Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Keterampilan Metakognisi Berpikir Kreatif dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Pokok Bahasan Segiempat Siswa Kelas Akselerasi di MTs Negeri 2 Jember Habiba, Fonda Essa; Sunardi, S; Trapsilasiwi, Dinawati
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.087 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3505

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan metakognisi berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas Akselerasi MTs Negeri 2 Jember.Metode pengumpulan data dengan tes berpikir kreatif dan wawancara. Berpikir kreatif siswa diukur menggunakan 3 kriteria berpikir kreatif, yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan. Tingkat berpikir kreatif atau disebut TBK dikategorikan menjadi 5 tingkatan, yaitu TBK 4 (sangat kreatif), TBK 3 (kreatif), TBK 2 (cukup kreatif), TBK 1 (kurang kreatif), dan TBK 0 (tidak kreatif). Hasil yang diperoleh dari tes berpikir kreatif adalah 14 siswa termasuk kategori tidak kreatif, 4 siswa termasuk kategori kurang kreatif, dan 3 siswa termasuk kategori cukup kreatif. Siswa kategori tidak kreatif tidak memenuhi indikator keterampilan metakognisi. Pada monitoring, siswa tidak dapat menentukan strategi untuk menyelesaikan masalah. Pada evaluasi, siswa tidak mengevaluasi atau memperbaiki kembali cara dan perhitungan. Siswa kategori kurang kreatif dapat memahami soal dan menentukan rencana di awal. Pada monitoring, strategi diselesaikan dengan langkah-langkah yang sudah benar. Pada evaluasi, siswa secara sadar mengetahui kesalahannya tetapi tidak mengevaluasi kembali pekerjaannya. Siswa kategori cukup kreatif memenuhi indikator keterampilan metakognisi. Siswa mengidentifikasi informasi dan menentukan rencana awal dengan baik. Pada monitoring, siswa dapat menentukan strategi untuk menyelesaikan masalah. Pada evaluasi, siswa mengevaluasi langkah atau perhitungan pemecahan masalah. Kata Kunci: Berpikir kreatif, keterampilan metakognisi, pemecahan masalah
Proses Berpikir Siswa Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif dalam Memecahkan Masalah Matematika di Kelas VII SMPN 11 Jember Aprilia, Nahda Cindy; Sunardi, S; Trapsilasiwi, Dinawati
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 3: Nopember 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v2i3.6049

