Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI STABILITAS SEDIAAN SLEEPING MASK GEL MENGGUNAKAN EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) Salsabila Azka Maharani; Florencia Yuwono; Stefani Yulia; Febriana Fitrianingsih; Anggoro Permadi Laksono; Shafira Putri; Anita Yuniarti; Shabrina Naurah Rayyani; Annisa Farida Muti; Andiri Niza Syarifah; Ade Abiyyatun Mahdiyyah
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/31k00h06

Abstract

The skin, as the largest organ of the body, serves a protective function and requires care to maintain its moisture and hydration. Sleeping mask gels are among the most effective nighttime skincare products, as they provide maximum hydration during sleep, have a texture that spreads easily, offer a cooling sensation, and can release active ingredients gradually. Aloe vera is widely recognized as an active cosmetic ingredient due to its content of flavonoids, saponins, and lignin, which help to moisturize the skin. This study aimed to evaluate the effect of varying concentrations of Aloe vera extract on the physical stability of sleeping mask gel formulations. Stability tests were conducted on days 0-28. Three gel formulas were prepared, each containing 0.75% carbopol 940. The results showed that F1 met stability criteria for organoleptic properties, spreadability, adhesiveness, and homogeneity, although changes in pH and viscosity occurred from day 7 to day 28. Statistical analysis indicated significant differences (p < 0.05) in viscosity among the formulas, while F1 showed no significant differences (p > 0.05) in spreadability and adhesiveness and maintained good consistency up to day 14. Based on these findings, F1 was considered more stable compared to F2 and F3.
Edukasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Kelurahan Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Anggarany, Ariska Deffy; Rabani, Alya Layyina; Elzuhria A, Nadia; Kaffah, Nur Silmi; Ningrum, Anggita Cahya; Pratama, Deri Putra; Manurungi, Anggita Virginia Naulina; Syafad, Aisyah Malika; Farkhani, Aulia; Muti, Annisa Farida; Esadini, Ayu Rana; Pradana, Dhigna Luthfiyani Citra; Andini, Putri
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5396

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Kepulauan Seribu, terutama di wilayah Pulau Panggang. Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan perspektif masyarakat tentang pencegahan stunting dengan menggunakan sesi edukasi dan demonstrasi menggunakan bahan pangan lokal. Teknik yang digunakan meliputi sesi edukasi dan lokakarya yang menarik dengan fokus pada pembuatan makanan bergizi, seperti nugget kelor dan tuna, yang kaya nutrisi. Program ini melibatkan 23 ibu dengan anak kecil, yang menjadi fokus inisiatif, dan menilai pengetahuan serta pandangan mereka melalui tes yang dilakukan sebelum dan sesudah program. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan meningkat dari 95,7% menjadi 100%, masuk dalam kategori baik, sementara sikap meningkat dari 91,4% menjadi 95,7%, juga masuk dalam kategori baik. Meskipun perubahannya tidak signifikan secara statistik, upaya ini memberikan nilai tambah bagi kesadaran dan partisipasi masyarakat. Memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti daun kelor berpotensi berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga dan membantu mencegah stunting secara berkelanjutan.