2025): Jurnal Agrotek Ummat: Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v12i4.35276

Abstract

Bananas are one of the important commodities produced by Indonesian farmers. These commodities are mostly sold in raw form or as perishable products, resulting in relatively low economic value. The development of a processing industry is important to extend the shelf life of products and increase added value at every stage of the production chain. This study aims to analyse the added value of processed banana products in North Batukliang District. The research approach used is descriptive, with the aim of providing a systematic description of the issues under study. The research objects include banana processing businesses that play a role in creating added value in the region. Respondents were selected using snowball sampling because the population size was not known with certainty. The data were analysed using the Hayami value-added method to obtain comprehensive results. The results showed that banana sale products generated added value of IDR 10,484/kg of raw materials, which was higher than banana chips, which had a value of IDR 3,278/kg of raw materials. The added value ratio generated is 68% for banana chips and 46% for banana chips. These findings indicate that increasing the production of banana chips can be a more profitable strategy for businesses because it provides higher economic added value and supports the development of local agro-industry. This study recommends that businesses increase the scale of banana chip production to optimise profits.
Pendampingan Pembuatan Izin SPP-IRT Produk Keripik KWT Nine Seru Di Desa Lantan Sri Mulyawati; Efendy Efendy; FX Edy Fernandez; Sharfina Nabilah; Halil Halil
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v6i2.2500

Abstract

The Certificate of Fulfillment of Commitments for the Production of Processed Food for the Household Industry, abbreviated as SPP-IRT, is one of the legal documents that needs to be owned by MSME actors, especially those engaged in the Food Household Industry (IRTP). Chip products produced by KWT Nine Seru in Lantan Village do not yet have an SPP-IRT permit due to a lack of understanding of the procedures for making these permits. Therefore, the purpose of this service activity is to assist KWT Nine Seru in obtaining an SPP-IRT permit. The method of service activities consists of an initial survey of partner needs, socialization, assistance, monitoring, and evaluation. The results of the service activities showed that all participants were very enthusiastic about participating in a series of service activities, so the entire series of activities went well. KWT Nine Seru has an SPP-IRT license document that is valid until 2028. The importance of the results of this service activity is indicated by the usefulness of the business legality that has been issued, so that business actors can run their businesses safely and legally and can reach a wider market.