Abstract

Proses berpikir selalu dialami oleh setiap orang ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa juga mengalami proses berpikir ketika dihadapkan dengan berbagai masalah matematika. Proses berpikir juga dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa karena setiap siswa memiliki cara tersendiri untuk memecahkan masalah matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa gaya kognitif reflektif dan siswa gaya kognitif impulsif dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMPN 11 Jember. Siswa yang mengikuti penelitian berjumlah 23 orang. Awalnya, dilakukan tes MFFT menggunakan instrumen yang telah dikembangkan oleh Warli. Hasil tes MFFT menunjukkan bahwa ada 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif, 12 siswa dengan gaya kognitif impulsif, 1 siswa dengan gaya kognitif low accurate, dan 8 siswa dengan gaya kognitif fast accurate. Setelah itu, diperoleh 2 subjek gaya kognitif reflektif yang didukung dengan 2 subjek yang memiliki kecenderungan gaya kognitif reflektif dan 3 subjek gaya kognitif impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa gaya kognitif reflektif mengalami disequilibrium saat mengerjakan soal karena siswa belum pernah mengerjakan soal non rutin sebelumnya. Siswa gaya kognitif reflektif selalu berpikir dahulu jika dihadapkan dengan masalah atau pertanyaan. Disamping itu, siswa hanya menulis inti jawaban yang pokok saja saat mengerjakan tes pemecahan masalah. Sedangkan siswa gaya kognitif impulsif tidak mengalami disequilibrium saat mengerjakan soal karena sudah pernah mengerjakan soal non rutin. Siswa cenderung spontan dalam menjawab pertanyaan dan menulis semua ide maupun rencana yang ada dalam pikirannya di lembar jawaban. Kata Kunci: proses berpikir, gaya kognitif reflektif dan impulsif, pemecahan masalah
Analisis Soal Dalam Buku Matematika Kelas VII Kurikulum 2013 Berdasarkan Mathematical Literacy Assessment Taxonomy Firdaus, Banina; Trapsilasiwi, Dinawati; Sri Lestari, Nurcholif Diah
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.82 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan soal dalam buku matematika kurikulum 2013 kelas VII Sekolah Menengah Pertama berdasarkan mathematical literacy assessment taxonomy. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, subjek penelitian ini adalah soal uji kompetensi masing-masing pokok bahasan dalam buku matematika kurikulum 2013 kelas VII semester I tahun terbit 2014 edisi revisi yang disusun oleh pakar pendidikan dibawah pengawasan Kementrian Pendidikan dan diterbitkan oleh pusat kurikulum dan perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode angket. Pedoman yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar deskriptor masing-masing level mathematical literacy assessment taxonomy. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 94 soal yang terkategorikan dalam mathematical literacy assessment taxonomy dari 177 soal yang di analisis. Dengan rincian 40,42% soal terkategorikan dalam level knowing, 31,91% soal terkategorikan dalam level applying routine procedures in familiar of contexts, dan 27,65% soal terkategorikan dalam level applying multistep procedures in a variety of context. Kata Kunci : Kurikulum 2013, mathematical literacy assessment taxonomy, buku siswa
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Antara Siswa Yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dan Ekspositori di Kelas VIII MTs Negeri Jember 1 Hasan, Ayu Zulfiah; Trapsilasiwi, Dinawati; Setiawani, Susi
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 2: Juli 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i2.5972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran SFAE (Student Facilitator And Explaining) dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori di kelas VIII MTs Negeri Jember 1. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Static Group Comparison. Adapun populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIID, VIIIE, VIIIF, dan VIIIG Mts Negeri Jember 1 tahun ajaran 2015/2016, yaitu sebanyak 151 siswa. Penentuan responden dilakukan dengan cara menguji homogenitas terhadap populasi untuk mengetahui kelompok yang mempunyai variansi sama. Uji homogenitas dari 4 kelas tersebut menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dengan F hitung sebesar 0,075 dan nilai signifikan sebesar 0,974. Dapat disimpulkan bahwa keempat kelas homogen. Nilai yang digunakan untuk uji homogenitas adalah nilai ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Setelah dinyatakan homogen, dilanjutkan dengan mencari 2 kelas masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Didapat kelas VIII F sebagai kelas eksperimen yang akan menerapkan model pembelajaran SFAE dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang akan menerapkan model pembelajaran ekspositori. Data kemampuan berpikir kritis matematika dikumpulkan melalui tes uraian yang berjumlah 4 soal. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang diajukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan hasil signifikan yang dapat dilihat dari hasil P.Sig (2-taled) untuk soal nomor 1 sebesar 0,013, soal nomor 2 sebesar 0,000, soal nomor 3 sebesar 0,019, dan soal nomor 4 sebesar 0,005. Nilai dari masing-masing soal menunjukkan bahwa Psig (2-tailed) > 0,025 yang dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas VIII Mts Negeri Jember 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran SFAE dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kata Kunci: Model Pembelajaran SFAE, Model Pembelajaran ekspositori, Kemampuan Berpikir Kritis
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing berbantuan Facebook Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Sub Pokok Bahasan Persegi Panjang dan Persegi kelas VIIE SMP Negeri 2 Tanggul Tahun Ajaran 2013/2014 Nurjannah, Desy; Trapsilasiwi, Dinawati; Slamin, S
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 2: Juli 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v1i2.1391

Abstract

Abstrak. Penelitian ini diselenggarakan dalam 2 siklus agar dapat menambah aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing berbantuan facebook untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam memberikan kontribusi serta pandangan dan pemikiran dalam berkelompok. Penelitian yang digunakan adalah Class Action Research (CAR) dengan pendekatan yang berkualitas dan berkuantitas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, tes dan wawancara.Hasil penelitian yang dapat menambah aktivitas siswa, hasil pembelajaran yang lengkap dan daya tarik siswa. Dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kegiatan dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : teknik kancing gemerincing, facebook, hasil pembelajaran.
Proses Berpikir Kritis Siswa Kelas VII F Mts. Al-Qodiri 1 Jember dalam Pemecahan Masalah Matematika Pokok Bahasan Segitiga dan Segi Empat ditinjau dari Adversity Quotient Hidayah, Suci Rohmatul; Trapsilasiwi, Dinawati; Setiawani, Susi
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.117 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa climber, camper, dan quitter di kelas VII F MTs al-Qodiri 1 Jember dalam memecahkan masalah matematika pokok bahasan segitiga dan segi empat sesuai dengan indikator proses berpikir kritis yang telah disusun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Adversity Response Profile (ARP), soal tes kemampuan berpikir kritis dan pedoman wawancara. Penentuan subyek dilakukan menggunakan teknik snowball sampling. Subyek penelitian adalah enam orang siswa yang mewakili setiap kategori Adversity Quotient. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek 1 dan 2 (siswa climber) melalui semua indikator berpikir kritis dalam menyelesaikan setiap tes yang diberikan sehingga diperoleh solusi pemecahan yang tepat. Subyek 3, 4, dan 5 (Siswa camper) hanya mampu melalui tahap klarifikasi dan Assessment dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan, sehingga solusi pemecahan masalah yang diberikan kurang tepat. Sedangkan subyek 6 (Siswa quitter), hanya mampu memenuhi tahap klarifikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan Kata Kunci: berpikir kritis, tahapan berpikir kritis Jacob dan Sam, adversity quotient
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Dalam Menyelesaikan Masalah Pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Siswa Kelas VIII-C SMP Nuris Jember Arifin, Zainul; Trapsilasiwi, Dinawati; Fatahillah, Arif
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.182 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3522

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII-C SMP Nuris Jember. Pengambilan data dilakukan menggunakan tes tulis dan lisan kepada 9 siswa. Pengambilan subjek diperoleh dari nilai ulangan harian matematika pokok bahasan sistem persamaan linier dua variabel. Dari nilai ulangan harian pokok bahasan sistem persamaan linier dikelompokan menjadi 3 tingkatan yaitu tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Dari hasil analisis, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 2 siswa mampu memenuhi indikator pertama yaitu menuliskan penyelesaian masalah, 5 siswa mampu memenuhi indikator yang kedua yaitu mengubah masalah ke kalimat matematika, 4 siswa mampu memenuhi indikator yang ketiga yaitu perhitungan matematika, dan 5 siswa mampu memenuhi indikator yang keempat yaitu penggunaan simbol matematika. Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika sangat baik sudah mampu memenuhi keempat indikator, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika baikmampu memenuhi tiga indikator, sedangkan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika cukup hanya mampu memenuhi dua indikator meskipun masih ada kesalahan, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika kurang tidak mampu memenuhi keempat indikator kemampuan komunikasi matematika. Sehingga dari 3 siswa yang berkemampuan matematika tinggi terdapat 2 siswa berada pada tingkat kemampuan komunikasi matematika sangat baik dan 1 siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika cukup, sedangkan untuk 3 siswa yang berkemampuan matematika sedang, ketiga siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika baik, dan 3 siswa yang berkemampuan matematika rendah terdapat 2 siswa berada pada tingkat kemampuan komunikasi matematika cukup dan 1 siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika kurang. Kata Kunci: komunikasi matematika, kemampuan matematika.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI) PADA SUB POKOK BAHASAN PRISMA DAN LIMAS KELAS VIII SMP Lestari, Novi Dwi; Hobri, H; Trapsilasiwi, Dinawati
Kadikma Vol 5 No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/kdma.v5i3.1372

Abstract

Abstract. Aptitude Treatment Interaction (ATI) is a concept which has some instructional strategies (treatments) that are optimally effective for students of different aptitude levels.This research is expected to know the process and result of the development of mathematics learning instruments based on Aptitude Treatment Interaction (ATI) in sub subject of Prism and Pyramid. The subject of the research is students of grade VIII A SMP AL-Muttaqin Banjarsengon Jember. Learning instrumentsdevelopment model refers to Thiagarajan, Semmel and Semmel Model (4-D) Model.The result product is lesson plan, student books, work sheets, and evaluation test. Based on validation process and tryout the learning sets can be concluded that the learnig sets had been appropriate with validate, practice, and effective criteria. Key Words:Aptitude Treatment Interaction (ATI), Set 4-D Model
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATION OF READING AND COMPOSITION) UNTUK ENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN IRISAN DAN GABUNGAN DUA HIMPUNAN KELAS VII A SMP 1 ISLAMJEMBER SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013 Khoroid, Mauhibatul; Trapsilasiwi, Dinawati; Setiawani, Susi
Kadikma Vol 4 No 3 (2013): Desember 2013
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/kdma.v4i3.1134

Abstract

Abstract. The goals of this research were: (1) to describe the application of cooperative learning type CIRC; (2) to analyze the students’ activities; (3) to analyze the students’ achievement achievement at 7 A Islamic Junior High School Jember. The type of this research was Classroom Action Research. The research methodology of this study used Hopkins scheme model which is spiral shaped. Data collection method of this research used observation, documentation, interview, and test. The data analysis used: (1) the percentage of students learning activities; (2) the percentage of achievement. This research was done through two cycles and there was two meeting in every cycle. The percentage classically of achievement in first cycle was 26,67 %. The percentage of students achievement at second cycle was 86,67 %. Key Words : Students’ activities, Implementing of cooperative learning CIRC, Intersection and union of two sets
PENGEMBANGAN SOAL PELEVELAN LITERASI MATEMATIKA KONTEKS PERSONAL UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Mahfudhoh, Rif’atul; Susanto, Susanto; Trapsilasiwi, Dinawati
Kadikma Vol 8 No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/kdma.v8i3.6900

Abstract

Abstract. The purposes of this research are developing mathematical literacy test items of personal context for eight grade students which are valid and reliable. This type of research is a development study consisting of 4 stages, namely: (1) preliminary stage that determines the area and the subject of trial. The area of ​​the test subject in SMP Nuris Jember is the students of class VIII C and 6 students of class VIII B. (2) stage self evaluation is designing the problem. Problems are developed as many as 5 questions, 2 questions at the first level, 2 questions at the second level,, and 1 question at the third level. Design of the questions at this stage is prototype 1. (3) prototyping stage, prototype 1 will be validated by validator. Problems that have been validly named prototype 2. Prototype 2 will be tested to 6 students of class VIII B in small group stage. In the small group stage there was only one student who commented on the questionnaire and 5 students had understood the math literacy questions. Problems are revised based on readability test recommendations. The result of the revision based on the test is called prototype 3. (4) field test stage is the test phase on the students of class VIII C. The results of the stage are analyzed to meet the criteria reliable. Problem that has been reliably named prototype 4. Based on the results of the validation data analysis in the average (Va) is 2.2 with the category is quite valid so it needs to be revised. After the problem is revised, the validator validates again with the average result (Va) is 3 with very valid category. Reliability test results by dividing the test subject into 2 parts randomly with reliabilty value is 0.64 and 0.63 with high category. From the results of the analysis, the problems that have been developed have valid and reliable criteria. Keywords: Test items development, mathematical literacy, PISA, personal context
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Abdur Rouf, Abdur Abi Suwito Afifi, Rizky Nur Agustin Faridatul Hasanah Agustiningtyas, Iin Triana Agustya Hardy Ahmad Rif’an Fawaid Ahmad Zainuri Aini, Novi Rosidatul Alim, Fathul Alvian Agung K Ambarwati, Reza Andriana, Lutfi Anjani, Diva Setyo Aprilia, Erly Dwi Aprilia, Nahda Cindy Ardiansyah, Kamal Arif Fatahillah Arifatul Hasanah Arika Indah Kristiana Arika Indah Kristiani Arum Wisnanti Asviangga, Aji Bagoes Ati’ah, Siti Atmadji, Novie Kurnia Putri Aulia, Kharisma Bambang Suharjito Banina Firdaus, Banina Brigita Wanda Pangestika Desi Indriyani Desi Indriyani Desi Wahyuningtyas Desy Nurjannah Devi Anggraeni Pratiwi Devi Anggraeni Pratiwi Dewi, Miya Ayu Kumala Dian Kurniati Didik S. Pambudi Didik Sugeng Pambudi Didik Sugeng Pambudi Dina Frensista Dzurratul Wasi’ah N.L.H Eko Gunariyanto Erfan Yudianto Erina Tri Puspitasari Ervin Oktavianingtyas Faiqotul Himmah Faradina, Apriliana Tezha Eka fatmawati, kamila duwi Fawaid, Ahmad Rif’an Fenni Octavianti Fina Mifta Vebianti Finlantya Elsa Hutami Fitri, Nurul Fonda Essa Habiba, Fonda Essa Girlda Elynikie B, Girlda Elynikie Guswanto, Ervin Hasan Basri Hasan Basri Hasan, Ayu Zulfiah Hendriyati, Nofiela Nuning Hobri I Gede Beni Icha Shofia Karlita Ulfa IDA RAHMAWATI Ika Rahmi Irma Khoirul Ummah, Irma Khoirul Ivent Astiantari Jannatul Khoiriyah Jatmiko, Dhanar Dwi Jatmiko, Dhanar Dwi Hari Jatmiko, Dhanar Dwi Hary Jhahro, Kholif Fatujs Joli Hanafi A Kamila Duwi Fatmawati Kamila Duwi Fatmawati Kamilia, Itriyatut Diana Karimah Salasari Karimah Salasari Kiki Nurhadiyanti, Kiki Kusumaningtyas, Nastiti Latifa, Siti Lestari, Nurcholif Diah Sri Lina Anggraini Linda Fitasari, Linda Lioni Anka Monalisa, Lioni Anka Maharani Gita K Mahfudhoh, Rif’atul Mardiana, Nanda Putri Masruri, Muslih Mauhibatul Khoroid Maulina Syamsu Widyaharti, Maulina Syamsu Millah Kusumawaty N.L.H, Dzurratul Wasi’ah Nancy Yunita Susanti, Nancy Yunita Neni Ristiana Nila Lestari Nila Lestari Ninik Dwi N Nisyak, Robiatun Novi Dwi Lestari Nur Aini Nur Indah Sofia Nurcholif Diah Nurcholif Diah Sri L. Nurcholif Diah Sri Lestari Nurfiani, Merlin Nurul Afisa NURUL ANNISA Nurul Mahmudah, Nurul Nuzula Erlisa Nuraziza Osman, Sharifah panglipur, indah rahayu Pratika Maharani Pratika Maharani pratiwi, devi anggraeni Putra, Rizki Cahya Eka Putri, Inge Wiliandani Setya Rachmawati, Fitri Kurnia Rahmawati, Mira Randi Pratama Murtikusuma Retno Nur Khasanah Reza Ambarwati Rijadi, Arief Rini Ayuning Tyas, Rini Ayuning Rizky Maulidiyah, Rizky Rohadatul Aisy, Fairuz Aufa Rusdiyana, Erine S Slamin S Suharto S Sunardi S Supriyono S Susanto Saddam Hussen Sandhi, Niluh Shindi Aprilia Santoso, Mutiara Winda Saputri, Risma Rintias Saukiyah, Sitti Setyowati, Henny Sharifah Osman Shofiah, Ulfatus Sholikhah, Mar’atus Siti Ati’ah Siti Nurhayati Suci Rohmatul Hidayah, Suci Rohmatul Suharjono, Gilang Eko Setyo Suhatini, Percoyo Unggul Sunardi Sunardi Sunardi Sunardi sunardi sunardi Sunardi, Sunardi Susanto Susanto Susanto Susanto Susanto Susanto Susanto Susanto Susi Setiawani Titik Sugiarti Titis Rini Chandrasari, Titis Rini Toto Bara Setiawan Trapsilo Prihandono Tyas, Dyte Meining Utomo, Via Okta Yudha Y. Danni Prihartanto Zainul Arifin